SURABAYA, TelusuR.id – Pengurus DPW PKS Jawa Timur secara resmi dikukuhkan. Bagus Prasetia Lelana resmi ditetapkan sebagai Ketua DPW PKS Jawa Timur periode 2025–2030, menggantikan Irwan Setiawan.
Pengukuhan Bagus Prasetia dilakukan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PKS Jawa Timur di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Ahad (24/8/2025).
Rangkaian Muswil VI PKS Jatim diawali dengan penyerahan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari Irwan Setiawan kepada Bagus Prasetia Lelana.

Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPTW PKS masa bakti 2025–2030 untuk 38 provinsi di seluruh Indonesia oleh Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid secara hybrid.
Selanjutnya, pengucapan sumpah jabatan dan penandatanganan ikrar jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden PKS, Dr. H. Almuzzammil Yusuf, M.Si.

Dalam sambutannya secara Hybrid, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menegaskan bahwa Muswil tertuang dalam Pasal 78 Anggaran Rumah Tangga PKS dan tonggak penting regenerasi kepemimpinan Partai di tingkat wilayah.
“Musyawarah Wilayah pada hari ini menjadi penanda bahwa anggota DPTW beserta jajaran pengurus MPW, DPW, dan DSW masa bakti 2020–2025 secara resmi dinyatakan demisioner,” jelas Almuzzammil.
Atas nama Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, Almuzzammil menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus yang telah mengakhiri masa baktinya.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas khidmat dan dedikasi tak terhingga yang telah diberikan oleh anggota DPTW dan jajaran pengurus MPW, DPW, dan DSW masa bakti 2020–2025. Semoga Allah SWT memberikan balasan terbaik,” ucapnya.
Almuzzammil juga memberikan arahan khusus kepada anggota DPTW PKS masa bakti 2025–2030 yang baru saja dikukuhkan.
Dalam paparannya, Ia meminta kepada para anggota DPTW di seluruh Indonesia, saudara adalah kepanjangan tangan DPP, pimpinan, dan representasi Anggota Partai di tingkat wilayah.

“Saudara mengemban amanat memimpin Partai agar semakin kokoh dan terdepan dalam pelayanan, pemberdayaan, dan pembelaan bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui Muswil serentak ini, PKS menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kepemimpinan di daerah serta menjaga soliditas struktur organisasi hingga ke tingkat wilayah.
Sebagai penutup, Musyawarah Wilayah serentak PKS diselenggarakan secara hybrid, terpusat di Kantor DPTP PKS Jakarta dan serentak di DPTW masing-masing provinsi.
Dalam Muswil VI ini, juga diumumkan susunan baru kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Jawa Timur yang terdiri dari Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Syariah Wilayah (DSW), dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW).
Setelah dikukuhkan menjadi pengurus DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur. Bagus Prasetya menegaskan kesiapannya menghadapi Pemilu mendatang dengan menargetkan perolehan suara dua digit.

“Target tersebut realistis mengingat tren peningkatan suara di Jawa Timur,” ujar Bagus dalam konferensi pers yang juga didampuing Sekretaris DPW PKS Muhamad Syadid.
Menurut dia, ada peningkatan target suara di Jatim belakangan pernah sampai 7 persen. Secara nasional dua digit, daerah tentu ada dua digit, DKI, dan Jabar.
“Kalau di DPW Jatim kayaknya relevan mematok target dua digit di pemilihan akan datang. Makanya akan ada penambahan kursi,” ujarnya.
Saat ini Fraksi PKS di DPRD Jawa Timur memiliki 5 kursi. Jika target dua digit atau 10 persen tercapai, maka proyeksinya setara dengan 12 kursi di DPRD Jawa Timur mengingat ada 14 daerah pemilihan (Dapil).
PKS akan memilih strategi khusus di daerah mana agar target tersebut bisa tercapai. Karena menurutnya, PKS adalah partai kader. Dan ada tiga nantinya yang menjadi fokus gerakan pemenangan capaian targetnya.
“Pertama, pelaksana pemenangan kita adalah kader, yang ditegaskan militansi kader. Kedua, struktur. Alhamdulillah struktur DPD-nya lengkap, di Jatim DPD terbesar se-Indonesia karena ada 38 kabupaten kita, dan ketiga adalah anggota legislatif atas dukungannya itu,” jelasnya.
Kata dia, untuk menata pemenangan ke depan, salah satunya melalui konsolidasi seperti agenda Muswil ini untuk memperkuat struktur.

“Kita undang semua, DPD masing-masing delapan. Harapannya di Muswil menjadi penguatan struktur,” tegas Bagus.
Dia menambahkan, saat ini DPW PKS Jawa Timur memiliki 5 anggota DPR RI pusat yang seluruhnya hadir dalam agenda Muswil untuk berkolaborasi menuju target yang sudah ditetapkan.
Selain mematok target dua digit, PKS Jatim juga menargetkan masuk 5 besar dalam kontestasi politik di Jawa Timur.
Sementara itu, Sekjen PKS Jatim, Muhamad Syadid, menambahkan bahwa proses regenerasi kepengurusan di Jawa Timur telah berlangsung.
“Hari dilantik semua secara hybrid, jadi pengurus lama demisioner. Regenerasi kepengurusan di Jatim sudah berlangsung hari ini. Nahkoda baru dimulai hari ini,” katanya.
Lebih lanjut, Bagus menambahkan pada 6-7 September mendatang akan digelar Musda untuk melantik struktur PKS Jawa Timur di tingkat daerah.
“Nanti pada bulan September ada Musda melantik struktur PKS di tingkat daerah,” pungkasnya.



