Sasar Generasi Z, PWI Jombang Gelar Safari Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital untuk Siswa SMP

0
5 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jombang mendapatkan kesempatan langka untuk menyelami dunia digital secara lebih profesional. Pengalaman baru ini dikemas melalui agenda Safari Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang.

Bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Jombang, kegiatan ini berlangsung khidmat pada Jumat (17/4/2026). Acara yang dirancang untuk membekali generasi muda dengan kecakapan siber ini dipusatkan di dua lokasi strategis guna menjaga efektivitas pembelajaran.

Prosesi pembukaan digelar secara resmi di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang. Setelah itu, para peserta dibagi ke dalam dua kelas intensif yang bertempat di Aula Disdikbud serta Aula SMPN 1 Jombang untuk mendapatkan materi yang lebih spesifik.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, para siswa diharapkan tidak lagi sekadar menjadi konsumen informasi yang pasif. Fokus utama kegiatan ini adalah mendorong siswa agar mampu menguasai keterampilan jurnalisme dasar sebagai modal kuat dalam membangun daya saing di ruang siber.

Selama satu hari penuh, para peserta yang merupakan perwakilan murid SMP se-Kabupaten Jombang tersebut dibekali dengan lima materi utama. Kurikulum singkat ini dirancang sedemikian rupa untuk memperkuat fondasi digital mereka dari hulu hingga ke hilir.

Materi diawali dengan penguatan pola pikir digital yang sangat krusial di era saat ini. Para siswa diajarkan mengenai etika bermedia sosial, cara jitu mengidentifikasi hoaks, hingga pemahaman mendalam mengenai dampak buruk serta bahaya dari tindakan cyberbullying.

Tak berhenti pada teori etika, para siswa kemudian diajak menyelami teknik dasar jurnalistik. Mereka belajar bagaimana cara melakukan wawancara yang efektif serta mengasah keterampilan menulis berita dengan menggunakan kaidah standar jurnalistik universal, yakni 5W+1H.

Dunia digital yang identik dengan visual juga menjadi perhatian panitia melalui materi mobile journalism. Siswa dibekali teknik pengambilan foto dan video berkualitas hanya dengan menggunakan perangkat ponsel pintar, lengkap dengan pengenalan dasar-dasar fotografi jurnalistik.

Kepala Dinas Pendidikan Jombang, Wor Windari, menyambut positif kolaborasi tersebut dan menilai kompetensi digital adalah bekal wajib bagi siswa. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang bagi karakter anak didik di wilayahnya.

“Kami ingin anak-anak didik kita memiliki kecakapan digital yang mumpuni agar mereka siap menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis,” ujar Wor Windari saat memberikan sambutan hangat di hadapan para peserta.

Ia menambahkan, melalui pelatihan ini, para siswa diharapkan tumbuh menjadi produsen konten yang bertanggung jawab. Dengan begitu, jejak digital yang mereka tinggalkan di ruang publik akan senantiasa positif dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Jombang, Yoni Tri Joko Kurnianto, menyimpan harapan besar pada kegiatan ini. Ia berharap dari agenda ini akan lahir bibit-bibit jurnalis muda berbakat dari kalangan pelajar Jombang.

Menurut Yoni, keterampilan menulis dan mendokumentasikan informasi secara benar akan membantu siswa dalam membawa nama baik sekolah. Karya-karya positif yang mereka unggah di dunia maya nantinya bisa menjadi ajang promosi prestasi sekolah masing-masing.

Sementara itu, Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menekankan bahwa Safari Jurnalistik ini adalah langkah nyata organisasi profesi dalam mencetak generasi kritis. Baginya, edukasi sejak dini adalah kunci untuk membentengi remaja dari pengaruh buruk internet.

“Tujuan utama kami adalah mengedukasi siswa agar paham pentingnya integritas dalam menyebarkan informasi. Dengan begitu, mereka tidak mudah terjebak dalam arus hoaks atau konten negatif lainnya,” pungkas Muhammad Mufid menutup penjelasannya.

Tinggalkan Balasan