TNI Hadir hingga Pelosok Papua, Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha Bawa Layanan Kesehatan dan Bangun Kedekatan dengan Warga Yalimo
Yalimo,TelusuR.ID – Kehadiran Satgas Pamtas Kewilayahan RI–PNG Yonif 645/Gardatama Yudha di pedalaman Papua tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah perbatasan. Di tengah keterbatasan akses layanan dasar, para prajurit juga menjalankan misi kemanusiaan dengan menghadirkan pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Melalui Pos Benawa, sebanyak 10 personel yang dipimpin Sersan Satu (Sertu) Suhardiman melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan pelayanan kesehatan bagi warga Kampung Gilika, Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Minggu (28/6/2026).
Bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan kesehatan, kehadiran prajurit TNI menjadi harapan baru. Warga memperoleh pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju kota.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang terus dijalankan Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha setelah menerima estafet penugasan dari Satgas Yonif 521/Dharma Yudha. Melalui pendekatan yang humanis, para prajurit tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berupaya menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, personel Satgas memanfaatkan kesempatan itu untuk berdialog langsung dengan warga. Interaksi tersebut menjadi ruang membangun kepercayaan, mendengar aspirasi masyarakat, sekaligus mempererat ikatan emosional antara TNI dan masyarakat yang selama ini hidup di daerah dengan akses infrastruktur yang masih terbatas.
Komandan Pos Benawa menegaskan bahwa setiap kegiatan teritorial yang dilakukan prajurit merupakan bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Bagi Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha, keberhasilan penugasan tidak hanya diukur dari terjaganya keamanan wilayah, tetapi juga dari tumbuhnya rasa aman, nyaman, dan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara.

Respons positif pun datang dari warga. Digo, salah seorang warga Kampung Gilika, mengaku kehadiran personel Satgas telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami tidak perlu lagi pergi ke kota untuk berobat. Dengan adanya TNI di sini, kami merasa lebih aman, nyaman, dan sangat terbantu, terutama dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Testimoni tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Pendekatan teritorial yang mengedepankan kepedulian dan komunikasi dinilai mampu memperkuat kedekatan antara prajurit dan warga di wilayah penugasan.
Di tengah tantangan geografis Papua Pegunungan yang tidak mudah, Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha terus berupaya menjalankan tugas secara profesional dengan memadukan fungsi pengamanan dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan, komunikasi sosial, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya, para prajurit berkomitmen menghadirkan wajah TNI yang humanis, responsif, dan menjadi mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas serta meningkatkan kesejahteraan warga di perbatasan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kampung Gilika.
Sumber: Pen Pos Benawa.



