Fatayat NU Jombang Masa Khidmat 2025-2030 Dilantik, Usung Program Nawa Khidmat

0
220 views
Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.id – Kepengurusan Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Jombang masa Khidmat 2025-2030 secara resmi dilantik di GSG Chasbullah Said, Tambakberas Jombang.

Prosesi Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah. Pelantikan di hadiri Asisten Pemkab Jombang Purwanto, Ketua PCNU Jombang KH Fahmi Amrulloh, Ketua PC Muslimat Hj Mundjidah Wahab.

Ketua Umum PP Fatayat NU Margaret mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PC Fatayat NU Kabupaten Jombang masa khidmat 2025-2030.

Margaret berharap program konkret segera dijalankan. Selain itu, ia juga berpesan agar kader Fatayat NU terus meningkatkan kualitas. Menambah wawasan dan pengetahuan baik secara personal maupun organisasional.

Pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan organisasi Fatayat NU di tingkat cabang, di mana pengurus baru secara resmi dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan untuk periode tertentu.

Dalam pelantikan ini, pengurus PC Fatayat NU Jombang yang baru dilantik akan menjalankan roda organisasi dan program kerja yang telah ditetapkan. Yaitu Nawa Khitmad dan jargon pelantikan ‘Perempuan berdaya Fatayat NU Digdaya’.

Ketua PC Fatayat NU Jombang Ning Lailatun Nikmah menegaskan komitmen dalam periode kedua kepemimpinannya bakal bergerak bersama membawa Fatayat NU lebih baik melalui gerakan perempuan berdaya.

Sesuai tema ‘Perempuan Berdaya Fatayat NU Digdaya’,Kata dia, temaktub dalam Nawa Khidmat atau sembilan program garapan fatayat. Mulai bidang ekonomi, sosial, budaya, dakwah pendidikan, serta advokasi.

Ning Eli menjelaskan salah satu yang sedang dilaksanakan itu melalui ketahanan pangan dilingkungan keluarga dengan menanam sayuran di pekarangan rumah atau tempat yang bisa dimanfaatkan.

“Bibit sayuran yang diberikan ini menjadi simbol perempuan dalam ketahanan pangan. Melalui program itu hasil panennya minimal petik sayur lombok tomat bisa dipekarangan sendiri. Ini bisa digunakan untuk memasak sehari-hari. Ini dalam rangka penguatan ketahanan pangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan