Gerakan Kaum Sarungan PDIP Jatim, Salurkan Ratusan Sapi Kurban dan Maslahat Umat

0
8 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur bergerak serentak menggelar aksi sosial. Langkah ini motori oleh kehadiran kader-kader dari kaum sarungan yang kini memperkuat struktural partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Masuknya para santri dan tokoh agama dalam barisan partai membawa warna baru dalam aksi kepedulian. Karakter religius yang melekat pada kaum sarungan ini diwujudkan melalui penyaluran ratusan hewan kurban sebagai bentuk nyata pelayanan kepada maslahat umat.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 485 ekor sapi kurban didistribusikan secara masif ke berbagai elemen masyarakat. Distribusi ini bergerak melalui kantor DPD dan DPC PDIP se-Jawa Timur, pondok pesantren, masjid, organisasi keagamaan, hingga panti asuhan.

Untuk wilayah Kabupaten Jombang, aksi sosial ini dikomandoi langsung oleh Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, KH Abdul Wahab Yahya. Tokoh Nahdliyin yang akrab disapa Gus Wahab tersebut menjadi representasi kuat gerakan kaum sarungan di dalam partai.

Gus Wahab bergerak cepat memastikan jatah hewan kurban di wilayahnya terdistribusi secara merata ke sejumlah titik penting. Langkah ini diambil agar esensi berbagi di hari raya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, kami telah menyalurkan 5 ekor sapi yang diperuntukkan bagi DPC sebanyak 2 ekor, Masjid di Bareng diterima oleh Gus Afifudin, 1 ekor di Ribath Al Muhajirin 2, dan 1 ekor sapi disalurkan ke Komunitas Peduli Yatim (KULIYA) Diwek,” jelas Gus Wahab, dalam keterangan tertulisnya diterima Telusur.id, Kamis (28/5/2026).

Pengasuh Ribath Al Muhajirin 2 Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas itu menambahkan, aksi religi ini diharapkan bisa mempererat tali silaturahmi sekaligus meringankan beban ekonomi warga. Terlebih, saat ini struktural PDI Perjuangan Jatim sudah terisi kader dari kaum sarungan.

“Otomatis ini akan menjadi penyempurna gerakan dalam memperjuangkan rakyat dan maslahat ummat. Dan perlu diinformasikan, kami sekaligus akan mengadakan pelantikan PAC se-Kabupaten Jombang pada tanggal 30 Juni mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah menyatakan bahwa keterlibatan aktif kaum sarungan ini memperkuat agenda rutin tahunan partai. Menurutnya, perayaan Iduladha tidak boleh berhenti pada ritual keagamaan semata.

Said menegaskan bahwa nilai-nilai yang dibawa oleh kaum sarungan harus bertransformasi menjadi aksi nyata di lapangan. Nilai religius harus sejalan dengan jiwa sosial untuk merangkul dan berbagi dengan sesama, terutama masyarakat rentan.

Secara khusus, Said menaruh perhatian pada kondisi ekonomi di Jawa Timur, di mana banyak masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pekerjaan informal. Sektor ini dinilai sangat rentan terhadap guncangan ekonomi.

Ia memaparkan data bahwa sebanyak 64,4 persen penduduk yang bekerja di Jawa Timur berada di sektor informal. Angka persentase tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di kisaran 59,4 persen.

Kondisi tersebut dinilai pelik karena pekerja sektor informal umumnya belum mendapatkan hak mendasar. Mereka sebagian besar belum tersentuh standar upah layak, jaminan kesehatan, dana pensiun, maupun uang pesangon.

Di akhir penjelasannya, Said juga menyoroti rendahnya konsumsi daging sapi warga Jatim yang hanya 6 hingga 9 gram per kapita per minggu. Angka ini ironis karena Jatim merupakan sentra sapi nasional dengan produksi di atas 100 ribu ton per tahun, sehingga aksi kurban ini diharapkan menjadi stimulus pemenuhan gizi warga.

Tinggalkan Balasan