JOMBANG, TELUSUR.ID – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jombang Masa Bakti 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang. Pelantikan ini dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, S.E, serta Bupati Jombang yang diwakili oleh Salmanudin Wakil Bupati Jombang.
Momentum ini menandai komitmen pemerintah Kabupaten Jombang dalam mengangkat marwah perajin lokal agar karya mereka memiliki nilai jual tinggi di pasar nasional maupun internasional. Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak, memberikan apresiasi atas kesiapan Jombang dan berpesan agar para kepala OPD yang masuk dalam kepengurusan tidak menganggap tugas ini sebagai beban tambahan.

“Ngurusin Dekranasda itu tidak menambah beban. Justru ini adalah motor penggerak program Bapak/Ibu sekalian. Dengan kehadiran Ibu Ketua Dekranasda sebagai public figure dan orang terdekat pemegang kebijakan, impact dan kepercayaan masyarakat terhadap program UMKM akan jauh lebih tinggi,” ungkap Arumi, dikutip Telusur.id Sabtu (14/2/2026).
Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi menegaskan bahwa kepengurusan baru ini dirancang secara profesional dan inklusif. Fokus utama Dekranasda adalah memastikan karya tangan terampil masyarakat Jombang memiliki nilai jual tinggi dan dihargai di pasar luas.

Dekranasda akan bekerja sama dengan agen travel untuk mengarahkan peziarah Makam Gus Dur agar berkunjung ke galeri Dekranasda. Selain itu, seluruh kantor OPD dan Kecamatan diwajibkan memasang display produk unggulan di lobi kantor sebagai bentuk dukungan pemasaran langsung.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, menekankan pentingnya kurasi yang ketat terhadap kualitas, kemasan, dan branding agar produk Jombang naik kelas. “Saya berharap Dekranasda melakukan kurasi terhadap kualitas, kemasan, dan branding agar produk kita naik kelas,” ujarnya.
Dengan pelantikan ini, Dekranasda Jombang siap mengangkat harkat martabat perajin lokal dan meningkatkan ekonomi kreatif di Kabupaten Jombang.



