JOMBANG, TelusuR.id – Sektor olahraga elektronik (esport) di Kabupaten Jombang resmi mendapat panggung kehormatan. Langkah strategis diambil oleh Kepolisian Resor (Polres) Jombang guna memberikan wadah positif bagi kreativitas digital generasi muda sekaligus meminimalisasi potensi kenakalan remaja di dunia siber.
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Jombang menggelar Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Jombang Cup. Agenda kompetisi digital ini dipusatkan di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Markas Polres Jombang dengan atmosfer pertandingan yang sangat meriah.
Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda ini berlangsung sukses dan mendapat antusiasme yang luar biasa tinggi dari para pencinta gim di Kota Santri. Sejak pendaftaran dibuka, ratusan pemuda dari berbagai penjuru wilayah kecamatan langsung mendaftarkan diri.
Tercatat sebanyak 250 peserta yang tergabung dalam 50 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka bertarung menyusun strategi terbaik demi memperebutkan takhta tertinggi dalam turnamen bergengsi ini.

Rentetan pertandingan di arena virtual tersebut berlangsung sengit dan kompetitif sejak babak kualifikasi. Kendati tensi pertandingan berjalan sangat tinggi, masing-masing tim terpantau tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas serta aturan fair play yang ditetapkan panitia.
Setelah melalui serangkaian pertandingan maraton yang menguras energi dan konsentrasi, Tim Nightmare akhirnya keluar sebagai jawara utama dan berhak meraih gelar Juara 1. Posisi Juara 2 ditempati oleh Tim Kingdom Baik, sementara Tim TKJ harus puas menduduki urutan Juara 3.
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., melalui Kasat Reskrim AKP Robin Alexander menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta. Pihak kepolisian memuji sikap tertib, sportif, dan penuh semangat yang ditunjukkan para pemuda selama turnamen berlangsung.
Menurut AKP Robin, esport merupakan salah satu instrumen modern yang sangat efektif sebagai wadah positif bagi generasi z dan milenial. Melalui medium gim kompetitif ini, anak-anak muda dituntut untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, serta ketangkasan berpikir.
“Selamat kepada para juara dan seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi di depan layar gawai,” ujar AKP Robin Alexander saat memberikan sambutan penutupan di hadapan para peserta.

Ia mengimbuhkan bahwa ajang ini juga menjadi sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi antar-komunitas. Nilai-nilai kedisplinan, pembentukan karakter yang sportif, serta kerja sama tim yang solid menjadi poin utama yang ingin ditanamkan oleh Korps Bhayangkara.
Penyelenggaraan turnamen esport ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen pendekatan humanis Polri dengan generasi muda. Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini dimanfaatkan polisi untuk merangkul segmen masyarakat yang berbasis pada dunia digital.
Melalui kegiatan positif berskala daerah seperti ini, Polres Jombang berharap dapat mendorong lahirnya talenta-talenta muda berprestasi. Bibit unggul ini diharapkan tidak hanya jago di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing secara sehat di industri olahraga elektronik nasional.
Lebih lanjut, AKP Robin Alexander menjelaskan bahwa perjuangan para pemenang di tingkat kabupaten tidak berhenti sampai di sini. Para juara di level Polres Jombang akan langsung mengemban misi besar untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat yang jauh lebih tinggi.
Mereka akan resmi dikirim sebagai delegasi resmi untuk mewakili Kabupaten Jombang pada Turnamen Esport Kapolda Jawa Timur. Dari ajang regional tersebut, peserta terbaik nantinya berkesempatan besar mengamankan tiket melaju ke tingkat nasional dalam kompetisi Kapolri Cup.
“Kami berharap tim yang mewakili Jombang dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Timur maupun nasional. Tunjukkan bahwa generasi muda Jombang memiliki potensi besar, prestasi, dan mampu bersaing secara positif,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup secara khidmat dengan prosesi penyerahan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan kepada para pemenang. Kapolres Jombang Cup diharapkan menjadi pemantik konsistennya pembinaan atlet esport di Jombang guna mewujudkan sinergi Polri bersama masyarakat.



