TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 94

Babinsa Gotong Royong Bangun Rumah Warga, Wujudkan Kebersamaan

0

Sragen,TelusuR.ID Dalam upaya mempererat kebersamaan serta membantu meringankan beban masyarakat, Serka Andreas Babinsa Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan rumah salah satu warga di Desa Banyurip, Kamis (26/03/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Serka Andreas terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang sedang membutuhkan bantuan dalam pembangunan rumah. Dengan penuh semangat, Andreas turut serta bersama warga mengerjakan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pengangkutan material hingga proses pengerjaan bangunan.

Andreas mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk pembangunan rumah warga, karena kebersamaan dan kepedulian merupakan kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Selain membantu secara fisik, kehadiran Andreas juga memberikan motivasi kepada warga untuk terus menjaga budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaan.

“ Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan solidaritas antar warga semakin meningkat, serta mampu menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling peduli di tengah Masyarakat “ Imbuhnya.

(Agus Kemplu)

Lantik 128 Kepala Sekolah di Grahadi, Khofifah: Siapkan Generasi Jemput Indonesia Emas 2045

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 128 Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Prosesi khidmat ini berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah memimpin doa bersama agar para kepala sekolah yang baru dilantik mampu mengemban amanah dengan penuh inovasi. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memiliki daya saing global.

“Kami mendoakan agar Bapak dan Ibu Kepala Sekolah dapat menjadi pemimpin yang amanah dan inovatif, sehingga mampu melahirkan para murid yang sukses,” ujar Khofifah dalam keterangannya kepada Telusur.id Kamis (26/3/2026).

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 800/1008/204/2026 yang ditetapkan pada 9 Maret lalu. Langkah ini dipandang sebagai strategi krusial dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di satuan pendidikan se-Jawa Timur.

Khofifah menegaskan bahwa para kepala sekolah memegang kendali strategis dalam menyiapkan estafet kepemimpinan bangsa. Menurutnya, sekolah adalah kawah candradimuka bagi generasi yang akan mengisi peran pada Indonesia Emas 2045 mendatang.

“Dari tangan panjenengan inilah akan lahir generasi yang siap menjemput Indonesia maju dengan angka kemiskinan yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” imbuhnya memberikan motivasi.

Eks Menteri Sosial ini juga mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah bukanlah sekadar posisi administratif. Posisi tersebut merupakan tanggung jawab moral yang besar dalam membentuk karakter dan masa depan generasi penerus bangsa.

Ia menekankan pentingnya kepala sekolah untuk tampil sebagai sosok yang adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman. Di era disrupsi, kepala sekolah dituntut tidak hanya menjalankan fungsi rutin, tetapi juga harus menjadi role model yang kreatif.

“Kepala sekolah hari ini tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif. Harus inovatif dan menjadi teladan di lingkungan sekolahnya masing-masing,” tegas Khofifah di hadapan ratusan kepala sekolah.

Lebih lanjut, Khofifah mendorong penguatan ekosistem pendidikan melalui kolaborasi intensif dengan pihak eksternal. Sinergi dengan dunia usaha dan industri (DUDI) disebut sebagai kunci utama untuk meningkatkan relevansi lulusan sekolah dengan kebutuhan pasar.

Ia mencontohkan kesuksesan sejumlah sekolah di Jawa Timur yang mampu berkembang pesat berkat kemitraan strategis. Hal ini terbukti menghasilkan lulusan yang kompeten dan mampu bersaing di kancah internasional.

Di sisi lain, aspek psikologis siswa juga menjadi sorotan utama Gubernur. Khofifah berpesan agar lingkungan sekolah dijaga agar tetap aman dan nyaman, sehingga tidak ada ruang bagi tindakan perundungan atau bullying.

“Pastikan anak-anak kita secara psikologis dalam keadaan baik. Bangun persaudaraan yang kuat dan hindari pendekatan kekerasan dalam menyelesaikan setiap persoalan di sekolah,” pesannya dengan tegas.

Sebagai penutup, Khofifah yang juga menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1447 Hijriah, mengajak seluruh jajaran pendidikan untuk mempertahankan prestasi Jawa Timur. Ia berharap dinamika organisasi melalui pelantikan ini dapat menjaga ritme capaian pendidikan agar tetap menjadi yang terbaik di tanah air.

Dari Tebuireng Menggema! Pesan Gus Kikin Guncang Jik-Nah: Warisan KH Hasyim Asy’ari Tak Boleh Padam di Tanah Jombang

0
Pengurus Jik-Nah berfoto bersama Gus Kikin (tengah) sebagai kenang-kenangan dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M.

JOMBANG,TelusuR.ID – Di sebuah siang yang hangat di suasana Idul Fitri yang masih terasa, langkah-langkah para pengurus Jombang Ibu Kota Nahdliyin (Jik-Nah) tiba di sebuah rumah yang tak asing bagi kalangan Nahdliyin. Rumah itu milik KH Abdul Hakim Mahfudz—atau yang akrab disapa Gus Kikin—Ketua PWNU Jawa Timur sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Cukir, Jombang.

Hari itu, Rabu (25/3/2026), bukan pertemuan formal penuh agenda. Tidak ada pembahasan berat yang dirancang sejak awal. Yang ada hanyalah niat sederhana: bersilaturahmi, saling menyapa dalam suasana syawalan.

“Beliau seperti orang tua kami,” tutur Roni pelan, mewakili rasa para pengurus Jik-Nah. “Kami hadir hanya untuk bersilaturahmi di momen Idul Fitri.”

Suasana pun mengalir hangat. Obrolan ringan bercampur dengan nilai-nilai yang tak terasa mengendap dalam. Di sela pertemuan itu, Jik-Nah menyerahkan sebuah buku berjudul Tongkat dan Tasbih, karya Abah Ihsan, sebagai tanda hormat sekaligus ikatan intelektual yang terus dijaga.

Namun, seperti biasa, dari sosok Gus Kikin, selalu ada pesan yang tak sekadar lewat. Ia mengingatkan tentang pentingnya kembali meneguhkan ajaran dan warisan pemikiran KH Hasyim Asy’ari.

Warisan itu, kata beliau, bukan hanya soal ilmu, tetapi juga tentang persatuan. Sebuah nilai yang telah ditanamkan jauh sebelum bangsa ini merdeka. Roni pun mengisahkan kembali pesan itu—bahwa puluhan ribu santri dahulu bergerak membawa semangat yang sama: merawat keutuhan umat dan bangsa.

“Ini yang harus terus dihidupkan,” ujarnya, seakan menegaskan bahwa sejarah bukan sekadar cerita, melainkan arah.

Di sudut lain, Ketua Jik-Nah Kabupaten Jombang, Ustadz H. Muhtazuddin, tak menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, momen seperti ini bukan hal yang datang setiap waktu.

“Jarang sekali kami bisa bertemu langsung. Maka Idul Fitri ini menjadi kesempatan yang sangat berharga,” ungkapnya dengan nada tulus.

Ia datang bersama Sekretaris Ratno Hadi Siswanto dan Widodo dari Forum Lintas Media. Meski pertemuan berlangsung singkat, percakapan yang terjalin terasa padat makna. Mereka berbincang tentang Jombang—tentang wajahnya hari ini, dan tentang jati dirinya yang tak boleh pudar.

Nama-nama besar pun kembali disebut, seolah dihadirkan dalam ruang ingatan bersama: Abdurrahman Wahid, KH Hasyim Asy’ari, hingga KH Wahab Hasbullah. Mereka bukan sekadar tokoh, melainkan penanda bahwa Jombang adalah ruang lahirnya sejarah besar Nahdlatul Ulama.

Dari sanalah muncul satu kesadaran yang menguat: bahwa Jombang sebagai “Ibu Kota Nahdliyin” bukan sekadar sebutan, tetapi amanah budaya dan sejarah yang harus dijaga.

“Sejarah besar ini jangan sampai hilang,” ucap Muhtazuddin, mengingatkan. “Generasi muda harus mengenal para muassis NU.”

Pertemuan itu pun ditutup dengan sederhana, namun penuh kesan. Sebuah cinderamata berupa buku profil KH Hasyim Asy’ari diberikan oleh Gus Kikin—seakan menjadi simbol bahwa warisan itu memang untuk diteruskan, dari generasi ke generasi.(Gus)

DPRD Jombang Gelar Paripurna LKPj 2025, Bupati Paparkan Capaian Pembangunan

0

JOMBANG,TelusuR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025, Rabu (25/3/2026). Rapat tersebut dilaksanakan pada hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

Sidang paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, serta dihadiri oleh Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Gus Salman, jajaran anggota dewan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Kabupaten, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Hadi Atmaji menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh peserta rapat. Ia menegaskan bahwa momentum pasca-lebaran menjadi awal yang tepat untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan komitmen DPRD untuk terus mendorong kolaborasi yang konstruktif demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi dan misi kepala daerah.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi dalam penyampaiannya memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah selama tahun 2025. Salah satu indikator yang mengalami peningkatan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang naik dari 75,67 pada tahun 2024 menjadi 76,37 pada tahun 2025.

Selain itu, tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur melalui gini ratio tercatat sebesar 0,302, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 0,369. Hal tersebut menunjukkan kondisi distribusi pendapatan yang relatif lebih merata.

Pada sektor infrastruktur, Indeks Pembangunan Infrastruktur (IPI) tercatat mencapai 0,7197 atau melampaui target yang telah ditetapkan. Sementara itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup terealisasi sebesar 58,98 atau setara dengan 99,88 persen dari target.

Di bidang sosial, Indeks Kesalehan Sosial (IKS) juga mengalami peningkatan dari 87,65 menjadi 88,61. Capaian tersebut mencerminkan penguatan nilai-nilai sosial, peningkatan partisipasi masyarakat, serta efektivitas kolaborasi lintas sektor.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan sejumlah kebijakan strategis yang telah ditetapkan sepanjang tahun 2025, di antaranya Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Kemiskinan, Peraturan Daerah tentang Pendidikan Wawasan Kebangsaan, serta program desa maju dan sejahtera.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menindaklanjuti berbagai rekomendasi DPRD, antara lain melalui upaya peningkatan pendapatan daerah, pelaksanaan operasi pasar, perlindungan bagi pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan, serta penguatan sektor pendidikan dan pertanian.

Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan dokumen LKPj Tahun Anggaran 2025 dari Bupati Jombang kepada Ketua DPRD sebagai bagian dari mekanisme pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan program yang dijalankan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(gus)

TNI dan Aparat Gabungan Siaga di Jalur Arus Balik, Pos PAM Baturetno Jadi Titik Pengamanan Strategis

0

Baturetno,TelusuR.ID – Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, kegiatan Pos Pengamanan (Pos Pam) terus dioptimalkan oleh aparat gabungan di wilayah Kecamatan Baturetno. Pada Kamis, 26 Maret 2026, bertempat di Pos Pengamanan perempatan pasar Baturetno, dilaksanakan rangkaian kegiatan pengamanan terpadu yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang pada intinya pentingnya sinergi, kewaspadaan, serta pelayanan humanis kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah tersebut.

Usai pelaksanaan apel, personel gabungan langsung melaksanakan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di depan Pos Pam. Dengan pendekatan yang responsif dan komunikatif, petugas berupaya memastikan arus kendaraan tetap lancar, sekaligus mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat.

Selain itu, seluruh personel juga melaksanakan siaga penuh (stand by) di Pos Pam sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan dan penanganan cepat terhadap berbagai situasi di lapangan, baik terkait keamanan, ketertiban, maupun bantuan kepada masyarakat.

Danramil 05/Baturetno Kapten Arm Yadiman, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberadaan Pos Pam ini merupakan wujud nyata komitmen aparat dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum Lebaran.

“Sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif. Kami hadir tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melaksanakan arus balik dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

(Agus Kemplu)

Aksi Sigap Babinsa di Exit Tol Adi Soemarmo, Arus Balik Lebaran Aman dan Pemudik Terbantu

0

Boyolali,TelusuR.ID – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Exit Tol Bandara Adi Soemarmo, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terpantau aman dan lancar. Di tengah meningkatnya volume kendaraan, kehadiran aparat TNI di lapangan menjadi kunci dalam menjaga kelancaran sekaligus memberikan rasa aman bagi para pemudik.

Pemantauan dilakukan oleh Babinsa jajaran Kodim 0724/Boyolali, Serma Choirul Anam, sebagai bagian dari upaya pengamanan wilayah selama masa arus balik Idulfitri. Kehadirannya di titik strategis tersebut tidak hanya untuk memantau situasi, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat berjalan tertib dan kondusif. Rabu ( 25/03/26)

Dalam pelaksanaannya, Babinsa tidak hanya mengawasi arus lalu lintas, tetapi juga sigap membantu warga yang mengalami kendala di perjalanan. Seperti yang terjadi di sekitar pos pengamanan, Serma Choirul Anam turun langsung membantu pemudik yang kendaraannya mengalami gangguan, sehingga perjalanan dapat kembali dilanjutkan dengan aman.

“Pemantauan ini kami lakukan untuk memastikan arus balik berjalan lancar serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun ketertiban di ruas jalan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Kewaspadaan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta menjaga barang bawaan menjadi hal penting yang terus diimbau kepada masyarakat.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Ikuti arahan petugas dan tetap berhati-hati di jalan,” pesannya.

Dengan sinergi dan kesiapsiagaan aparat di lapangan, arus balik di kawasan Exit Tol Adi Soemarmo hingga saat ini terpantau padat namun tetap lancar, serta situasi secara umum aman dan terkendali.

(Agus Kemplu)

Bupati Warsubi Instruksikan ASN Jombang Gas Pol Pelayanan Publik Pasca-Lebaran

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Hari pertama kerja setelah libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Jombang untuk tancap gas. Hal ini ditegaskan dalam Apel Kerja ASN yang dirangkai dengan Halal Bihalal di Lapangan Pemkab Jombang, Rabu (25/3/2026) pagi.

Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., memimpin langsung apel tersebut didampingi Wakil Bupati Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd., serta jajaran Forkopimda termasuk Dansatradar 405 Ploso, Letkol Lek Bayu Ardiansyah.

Dalam barisan peserta, tampak hadir Sekretaris Daerah Agus Purnomo, S.H., M.Si., seluruh Kepala Perangkat Daerah, hingga jajaran penggerak PKK dan DWP Kabupaten Jombang bersama ribuan staf lainnya.

Bupati Warsubi mengawali amanatnya dengan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh pegawai, sembari menekankan pentingnya menjaga harmoni dan kekeluargaan di lingkungan kerja.

“Momen Idul Fitri ini menjadi saat yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat tali persaudaraan. Kita buka lembaran baru dengan hati yang bersih dan semangat baru,” ujar Bupati Warsubi dalam sambutannya.

Namun, di balik suasana fitri tersebut, Bupati memberikan instruksi tegas terkait profesionalisme. Ia meminta ASN menerapkan prinsip kerja keras, tulus, dan ikhlas dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Warsubi menggarisbawahi bahwa integritas harus tetap menjadi identitas utama setiap aparatur negara, terutama saat menghadapi tumpukan pekerjaan setelah masa cuti bersama yang cukup panjang.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera menindaklanjuti tugas-tugas yang tertunda. Bupati menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi pelayanan publik untuk terhambat atau berjalan lambat.

Selain kecepatan kerja, kolaborasi lintas sektor menjadi poin krusial yang ditekankan. Menurutnya, ego sektoral harus dikubur demi tercapainya visi pembangunan daerah yang lebih terintegrasi.

“Tidak ada instansi yang bisa bekerja sendiri. Kita harus bergerak dalam satu irama untuk mewujudkan visi Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” tegas orang nomor satu di Jombang tersebut.

Bupati juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pegawai yang selama ini menjadi motor penggerak pembangunan. Ia menilai capaian positif Jombang saat ini adalah buah dari loyalitas seluruh staf.

Acara kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat, di mana seluruh ASN bersalaman saling memaafkan dengan Bupati dan jajaran pimpinan, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental di lapangan Pemkab.

Jatim Mulai Terapkan WFH Tiap Rabu, Gubernur Khofifah: Hemat BBM dan Jaga Produktivitas

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Mengawali hari kerja pertama pasca-libur Idul Fitri 1447 H, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Apel sekaligus Halal Bihalal bersama ribuan ASN dan jajaran BUMD di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Rabu (25/3/2026).

Momen yang dihadiri Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan Ketua TP PKK Arumi Bachsin ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan kembali semangat pengabdian aparatur negara dalam melayani masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah membawa kabar mengejutkan dengan mengumumkan kebijakan baru, yakni penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN Pemprov Jatim setiap hari Rabu yang mulai berlaku awal April 2026.

“Mulai minggu depan WFH dilaksanakan pada hari Rabu. Jadi Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat kita bekerja hadir langsung. Kebijakan ini selaras dengan upaya penghematan BBM dan energi dari pemerintah pusat,” tegas Khofifah dikutip Telusur.id

Khofifah menjelaskan bahwa pemilihan hari Rabu sebagai waktu WFH telah melalui pertimbangan matang untuk menjaga ritme kerja agar tidak mengganggu pola pelayanan publik di akhir pekan.

Menurutnya, jika WFH diletakkan pada hari Jumat, dikhawatirkan muncul kecenderungan ASN untuk melakukan libur panjang atau pulang kampung yang justru memicu konsumsi BBM lebih tinggi karena long weekend.

Berdasarkan data internal, rata-rata ASN Pemprov Jatim menempuh jarak 28 kilometer pulang-pergi setiap hari, sehingga skema satu hari bekerja dari rumah diproyeksikan mampu menciptakan efisiensi energi yang signifikan.

Khofifah juga lebih memilih skema WFH dibandingkan Work From Anywhere (WFA) agar anggota keluarga dapat membantu melakukan pengawasan dan memberikan dukungan moral saat ASN bekerja dari rumah.

Meski bekerja secara fleksibel, Gubernur menekankan bahwa kebijakan ini bukanlah pelonggaran, melainkan mekanisme kerja modern yang tetap menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan produktivitas tinggi.

“Dengan sistem WFH, pelayanan publik tidak boleh berkurang. Justru kinerja harus tetap optimal dan koordinasi harus semakin kuat, terutama pada sektor pelayanan yang bersentuhan langsung dengan warga,” ujarnya.

Ia memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kehadiran dan capaian kinerja agar tidak terjadi penurunan kualitas layanan maupun penumpukan berkas (backlog).

Lebih lanjut, Khofifah berharap nilai-nilai kedisiplinan dan kejujuran yang dilatih selama bulan Ramadan dapat tercermin dalam etos kerja ASN yang lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Acara diakhiri dengan suasana hangat saat ribuan ASN mengantre untuk bersalaman dan berswafoto bersama jajaran pimpinan daerah, menandai dimulainya babak baru pengabdian pasca-lebaran di Jawa Timur.

Perkuat Sinergi Pasca-Lebaran, Gus Izzuddin Sambangi Bunda Indah dan Mas Yudha di Kantor Pemkab Lumajang

0

LUMAJANG, TELUSUR.ID – Menutup rangkaian perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dengan semangat kebersamaan, Mandataris Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lumajang, Gus Izzuddin, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Kedatangan tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) tersebut bertujuan untuk menemui Bupati Lumajang, Hj. Indah Amperawati Masdar yang akrab disapa Bunda Indah, serta Wakil Bupati Yudha Aji Kusuma atau Mas Yudha.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan terbesar di Lumajang dengan jajaran eksekutif daerah.

Gus Izzuddin menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tradisi halal bihalal untuk mempererat tali silaturahmi antara kader muda NU dengan pimpinan tertinggi di Kabupaten Lumajang.

Selain menjadi ajang saling memaafkan, pertemuan di ruang kerja pimpinan daerah tersebut juga diisi dengan diskusi strategis mengenai peran pemuda dalam mengawal pembangunan sosial dan kemasyarakatan.

“Silaturahmi ini bukan sekadar tradisi tahunan, tapi wujud takzim kami kepada pimpinan daerah yang telah banyak mendedikasikan diri untuk Lumajang,” ujar Gus Izzuddin di sela-sela pertemuan dikutip Telusur.id, Rabu (25/3/2026).

Ia menambahkan bahwa GP Ansor berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam semangat membangun daerah dari berbagai lini.

Bunda Indah bersama Mas Yudha menyambut hangat kehadiran Gus Izzuddin beserta jajaran pengurus, seraya memberikan apresiasi atas dedikasi GP Ansor selama ini.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai GP Ansor sangat konsisten dalam menjaga kondusivitas wilayah serta aktif dalam berbagai aksi keagamaan maupun kemanusiaan di tingkat lokal.

Dalam arahannya, Bunda Indah berpesan agar GP Ansor terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat Lumajang yang majemuk.

Senada dengan hal tersebut, Mas Yudha juga mendorong agar organisasi kepemudaan ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif bagi pemuda hingga ke pelosok desa.

Sebagai informasi, PC GP Ansor Lumajang merupakan organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang berkomitmen penuh pada nilai-nilai keislaman moderat atau Ahlussunnah wal Jamaah.

Organisasi ini terus fokus pada penjagaan keutuhan NKRI serta pemberdayaan potensi pemuda agar mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Lumajang ke depan.

Babinsa Bantu Pembersihan Masjid, Tekankan Kebersihan Tetap Dijaga Meski Ramadan Usai

0

Sragen,TelusuR.ID – Rabu (25/03/2026) Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen Sertu Ikhsan Sucianto dengan turut serta dalam kegiatan pembersihan masjid bersama warga di Dukuh Dawung Rt 17 Desa Slendro Kec. Gesi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan tempat ibadah, meskipun bulan suci Ramadan telah berakhir.

Sertu Ikhsan bersama masyarakat bergotong royong membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari menyapu, mengepel lantai, hingga merapikan halaman sekitar. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekompakan dan semangat kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Ikhsan menyampaikan bahwa kebersihan masjid harus selalu dijaga setiap saat, tidak hanya saat Ramadan saja. “Walaupun Ramadan sudah selesai, kebersihan tempat ibadah harus tetap menjadi prioritas. Masjid adalah tempat suci yang harus selalu bersih dan nyaman untuk beribadah,” ujarnya.

Ikhsan juga mengajak warga untuk terus menjaga budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, termasuk dalam merawat fasilitas umum seperti masjid. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.

Melalui kegiatan ini, Ikhsan berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan tempat ibadah dapat terus meningkat, sehingga masjid tetap terjaga kebersihan dan kenyamanannya sepanjang waktu.

 

(Agus Kemplu)