JOMBANG, TELUSUR.ID – Sektor usaha pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang kini memiliki wadah resmi. Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Kabupaten Jombang resmi dideklarasikan untuk menyatukan visi para pelaku usaha “dapur” program nasional tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Bank Jombang Tower lantai 7 pada Jumat (24/4/2026), sosok pemuda daerah, Rizal Bakhri, terpilih sebagai Ketua GAPEMBI Kabupaten Jombang. Ia terpilih secara aklamasi melalui proses musyawarah bersama para pemilik dapur se-Kabupaten Jombang.
Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh perwakilan BPJS Kesehatan serta ratusan pelaku usaha yang bergerak di bidang Satuan Pelayanan Pembangunan Gizi (SPPG). Kehadiran berbagai elemen ini menandai keseriusan penguatan ekosistem makan bergizi di wilayah Jombang.
Ketua terpilih, Rizal Bakhri, menyampaikan bahwa mandat yang diterimanya merupakan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif. Menurutnya, pertumbuhan dapur MBG yang mencapai ratusan unit di Jombang memerlukan manajemen koordinasi yang kuat.

“Pertumbuhan unit dapur di Kabupaten Jombang saat ini sangat masif. GAPEMBI hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tapi sebagai pusat koordinasi agar seluruh pelaku usaha bisa bersinergi secara profesional,” ujar Rizal Bakhri dalam keterangannya diterima Telusur.id, Minggu (26/4/2026).
Rizal menjelaskan bahwa salah satu misi utamanya adalah menciptakan standarisasi kualitas di seluruh dapur SPPG. Hal ini penting untuk memastikan bahwa makanan yang sampai ke tangan masyarakat memiliki nilai gizi dan standar keamanan pangan yang seragam.
“Kami ingin memastikan setiap dapur memiliki standar operasional yang sama, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses penyajian. Higienitas dan profesionalisme manajemen menjadi harga mati bagi seluruh anggota GAPEMBI,” tegas Rizal.

Selain aspek kualitas pangan, Rizal juga menyoroti pentingnya efisiensi operasional. Melalui organisasi ini, para pengusaha dapat berbagi pengalaman terkait praktik terbaik (best practices) agar usaha yang dijalankan dapat berkelanjutan dalam jangka panjang.
Pemilihan Bank Jombang sebagai lokasi pembentukan organisasi ini dinilai Rizal sebagai langkah taktis. Bank milik daerah tersebut selama ini berperan besar dalam menyalurkan kredit program khusus untuk pembangunan infrastruktur dapur SPPG di Jombang.
“Dukungan perbankan sangat krusial dalam mempercepat pembangunan fisik dapur yang sesuai standar. Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin sehingga operasional dapur di Jombang bisa berjalan dengan cepat dan tepat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Rizal menekankan bahwa keberadaan GAPEMBI juga akan mempermudah komunikasi dengan pemerintah daerah maupun pusat. Organisasi ini akan menjadi jembatan aspirasi bagi para pengusaha dalam menghadapi dinamika regulasi di lapangan.
Dalam agenda terdekat, Rizal akan segera merampungkan susunan struktur kepengurusan yang melibatkan perwakilan pengusaha dari berbagai kecamatan. Langkah ini bertujuan agar distribusi informasi dan koordinasi dapat menjangkau seluruh pelosok Jombang.
“Struktur kepengurusan akan kami susun secara inklusif dengan melibatkan banyak elemen pemuda dan profesional. Kami ingin gerak GAPEMBI langsung dirasakan manfaatnya oleh para pemilik dapur,” imbuh pemuda visioner ini.
Setelah kepengurusan terbentuk sempurna, proses pengukuhan resmi akan segera dilaksanakan sebagai tonggak awal program kerja. Rizal optimis, kolaborasi yang kuat akan menjadikan Jombang sebagai percontohan suksesnya manajemen Program Makan Bergizi di Indonesia.
Pihaknya juga berkomitmen untuk terus membuka diri terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk ahli gizi dan dinas terkait. Hal ini dilakukan guna menjaga kualitas layanan tetap konsisten dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.
“Harapan kami, dengan adanya keseragaman standar dan penguatan kolaborasi ini, dapur-dapur di Jombang mampu berkontribusi nyata dalam menyukseskan program MBG nasional secara berkelanjutan,” pungkas Rizal mengakhiri pernyataan.



