JOMBANG, TelusuR.id – Siswa-siswi MTsN 3 Jombang salah satu lembaga pendidikan yang berada dilingkup Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) menggelar doa bersama mendoakan para santri Pesantren Al Khoziny.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik MTsN 3 Jombang melaksanakan salat gaib berjamaah dipimpin oleh Sulton Agung, S.Pd.I di halaman madrasah.

Pelaksanaan salat gaib berjalan khusyuk, dilanjutkan dengan tahlil dan pembacaan doa yang dipanjatkan khusus untuk keselamatan, ketabahan, dan kesabaran bagi seluruh keluarga korban Ponpes Al Khoziny.

Selain itu, madrasah juga menggalang donasi dari warga sekolah untuk membantu meringankan beban para korban. Donasi ini nantinya akan disalurkan langsung kepada pihak Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.
Kepala MTsN 3 Jombang, DR H Muhammad Masrul mengatakan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membangun karakter peduli dan berbagi.

“Semoga doa dan donasi yang kita kirimkan menjadi amal jariyah serta memberi kekuatan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al Khoziny,” tutur Masrul, Minggu 5 Oktober 2025.
Kata dia, melalui doa, tahlil, serta aksi solidaritas ini, MTsN 3 Jombang berharap musibah tersebut dapat menjadi pelajaran berharga sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Empati yang ditunjukkan diharapkan mampu menumbuhkan kepekaan sosial siswa terhadap penderitaan sesama,” pungkasnya.
Diketahui, saat ini Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi sembilan jenazah ambruknya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo pada Sabtu (4/10/2025). Total korban meninggal dunia, kini menjadi 26 orang.
Direktur Operasional Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyebut, 9 korban yang ditemukan itu, yakni korban ke-32 dievakuasi pukul 21.56 WIB, kemudian korban ke-33 dievakuasi pukul 22.01 WIB. Korban sama-sama ditemukan di sektor A3.
“Korban ke-34 dievakuasi pukul 22.45 WIB dari sektor A3. Korban ke-35 dievakuasi pukul 22.57 dari sektor A3 juga,” ungkap dia.
Lalu korban ke-36 dievakuasi pukul 22.59 WIB, korban ke-37 dievakuasi pukul 23.01 WIB, korban ke-38 dievakuasi pukul 23.26 WIB dan korban ke-39 dievakuasi pukul 23.29 WIB. Seluruhnya ditemukan di sektor A3.
Data terbaru pada Minggu (5/10/2025) pukul 00.08 WIB, jumlah korban pada tragedi ini yang telah dievakuasi adalah 130 orang, 104 selamat dan 26 meninggal dunia. Sementara ada 37 orang yang dilaporkan belum ketemu.



