SURABAYA, TELUSUR.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menggelar penyembelihan hewan kurban secara serentak pada Kamis (28/5/2026). Langkah masif ini mempertegas komitmen partai dalam memperkuat aksi sosial kemanusiaan di tengah masyarakat pada momen Iduladha 1447 Hijriah.
Tidak tanggung-tanggung, pada tahun ini struktur PKS se-Jawa Timur menyalurkan sebanyak 71.555 paket daging kurban. Puluhan ribu paket logistik pangan tersebut didistribusikan secara meluas kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah pelosok.
Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana, menyampaikan bahwa agenda besar ini digerakkan secara serentak di tingkat nasional. Seluruh dinamika dan jalannya proses penyembelihan di daerah juga dilaporkan secara berkala langsung ke DPP PKS pusat melalui sambungan daring.
Dalam kesempatan tersebut, Bagus menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban yang dihimpun berasal dari partisipasi aktif kader. Sumber pendanaan kurban ini juga disokong kuat oleh para anggota legislatif PKS di Jawa Timur, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI.

“Kurban ini dari kader untuk masyarakat, cocok dengan tema Idul Adha yang dipilih PKS tahun ini, yaitu Berkurban, Berbagi, Berdaya. Alhamdulillah, semangat gotong royong dan pengorbanan kader PKS Jawa Timur terus tumbuh dari tahun ke tahun,” ujar Bagus dalam keterangan tertulisnya diterima Telusur.id.
Menurutnya, hingga hari H pelaksanaan penyembelihan, PKS Jawa Timur berhasil menghimpun total hewan kurban dalam jumlah yang cukup fantastis. Tercatat ada 225 ekor sapi dan lebih dari 1.607 ekor kambing yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.
“Mulai dari Banyuwangi sampai Sumenep, mulai dari kader biasa hingga anggota dewan semuanya berkurban. Bahkan daerah kepulauan terpencil seperti Sapeken juga kita kirim hewan kurban. Apresiasi luar biasa, melihat kondisi ekonomi saat ini, rasanya tidak mudah,” katanya.

Lebih lanjut, Bagus menjelaskan bahwa esensi ibadah kurban bukan sekadar ritual keagamaan tahunan semata. Momen ini merupakan stimulus penting untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan mempertebal semangat berbagi kepada masyarakat yang sedang dihimpit kesulitan.
“Nilai utama kurban adalah keikhlasan dan pengorbanan. Kami ingin semangat itu hadir dalam pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini pesan yang selalu saya tekankan ke seluruh kader PKS,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme kader dan aleg PKS untuk berkurban tahun ini menjadi indikator positif. Hal itu menandakan bahwa denyut nadi kepedulian sosial internal partai tetap kokoh berdiri meski situasi ekonomi makro sedang menghadapi tantangan berat.

“Kalau memang kondisi ekonomi sedang sulit, justru di situ semangat berbagi harus semakin dikuatkan. Alhamdulillah kader-kader PKS tetap memiliki militansi dan semangat tinggi untuk berkurban demi melayani masyarakat,” tutur Bagus.
Secara spesifik untuk tingkat DPW PKS Jatim, tahun ini pihak panitia melakukan penyembelihan sebanyak 10 ekor sapi. Proses pemotongan dan pengemasan daging dilakukan dengan standar kebersihan yang ketat sebelum didistribusikan ke warga sekitar.
Sebelumnya, tiga ekor sapi berbobot besar juga telah disalurkan secara khusus kepada MUI, PWNU, dan PW Muhammadiyah Jawa Timur. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk sinergi struktural partai sekaligus penguatan tali ukhuwah antarorganisasi kemasyarakatan Islam.
Selain dibagikan kepada konstituen dan masyarakat umum, distribusi daging kurban ini dipastikan menyasar warga di wilayah terluar. Pola distribusi tersebut digerakkan melalui jaringan kader serta struktur PKS yang solid di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
“Harapannya, kurban ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Karena sejatinya, keberadaan kami harus mampu memberikan kemaslahatan dan pelayanan terbaik untuk seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.



