Piala Presiden U-10 dan U-12 Bergulir, Jombang Perkuat Fondasi Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

0
13 views
Bagikan :

MCM Digelar, Piala Presiden U-10 dan U-12 Jadi Etalase Pembinaan Sepak Bola Jombang

JOMBANG,TelusuR.ID — Persiapan Festival Sepak Bola Piala Presiden Kelompok Usia (KU) 10 dan 12 tahun memasuki tahap akhir. Panitia pelaksana menggelar Match Coordination Meeting (MCM) di Hotel Green Red Jombang, Sabtu, 13 Juni 2026, sebagai bagian dari pemantapan teknis menjelang turnamen yang akan berlangsung pada 20-21 Juni mendatang di Stadion Merdeka Jombang.

Sebanyak 25 tim dipastikan ambil bagian dalam ajang tersebut, terdiri dari 10 tim kategori U-10 dan 15 tim kategori U-12. Mereka berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub pembinaan usia dini di Jombang maupun daerah sekitar.

Dalam pertemuan itu, panitia dan perwakilan peserta menyepakati sejumlah aspek penting pelaksanaan kompetisi. Mulai dari regulasi pertandingan, jadwal laga, mekanisme verifikasi pemain, hingga penegakan disiplin dan sportivitas selama turnamen berlangsung.

Bagi Jombang, turnamen usia dini semacam ini bukan sekadar agenda kompetisi tahunan. Kehadirannya menjadi indikator tumbuhnya ekosistem pembinaan sepak bola yang semakin tertata. Dalam beberapa tahun terakhir, gairah sepak bola usia muda di daerah ini terus meningkat, ditandai dengan bertambahnya jumlah SSB aktif serta tingginya partisipasi anak-anak dalam kegiatan pembinaan.

Exco PSSI Jombang, Edy Musyadad, mengatakan turnamen ini menjadi ruang penting untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus menemukan talenta-talenta muda yang berpotensi berkembang ke jenjang lebih tinggi.

“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir pemain-pemain muda berbakat dari Jombang dan daerah sekitarnya. Namun yang tidak kalah penting adalah menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat sejak usia dini,” kata pria yang akrab disapa Mas Edi.

Menurut dia, sepak bola usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun prestasi jangka panjang. Karena itu, kompetisi yang teratur dan berjenjang menjadi kebutuhan penting agar proses pembinaan tidak berhenti hanya di level latihan.

Pelaksanaan turnamen di Stadion Merdeka Jombang diperkirakan akan mendapat dukungan luas dari orang tua, pelatih, serta komunitas sepak bola lokal. Selain memperebutkan gelar juara, ajang ini juga menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan pembina dan pengamat sepak bola daerah.

Digelarnya Match Coordination Meeting menandai kesiapan seluruh elemen penyelenggara maupun peserta. Panitia berharap kompetisi berjalan tertib, kompetitif, dan menjunjung tinggi fair play, sehingga Festival Sepak Bola Piala Presiden U-10 dan U-12 tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga memperkuat kultur pembinaan sepak bola yang sehat di Jombang.

Di tengah tantangan pembinaan olahraga nasional, geliat sepak bola usia dini di Jombang menjadi sinyal positif bahwa regenerasi pemain terus berjalan. Dari lapangan-lapangan kecil hingga Stadion Merdeka, harapan untuk melahirkan pesepak bola masa depan mulai dibangun sejak sekarang.

Tinggalkan Balasan