Jombang,TelusuR.ID – Pagi itu, suasana di Aula Kantor Pusat Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Jombang, terasa berbeda dari biasanya. Tawa, salam, dan pelukan hangat saling bersahutan, menandai sebuah pertemuan penuh makna dalam balutan suasana Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Sekitar 350 guru Madrasah Ibtidaiyah dari seluruh Kecamatan Jogoroto hadir dalam kegiatan Halal Bi Halal yang digelar oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI). Mereka datang dari 21 lembaga yang tersebar di berbagai penjuru Jogoroto, membawa semangat yang sama: mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan.
Momentum Idul Fitri kali ini benar-benar dimanfaatkan bukan sekadar untuk saling memaafkan, tetapi juga untuk merajut kembali sinergi antar lembaga pendidikan. Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, kebersamaan menjadi kunci untuk tetap melangkah seirama.
Dalam suasana yang hangat itu, para pendamping madrasah, Drs. Anang Subandi, M.Pd.I dan Hj. Umi Sholihatussa’diyah, S.Ag, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi mereka. Mereka melihat kegiatan ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi sebagai ruang penting untuk memperkuat hubungan antar guru.
Harapan pun disampaikan—agar silaturahmi seperti ini terus dijaga dan dilanjutkan di masa mendatang. Sebab dari kebersamaan itulah lahir kekuatan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih baik bagi para siswa.

Ketua KKMI Kecamatan Jogoroto, M. Makhrus, S.Pd, juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh guru yang hadir. Ia mengajak para pendidik menjadikan momen ini sebagai titik awal semangat baru dalam mengabdi di madrasah masing-masing.
Baginya, Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk kembali menata niat dan memperkuat komitmen dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Di tengah acara, suasana semakin khidmat saat KH. Rahmatul Akbar, yang akrab disapa Gus Bang, menyampaikan pesan-pesannya. Dengan gaya yang sederhana namun penuh makna, ia menegaskan bahwa silaturahmi adalah pintu keberkahan.

Menurutnya, silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan antar manusia, tetapi juga membawa banyak kebaikan—mulai dari memperpanjang umur, melapangkan rezeki, hingga memperkuat ukhuwah Islamiyah. Terlebih dalam dunia pendidikan, kebersamaan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan harmonis.
Sebagai Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, Gus Bang juga membuka ruang bagi para guru untuk menyampaikan aspirasi mereka. Ia menegaskan komitmennya untuk turut mendorong kemajuan pendidikan di Jombang.
Tak lupa, ia mengingatkan bahwa profesi guru adalah bentuk pengabdian. Ketika dijalankan dengan niat khidmah, setiap langkah dalam mendidik akan bernilai ibadah dan membawa keberkahan.
Menjelang akhir acara, Ketua Panitia, M. Miftahus Saidin, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Berkat kerja sama dan dukungan bersama, kegiatan Halal Bi Halal ini dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kehangatan.
Hari itu pun ditutup dengan satu kesan yang sama—bahwa di balik sederet tantangan dunia pendidikan, selalu ada kekuatan besar yang lahir dari kebersamaan dan silaturahmi.



