TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 373

Gybernur Khofifah Apresiasi Gebyar Prestasi Al-Quran Yayasan Khadijah, Upaya Menyiapkan Generasi Qurani

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi atas gelaran Gebyar Prestasi Al-Quran Yayasan Khadijah yang diselenggarakan di Gedung Islamic Centre, Surabaya, Sabtu (3/6/2023).

Menurutnya, gelaran ini adalah upaya menyiapkan generasi qurani yang akan menjadikan Al-Quran menjadi ruh kejuangan dan pengabdian di masa depan.

“Jadi ruh Al-Quran ini harus ditanamkan. Meskipun membuka gadget, maka jangan lupa yang dibuka juga adalah Al-Quran,” ungkap Gubernur Khofifah kepada awak media seusai acara.

Ia tidak melarang untuk membaca dan mengakses lainnya. Namun, baik anak maupun orang tua tetap harus selektif dalam memilih dan memilah aktivitas yang dilakukan dengan gadgetnya.

“Jadi boleh mengakses beragam vitur tapi harus dipilih dan dipilah betul. Ambillah yang produktif dan positif. Disinilah peran penting literasi digital. Kalau literasi digital berjalan dengan baik, maka proses memilih dan memilah itu akan berjalan dengan sendirinya. Juga mereka akan membaca dan menghafalkan Al-Quran dimana saja mereka berada,” jelasnya.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif 2022 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan bahwa gebyar prestasi Alquran tidak kalah dengan Gebyar prestasi yang lainnya. Sebab, kegiatan ini penting dalam menyiapkan generasi Qurani.

“Bahkan, gebyar Prestasi Al-Quran ini tidak kalah dengan gebyar pentas seni biasanya. Insyaallah ini adalah area ngunduh barokah Allah SWT,” imbuhnya.

Tidak sampai di situ, sebagai seorang alumni Yayasan Pendidikan Khadijah, Khofifah mengaku bangga sekaligus meneteskan airmatanya manakala melihat bagaimana banyaknya surat-surat Al-Quran yang telah dihafalkan oleh siswa-siswi TK-SD-SMP dan SMA dan Yayasan Khadijah.

“Tentu kita semua berharap yang hari ini khataman Tahfidz berapapun banyaknya, yang sudah dihafal oleh anak-anak sekalian maka ini adalah sangu bagi anak-anak semua. Maksimalkan sesuai dengan ikrar anak-anak sekalian tiap hari jangan lupa membaca Alquran,” imbaunya.

Lebih jauh, Ketua Umum PP Muslimat NU ini juga mengajak anak-anak untuk memahami makna dan mengamalkan ajaran dari tiap ayat ke ayat yang telah dihafalkannya.

“Artinya bahwa ada proses yang kita harapkan ke depan. Jika bacaan sudah tartil maka step berikutnya adalah memahami maknanya dan mengamalkannya. Ini juga menjadi bagian yang harus berseiring dengan perjalanan kehidupan anak-anak sekalian. Jadi dari tiap jenjang pendidikan dari TK-SD-SMP-SMA-Perguruan Tinggi hingga nanti di kehidupan profesi ruh Al-Quran tetap terjaga,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah didampingi Ketua Umum Yayasan Khadijah dan Ketua Pengawas Yayasan Khadijah turut menyerahkan penghargaan kepada Khatimin Khatimat Tartil dan Tahfiz Al-Quran terbaik.

Pada sambutannya, Ketua Umum YTPSNU Khadijah KH M. Ridlwan Nasir menyampaikan bahwa dirinya terharu dengan kemampuan anak-anak yang memiliki kemampuan membaca al quran yang baik.

“Ini adalah bekal. Bekal untuk membersihkan diri dan membersihkan hati dari hal hal buruk. Ini akan bermanfaat bagi agama dan bangsa. Saya yakin setelah kami yang sepuh-sepuh selesai masanya, Insyaallah faa Insyaallah anak-anak kita adalah penerus kita,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Bil Qolam Pusat KH M. Anas Basori menyampaikan bahwa pada ujian terdapat peningkatan jumlah peserta dari tingkat bawah hingga SMA pada 10 cabang yang ada.

Secara kuantitas dan kualitas terdapat peningkatan jumlah yang cukup signifikan yakni dari tahun lalu hanya 200 sekian peserta menjadi saat ini 400 sekian peserta.

“Saya titip kepada wali Khotimin/at, anak anak ini sudah lncar baca dan menghafalkan. Tapi anak-anak harus tetap dibina,karena ini masih tahap awal. Meski sudah tidak di Khadijah, mohon Al-Qurannya harus tetap dijaga. Harapannya anak-anak memiliki prestasi dan menduduki jabatan publik serta tetap ahli Qur’-an,” pesannya. (*)

Bus Harapan Jaya Operasikan 30 Lebih Armada untuk Layani Calon Jamaah Haji

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Perusahaan transportasi Bus Harapan Jaya, akan mengoperasikan 30 lebih armada bus untuk melayani lebih dari seribu calon jamaah haji tahun 2023 / 1444 H, wilayah Kabupaten Tulungagung kloter 37, 38, 39, yang akan diberangkatkan menuju asrama haji Sukolilo Surabaya pada tanggal 6 – 7 juni 2023.

Iwan Sugiono, Manager Operasional Bus Harapan Jaya mengatakan, untuk menyukseskan layanan angkutan haji tahun 2023. Pihaknya selaku penyedia jasa transportasi telah mempersiapkan armada – armada terbaik yang dimiliki.

“Armada – armada terbaik kami dilengkapi fasilitas yang lengkap, seperti AC, audio, tv LCD, mikropon dan bangku yang dilengkapi Re Cleaning Seat. Untuk memastikan kenyamanan bagi para jamaah haji saat dalam perjalanan,” Iwan Sugiono, dalam keterangannya, Sabtu (3/6/2023).

Makrus, Kabag Kesra Pemda kabupaten Tulungagung, juga memberi pembekalan bimbingan teknis pada tanggal 30 mei 2023, kepada seluruh awak kru untuk meningkatkan pelayanan, keselamatan dan kenyamanan para penumpang angkutan haji Bus Harapan Jaya.

“Dengan adanya persiapan ini kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik kami untuk membantu kelancaran dan kesuksesan angkutan haji tahun ini,” pungkasnya. (*)

Bareng NBI, Ini Jadwal Ustad Hannan Attaki Mengisi Acara di Jember

0

Surabaya, TelusuR.ID – Usai dibaiat oleh Ketua PWNU Jatim, KH. Marzuki Mustamar, Ustad Hannan Attaki memiliki magnet tersendiri bagi Warga NU. Terbukti besok, Majelis Riyadlus Sholihin, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) menggelar kajian spesial Jumat Mubarok bertemakan ‘The Real Ahlussunah Wal Jamaah’ pada Jumat (02/06/2023) besok.

Diketahui, kajian tersebut akan dihadiri langsung oleh Ustad Hannan Attaki bersama Gus Mahathir Muhammad selaku Bendahara Umum Nusa Bangsa Indonesia (NBI) dan sejumlah ulama lainnya.

Bendahara Umum NBI, Gus Mahathir Muhammad membenarkan agenda kajian spesial Jumat Mubarok yang aka berlangsung di Jember pada Jumat (02/06/2023) besok.

“Besok, Ustad Hannan Attaki dan sejumlah Ulam lainnya akan mengisi kajian spesial Jumat Mubarok yang akan berlangsung di Jember,” katanya menjelaskan kepada media ini, Kamis (01/06/2023).

Menurutnya, Ustad Hannan Attaki dalam agenda tersebut akan berkolaborasi dengan Gus Fikri, dai kondang yang juga dzurriyah KH. Wahab Hasbullah dan KH. Muhammad Shiddiq

Kemudian, Sore hari Ustad Hannan Attaki akan melakukan sowan ke KH. Sadid Jauhari (Pengasuh Ponpes Assunniyah, Kencong, Jember) disana Ustad Hannan Attaki akan meminta banyak petuah dan dawuh sekaligus doa dari Kyai sepuh Jember ini.

Lebih lanjut, Gus Mahatir menjelaskan kalau Ustad Hannan Attaki juga akan diajak untuk mengunjungi pesantren yang berdiri di tengah penduduk non muslim.

” Nanti akan didampingi oleh Gus -Gus dan tokoh pemuda Jember, ” paparnya.

Mantan Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Blitar ini lalu membeberkan jadwal Ustad Hannan Attaki di Jember di Jember sebagai berikut:

15.30 WIB
Tiba di Kediaman KH. Sadid Jauhari (Rais Syuriah PBNU & Pengasuh PP. Assunniyah Kencong Jember)

15.30 – 17.22 WIB
– Sowan kepada KH. Sadid Jauhari (Rais Syuriah PBNU & Pengasuh PP. Assunniyah Kencong Jember)
– Sowan & ngaji ke KH. Sadid Jauhari
– Meninjau santri dan pesantren yang ada di daerah kampung non Muslim

17.22 – 17.45 WIB
– Sholat Maghrib

17.45 – 18.45 WIB
– Perjalanan menuju PP. Riyadus Sholihin, Kaliwates Jember

18.45 – 20.00 WIB
– Tiba di PP. Riyadus Sholihin, Kaliwates Jember (Ponpes Dzurriyah KH. Muhammad Shiddiq Jember & Dzurriyah KH. Wahab Hasbullah)
– Transit sejenak bersama jajaran pengasuh

“Kemudian, kami akan melakukan sholawat bersama Gus Hamid Farouq Muhammad dan kemudian Acara ceramah keagamaan Ust. Hannan Attaki dan Gus Fikri Farouq Muhammad,” pungkasnya.

Distribusikan Sembako Amanah Gus Lilur, Tim Filantropi NBI Datangi Warga Kelurahan Sidosermo

0

Surabaya, TelusuR.ID – Tim Filantropi Nusa Bangsa Indonesia (NBI) kembali membagikan 250 paket sembako kepada warga kampung di Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya. Jumat, (02/06/2023).

250 paket sembako yang dibagikan berisi beras 5kg, minyak goreng, gula dan Mie Instan. Penerima bantuan adalah warga yang kurang mampu dengan terlebih dahulu dilakukan pendataan. Pendataan dilakukan dengan melibatkan warga sekitar dan juga RT.

Tim Filantropi NBI bergerak usai sholat subuh. Dengan berjalan kaki, mereka menyusuri Gang-gang sempit membagikan paket sembako. Untuk jarak yang lumayan jauh, tim bergerak dengan menggunakan motor. Mereka memberikan paket sembako pada Janda, Anak Yatim, serta warga yang kurang mampu lainnya dengan menyampaikan salam dari HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, Ketua Umum Nusa Bangsa Indonesia (NBI).

” Ini kami menyampaikan amanah dan salam dari Gus Lilur, mohon doanya semoga Gus Lilur dan keluarga besar NBI diberikan kesehatan dan kelancaran rejekinya,” tukas Kholifi, Tim Filantropi NBI sambil membagikan paket sembako.

Terlihat para penerima yang kebanyakan Ibu-Ibu lanjut usia, bahkan ada yang dalam kondisi sakit sangat senang menerima bantuan dari NBI.

Ibu Habibah, salah satu warga yang mendata penerima manfaat mengaku senang dan berterima kasih kepada Gus Lilur dan Tim Filantropi NBI.

Ketua Tim Filantropi NBI, Miftakhul Ulum menjelaskan kalau Tim Filantropi NBI sebanyak empat kali membagikan paket sembako. Pembagian pertama 100 paket sembako, kemudian 100 paket sembako lagi, berikutnya 250 paket sembako dan saat ini juga 250 paket sembako.

” Sesuai arahan Gus Lilur kami membagikan bantuan paket sembako dengan datang langsung ke Rumah warga dan menyerahkan secara langsung,” jelas pria yang akrab disapa Ulum.

Ulum menambahkan sistem pembagian yang dilakukan oleh NBI tidak menggunakan kopun, tidak mengumpulkan warga penerima, tapi memuliakan penerima yaitu dengan mengantarkan ke rumahnya masing-masing.

” Bantuan ini akan terus berjalan, bahkan kedepan Insyaallah jumlahnya akan terus bertambah. Mohon doanya semoga ini dimudahkan!,” tandas Ulum.

Sugiharto, Ketua Harian NBI Holding menambahkan kedepan, selain bantuan sosial berupa paket sembako, NBI juga menyiapkan program beasiswa kuliah dan khusus mondok. Tidak hanya itu, ada program dakwah ke dalam negeri dan luar negeri, dan beberapa program lainnya yang tertuang dalam Nawa Cita NBI.

Sebelum bergerak membagikan bantuan paket sembako, Tim Filantropi NBI usai sholat subuh berkumpul di Rumah Sugiharto (Ketua Harian NBI Holding), di Sidosermo. Setelah itu, mereka bersiap dan berkeliling membagikan paket sembako. Sebelum berangkat, terlebih dahulu Tim Relawan Filantropi NBI melakukan doa bersama terlebih dahulu.

DPP APWI : Gubernur Khofifah Berkontribusi dan Perhatian Atas Pengembangan SDM ASN

0
Gubernur Khofifah Raih Penghargaan dari DPP APWI atas Kontribusi Kemajuan Pengembangan Kompetensi SDM ASN dan Perhatian Tinggi pada Widyaiswara. foto : istimewa

KOTA BATU, TelusuR.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan dari Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Profesi Widya Iswara (DPP APWI) atas peran dan kontribusinya yang luar biasa terhadap pengembangan kompetensi SDM ASN. Serta atas perhatian yang tinggi terhadap peran widyaiswara pada lembaga pelatihan pemerintah.

Penghargaan berupa piagam dan pin tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP APWI, Dr. Boediarso Teguh Widodo, M.E kepada Gubernur Khofifah saat Gala Dinner Jambore Nasional Widyaiswara II di Halaman Balai Kota Among Tani Kota Batu, Kamis (1/6/2023) malam.

Usai menerima penghargaan ini, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa pengembangan kompetensi ASN terus menjadi komitmen dan perhatian utamanya. Ia meyakini, salah satu kunci jalannya roda pemerintahan dan birokrasi adalah ASN yang berkualitas , berintegritas dan mumpuni.

“Tantangan birokrasi semakin kompleks. Diiringi dengan dinamika perubahan global yang dinamis sekali dan turut mempengaruhi dinamika regional dan nasional. Ini tentunya harus diikuti oleh kecepatan adaptasi dan kompetensi para ASN kita,” terang Tokoh Nahdiyin Inspiratif 2022 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu.

“Dengan demikian ASN akan mampu memberikan layanan kepada masyarakat sesuai jargon Provinsi Jawa Timur yaitu CETTAR cepat, efektif, efisien, tanggap, transparan, akuntabel dan responsif,” imbuh Khofifah.

Khofifah mengatakan, dalam setiap proses pelatihan kepemimpinan di BPSDM, yakni pelatihan kepemimpinan jabatan tinggi pratama atau Eselon II maka peserta diminta membuat proyek perubahan. Sedangkan untuk pelatihan kepemimpinan administrator dan pelatihan kepemimpinan pengawas, peserta diminta membuat aksi perubahan.

“Dua hari lalu baru saya menutup pelatihan kepemimpinan administrator di BPSDM Jatim. Yang selalu saya pesankan adalah ketika aksi perubahan itu dilakukan maka harus diseiringkan Reformasi Birokrasi Tematik dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berdampak . Dari semua format aksi perubahan dan reformasi birokrasi ini harus diikuti efek berdampak,” pintanya.

Tidak hanya itu, di berbagai kesempatan ia sering mengatakan bahwa ASN harus mampu menjadi game changer, yang mampu melakukan perubahan-perubahan. Tidak hanya itu, para pejabat baik pejabat tinggi pratama maupun pejabat administrator juga harus mampu menjadi enabler leader atau pemimpin pemungkin.

“Karena memang yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Kemudian bagaimana menjadi enabler leader atau pemimpin pemungkin karena pada dasarnya hukum dasarnya adalah possible bukan impossible,” katanya.

Menurutnya, untuk menjadi game changer, para peserta didik atau ASN yang mengikuti diklat juga harus didukung oleh ekosistem yang tepat. Para peserta didik yang brilliant atau yang punya pikiran cemerlang tersebut juga harus bertemu ekosistem yang memberikan support.

“Ketika ekosistem itu justru menolak perubahan, maka orang-orang yang sebetulnya sudah disiapkan menjadi game changer yakni orang-orang yang sudah selesai berproses di lembaga pelatihan tersebut, mereka tidak bisa melakukan perubahan karena ekosistemnya tertutup. Maka pesan saya we have to open min ,” katanya.

Lebih lanjut menurutnya, yang tidak kalah penting dalam pengembangan kapasitas dan kapabilitas ASN adalah peran para widyaiswara. Dimana widyaiswara dituntut harus mampu menyampaikan berbagai perubahan kebijakan yang sangat cepat, yang diadopsi dari berbagai perubahan lokal, regional nasional, maupun Global.

“Bagaimana mereka mencoba memahami kebijakan yang harus diadopsi tapi di saat yang bersamaan tetap harus bisa memberikan penguatan kepda peserta didiknya. Luar biasa cara berpikir dan luar biasa ilmunya para widyaiswara ini,” kata Khofifah yang juga pernah mendapat penghargaan dari LAN sebagai Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan.

“Tidak semua widyaiswara mendapatkan kesempatan mendengarkan langsung perubahan kebijakan itu. Tapi langsung mengajarkan dan ternyata kalau di Jawa Timur saya merasakan hasilnya luar biasa,” tegasnya.

“Banyak sekali capaian indikator pembangunan kabupaten kota dan provinsi di Jawa Timur yang ternyata memiliki tingkat signifikansi terhadap dampak yang diharapkan dari setiap proses yang dilakukan,” imbuhnya.

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah menemukenali peserta didik agar mampu memaksimalkan kompetensi dan skill nya. Apalagi ia mendorong para ASN harus mampu menjadi enabler leader atau pemimpin pemungkin.

“Jika dia ketemu dengan pemimpin yang open mind dan berwawasan luas, maka dia akan bisa mengeksplor potensi-potensi efektifnya. Ini penting, sebab sifat open minded memungkinkan membuka dan mengeksplor seluruh potensi yang dimiliki,” katanya.

“Untuk itu bagaimana sesungguhnya seorang widyaiswara membuka ruang-ruang yang menjadikan para peserta didik itu akhirnya open minded, mereka harus membuka pikiran lebih luas, membuka jejaring lebih luas dan seterusnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Pj. Walikota Batu sekaligus Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menuturkan bahwa sejak kepemimpinan Gubernur Khofifah pengembangan kompetensi ASN mendapat perhatian besar. Melalui BPSDM hampir 100 penghargaan diterima oleh Gubernur Khofifah terkait pengembangan SDM.

“Di tahun 2022 saja ada 19 penghargaan yang berhasil diraih BPSDM Jatim. BPSDM Jatim telah bertranformasi menjadi lembaga pelatihan unggulan sebagai Peringkat I Lembaga Pelatihan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2022 dan juga Instansi Pemerintah Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi Dalam Capaian Pemenuhan Pengembangan Kompetensi Tahun 2022 – Training Rate Award LAN RI,” ujarnya.

Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Jatim dalam mengembangkan potensi dan kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Jatim. Termasuk dalam hal kesejahteraan Widya Iswara.

“Saya rasa, Widya Iswara di Jawa Timur memiliki Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang paling tinggi di banding daerah lain. Ini juga merupakan bentuk perhatian Ibu Gubernur terhadap pengembangan kompetensi ASN,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP APWI, Dr. Boediarso Teguh Widodo, M.E mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan kepada Gubernur Khofifah ini karena peranan dan kontribusinya yang sangat luar biasa dalam pengembangan kompetensi ASN serta perhatian yang tinggi terhadap peran widyaiswara.

“Selain penghargaan, malam ini kami akan mengangkat Ibu Gubernur sebgaai anggota luar biasa kehormatan APWI. Atas nama seluruh widyaiswara se-Indonesia kami menyampaikan terimakasih atas perhatian yang begitu besar bagi para widyaiswara,” pungkasnya. (*)

GPK Jombang: Pancasila adalah Jiwa, Dasar Dari Falsafah Hidup

0

Jombang, TelusuR.ID- Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kabupaten Jombang Muhammad Ibnu Al Farabi menyebut Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda untuk memupuk rasa persatuan dan semangat kebangsaan.

“Pancasila adalah jiwa, dasar dari seluruh falsafah pandangan hidup. Maka pengamalan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus dilaksanakan secara nyata oleh seluruh pemuda-pemudi Indonesia. Tidak hanya oleh rakyat dan juga para pemimpin negeri,” kata Mas Obi, panggilan akrabnya, Kamis (01/06/2023) kepada Telusur.id.

Menurutnya, Pancasila merupakan ruh bagi keberlangsungan pondasi membangun bangsa Indonesia yang wajib diaktualisasikan seluruh masyarakatnya. Yang harus diketahui ruh dan kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman yang terlahir dari rasa nasionalisme dan insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat yang berbudi pekerti.

“Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman yaitu berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia yang berKetuhanan, berperikemanusiaan adil beradab berwujud persatuan, mengedepankan musyawarah dan berkeadilan sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pancasila merupakan kristalisasi nilai luhur masyarakat Nusantara sejak berabad abad lalu. Berkat Pancasila dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah penuntun keberagaman yang dapat dirajut menjadi identitas nasional, Bhinneka Tunggal Ika dan hingga saat ini masih terlihat ditengah masyarakat.

Sebagai generasi muda, kata dia, berkewajiban mengaktualisasi dan mewujudkannya dalam kehidupan dan perilaku sehari-hari. Pemuda itu harus mempunyai jiwa saling menghormati dan menghargai, menjunjung tinggi nilai persatuan dan keadilan sosial menuju peradaban yang adil dan beradab. Dan sebagai insan yang bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

” Kita itu Indonesia, Kita Pancasila. Semua Indonesia, Semua Pancasila. Saya Indonesia, Saya Pancasila. Kita wajib menggelorakan nilai-nilai Pancasila. Membangun bangsa bersama-sama, menduniakan nilai luhur Pancasila. Dengan Pancasila, kita bergotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global,” pungkasnya.

Ketua Fraksi Gerindra Jatim Sebut Kolaborasi Jokowi – Prabowo Wujud Nyata Pengamalan Pancasila

0

SURABAYA, TelusuR.ID- Tanggal 1 Juni diperingati bangsa Indonesia sebagai Hari Lahir Pancasila. Peringatan Pancasila menjadi penting karena Pancasila merupakan dasar negara Indonesia.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur, Muhammad Fawait mengatakan Pancasila juga adalah pandangan hidup dan pedoman hidup. Sebab itu, pengamalan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus dilaksanakan secara nyata, tidak hanya oleh rakyat tapi juga oleh para pemimpin negeri ini.

“Kolaborasi Presiden Jokowi dan Pak Prabowo di pemerintahan saat ini, adalah wujud nyata dari pengamalan Pancasila. Sosok keduanya adalah contoh Pancasilais sekaligus negarawan,” kata pria yang akrab disapa Gus Fawait itu, Kamis (1/6/2023).

Tokoh Nahdliyin Inspiratif 2020 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan bagaimana kerasnya rivalitas antara Jokowi dan Prabowo pada Pilpres 2014 dan 2019. Namun, saat ini keduanya bisa berkolaborasi dalam sebuah pemerintahan.

Gus Fawait melanjutkan, tentu ini adalah bentuk nyata dari pengamalan nilai Pancasila. Yakni Persatuan Indonesia dan gotong – royong yang menjadi ciri bangsa Indonesia. Jokowi dan Prabowo mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Presiden Jokowi dan Pak Prabowo juga mengamalkan nilai-nilai musyawarah dan mufakat. Pasca mereka berkompetisi pada pilpres. Keduanya bisa bertemu, duduk bersama, berdiskusi dan kemudian Pak Prabowo bersedia menjadi Menteri Pertahanan dalam pemerintahan Pak Jokowi,” urai Gus Fawait.

Bendahara Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur ini menambahkan, kolaborasi yang terjadi antara Jokowi dan Prabowo patut kita syukuri. Karena di negara lain hal itu sulit terwujud, contohnya rivalitas antara Joe Biden dengan Donald Trump yang hingga hari ini terus berlanjut.

Gus Fawait menjelaskan, kolaborasi antara Jokowi dan Prabowo membawa efek positif pada pemerintahan saat ini. Tidak hanya dalam stabilitas politik, tapi juga dalam pembangunan.

“Buktinya Indonesia bisa cepat keluar dari krisis akibat pandemi Covid-19. Ini bisa terjadi karena kerja keras dan gotong royong dari para pemimpin, termasuk Jokowi dan Prabowo,” pungkas alumnus Unair ini. (*)

2 Toko Modern Diduga “Melecehkan” Pemkab

0

JOMBANG, TelusuR.ID      –      Berdirinya 2 toko modern Alfamart di Desa Candimulyo dan Dapurkejambon diduga kuat belum dilengkapi perizinan, khususnya Izin Operasional. Hal ini diketahui, karena sejak 2 tahun yang lalu Disdagrin Jombang sudah tidak lagi menerbitkan rekomendasi untuk toko modern.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bahwa berdiri dan beroperasinya toko modern alfamart di Desa Candimulyo dan Dapurkejambon tersebut diduga belum genap 2 tahun. Sehingga kedua toko disinyalir belum mengantongi izin operasional atau mengantongi rekomendasi dari Disdagrin Jombang.

Kepastian bahwa sejak 2 tahun lalu Disdagrin tidak lagi menerbitkan rekomendasi untuk toko modern, disampaikan Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Himawan. Dihubungi lewat sambungan seluler, Rabu (31/5/2023), Himawan menegaskan bahwa dasar diambilnya kebijakan adalah Peraturan Daerah (Perda).

Himawan bahkan memastikan, bahwa jika hari ini diketahui ada toko modern berdiri dan beroperasi kurang dari 2 tahun, maka bisa dipastikan toko tersebut bodong. Hal ini karena rekomendasi dari Disdagrin sebagai dasar terbitnya izin operasional, sudah di stop. “Tapi untuk data toko saya tidak hafal, “tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, konfirmasi dari manajemen Alfamart Desa Candimulyo dan Dapurkejambon belum berhasil dikantongi. Namun Sumber TelusuR.ID menegaskan, bahwa kedua toko sebenarnya sudah mengantongi sejumlah izin kecuali izin operasional. Tapi pihak manajemen tetap nekat beroperasi.

Tindakan nekat tersebut, tutur Sumber, sama saja dengan melecehkan wibawa Pemkab sebagai institusi negara. “Bisa dibilang pihak Alfamart sengaja menantang dan menunjukkan bahwa dirinya kebal hukum. Kan hanya orang-orang kebal hukum saja yang berani menabrak peraturan? “tudingnya.

Untuk memastikan seberapa jauh pihak alfamart sudah melakukan pengurusan izin, Kepala PTSP Jombang yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Dinas, Joko Triono, belum berbuah jawaban. Saat dikontak melalui sambungan seluler, Rabu (31/5/2023), seluler Joko Triono nampak berdering tapi belum diangkat.

Merujuk ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Jombang Nomer 14 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas perda nomer 16 tahun 2012 tentang pedoman penataan dan penertiban pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan toko modern, tepatnya pasal 18a ayat 1 dan 2,

Maka, tegas Sumber, untuk pusat perbelanjaan dan toko modern yang sudah berdiri dan beroperasi tanpa dilengkapi izin prinsip, harus ditertibkan dan diberi sanksi administratif berupa: (1) teguran tertulis, (2) penutupan sementara, (3) penutupan, dan (4) pembongkaran.

Tidak hanya itu, lanjut Sumber, kedua alfamart juga diduga belum terdaftar sebagai kegiatan usaha kena pajak atau wajib pajak. Jika ini terjadi, tegas Sumber, maka kedua toko terindikasi melakukan kejahatan pajak. Hal ini merujuk ketentuan Undang-undang 28/2007 tentang perubahan ketiga atas Undang-undang 6/1983, tepatnya pasal 2 ayat 2.

Dimana ditegaskan, bahwa setiap wajib pajak sebagai pengusaha yang dikenai pajak berdasarkan Undang-indang Pajak Pertambahan Nilai Tahun 1984 dan perubahannya, wajib melaporkan usahanya pada Kantor Dirjen Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau kedudukan usaha yang dikukuhkan menjadi pengusaha Kena pajak.

“Kita lihat saja, apakah pihak Alfamart Desa Candimulyo dan Dapurkejambon benar-benar kebal hukum? Sebab menurut aturan main, seharusnya kedua toko tersebut sudah ditutup bahkan dibongkar. Jika itu tidak dilakukan, berati bukan saja Pemkab kalah dengan pengusaha, tapi juga mau dibokongi, “ujar Sumber. (red/din/Bersambung)

 

Tunjangan Jumbo Disebut Hasil Appraisal

0

JOMBANG, TelusuR.ID      –      Istimewa. Angka tunjangan perumahan untuk anggota DPRD Jombang nampaknya menjadi yang tertinggi se Jawa Timur untuk kategori daerah Kabupaten. Angka sebesar Rp 18.800.000 per bulan itu hanya kalah dari Kota Malang (Batu) dan Kota Surabaya.

Bahkan tunjangan perumahan anggota DPRD Kabupaten Gresik dan Sidoarjo masih berada dibawah Jombang. Hanya, update terbaru masih merujuk pada regulasi tahun 2020. Belum diketahui, apakah Gresik dan Sidoarjo sudah menerbitkan Perbup terbaru dan menaikkan tunjangan anggota Dewan.

Data yang dihimpun menyebutkan, melalui Perbup 42/2020, Pemkab Gresik tercatat mematok tunjangan perumahan untuk anggota DPRD sebesar Rp 17.200.000 per bulan. Sedang Pemkab Sidoarjo dengan Perbup 12/2020, mematok angka tunjangan perumahan untuk anggota Dewan di angka Rp 14.800.000 per bulan.

Sementara Kota Surabaya melalui Perwali Nomer 10/2020, telah mematok pos tunjangan perumahan anggota Dewan di angka Rp 26.900.000 per bulan.   Sedang Kota Batu (Malang) dengan Perwali 29/2021 mematok besaran tunjangam sebesar Rp 19.800.000 per bulan atau satu juta rupiah lebih mahal dari Jombang.

Selanjutnya, sebanyak 29 Kabupaten (diluar 9 Kota) di Jawa Timur dipastikan kalah dengan Jombang. Antaralain Banyuwangi dengan Perbup 5/2017 mematok angka tunjangan perumahan anggota dewan sebesar Rp 12.000.000 per bulan. Jember dengan Perbup Nomer 39/2021 menetapkan angka Rp 7.500.000 per bulan.

Lumajang dengan Perbup 12/2023 mematok angka Rp 13.259.950 per bulan, Pasuruan dengan Perbup 2/2016 menetapakan Rp 9.100.000 per bulan, dan Probolinggo dengan Perbup 59/2015 mematok Rp 5.485.000 per bulan. Sementara 3 kabupaten belum keluar angka meski diyakini kalah dengan Jombang. Yakni Malang, Situbondo dan Bondowoso.

Berikutnya, Lamongan dengan Perbup 56/2020 mematok angka Rp 12.100.000 per bulan, Tuban dengan Perbup 44/2019 diangka Rp 9.900.000 per bulan, Bojonegoro dengan Perbup 59/2014 mematok angka sebesar Rp 6.747.050 per bulan, Madiun dengan Perbup 16/2020 diangka Rp 9.000.00p per bulan, serta Ngawi dengan Perbup 94/2020 mematok angka Rp 10.000.000 per bulan.

Magetan dengan Perbup 41/2020 menetapkan angka Rp 11.000.000 per bulan, Ponorogo dengan Perbup 165/2020 diangka Rp 10.400.000 per bulan, Pacitan dengan Perbup 172/2021 diangka Rp 9.300.000 per bulan, Trenggalek dengan Perbup 44/2016 diangka Rp 6.000.000 per bulan, serta Tulungagung dengan Perbup 1/2022 mematok angka Rp 12.200.000 per bulan.

Pertanyaannya, darimana angka tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Jombang yang terbilang jumbo itu ditetapkan? Padahal Peraturan Pemerintah Nomer 18/2017 sebagaimana telah diubah dengan PP 1/2023 menegaskan bahwa selain harus memenuhi aspek seperti kepatutan, kewajaran, rasionalitas, dan berstandar harha setempat, penetapan tunjangan juga harus menyesuaikan dengan kemampuam keuangan daerah.

Maksud dari kemampuan keuangan daerah adalah angka pendapatan umum daerah dikurangi jumlah belanja pegawai dalam setahun. Dikonfirmasi di kantonya, Senin (29/5/2023), Kepala BPKAD Jombang Muhamad Nasrulloh, menegaskan bahwa kemampuan keuangan Pemkab Jombang sejak 2022 masuk kategori tinggi. Hanya saja Narulloh lupa angka persisnya.

Muhamad Nasrulloh.

Sekali pun begitu, kemampuan keuangan daerah hanyalah satu indikator. Banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan sebelum sampai pada penetapan angka tunjangan. Terhadap hal ini, Nasrulloh tidak merinci parameter yang menjadi penentu besaran tunjangan. Yang jelas, tegas Nasrulloh, angka Rp 18.800.000 per bulan merupakan hasil appraisal.

Sekretaris Daerah Jombang, Agus Purnomo, juga menegaskan hal yang sama. Menurutnya, besaran angka tunjangan merupakan hasil appraisal. Ditemui dikantor Pemkab, Senin (29/5/2023), mantan Kepala Dinas Pendidikan ini menegaskan bahwa lembaga penilai publik yang ditunjuk berdasarkan usulan Sektetariat DPRD adalah Secufindo.

Ditanya soal opsi peniadaan tunjangan perumaham bagi anggota dewan yang menyedot Rp 11,5 milyar per tahun dan karenanya beresiko terjadi pemborosan anggaran, sehingga efisiensi perlu ditempuh dengan cara menyediakan rumah dinas, mantan Kabag Hukum Pemkab ini menegaskan tidak bakal terjadi dalam waktu dekat.

“Tidak mungkin dalam wakti dekat. Biayanya terlalu mahal. Sebab, patokannya harus setara dengan rumah dinas Wakil Bupati. Kalau 50 rumah harus dibangun di tengah kota, Pemkab tidak mampu memenuhi, salah satunya pengadaan lahan bakal tidak gampang. Jadi lebih baik anggaran dipakai untuk kegiatan lain, “ujar Sekda. (Laput/din)

 

 

Punya Modal Sosial di Tulungagung, HT Berpeluang Melenggang ke Senayan

0
caption : H. Dr. Heru Tjahjono, mantan Sekdaprov Jatim, Bacaleg DPR RI. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.ID – Partai politik peserta pemilu 2024 telah menyerahkan berkas bakal calon anggota legislatif ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satu nama populer yang maju sebagai calon anggota parlemen adalah Heru Tjahjono atau HT, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.

HT maju sebagai bakal caleg dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan (Dapil) Jatim VI yang terdiri dari Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Kediri dan Kabupaten Tulungagung. Heru dinilai punya potensi melenggang ke Senayan, karena punya modal sosial di Tulungagung.

“Tentu Pak Heru punya peluang untuk lolos ke Senayan, karena beliau pernah dua periode menjabat sebagai Bupati Tulungagung. Itu modal sosial buat beliau,” kata pengamat politik Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdus Salam, Ahad (28/5/2023).

Wakil Rektor III Universitas Trunojoyo Madura ini mengatakan sepuluh tahun memimpin Kabupaten Tulungagung, pasti Heru punya memorabilia yang kuat bagi warga Tulungagung. Tinggal bagaimana mengkapitalisasi modal sosial itu menjadi modal electorald.

Surokim melanjutkan, Heru juga harus banyak turun ke bawah, menyapa masyarakat. Hal itu penting untuk memperkenalkan diri sebagai calon wakil rakyat di Dapil VI.

“Meski Pak Heru sudah punya memorabilia di masyarakat, tapi tetap harus membangun jaringan dan menyapa masyarakat di bawah. Tidak hanya di Tulungagung, tapi juga di Blitar dan Kediri,” urainya.

Surokim mengingatkan, Dapil Jatim VI ini memang persaingannya ketat dan didominasi oleh calon incumbent. Dari 9 slot kursi parlemen yang ada, PDI Perjuangan (3 kursi) dan PKB (2 kursi), sangat mendominasi. Sementara sisanya, Partai Golkar, Gerindra, NasDem dan PAN, masing-masing 1 kursi.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif Jatim 2021 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menambahkan, meski tidak mudah, tapi dengan strategi yang tepat, sangat mungkin Heru bisa meraih satu dari sembilan kursi yang ada di dapil VI. Bahkan dengan penataan yang baik, Heru tidak perlu saling ‘membunuh’ dengan Sarmuji yang merupakan incumbent.

“Dengan kolaborasi yang baik dengan Pak Sarmuji. Justru Golkar bisa mendapatkan dua kursi di Dapil VI. Tinggal bagaimana pola dan implementasinya,” pungkas Surokim.

Untuk diketahui sembilan bakal caleg incumbent dari Dapil VI dipastikan kembali maju pada Dapil yang sama. Mereka adalah, ANGGIA ERMA RINI dan
H. AN’IM FALACHUDDIN MAHRUS dari PKB.

Kemudian, Ir. ENDRO HERMONO dari Partai Gerindra. Lalu ada, M. GURUH IRIANTO SUKARNO PUTRA, H. ARTERIA DAHLAN, S.T., S.H., M.H. dan Dra. SRI RAHAYU dari PDI Perjuangan.

Berikutnya, M. SARMUJI, SE., M.Si dari Partai Golkar, NURHADI, S.Pd dari Partai NasDem, serta Ir. H. AHMAD RIZKI SADIG, M.Si dari Partai Amanat Nasional. (*)