Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Ingatkan Panitia Menjaga Netralitas

Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.id – Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, menyampaikan pesan menohok terkait persiapan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Gus Salam meminta Panitia Muktamar ke-35 NU untuk bersikap netral dan objektif dalam menjalankan seluruh tugas pengorganisasian.

Sikap profesional serta independen dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kondusifitas dan kredibilitas ajang musyawarah tertinggi warga Nahdliyin tersebut.

Menurut Gus Salam, panitia muktamar memiliki tanggung jawab utama untuk menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari penyediaan infrastruktur hingga akomodasi para peserta.

Ia mengimbau agar panitia tidak menunjukkan keberpihakan, kecenderungan terhadap pihak tertentu, maupun mengusung kepentingan pribadi.

Sebab, hal-hal semacam itu dinilai dapat mengganggu prinsip transparansi dan sportivitas yang harus dijunjung tinggi dalam pelaksanaan muktamar.

Gus Salam menuturkan bahwa saat ini mulai muncul berbagai indikator yang mengarah pada indikasi ketidaknetralan panitia di lapangan.

Meski indikator tersebut masih membutuhkan proses validasi lebih lanjut, menurutnya hal itu sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat.

“Ada indikator-indikator yang menunjukkan keberpihakan dari panitia-panitia muktamar tentang proses-proses ini, walaupun itu perlu divalidasi,” ujar cucu pendiri NU KH Bisri Syansuri ini, Jumat (21/8/2026).

Ia menambahkan, perbincangan mengenai dugaan keberpihakan panitia tersebut kini telah beredar luas di media sosial dan berbagai saluran informasi publik.

Sementara itu, terkait persiapan di tingkat lokal, Gus Salam mengungkapkan bahwa pihaknya telah bersilaturahim dengan pengurus panitia daerah.

Gus Salam menemui Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas sekaligus Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Rozaq melaporkan bahwa kesiapan teknis Muktamar ke-35 NU sudah berjalan sangat matang dan mencapai sekitar 90 persen.

Gus Salam memberikan apresiasi tinggi kepada panitia lokal yang secara tegas mengarahkan keluarga besar Tambakberas untuk menjaga kesejukan suasana.

Ia menilai langkah Gus Rozaq yang melarang keluarga besar Tambakberas menjadi tim sukses kandidat mana pun adalah bentuk keteladanan yang patut dicontoh oleh Panitia Muktamar PBNU di tingkat pusat.

“Ayolah kita kembali kepada semangat muktamar, semangat menjaga, merawat kedaulatan, marwah, dan martabat Nahdlatul Ulama memasuki abad kedua,” pungkas Gus Salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *