TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 328

Survey IPI, Gus Fawait Kalahkan Hendy Siswanto Pilkada Jember 2024

0
Pasangan Gus Fawait - Djoko saat mendaftar di KPU Jember. foto: istimewa.

JEMBER, TelusuR.id – Lembaga survey Indikator Politik Indonesia (IPI) belum lama ini melakukan survei di Jember, Jawa Timur.

Survei yang berlangsung pada periode 8 – 11 Agustus 2024 tersebut dilaksanakan untuk memotret peluang dari nama-nama bakal calon bupati yang mulai beredar di ruangan publik dan menjadi perbincangan warga di Jember menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 27 November mendatang.

Pada bagian politik elektoral, hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan dalam simulasi head to head, elektabilitas Muhammad Fawait atau Gus Fawait (52,2 persen) unggul atas Hendy Siswanto (39,2 persen). Responden TT/TJ sebesar 8,7 persen.

“Dalam simulasi head to head, Gus Fawait mengungguli Hendy. Gus Fawait unggul 13 persen, atau dua digit,” kata peneliti IPI, Bawono Kumoro, dalam keterangannya, Jumat (30/8/2024).

Bawono mengungkapkan, apabila dibandingkan dengan survei Indikator Politik Indonesia periode April,
petahana Hendy Siswanto mengalami penurunan elektabilitas dalam survei
Indikator Politik Indonesia periode Agustus. Sebaliknya, terjadi kenaikan elektabilitas Gus Fawait dalam survei periode Agustus dibandingkan dengan survei periode April lalu.

Ia melanjutkan, survei ini juga menguji simulasi head to head pasangan calon antara Gus Fawait – Djoko Susanto dan Hendy Siswanto – M. Bayla Firjaun Barlaman.

Temuan survei menunjukkan pasangan calon Gus Fawait – Djoko Susanto (50,7 persen) sangat berpotensi menumbangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati petahana Hendy Siswanto – M. Bayla Firjaun Barlaman (40,1 persen). Responden TT/TJ sebesar 9,2 persen.

“Dalam simulasi head to head berpasangan, Gus Fawait – Djoko masih unggul dari Hendy – Firjaun. Keunggulannya mencapai 10,6 persen, atau dua digit,” terang Bawono.

Bawono menyebut ada empat masalah besar menurut warga Jember mendesak untuk diselesaikan. Harga kebutuhan pokok mahal menjadi masalah mendesak terbesar menurut 31,6 persen warga Jember. Kemudian disusul secara berturut-turut dengan masalah
harga pupuk mahal (26,2 persen), kondisi jalan rusak (13,0 persen), dan susah
mencari lapangan pekerjaan (12,3 persen).

“Ada empat masalah besar di Jember yang mendesak untuk diselesaikan. Yakni harga kebutuhan pokok mahal, harga pupuk mahal, jalan rusak dan pengangguran. Ini menjadi PR besar bagi Bupati mendatang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Jember yang telah memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang telah berumur 17 tahun ke atas atau mereka yang telah menikah ketika survei dilakukan.

Dalam survei ini jumlah sampel 800 responden, penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 800 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) ±3,5 persen pada tinggkat kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Kendali mutu terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kendali mutu ini tidak ditemukan kesalahan berarti.

Pendaftaran Pilkada Ditutup , KPU Sampaikan Ada Dua Paslon yang Mendaftar

0

Jombang,TelusuR.ID — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jombang menutup pendaftaran pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang tahun 2024 di gedung Husni Kamil Manik KPU Jombang.

Dimana sejak di buka pendaftaran hingga pendaftaran ditutup, ada dua pasangan calon yang sudah mendaftar di Kantor KPU Jombang untuk menjadi peserta di Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang Kamis (29/08/2024).

Dikonfirmasi terkait pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024 Nuriadi Komisioner KPU Kabupaten Jombang Devisi Teknis Penyelenggara mengatakan sejak dibuka pendaftaran hingga hari ini KPU Kabupaten Jombang baru menerima dua pasangan calon yang mendaftar.

” Sejak dibuka tanggal 27 Agustus hingga tanggal 29 Agustus 2024 sampai dengan pukul 23.59 WIB ada dua pasangan calon yang sudah mendaftar dan berkasnya persyaratan dinyatakan lengkap dan diterima,” terangnya.

Nuriadi mengatakan setelah pendaftaran selesai selanjutnya pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang nantinya akan menjalani pemeriksaan kesadaran di RSAL Dr Ramelan Surabaya.

” Dimana dalam pemeriksaan tersebut ada sebanyak 22 jenis pemeriksaan terhadap paslon pilkada. Diantaranya yakni tes kesehatan jasmani dan rohani,pemeriksaan status penggunaan narkotika, kesehatan jiwa, kondisi psikologi, penyakit dalam, dan lainnya.

” Untuk pemeriksaan kesehatan bagi Calon Bupati dan Wakil Bupati ini dijadwalkan dan dapat dilakukan satu hari setelah melakukan pendaftaran di kantor KPU Jombang,” ungkapnya.

Nuriadi menambahkan untuk tahapan KPU setelah proses pendaftaran, selanjutnya akan melakukan penelitian berkas di tanggal 29 Agustus sampai 4 September, selanjutnya di tanggal 5 dan 6 September 2024 ada pemberitahuan hasil penelitian berkas dan tanggal 6 sampai 8 September 2024 ada tahapan pengumpulan berkas perbaikan.

“Kami juga mengumumkan tanggapan masyarakat, jadwalnya sesuai dengan ketentuan mengacu pada PKPU No 8 Tahun 2024 terkait tahapan pencalonan,” pungkasnya.(*).

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang Dafid Budiyanto mengatakan mulai pendaftaran hingga jelang penutupan pendaftaran, Bawaslu Jombang melakukan pengawasan melekat yang dilakukan oleh jajarannya untuk memastikan pendaftaran calon telah sesuai ketentuan.

“Bawaslu Jombang ,memastikan bahwa pendaftaran bakal calon telah memenuhi ketentuan dalam PKPU 8/2024 serta perubahannya di PKPU 10/2024 sesuai Putusan MK 60 dan 70 tahun 2024,” ungkapnya

Dafid menegaskan bahwa objek pengawasan Bawaslu adalah keterpenuhan syarat pencalonan dalam tahapan pencalonan di Pilkada 2024.

“Objek pengawasan kami adalah keterpenuhan syarat pencalonan dan syarat calon dalam pendaftaran selama 3 hari mulai tanggal 27-29 Agustus 2024 jam 23.59,” pungkasnya (*).

Mengulik profil Gus Hans, pendamping Risma di gelaran Pilgub Jatim 2024

0

JOMBANG, TelusuR.ID – PDI Perjuangan telah memilih KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) untuk mendampingi Tri Rismaharini (Risma) sebagai bakal calon kepala daerah Jatim.

Risma-Gus Hans akan bertarung di Pilkada Jatim melawan bakal paslon petahana Khofifah-Emil dan jagoan dari PKB, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim.

KH Zahrul Azhar Asumta atau yang biasa akrab disapa Gus Hans ini bukanlah sosok baru dalam dunia politik.
Politisi Partai Golkar Jatim ini sebelumnya dikenal sebagai Tim Sukses Mantan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Gus Hans merupakan mantan Juru Bicara pasangan Khofifah-Emil pada Pilgub Jatim 2018.
Ayah dari tiga orang anak ini membuktikan kemampuan politiknya tatkala berhasil membawa pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak menang dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur.

Berikut Profil Singkat Gus Hans:

Gus Hans lahir di Jombang pada 23 Maret 1976 dari pasangan suami istri KH As’ad Umar dan Hj Azah As’ad.

Gus Hans sudah aktif berorganisasi sejak remaja, hal itu ia lakukan saat kuliah di jurusan Hubungan Internasional UPN Jogjakarta.Gus Hans juga merupakan alumnus S2 IKM Fakultas Kedokteran UGM.

Gus Hans memiliki posisi penting dalam dunia santri sebagai Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN).

Ia juga pernah menjadi Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jatim peiode 2014-2018.

Ia pula yang melanjutkan tonggak kepemimpinan sang ayah sebagai pengasuh Pondok Pesantren Queen Al Azhar Darul Ulum, Peterongan, Jombang.

Ayah dari tiga orang anak ini juga menjabat sebagai Wakil Rektor Unipdu Jombang.

Jelang Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2020 silam, Gus Hans menjadi kader yang dipilih Golkar untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya.
Meski langkahnya harus terhenti pada momen Pilwali tersebut, Gus Hans kembali digadang-gadang maju Calon Bupati Jombang 2024, namun langkah tersebut terhenti.

Hingga akhirnya Gus Hans mendapat kesempatan pada Pilgub Jatim 2024 dengan mengantongi rekomendasi dari PDIP dan Golkar untuk maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jatim 2024 mendampingi Tri Rismaharini. *(sumber dari aspri gus.hans)* penulis phitil

Ketua PKS Jatim Siap Rapatkan Barisan Raih Kemenangan Untuk Ibu Khofifah dan Mas Emil

0

SURABAYA, TelusuR.id – Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak resmi mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur di KPU Jatim, Rabu (28/8/2024). Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan menegaskan siap merapatkan barisan untuk memenangkan Khofifah – Emil.

Hal itu disampaikan Irwan seusai mendampigi Khofifah-Emil mendaftar di KPU Jawa Timur. Irwan juga menemani keberangkatan petahana gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur itu di kediamannya di Jemursari, Surabaya.

Menurut Irwan, pasangan Khofifah – Emil merupakan sosok pemimpin yang telah terbukti dalam kiprah dan kinerjanya selama 5 tahun memimpin Jawa Timur.

Irwan melanjutkan, keberhasilan Khofifah dalam memimpin Jawa Timur bersama Emil menjadi modal utama untuk melanjutkan pembangunan yang lebih berkeadilan.

“Karenanya, dengan semangat yang sama, mari kita kuatkan barisan, rapatkan barisan, dan berjuang bersama-sama untuk memenangkan pasangan Ibu Khofifah – Mas Emil dalam kontestasi Pilkada ini,” tuturnya.

PKS, imbuhnya, dengan penuh keyakinan mendukung pasangan Khofifah-Emil, karena percaya bahwa kepemimpinan keduanya punya komitmen membawa perubahan bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Sebagaimana arahan Presiden PKS, ketika SK DPP sudah diserahkan maka, PKS akan All out untuk memenangkan.

“Visi dan misi yang di emban selaras dengan nilai-nilai keadilan, kesejahteraan, dan keberpihakan kepada rakyat yang selama ini menjadi prinsip perjuangan PKS,” pungkasnya.

Menurut Irwan, Khofifah dan Emil sudah mendapatkan SK B1 KWK dari DPP PKS pada Selasa (20/8/2024) lalu. Selain Khofifah dan Emil, PKS Jawa TImur juga sudah menyerahkan SK kepada Calon Kepala Daerah (Cakada) yang akan maju di 38 kabupaten/kota.

“Alhamdulillah, tuntas 100 persen. Ini menjadi salah satu kontribusi kami untuk memajukan Jawa Timur. Mohon doa dan dukungannya,” pungkas Kang Irwan.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang masa khidmah 2024-2029 resmi dilantik.

0
Jombang,TelusuR.ID – 

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang masa khidmah 2024-2029 resmi dilantik. Pelantikan digelar di Gedung Serbaguna PCNU Jombang, Rabu (28/8/2024).


Surat Keputusan (SK) dibacakan oleh KH Ahmad Fahrurrozi salah seorang Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan.

Dengan dibacakannya SK PCNU Jombang oleh Gus Fahrur menandakan berakhirnya surat keputusan PBNU No 25.a/PB.01/A.II.01.45/99/12/2023 yang berlaku sejak 20 Desember 2023 lalu.

Sementara itu salah satu pegiat NU H Ahmad Nurul Fuad ,“Alhamdulillah persiapan hingga acara puncak pelantikan berjalan lancar, dan kepanitiaan sendiri sudah kompak terstruktur, mulai sarana dan prasarana dari PCNU Jombang telah disiapkan untuk mendukung kelancaran jalannya acara.”

Termasuk dalam hal keamanan, panitia sudah meminta puluhan anggota Banser dan Pagar Nusa untuk membantu pengamanan.”Ujar H Ahmad Nurul Fuad ke media.

“Pengamanan di lokasi dari panitia menyiapkan 50 personel Banser dan 50 personil Pagar Nusa,” ungkapnya.

Ditanya terkait pihak yang diundang, ia menyebut berbagai unsur dari NU sudah dipastikan hadir. Mulai dari PBNU, PWNU, MWCNU dan perwakilan rantingnya, hingga sejumlah Banom NU di Jombang.

“Yang diundang setiap ranting jumlahnya ada 318 masing-masing perwakilan 2 orang, di tingkat MWC 5 orang, dan sejumlah Banom. Total keseluruhan mencapai 1.121,” tambah Fuad.(Thil)

Borong 14 Parpol, Khofifah-Emil Jadi Pendaftar Pertama Pilkada Jawa Timur 2024

0

SURABAYA, TelusuR.id Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak resmi mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Rabu (28/8/2024).

Khofifah-Emil berangkat menuju KPU dengan menggunakan motor listrik dan dikawal partai pengusung dan juga para relawan. Setibanya di KPU, pasangan Khofifah-Emil disambut dengan iring- iringan pawai budaya. Ada Ul-Daul Madura, Reog Ponorogo, Singo Ulung dari Bondowoso, Tari Remo khas Jawa Timur, Tari Lele khas Lamongan, kesenian Jaranan dari Surabaya, dan berbagai macam kesenian lainnya.

Khofifah tampak ditemani oleh tiga putranya yakni Jalaluddin Mannagalli Parawansa, Yusuf Mannagalli Parawansa, dan Ali Mannagalli Parawansa. Sementara Emil ditemani oleh istri Arumi Bachsin. Khofifah – Emil menjadi pasangan cagub-cawagub yang pertama kali mendaftar dalam kontestasi Pilkada Jawa Timur 2024.

Khofifah-Emil didukung 14 partai pengusung, di antaranya, sembilan partai pemilik kursi di parlemen yakni, Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, NASDEM, PKS, PPP, PSI . Lalu, ada enam partai non parlemen yakni,Perindo, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Garuda.

“Dukungan luas dari partai-partai menjadi motor penggerak pembangunan di Jatim agar lebih cepat bergerak. Energi besar ini tentu juga menjadi modal sosial dan politik bagi kami untuk memenangkan konstestasi,” ungkap Khofifah, Rabu (28/8/2024).

Usai mendaftar, Khofifah mengatakan bahwa dirinya dan juga Emil Dardak akan meneruskan berbagai program pembangunan yang telah dicanangkan sebelumnya. Menurut Khofifah, pondasi yang telah dibangun bersama Emil selama lima tahun terakhir sudah cukup kuat sehingga hanya tinggal meneruskan dan memperbaiki kekurangan yang ada sambil terus melakukan inovasi dan terobosan.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengaku siap berkompetisi dengan pasangan calon lain. Menurutnya, mesin-mesin partai pendukung, simpul relawan dan pendukung di seluruh Jawa Timur cukup solid sehingga dirinya optimistis bisa kembali memenangi Pilgub Jatim tahun ini.

“Insyaallah kami menang, Insyaallah menang,” pungkas khofifah.

Dari Petani dan Santri Untuk Jember, Gus Fawait Daftar ke KPU Maju Pilkada 2024

0

JEMBER, TelusuR.id – Euforia Masyarakat Jember kepada Gus Muhammad Fawait terlihat dari Apel Sholawat Kebangsaan pada 27 Agustus 2024. Puluhan ribu massa hadir dalam kegiatan yang diakhiri deklarasi dukungan kepada Gus Fawait sebagai Calon Bupati Jember.

Gus Fawait mengungkapkan hadirnya ribuan masyarakat itu adalah bentuk dukungan kepada anak petani dan santri untuk memimpin Jember. Ia pun bangga sebagai anak petani sekaligus santri mendapat dukungan yang luar biasa dari masyarakat.

“Kehadiran ribuan massa ini adalah bentuk mandat rakyat. Sebagai anak petani sekaligus santri, saya siap menerima mandat ini,” tegas Gus Fawait, dalam keterangannya, Rabu (28/8/2024).

Selain kehadiran ribuan elemen massa yang terdiri dari pemuda, santri, petani dan buruh. Hadir juga perwakilan 15 partai politik yang mengusung pasangan Muhammad Fawait – Djoko Susanto.

Praktis pasangan Gus Fawait – Djoko ini diusung oleh 15 partai politik. Terdiri dari 7 partai parlemen dan 8 partai politik non parlemen.

“Insya Allah, saya bersama Pak Djoko akan menjalankan mandat rakyat ini, untuk kesejahteraan masyarakat Jember. Kami mendaftar ke KPU Jember pada 28 Februari,” tutur Gus Fawait

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat Jember. Karena itu, ia akan fokus ke sektor pertanian.

Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) itu melanjutkan, selama ini kantong-kantong kemiskinan ada di pedesaan. Mereka mayoritasnya adalah petani dan buruh tani.

“Kami akan fokus menekan angka kemiskinan di pedesaan dan pelosok. Karena di sana letak kantong kemiskinan,” pungkas Gus fawait.

Melaju Periode 2, Mundjidah Sumrambah Resmi Daftar ke KPU Ikut Pilkada 2024

0

JOMBANG, TelusuR.id – Melanjutkan kepemimpinan di periode kedua, lasangan calon Petahana Hj Mundjidah Wahab dan Sumrambah resmi mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang, jalan KH Romli Tamim.

Pendaftaran paslon yang pernah memimpin jombang periode 2018-2023 ini diantar oleh ribuan kader dan simpatisan dari tiga partai pengusung yakni PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan PPP.

“Alhamdulillah berkas-berkasnya yang diserahkan ke KPU, sudah lengkap dan telah diterima. Mudah-mudahan kedepan dipermudah dan mendapat keberkahan kemenangan. Mohon doa dan dukungannya untuk melanjutkan kembali lima tahun mendatang,” kata Hj Mundjidah Wahab.

Ketua DPW PPP ini menegaskan dirinya dengan Sumrambah bersama-sama ingin melanjutkan yang sudah lima tahun berjalan kembali dilanjutkan untuk pembangunan yang merata. Kedua kalinya akan diteruskam untuk jombang lebih maju lagi semakin berkarakter dan berdaya saing.

“Nantinya bisa menyempurnakan diperiode kedua ini. Pembangunan yang merata baik di desa dan di kota dari semua aspek baik sosial, pertanian dan pendidikan. Mohon doa dan dukungannya. Ini niat kami bersama-sama seluruh masyarakat,” tutur Pengasuh Ribath Al Lathifiyah 2 Ponpes Bahrul Ulum itu.

Dikesempatan itu, pasangan bakal calon wakil bupati Sumrambah menambahkan, perjalanan lima tahun telah dilampaui sepanjang menjalani pemerintahan di periode lalu belum sepenuhnya terselesaikan.

“Tentu banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan, apalagi terkendala oleh bencana Covid 19. Sehingga perjalanan lima tahun visi misi belum sepenuhnya diselesaikan,” ungkap Sumrambah.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan pihaknya semakin bersemangat dalam melanjutkan semua yang telah dicita-citakan bersama-sama. Untuk menata kembali di periode kedua melanjutkan visi misi yang masih banyak kekurangan.

“Itu membuat semangat kami, melanjutkan semua yang di cita-citakan. Pasti ada kekurangan dan kesalahan. Tapi, kami berdua hanya satu punya pikiran dan tekad. Kami darmakan hidup untuk Kabupaten Jombang dan kemajuan jombang. Yakinlah itu, bismillah kami melaju dan insyaallah menang,” ujarnya.

Sementara, Ketua Komisioner KPU Kabupaten Jombang Achmad Udi Masjkur, membenarkan bahwa berkas pendaftaran pasangan calon Hj Mundjidah dan Sumrambah telah dinyatakan lengkap dan diterima.

Warsubi Salman Siap Daftar Ke KPU Ikut Kontestasi Pilkada Jombang 2024

0

Jombang, TelusuR.id – Warsubi resmi mendeklarasikan diri ikut berkontestasi dalam Pilkada Jombang 2024. Setelah mengumumkan pasangannya di depan partai koalisi.

Warsubi menggandeng H Salmanudin Yazid untuk maju sebagai bakal calon kepala daerah. Paslon tersebut diusung koalisi yang terbilang cukup gemuk atau padat.

Setelah PKB, Gerindra, PKS, Nasdem, tiga Partai Non Parlemen (PNP) Kabupaten Jombang juga bergabung mengusung pasangan Warsubi-Salman (WarSa) saat Deklarasi maju Pilkada Jombang 2024 dihotel Yusro, Selasa (27/08) kemarin.

Koalisi yang mendaulat diri ‘Jombang Maju’terdiri atas Partai Parlemen (PP) yakni PKB, Gerinda, Golkar, PKS dan NasDem. Sementara non parlemen antara lain PAN, PSI dan Partai Gelora juga turut bergabung usai putusan MK terkait ambang batas pencalonan.

“Koalisi kami Jombang Maju dari Partai Gerindra, PKB, Golkar, PKS, Nasdem, PAN, PSI dan Gelora, deklarasi dukungan pada Warsubi-Salman, WarSa untuk Jombang yang lebih maju, sejahtera untuk semua,” kata Warsubi, Rabu (28/08).

Setelah mendeklarasikan diri, koalisi Jombang Maju telah mempersiapkan untuk segera mendaftar ke KPU yaitu mempersiapkan berkas pendaftaran bacabup-bacawabup ke KPU.

“Insyaallah, kami akan diantarkan partai Koalisi Jombang Maju untuk mendaftar ke KPU, jam 9 pagi besok (hari ini, Rabu 28/08) ke KPU,” jelasnya.

Warsubi berharap dengan adanya dukungan dari berbagai partai politik akan memenangkan 70 persen suara pada kontestasi Pilkada yang diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang.

“Kami dengan partai Koalisi Jombang Maju itu dari partainya sudah 60 persen, belum yang partai non parlemen, termasuk dengan dukungan dari masyarakat, insyaallah kita akan peroleh 70 persen suara itu rasional,” pungkasnya.

Bahlil Lahadalia Serahkan Rekom Partai Golkar kepada Khofifah – Emil untuk Maju Pilgub Jatim

0

JAKARTA, TelusuR.id – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak resmi mengantongi formulir B1-KWK dari Partai Golkar. Formulir tersebut diterima Khofifah-Emil di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, Ahad (25/8/2024) malam.

Restu partai berlambang pohon beringin tersebut tertuang dalam surat keputusan dengan Nomor : Skep-454/DPP/GOLKAR/VIII/2024 tentang persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada serentak tahun 2024. Surat dikeluarkan di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 2024 dan ditandatangani oleh Ketua Umum, Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal M. Sarmuji.

Sebagai informasi, formulir B1-KWK ini merupakan rekomendasi dari partai politik yang menyatakan dukungan resmi mereka kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur, atau wali kota dan wakil wali kota.

B1-KWK merupakan syarat yang harus dipenuhi bakal calon, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Tanpa formulir B1-KWK tersebut, pasangan calon tidak bisa mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ikut serta dalam pemilihan.

“Alhamdulillah, Partai Golkar membersamai kami, semoga dukungan ini mendapat berkah dengan meraih kemenangan di Pilkada Jawa Timur 2024,” ungkap Khofifah.

Khofifah menyebut, keluarnya formulir B1-KWK dari Partai Golkar merupakan bukti komitmen kuat Partai Golkar untuk terus mendukung penuh berbagai program dan kebijakan pembangunan yang telah digulirkan Khofifah-Emil di periode pertama. Menurut Khofifah, seluruh program yang dicanangkannya selalu berorientasi pada rakyat Jawa Timur tanpa terkecuali.

“InsyaAllah, kami akan bekerja keras memenangkan Pilkada Jatim 2024. Terimakasih Partai Golkar atas amanah yang diberikan kepada kami ini,” ujarnya.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengungkapkan, dirinya dan juga Emil Dardak akan terus menjalin komunikasi dengan seluruh partai koalisi untuk menyatukan langkah upaya pemenangan. Khofifah yakin seluruh mesin partai dan relawan telah siap untuk meraih kemenangan Pilkada Jatim 2024.

Diketahui, pasangan Khofifah-Emil telah mendapatkan dukungan dari 9 parpol yaitu, Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Nasional Demokrat (NasDem.)

Pasangan Khofifah – Emil dijadwalkan akan melakukan pendaftaran ke KPUD Jatim di Surabaya pada Rabu 28/8/2024. Diketahui, pendaftaran pasangan kepala daerah pada pilkada serentak 2024 dimulai 27 hingga 29 Agustus 2024.

“InsyaAllah jika tidak ada halangan, kami akan mendaftarkan secara resmi ke KPU pada 28 Agustus 2024 dengan diantar oleh seluruh partai pendukung dan relawan. Mohon doa dan restu,” pungkasnya.