Gubernur Khofifah Targetkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen di Jatim

0
93 views
Bagikan :

TELUSUR.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menargetkan capaian rasio elektrifikasi 100 persen di Jawa Timur dengan menyiapkan program pemasangan listrik gratis bagi 3.400 rumah tangga miskin (RTM) di berbagai kabupaten/kota pada tahun 2026. Program ini merupakan bentuk intervensi nyata pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp7,89 miliar dari APBD Tahun Anggaran 2026 telah dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Anggaran ini digunakan untuk pembiayaan Bantuan Instalasi dan Sambungan Rumah (IRSB) yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero), serta pemberian token listrik senilai Rp300.000 bagi setiap penerima manfaat.

Token listrik ini dapat digunakan hingga sekitar enam bulan pemakaian awal, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Calon penerima bantuan akan diusulkan melalui mekanisme identitas penerima IRSR dan harus memenuhi kriteria sebagai rumah tangga miskin yang belum berlistrik, namun berada di wilayah yang telah terjangkau jaringan listrik PT PLN (Persero).

Penerima bantuan instalasi rumah dan sambungan listrik juga akan memperoleh masa pemeliharaan selama satu tahun. Pemprov Jatim bersama pihak terkait akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Program pemasangan listrik gratis ini tersebar di sejumlah daerah, antara lain Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, serta Kabupaten Probolinggo.

Dengan intervensi ini, Gubernur Khofifah optimistis target 100 persen rasio elektrifikasi di Jawa Timur dapat segera terwujud sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin.

Gubernur Khofifah berharap program ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jawa Timur, terutama bagi mereka yang masih belum memiliki akses listrik.

Pemprov Jatim akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini untuk memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan