TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 362

Komitmen Bangun Transformasi SDM. 3 Pesantren di Jatim Raih Penghargaan dari Sekolah Pascasarjana Unair

0
KH Hasan Mutawakkil Alallah Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo, Menerima penghargaan dari pascasarjana Unair.

SURABAYA, TelusuR.id – Tiga pesantren di Jawa Timur meraih penghargaan dalam Dies Natalies ke-40 Sekolah Pascasarjana Unair 2023, Jumat (01/12/2023). Di antaranya Pesantren Amanatul Ummah sebagai Tokoh Visioner dan Inovatif dalam Pengembangan Pendidikan Inklusif, Pesantren Tebuireng sebagai Pondok Pesantren dengan Komitmen Kebangsaan dan Pesantren Zainul Hasan sebagai Pondok Pesantren dengan Peduli Lingkungan.

Direktur sekolah pasca sarjana Unair Prof. Badri Munir Sukoco Menyebut, penghargaan ini sebagai apresiasi pada institusi-institusi yang berkomitmen dalam membangun transformasi Sumber daya Manusia ( SDM) yang ada di Indonesia.

“Sekolah pasca sarjana unair memiliki komitemen dan pemimpin dalam transformasi, ini yang kami harapkan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak,” Jelas Prof Badri dikutip TelusuR.id, Sabtu (02/11).

Selain itu Prof Badri mengatakan, Unair akan berkolaborasi dengan ponpes untuk pengembangan sdm baik formal dan non formal. Pihak pesantren juga bersedia mengirimkan tenaga pengajarnya untuk melanjutkan pendidikan di sekolah pasca sarjana Unair.

” Alhamdulillah para pimpinan pesantren sepakat untuk mendukung progam percepatan transformasi ini, transformasi sdm sebagai visi besar pembangun bangsa” Tutupnya

Sementara itu KH Asep Saifudin Chalim, Pengasuh Pesantren Amanatul Ummah berharap Sekolah Pascasarjana bisa menyertai Indonesia untuk mencapai tujuan mulianya.

“Saya berdoa semoga Sekolah Pascasarjana menjadi sekolah yang maju, berkembang dan terus ada menyertai keberadaan Indonesia,” terangnya.

KH Abdul Hakim Mahfudz, Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang merasa tersanjung atas penghargaan yang diberikan oleh Sekolah Pascasarjana Unair.

“Saya menerima penghargaan ini tersanjung sekali. Dan saya sangat apresiasi acara penghargaan ini karena adalah suatu kebersamaan dan kebanggaan bagi kita,” ujarnya.

Gus Kikin sapaan akrabnya berharap, melalui penghargaan ini pesantren bisa bersinergi dengan berbagai pihak untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Pesantren juga dilibatkan, mudah-mudahan dengan keilmuan dan doa mari sama-sama kita songsong Indonesia Emas 2045 dan menjadu negara baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” harapnya.

Sementara itu, KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah, Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo mengucapkan terima kasih kepada Sekolah Pascasarjana Unair atas penghargaan yang diterimanya.

“Terkait dengan pernghargaan ini kami Pesantren Zainul Hasan mengucapkan terima kasih kepada Sekolah Pascasarjana Unair. Penghargaan ini kami maknai bukan sekedar apresiasi, namun ini adalah rekognisi dari sebuah kampus besar yaitu Unair kepada pesantren secara lebih luas,” katanya saat memberi sambutan setelah menerima penghargaan.

Lebih jauh dari itu, Kiai Mutawakkil mengungkapkan bahwa Pesantren Zainul Hasan memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan dan pelestarian lingkungan.

“Pesantren kami eksis melewati 3 periode generasi. Maka kami harus berhati-hati dan lebih profesional dalan mengembangkan pesantren,” ungkapnya.

Liwetan, Cara Warga Jombang Rekatkan Persatuan Dan Jaga Silaturahim

0

JOMBANG, TelusuR.id – Warga dari berbagai lintas dan tokoh menggelar Majelis Liwetan di lapangan kafe omah ngapit, Perumahan Mojongapit Indah, Jombang, Rabu (30/11) malam. Majelis liwetan ini digelar sudah ke sebelas kali sejak dimulai sekira tahun 2017.

Majelis liwetan ini dipelopori oleh Abdul Hamid Hamdah, aktifis sosial. Acara yang diberi judul “Liwetan 2023 Untuk Masyarakat Jombang Lebih Damai” ini dihadiri oleh sekitar 200 warga dari berbagai komunitas mulai politisi, pengasuh pesantren, pengusaha dan warga nahdliyin.

Turut hadir, tamu kehormatan Pengasuh Ribath Ar Risalah Pondok Pesantren Darul Ulum KH Rohmatul Akbar atau Gus Bang, Pengamat Kebijakan Publik DR Solikhin Ruslie. Selain itu, hadir pula beberapa calon anggota legislatif diantaranya Ramlan dari PAN, Farabi dari PPP, Radian Wicaksono dari Gerindra, Ivan dari PDIP dan juga pengurus Partai Politik lainnya.

Penyelenggara Majelis Liwetan 2023, Abdul Hamid Hamdah mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk silaturahim yang digelar untuk merekatkan persaudaraan dari berbagai komunitas baik pengurus partai politik, pengusaha, aktifis sosisal dan warga nahdliyin, serta menjaga keakraban yang sudah terbangun.

 

“Ide acara ini tercetus tahun 2017. Waktu itu, selesai Pemilukada DKI, dan menyambut Pilbup Jombang dan Pemilu 2019, serta perhelatan Konfercab NU di Tebuireng. Nah, untuk menjaga kondusifitas dan persaudaraan seutuhnya. Maka digelar liwetan ini,” kata Hamid, Kamis (30/11) kepada TelusuR.id.

Yang pertama, Sebut Hamid, di Ndhalem Kasepuhan Gus Dur, jalan Juanda tepatnya Gus Ikbal yang menjadi tuan rumah. Seusai di tempatnya Gus Ikbal, majelis liwetan ini sudah berjalan beberapa kali dan sekarang yang kesebelas di Omah Kafe Ngapit.

“Pernah di Ndalem e Gus Han Pengasuh Ponpes Quenn Darul Ulum, Gus Aam Ponpes Bahrul Ulum, di Gus Jauharudin Tampingmojo. Bahkan, di Polres juga pernah liwetan bareng. Banyak tokoh yang hadir, mulai akademisi, politisi, pengusaha dan aktifis sosial,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Cak Hamid ini mengungkapkan bahwa kegiatan bisa terselenggara juga adanya donatur yang bersedia dari berbagai kalangan memberikan sumbangsih. Mulai pengusaha, politisi dan tokoh organisasi masyarakat.

“Sponsor ada dari Gus Sentot tokoh ormas dan anggota DPRD, pengusaha ada dari H Juliono, Pak Hasyim Direktur Tiber, dan Mas Farid politisi, Ada dari Gus Bang Pengasuh Ponpes. Intinya, kegiatan majelis liwetan ini satu tujuan yaitu guyub rukun dan seduluran selamanya,” paparnya.

Cak Hamid ini menuturkan bahwa apapun pilihan dan siapapun yang terpilih dalam berbagai kontestasi baik itu Pemilu, Konfercab dalam sebuah organisasi tetap harus mengedepankan kerukunan dan persatuan.

“Tim sukses presiden dan tim sukses lainnya tetap guyub rukun saklawase (selamanya). Karena seduluran (persaudaraan) itu lebih utama. Usai perhelatan tetap sambung silaturahim. Bukan terbawa arus perbedaan,” ujar dia.

Sementara itu, KH Rohmatul Akbar mengapresiasi apa yang dilakukan oleh komunitas lintas sektor dalam majelis liwetan tersebut.”Selain kompak, ini juga sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad. Yakni terus menjaga silaturahim dan menghadiri majelis-majelis ilmu,” katanya.

Menurut Kyai yang populer dipanggil Gus Bang menilai, kegiatan ini sangat bagus dan harus terus dilestarikan. Meski didalam perjalanannya terdapat perbedaan pendapat, namun utama harus tetap menjaga silaturahim dan mempererat persatuan.

Gus Bang juga mendukung penuh atas kegiatan ini. “Tahun depan, atau kapan nanti buatkan lagi kegiatan seperti majelis liwetan ini dengan acara yang lebih meriah lagi, dengan banyak peserta liwetan yang hadir lebih besar,” pungkasnya

PKS Jatim Sampaikan 3 Gagasan Di Hari Pertama Kampanye

0
H. Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim. foto : istimewa

SURABAYA, TelusuR.id – Hari pertama kampanye jatuh pada Selasa, 28 November 2023. PKS Jawa Timur menyampaikan 3 gagasannya. Tiga gagasan itu, menurut Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan akan disebarkan ke seluruh pelosok Jatim melalui unsur-unsur PKS Jatim yang sudah terbentuk hingga ke tingkat desa.

“Kami meneruskan gagasan dari DPP, yaitu Pangan Murah, Kerja Gampang dan Sehat Murah. Disingkat PKS. Seluruh unsur PKS akan bergerak secara massif dan simultan,” kata pria 47 tahun itu, Rabu (29/11/2023) kepada TelusuR.id.

Pangan Murah, ia menambahkan berarti akan ada gudang pangan murah di setiap desa dan kelurahan. Sementara Kerja Gampang, jika PKS menang akan tersedia 8 juta lapangan kerja baru.

“Sementara sehat mudah. Jika PKS menang, tunggakan iuran BPJS akan dihapus,” tutur Kang Irwan.

Untuk menguatkan gagasan itu, Irwan menyebut juga memasang 666 baliho kampanye gagasan di 666 kecamatan yang tersebar di Jawa Timur.

Unsur PKS yang akan bergerak menyebarkan 3 gagasan itu, menurut Irwan salah satunya adalah pengurus struktur PKS dari DPW yang ada di tingkat provinsi hingga DPRa, struktur PKS yang ada di tingkat desa.

“Kami sudah terkoneksi sangat baik dengan rakyat melalui berbagai program pelayanan. Hal ini rasanya yang membuat gagasan akan mudah tersebar hingga ke pelosok,” ujar Irwan.

Irwan kemudian menyebut salah satu program PKS bernama Rumah Keluarga Indonesia (RKI). RKI punya ratusan konsultan keluarga yang tersebar di seluruh Jatim.

“Selain mendampingi, kami juga menguatkan keluarga. Kami mendampingi dengan program penguatan UMKM, sekolah tani dan ternak, pelatihan untuk ayah, pelatihan digital marketing dan seterusnya,” urai alumnus Unair itu.

Selain, struktur, Irwan menyebut anggota, simpatisan, dan caleg juga menjadi unsur PKS yang akan turut menyebarkan 3 gagasan PKS itu. Menurutnya, semua akan all out, bergerak turun ke masyarakat untuk memenangkan PKS dan pasangan Anies – Muhaimin (AMIN) dengan berbagai gagasan.

Berbagai gagasan PKS itu, Irwan menjelaskan merupakan bagian dari perwujudan PKS sebagai partai Islam rahmatal lil alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat.

“Mohon doanya agar kami bisa terus melayani masyarakat,” pungkas Kang Irwan

Guru Sejahtera Indonesia Maju, Harus Ada Perbaikan Untuk Kesejahteraan Guru Honorer

0
Gus Muhammad Fawait, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Hari Guru Nasional rutin diperingati setiap tanggal 25 November. Perayaan hari guru selalu diperingati dengan meriah. Namun hal itu tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan guru yang masih minim.

Fakta itu membuat Gus Muhammad Fawait, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim prihatin. Ia berharap ada perbaikan nasib guru. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh para guru.

“Contohnya Jepang, pasca mereka hancur karena kalah perang dunia ke-2 yang pertama mereka lakukan adalah mengumpulkan para guru yang masih tersisa. Sekarang terbukti, Jepang maju karena peran guru,” kata pria yang akrab disapa Gus Fawait itu, Ahad (26/11/2023) kepada TelusuR.id

Politikus muda Gerindra ini mendorong adanya perbaikan kesejahteraan guru. Terutama guru di lembaga swasta dan pesantren. Saat ini masih banyak guru honorer di lembaga pendidikan swasta yang penghasilannya hanya Rp200.000 sampai Rp300.000 per bulan.

Kondisi ini berbeda dengan kondisi guru di sekolah negeri atau mereka berstatus aparatur sipil negara (ASN). Guru ASN kesejahteraan sudah cukup baik.

“Saya memberi perhatian kepada guru honorer di lembaga pendidikan swasta yang penghasilannya masih sangat minim. Termasuk guru di lembaga pesantren yang ada di pelosok desa dan pinggir perkebunan. Padahal, pesantren sudah berperan memberikan pendidikan jauh sebelum republik ini berdiri,” tandas alumnus S2 UGM Jogja ini.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan, pasangan Prabowo – Gibran juga memiliki perhatian yang tinggi tentang dunia pendidikan. Hal itu dibuktikan dengan program pemberian makanan bergizi dan susu kepada siswa di sekolah dan pesantren.

Menurutnya, dengan asupan gizi yang baik akan membuat anak sehat. Dengan begitu akan mudah menerima pelajaran yang diberikan oleh guru.

“Di negara maju, sekolah memberikan makanan bergizi dan susu kepada siswa. Pak Prabowo punya komitmen yang sama,” pungkas Presiden Laskar Sholawat Nusantara tersebut.

Istighotsah kubro PCNU Bangil 2023 “Doa untuk keselamatan bangsa dan perdamaian dunia”

0
Istighotsah kubro PCNU Bangil 2023 "Doa untuk keselamatan bangsa dan perdamaian dunia" diikuti 100.000 lebih jamaah. foto : istimewa.

PASURUAN, TelusuR.id – PCNU Bangil menggelar istighotsah kubro dengan tema doa untuk keselamatan bangsa dan perdamaian dunia pada Ahad, 26 November 2023 di Stadion R Soedarsono Pogar, Bangil.

Istigotsah inii dihadiri Ratusan Ulama dan Habaib, diikuti juga 100 ribu masyarakat dari kecamatan Bangil, Beji, Gempol, Prigen, Pandaan dan Rembang. Serta lebih dari 200rb penonton melalui live Streaming berbagai kanal you tube

Acara istighotsah diawali dengan khatmil quran oleh 99 JQH, dilanjutkan dengan pembacaan maulid Nabi bersama 999 Ishari kolaborasi dengan Albanjari.

Dilanjutkan Gema wahyu ilahi dan sholawat Asyghil, menyanyikan Indonesia raya dan Mars Syubbanul Wathon. Serta laporan ketua panitia Sudiono Fauzan dan Ketua PCNU Bangil KH. Sobri Sutroyono.

Kemudian, acara puncak Istighotsah Kubro dipimpin Khatib Syuriah KH. Rofii dan ditutup doa 9 Ulama sepuh NU se-cabang Bangil, yaitu :

1. KH. Nur Kholis Mustari
2. KH. Abd. Rohim
3. KH. Mas Muslim Ikrom
4. KH. Asy’ari Syarbani
5. KH. Sholeh Hayat
6. KH. Ahmad Huda Kholili
7. KH. Tasrif Syarifuddin
8. KH. Imrom Mutamakkin
9. KH. Syaikhul Hadi

Ketua Panitia Mas Dion menjelaskan bahwa Istigotsah Kubro ini adalah puncak rangkaian peringatan Harlah 1 Abad NU oleh PCNU Bangil.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan dengan Istighotsah Kubro kita bermunajat kepada Allah Swt. Semoga NU semakin maju, jaya dan hebat serta memberi manfaat dan maslahat untuk ummat manusia.

“Semoga Bangsa Indonesia diberi keselamatan, kerukunan dan kedamaian serta menjadi bangsa baldatun thoyyibatun warabbbun Ghafur. Semoga seisi dunia diberkahi dengan perdamaian, khususnya saudara-saudara kita di Palestina diberi keselamatan, pertolongan dan kemerdekaan”, kata Mas Dion.

Dalam pelaksanaan Istighotsah Kubro ini juga dilaksanakan penggalangan amal untuk solidaritas Palestina oleh LAZISNU PCNU Bangil.

Polres Jombang Raih Juara 3 Aplikasi Siap Semeru Polda Jatim

0

Jombang, TelusuR.id – Polda Jatim kembali menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas Bulan Oktober 2023 di Singhasari Resort Kota Batu, Kamis (23/11/2023). Kegiatan Anev itu dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Imam Sugianto, M.Si.

Pada kegiatan itu juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes jajaran yang telah berprestasi dalam pelaksanaan Aplikasi Siap Semeru Polda Jatim periode Oktober 2023.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mendapatkan apresiasi dan penghargaan atas kinerja satker terbaik sehingga meraih juara 3 pada Aplikasi Siap Semeru Polda Jatim.

Aplikasi SIAP SEMERU (Sistem Aplikasi Sumber Daya Manusia Berkeunggulan) merupakan terobosan dari Polda Jatim untuk menilai kinerja Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes jajaran melalui beberapa fitur dalam aplikasi yang menjadi tolak ukur penilaian.

Aplikasi yang diluncurkan Biro SDM Polda Jatim itu dibuat untuk mengawasi kinerja anggota Polri. Sebab Aplikasi Siap Semeru mempunyai fitur untuk melaporkan hard dan soft competency, inovasi, serta prestasi anggota polisi. Begitu juga rapor kinerja unsur pimpinan dan laporan kegiatan.

Kapolres Jombang menjelaskan penghargaan ini sekaligus buah kerja sama institusinya dengan semua elemen masyarakat di Kota Santri. Semoga prestasi ini dapat kita jaga di waktu yg akan datang, tetap selalu memberikan kontribusi yang terbaik untuk Polres Jombang. Dan berharap prestasi ini dapat memotivasi semua personelnya agar lebih baik lagi dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Penghargaan yang kami dapatkan ini adalah wujud kerja keras seluruh anggota Polres Jombang. Harapannya, penghargaan ini bisa menjadi motivasi serta tantangan bagi Polres Jombang dan jajaran untuk bekerja lebih maksimal dan lebih baik lagi,” jelasnya.

Gus Miftah : Prabowo Gibran Tren Sudah 40 Persen, Optimis Satu Putaran

0
Poto - Gus Miftah saat di Tambakberas bertemu Kyai Kampung

JOMBANG, TelusuR.id – Pengasuh Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta, Miftah Habiburrahman menyebut bahwa elektabiltas Calon Presiden Prabowo dan Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Pendakwah yang akrab dipanggil Gus Miftah ini sangat optimis bahwa pasangan Capres – Cawapres nomor urut 2 akan melenggang tanpa hambatan dan bisa memenangkan Pemilu Presiden 2024 hanya satu putaran.

Hal itu disampaikan Gus Miftah saat menghadiri silaturahmi 1000 Kyai Kampung di GOR KH Hasbullah Said Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada Rabu (22/11/2023) sore.

“Insyaallah kalau melihat trennya kita sudah diatas 40 persen, mudah-mudahan bisa satu putaran,” kata Gus Mifta, saat diwawancarai.

Ia mengungkapkan, bahwa kemenangan yang bakal diraih Pak Prabowo itu dari jaringan yang dibentuk beliau secara organik dan itu merupakam salah satu indikator yang mempengaruhinya. Termasuk juga adanya basis dukungan para kyai kampung.

“Dukungan kyai kampung ini sangat efektif. Sebab mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ibaratnya itu infanteri. Selama ini memang jarang disentuh, dan hanya kyai besar saja,” jelasnya.

Gus Miftah juga membeberkan dirinya selama ini telah membangun simpul silaturahim dan jejaring diberbagai daerah. Sebagai ulama pendukung Prabowo-Gibran, ia membentuk jaringan kyai kampung di 30 zona yang sebagian di Jawa Timur.

“Dalam satu zona bisa beberapa kabupaten, kita buat beberapa zona yang di dalamnya ada beberapa kabupaten. Kalau di Jatim ada 15 zona,” paparnya.

Selain jaringan para tokoh dan kyai di akar rumput, lanjut Gus Miftah menambahkan, pihaknya telah mempromosikan Prabowo pada generasi z atau milenial.

“Saya pikir pilihan yang paling rasional Gen Z yang paling muda, yaitu Mas Gibran,” pungkasnya.

Gus Iwan Ajak FJN Perkuat Literasi di Kalangan Pelajar NU

0
Gus Iwan menerima apresiasi FJN Award 2023 dari pengurus Forkom Jurnalis Nahdliyin di Foodies Gallery, Surabaya. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi keagamaan dengan jumlah pengikut terbesar di Nusantara. Demikian pula di Jawa Timur yang merupakan tempat kelahiran NU. Namun budaya literasi di NU dinilai masih lemah.

Pernyataan itu disampaikan Gus Ahmad Iwan Zunaih, Rektor Institut Pesantren Sunan Drajat (Insud) Lamongan. Karena itu, ia mendorong peningkatan literasi dikalangan nahdliyin.

“Saya berharap Forkom Jurnalis Nahdliyin sebagai bagian intelektual NU ikut memperkuat literasi di kalangan pelajar NU,” kata Gus Iwan, di Foodies Gallery, Surabaya, Selasa (21/11/2023) kepada TelusuR.id.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini berharap ada penguatan literasi di NU. Karena itu ia berharap FJN sebagai perkumpulan jurnalis nahdliyin ikut berperan memperkuat literasi di lingkungan NU.

Wakil Bendahara PWNU Jawa Timur ini mengungkapkan, FJN bisa melakukan penguatan literasi di kalangan pelajar NU. Sebab, NU memiliki banyak lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan lembaga Ma’arif NU.

“FJN bisa berkontribusi dalam penguatan literasi di lingkungan NU, diantaranya dengan memberikan pelatihan jurnalistik di kalangan pelajar NU. Saya berharap budaya menulis menjadi tradisi di kalangan generasi NU,” ujar Anggota DPRD Jatim dari Fraksi NasDem tersebut.

Sementara itu, Muhamad Didi Rosadi, Ketua Umum FJN mengapresiasi saran dari Gus Iwan. Menurutnya, selama ini FJN sudah melakukan gerakan penguatan literasi, tapi masih sebatas di kalangan mahasiswa dan santri.

“Usulan Gus Iwan itu bagus, akan segera kita tindaklanjuti,” tutur pria yang akrab disapa Diday itu.

Terkait apresiasi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 yang diberikan FJN kepada menantu Kiai Abdul Ghofur pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan itu, Diday mengatakan Gus Iwan memberi inspiratif bagi generasi muda Nahdliyin. Ia kader NU yang komplet, kiai muda, akademisi dan politisi.

“Gus Iwan salah satu yang menginisiasi Perda Pondok Pesantren di Jawa Timur. Kontribusinya sebagai wakil rakyat juga signifikan terutama di Gresik dan Lamongan yang merupakan daerah pemilihannya,” pungkas jurnalis koran terbitan Surabaya ini.

Cuma Seratus Jutaan Aja Sih, Tapi Ini Soal Sahnya Aliran Duit

0

JOMBANG, TelusuR.ID      –      Khusus penilaian terhadap kinerja penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa tahun anggaran 2022, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tercatat telah menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sebanyak 2 kali.

Yakni LHP Jilid I pada Oktober 2022 dengan obyek pemeriksaan hingga bulan Agustus. Serta LHP Jilid II dengan obyek pemeriksaan seluruh penyaluran BLT Desa selama setahun penuh dalam rentang tahun anggaran 2022. Dengan demikian, LHP BPK Jilid II adalah LHP final.

Pada LHP Jilid I, diketahui masih ada sejumlah temuan yang sebagian diantaranya sudah terselesaikan dengan apik pada LHP Jilid II atau LHP final. Sementara untuk sebagian yang lain, hingga saat ini belum terkonfirmasi apakah temuan tersebut juga terselesaikan pada LHP Jilid II, atau belum.

Salah satunya adalah kebijakan Pemkab yang menjadikan 10.703 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) harus membayar Rp 10 ribu untuk saldo awal pembukaan rekening Siwbangtis di Bank Jombang. Kebijakan ini pada akhirnya mengundang pertanyaan serius karena berakibat penyaluran BLT Desa menjadi berbayar.

Meski hanya Rp 10 ribu, namun nominal yang terkumpul tembus Rp 107.030.000. Ini karena jumlah KPM yang melakukan setoran awal mencapai 10.703 orang. Padahal, diluar itu ada 3.443 KPM lain yang mengantongi rekening tabungan dari Bank Jombang tanpa perlu setoran awal alias gratis. Rekening tabungan itu namanya Simpati Sosial.

Lalu kenapa 10.703 KPM tidak memilih membuka rekening Simpati Sosial saja? Terhadap hal ini, BPK menyebut sudah melakukan wawancara secara uji petik kepada Kepala Desa di 68 Desa dan didapati jawaban bahwa yang ditawarkan Bank Jombang adalah rekening tabungan Siwbangtis, bukan Simpati Sosial.

Pada LHP Jilid I, diketahui BPK tidak sedang menyoal keabsahan uang Rp 10 ribu yang telah dibayar oleh 10.703 KPM tersebut. Tetapi, BPK hanya menuding bahwa pembukaan rekening baru oleh KPM dinilai tidak efektif karena mayoritas KPM adalah kelompok usia lanjut dan keluarga miskin yang tidak butuh menabung.

BPK menyebut, meski sudah setor saldo awal, namun 5.551 dari 10.703 KPM belum menerima buku tabungan. Dari sejumlah itu, 761 buku tabungan disebut tertahan di Kantor Desa. Juga, saat sebagian buku tabungan dilakukan print out, ternyata didalamnya tidak ditemukan transaksi apapun alias kosong.

Peristiwa itu terjadi Desa Kedung Galih, Kecamatan Bareng. Belum diketahui, apakah kasus yang muncul pada LHP BPK Jilid I ini sudah terselesaikan pada LHP BPK Jilid II? Terkait hal ini, humas Bank Jombang, Usman, yang dikonfirmasi lewat sambungan WhatsApp, Kamis (2/11/2023), tidak sedikitpun memberikan respon.

“Pertanyaannya, bagaimana status uang Rp 10 ribu yang dibayar KPM untuk saldo awal pembukaan rekening Siwbangtis di Bank Jombang tersebut? Kalaupun itu dianggap sah secara mekanisme perbankan, misalnya, tapi pada akhirnya penyaluran BLT Desa menjadi berbayar. Itu intinya, “tegas Pentolan LSM kepada Telusur.ID.

Ia pun meyakini bahwa apapun dalihnya, kebijakan yang membuat KPM harus melakukan bayar meski Rp 10 ribu, tetap saja itu sebentuk pelanggaran hukum. “Kalau boleh dibilang ya mengarah ke pungli lah. Karena seharusnya KPM tidak boleh membayar sepeser pun. Tapi itu domain APH, “ujarnya.

Dibanding Pemkab yang menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomer 140/2022/415.30/2022 tentang percepatan penyaluran BLT Desa secara non tunai, sambungnya, alamat kesalahan lebih layak disematkan kepada Bank Jombang yang tidak mengarahkan KPM untuk membuka rekening Simpati Sosial sehingga penyaluran BLT Desa menjadi berbayar.

Sumber di DPMD Pemkab Jombang menyebut bahwa terbitnya SE 140/2022/415.33/2022 tentang penyaluran BLT Desa secara non tunai sebenarnya dilakukan untuk menghindarkan praktik “main potong” BLT oleh oknum perangkat desa. “Sebenarnya tetap tunai, ini hanya menggeser penyaluran dari yang semula manual di Kantor Desa menjadi lewat rekening tabungan, itu saja intinya, “tegasnya.

Menanggapi hal ini, Pentolan LSM mengaku cukup apresiade dan langkah cerdas itu perlu didukung. Hanya saja, untuk urusan tata kelola pemerintahan, Surat Edaran tidak boleh sembarangan terbit. “Harus ada cantolannya. Lebih dari itu, apapun dalihnya, Pemkab harus menjamin penyaluran BLT Desa tidak boleh berbayar. Emang siapa suruh pindah ke rekening? “tuturnya.

Apapun itu, peristiwa ini sudah terjadi. Setidaknya, potret kasus sudah terekam pada LHP BPK Jilid I. Lalu bagaimana dengan LHP BPK Jilid II? Apakah setoran awal Rp 10 ribu tetap berlanjut dan dianggap sah? Bagaimana Dewan Komisaris Bank Jombang bersikap? Juga, cantolan apa yang mendasari terbitnya Surat Edaran? Ikuti terus laporan TelusuR.ID. (din)

 

Komisi D DPRD Jombang Terima Kunjungan SMPN 2 Mojowarno Bahas P5 kurikulum merdeka

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Komisi D DPRD Kabupaten Jombang menerima kunjungan dari SMP Negeri 2 Mojowarno terkait Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka tentang Suara Demokrasi, Senin (09/10/2023). Dalam kunjungan yang didampingi Kepala Bidang SMP Safak Efendi serta Guru SMP Negeri 2 Mojowarno itu, rombongan diterima langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jombang, Erna Kuswati.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jombang, Erna Kuswati, mengatakan bahwa kunjungan yang dilakukan itu untuk mengetahui bagaimana demokrasi pemilihan sebagai anggota DPRD serta tugas fungsi pokok anggota DPRD. Dari situ, rencana akan diimplementasikan di sekolah untuk memilih Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

“Respon dari para siswa juga sangat antusias. Mereka ingin bisa berinteraktif dan itu kita sangat senang. Sebab, belajar tidak harus dilakukan di sekolah. Namun, sesekali harus diadakan pembelajaran di luar sekolah,” ujarnya.

“Saya harapkan melalui pembelajaran yang kontekstual ini bisa lebih mengena kepada para siswa. Sebab, mereka bisa secara langsung mengetahui apa yang terjadi di lapangan dan bukan berdasarkan cerita dari orang lain,” pungkasnya