TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 327

Baru Dilantik, Ini Harapan Kang Irwan 6 Pesan Politik ke Fraksi PKS DPRD Jatim

0

SURABAYA, TelusuR.id – Sebanyak 120 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur masa jabatan 2024-2029 diambil sumpah dalam sidang paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jatim, Jl Indrapura No. 1, Surabaya, Jawa Timur, pada 31 Agustus 2024.

Dari 120 Anggota DPRD Jatim yang dilantik itu, termasuk 5 anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKS. Pada periode masa bakti 2024-2029, PKS menjadi fraksi utuh. Tak seperti periode 2019-2024 yang merupakan fraksi gabungan.

Dalam kesempatan itu Ketua DPW Jawa Timur Irwan Setiawan yang juga hadir memenuhi undangan memberi pesan pada 5 anggota DPRD Provinsi dari Fraksi PKS.

Kelima anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKS yang dilantik adalah Lilik Hendarwati, M Khusnul Khuluk, Puguh Wiji Pamungkas, Agus Cahyono dan Harisandi Savari.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Irwan itu, pelantikan anggota dewan yang diikuti bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah momentum penting yang menandai tanggung jawab besar.

“Bapak dan Ibu dipilih oleh rakyat bukan hanya untuk mengisi kursi parlemen, tetapi untuk menjadi pelayan bagi mereka, menyalurkan aspirasi, dan memperjuangkan kepentingan umat, rakyat serta keadilan sosial,” kata Irwan, dalam keterangannya, Ahad (1/9/2024).

Ia kemudian menitipkan 6 pesan dalam momentum Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Anggota DPRD Jawa Timur 2024 – 2029. Pertama, konsisten dalam berjuang untuk Kepentingan rakyat.

Menurutnya, anggota DPRD dari Fraksi PKS ini, telah dipercayakan oleh rakyat Jatim untuk mengemban amanah ini. Pastikan setiap langkah dan keputusan yang diambil selalu berpihak pada kepentingan rakyat.

“Jangan tergoyahkan oleh godaan kekuasaan atau kepentingan pribadi,” tegasnya.

Kedua, memperkuat soliditas dan sinergi antar anggota. Kekuatan PKS, menurut Irwan terletak pada kebersamaan dan sinergi antar anggota fraksi.

“Mari kita selalu menjaga komunikasi, membangun kerjasama yang solid, serta mendukung satu sama lain dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada,” kata pria 48 tahun itu.

Ketiga, mengedepankan etika dan integritas. Sebagai wakil rakyat, pesannya, etika dan integritas adalah modal utama yang harus kita jaga.

“Jangan sampai ada tindakan atau perilaku yang dapat mencoreng nama baik partai dan merusak kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat kepada kita,” ucap Kang Irwan.

Keempat, aktif dalam mengawasi dan mengawal kebijakan daerah. Tugas utama anggota dewan, adalah mengawasi jalannya pemerintahan daerah.

“Pastikan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah benar-benar sesuai dengan aspirasi rakyat dan tidak merugikan kepentingan umum/ rakyat,” ujar alumnus FISIP Unair itu.

Kelima, memberikan layanan maksimal kepada konstituen.

“Jangan pernah lupakan rakyat. Juga pengurus, anggota, relawan, simpatisan PKS yang telah memilih. Mereka pemegang amanah yang sesungguhnya. Layani mereka dengan sepenuh hati, dengarkan keluh kesah mereka, dan perjuangkan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi,” katanya.

Keenam, meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri karena tantangan yang dihadapi di parlemen akan semakin kompleks.

“Teruslah meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri melalui berbagai pelatihan dan pendidikan politik agar mampu menghadapi dinamika politik dan legislasi dengan lebih baik,” pesannya.

Irwan kemudian juga menyampaikan satu pijakan yaitu landasan perjuangan dalam mengemban amanat sebagai Anggota DPRD Jawa Timur periode 2024 – 2029, yaitu Keikhlasan dalam Niat (Ikhlas), Kesabaran dalam Menghadapi Ujian (Sabar), Keteguhan salam Kebenaran (istiqomah).

“Alhamdulillah 5 kursi, pada periode 2024-2029 ini Fraksi PKS utuh jadi fraksi mandiri. Utuhnya Fraksi PKS ini menjadi modal untuk terus membela rakyat sehingga melipatgandakan kepercayaan dan dukungan pada PKS di Pemilu 2029 mendatang. Mohon doanya,” pungkas Irwan.

Semarak Dirgahayu RI Ke-79, karang taruna & Pemdes.Megaluh kecmegaluh Gelar Jalan sehat bertabur hadiah

0
acara jalan sehat di desa megaluh di meriahkan hiburan new bolala musik

Jombang, TelusuR.ID – Dalam giat memperingati HUT RI ke 79 yang di kemas dalam acara jalan sehat. Karang Taruna,IPPNU dan IPNU vesrta Pemdes Desa Megaluh berhasil mempererat hubungan antar warga desa, memperkuat rasa cinta tanah air, dan tentu saja memberikan manfaat kesehatan bagi semua yang terlibat.

” Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan yang tercipta akan terus terjaga dan membawa dampak positif bagi kehidupan sosial di Desa.megaluh.kec megaluh”. ujar kepala desa megaluh bapak Zainudin Arif Kepada TelusuR.ID minggu 1 September 2024.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, serta dukungan penuh dari seluruh warga desa. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa-masa yang akan datang, sebagai wujud nyata dari rasa syukur atas kemerdekaan dan upaya untuk menjaga kekompakan masyarakat Desa.megaluh kec.megaluh ” Atas nama Pemdes Megaluh dan Masyarakat desa Megaluh saya sangat mengapresisasi atas kerja keras dari panitia atas terselenggarannya acara jalan sehat ini dengan lancar dan nyaman bagi masyarakat megaluh ” Ujar Kades Megaluh.


Lebih lanjut Masyarakat dihimbau tidak menjadi golongan putih (Golput) di dalam Pemilihan Umum (Pilbub & pilgub) pada tahun ini 2024 yang akan datang.
Hal tersebut sebagai wujud tanggung jawab warga negara dalam memilih calon pemimpin dan menyukseskan pesta demokrasi yang di gelar.pada 27-November-2024.

Dikatakan, sudah dipastikan kita ada yang berbeda, berbeda pilihan warna dalam pemilu, namun jangan menjadi penghalang untuk kita saling bersilaturahmi seperti di Desa.megaluh saat ini kita laksanakan,
kita harus tetap menjaga kebersamaan dalam lingkungan kita masing – masing seperti sekarang ini ” ungkap pak Kades.


harapnya Kita sebagai warga negara khususnya warga Desa megaluh diharapkan dapat memberikan suaranya pada saat pilbup dan pilgub nanti, karena suara kita adalah menentukan pemimpin kita, mana yang kita pilih dan jangan sampai kita tidak memberikan suara, karena kita yang akan merugi, paparnya.


Di Hut ri ke 79 2024 berharap, kegiatan kegiatan yang sangat mulia ini agar dapat diteruskan dan dipertahankan, selain menjadi ajang silaturahmi , disini ada hal yang lebih baik yakni ada kegiatan jalan sehat ini. Kita harus menjaga Keberagaman dan bersatu padu membangun bangsa indonesia. Bhineka Tunggal Ika menggambarkan konsep bahwa meskipun Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, ras, dan budaya, bangsa Indonesia tetap menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Keberagaman tersebut diakui, dihargai, dan disatukan dalam semangat persatuan ” Pungkas kepala desa megaluh.

penulis thil

PNIB : Jangan Pilih Calon Kepala Daerah Yang Didukung Ikhwanul Muslimin, Wahabi Khilafah dan Penyeru Politik Identitas Politisasi Agama

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Perhelatan Pilkada langsung sudah memasuki masa pendaftaran paslon di masing –masing daerah. Sejumlah partai politik berkoalisi menentukan paslon calon kepala daerah untuk merebut simpati dan dukungan warga. Kepentingan politik kekuasaan lebih mendominasi koalisi antar partai daripada kepentingan ideologi partai yang menyimpan banyak perbedaan. Namun diprediksi setelah mereka berkoalisi mengusung paslon, pada gilirannya akan kembali pada karakteristik partai.

Ormas lintas Agama budayadan kebhinekaan, Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) melalui ketua umumnya AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) menyampaikan pernyataannya atas dinamika politik Pilkada serentak 2024 yang kini sedang menyita perhatian publik. Gus Wal mengingatkan kepada segenap lapisan masyarakat untuk mewaspadai agenda partai tertentu yang masih berpotensi mengusung politik identitas dan politisasi agama sebagai strategi memenangkan Paslonnya.

“Strategi politik identitas dan politisasi agama oleh partai tertentu tidak mustahil akan digunakan lagi meskipun kini mereka berkoalisi. PKS yang merupakan afiliasi dari organisasi radikal Ikhwanul Muslim patut diwaspadai akan menggunakan isu Agama sebagai upaya memenangkan paslon yang didukungnya. Kampanye yang gencar menyuarakan muslim non muslim, pribumi non pribumi akan dilakukan di berbagai tempat. Bahkan tidak menutup kemungkinan di tempat ibadah. Ini menjadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa yang berbhinekka tunggal ika, dimana Pilkada yang seharusnya dilaksanakan dengan riang gembira justru menjadi ajang saling membenci dan memecah belah sesama” jelas Gus Wal dalam pernyataannya kepada awak media yang menghubunginya.

Kekhawatiran Gus Wal bersama PNIB adalah bentuk konsistensinya melawan gerakan ikhwanul muslimin Wahabi, khilafah radikalisme terorisme yang diperkirakan akan menyusup dalam perhelatan Pilkada serentak di berbagai daerah. Gus Wal menghimbau masyarakat untuk tidak terpancing oleh isi-isu mayoritas minoritas yang selalu berujung memperdalam jurang perbedaan.

“Isu kepala daerah pilihan kaum mayoritas dan Agama tertentu menjadi bentuk provokasi menanamkan perbedaan yang pada akhirnya akan melahirkan sentimen agama. Dan pada gilirannya aksi intoleransi akan semakin marak terjadi. Ini akan sulit dikendalikan ketika Pilkada dilakukan secara serentak di seluruh wilayah secara bersamaan, baik pada saat kampanye hingga pencoblosan di TPS. Ingat, kelompok sarabpatigenah masih ada dan Pilkada ini menjadi ajang mereka menyuburkan paham dan ideologinya. Mereka akan mencari pengikut baru mengatasnamakan dukungan memenangkan calon kepala daerah” lanjut Gus Wal.

Lebih jauh lagi Gus Wal menghimbau kepada masyarakat yang nantinya berpartisipasi memberikan suaranya di TPS untuk menggunakan rasional daripada emosional dalam menentukan pilihannya.

“PNIB dengan tegas menolak calon kepala daerah yang didukung kelompok Ikhwanul Muslimin bersama PKS, kita tolak calon kepala daerah yang menggunakan politik identitas dengan alasan apapun untuk meraih dukungan. Inilah yang dimaksud memilih dengan rasional. Karena kita paham efek SARA dan Politik identitas itu tidak akan hilang meskipun Pilkada telah usai. Kemenangan paslon yang menggunakan politik identitas dan politisasi agama akan berdampak sosial saat nanti berkuasa. Kebijakannya akan berorientasi pada kelompoknya saja dan cenderung diskriminatif. Padahal kita tahu kewajiban kepala daerah adalah menciptakan keadilan kepada semua pihak, bukan mensejahterakan pendukung fanatik yang telah berjuang memenangkannya. Kepala daerah bukanlah raja kecil, Gubernur, Walikota dan Bupati adalah pelayan pembantu rakyat dan seluruh umat” kata Gus Wal di akhir pernyataannya.

Sejarah Masjid NU Baitussalam Desa Turipinggir yang pernah disinggahi KH. A Wahid Hasyim

0
Masjid NU Baitussalam yang terletak di RT 02 RW 01 Dusun/Desa Turipinggir Kecamatan Megaluh

JOMBANG, Telusur.id – Masjid NU Baitussalam yang terletak di RT 02 RW 01 Dusun/Desa Turipinggir Kecamatan Megaluh termasuk masjid tua di Kabupaten Jombang. Masjid ini merupakan salah satu bangunan saksi sejarah terkait pernak pernik peristiwa kemerdekaan RI 1945. Masjid yang didirikan tahun 1936 ini pernah menjadi persinggahan pahlawan nasional KH A Wahid Hasyim.

Masjid NU Baitussalam memiliki tanah seluas 525 m2. Luas bangunannya 350 m2. Bangunan masjid yang sekarang sudah seluruhnya direnovasi. Ketua Takmir Masjid Baitussalam, Mishbahusshudur Salamun kepada Telusur.ID menceritakan, berdirinya masjid ini diawali dengan sebuah langgar atau surau yang terbuat dari bambu.

suasana saat lebaran di Masjid NU Baitussalam yang terletak di RT 02 RW 01 Dusun/Desa Turipinggir Kecamatan Megaluh

’’Awalnya didirikan Mbah Hasan Wirai, namun letaknya tidak di masjid sekarang melainkan agak ke selatan. Sekarang sudah jadi sawah,’’ terangnya.

Pada 1936, Kepala Desa Turipinggir, Mustangat, mewakafkan tanahnya untuk didirikan masjid. Kemudian oleh warga setempat didirikan masjid.

Pada masa perang kemerdekaan, Desa Turipinggir pernah menjadi tempat persinggahan KH A Wahid Hasyim. ’’KH A Wahid Hasyim tinggal selama 4-6 bulan. Tepatnya masa di antara agresi militer Belanda II.

foto KH. A Wahid Hasyim sekeluarga

’’ Tidak diketahui pasti kenapa beliau memilih pindah di Desa Turipinggir. Mungkin karena lokasi desa tersebut berada di ujung barat Kabupaten Jombang, dan tidak tarlalu jauh dari Tebuireng,’’ ungkapnya.

Atau karena bersahabat dengan Munandar (1913 – 1990) dan KH Salamun (1917-2005). Keduanya sering bersilaturahmi ke rumah para kiai di Jombang. Keduanya juga penganut tarekat Qodiriyyah wa Naqsabandiyah, terangnya

KH Salamun adalah ayah handa dari Mishbahusshudur Salamun , KH. Salamun dikisahkan merupakan santri yang lama mondok di PP Mambaul Maarif Denanyar. Pada 1948 saat agresi II Belanda, KH Salamun dapat tugas dari KH Bisri Syansuri untuk menyembunyikan dan menemani KH A Wahid Hasyim di desa Turipinggir Kecamatan Megaluh.

’’Beliau (KH. A Wahid Hasyim) tinggal di rumah Bapak Munandar dan KH Salamun. Masjid Baitussalam yang berada tepat di depan rumah Bapak Munandar adalah tempat beliau bersembahyang, berzikir dan berdoa,’’jelasnya.

Direnovasi Tiga Kali, Bedug Masih Asli

MASJID NU Baitussalam di Desa Turipinggir mengalami renovasi hingga tiga kali. Namun, sampai sekarang, ada bedug tua yang masih asli sejak masjid didirikan pertama kali.

Masjid NU Baitussalam Desa Turipinggir memiliki tempat salat yang luas. Masjid dengan dominasi warna putih ini memiliki dua lantai. ’’Masjid ini direnovasi tiga kali. Dua kali saat saya masih kecil, dan terakhir di renovasi pada 2012/2013 secara keseluruhan,’’ ujar Mishbahus Shudur, ketua Takmir Masjid Baitussalam.

Masjid NU Baitussalam yang terletak di RT 02 RW 01 Dusun/Desa Turipinggir Kecamatan Megaluh

Meski begitu, ada bagian dari masjid yang masih tetap terjaga. Yakni sebuah bedug tua. ’’Bahan bedug itu kayu jati utuh yang didapat ketika sungai banjir. Jadi itu bukan kayu gabungan, namun kayu utuh,’’ tandasnya.

Sekarang ini, masjid juga dijadikan tempat kegiatan keagamaan remaja masjid. ’’Juga untuk kegiatan Ansor, pengajian rutinan hingga Laziznu,’’ bebernya.

sumber Gus Misbahusudur Salamun (Putra KH.Salamun) penulis thil.

Paslon Pilkada Jombang Jalani Tes Kesehatan di RSPAL Dr Ramelan Surabaya

0
Kedua Palson Bupati dan Wakil Bupati Jombang saat akan melakukan tes kesehatan di RSPAL Dr Ramelan Surabaya ,Sabtu (31/08/2024).

Jombang,TelusuR.ID – Pendaftaran Palson di Pilkada Jombang sudah di tutup , sekarang dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Jombang dihari kedua menjalani tes kesehatan jiwa di RSPAL Dr Ramelan Surabaya,Sabtu (31/8/2024).

Dalam Pemeriksaan kesehatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati didampingi Komisioner KPU Jombang dan Komisioner Bawaslu Jombang untuk pemeriksaan kesehatan jiwa

Dikonfirmasi terkait tes kesehatan jiwa Komisioner KPU Jombang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Nuriadi menyampaikan,hari ini kedua paslon melakukan pemeriksaan psikotes ,tes intelegensi,tes kepribadian dan tes potensi khusus lainya.

” Juga dilakukan pemeriksaan jiwa tulis MMPI dilanjutkan wawancara oleh dokter spesialis jiwa MMPI,Mini ICD 10,DIP,MMI dan wawancara dengan dokter psikolog dengan estimasi waktu tes hari kedua selama 4 jam ,” tambahnya.

Nuriadi mengatakan untuk hasil dari tes kesehatan selama dua hari ini untuk kesehatan jasmani ,rohani dan narkoba bagi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang awal bulan nanti hasil tes nya akan keluar dari RSPAL Dr Ramelan Surabaya.

” Dimana tes kesehatan Bakal calon Bupati dan wakil Bupati Jombang akan keluar hasilnya tanggal 2 September 2024 ,” pungkasnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang Dafid Budiyanto mengatakan ,selama dua hari saat dilakukan pemeriksaan kesehatan Bawaslu Jombang mengawasi langsung tes pemeriksaan kesehatan pasangan calon di RSP AL Surabaya.

” Kami memastikan pelaksanaan tes kesehatan sesuai jadwal dan di hadiri oleh pasangan calon yang mendaftar kemarin di kantor KPU Jombang untuk Pilkada 2024,” pungkasnya.

Untuk di ketahui penutupan pendaftaran bakal calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Jombang, Kamis (29/8/2024) malam, dimana hanya dua paslon yang mendaftar sejak dibuka hingga penutupan pendaftaran di kantor KPU Jombang.

Pasangan Mundjidah-Sumrambah mengantongi rekomendasi dari tiga partai pemilik kursi di DPRD Jombang. Yakni, dari PDI-Perjuangan Partai Demokrat serta dari Partai Persatuan Pembangunan ( PPP).

Sedangkan pasangan Warsubi-Salman mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra PKB, Partai Golkar ,PAN ,Partai Nasdem, PKS ,dalam deklarasi partai pengusung juga mendapat dukungan dari partai non-parlemen yakni partai PSI dan Partai Gelora.(*).

Semarakkan Peringatan HUT RI ke 79 Karang Taruna Desa Megaluh adakan giat Lomba Karaoke

0

Jombang, TelusuR.ID – Karang taruna desa megaluh kec.megaluh turut serta memeriahkan peringatan 17 Agustus 2024.  Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Karang taruna desa megaluh mengadakan lomba karaoke di Halaman rumah kepala dusun ibu eva.

Desa megaluh menjadi pusat dari serangkaian kegiatan yang meriah dan penuh semangat.
Acara ini dimulai pada pukul 19.30 dan acara di selenggarakan karang taruna desa megaluh beserta pemdes megaluh.

Lomba karaoke di ambil sebagai salah satu event untuk mempererat keberagaman sosial dan budaya yang ada di masyarakat desa megaluuh.
Acara ini di mulai tgl 30 malam acara puncak, nya tgl 31 agustus 2024 menampilkan penampilan mengesankan dari warga desa. Peserta menunjukkan bakat mereka dalam bernyanyi, menciptakan suasana yang meriah dan penuh energi. Pertunjukan tersebut menggambarkan semangat kebersamaan antara pengurus karang taruna,serta pemuda pemudi yang tergabung di ipnu dan ippnu dan warga desa megaluh.

Sebelum lomba karaoke, berbagai lomba tradisional seperti cukurukuk, makan kerupuk, tarik tambang dan lomba lainnya telah dilaksanakan dengan partisipasi aktif warga desa. Desa megaluh Lomba-lomba ini tidak hanya memeriahkan acara tetapi juga mempererat hubungan antara karang taruna dan masyarakat. Setiap lomba disambut dengan antusiasme tinggi dari semua peserta, baik pelajar maupun warga desa.

Hadiah diberikan kepada pemenang lomba tradisional dan peserta lomba karaoke sebagai penghargaan atas partisipasi dan prestasi mereka. Kehadiran warga desa yang ikut berkompetisi menambah kekompakan dan keakraban dalam kegiatan ini.
bersama dengan warga desa, menunjukkan keberhasilan dalam menciptakan kegiatan yang menyenangkan dan mempererat hubungan antar komunitas. Kesuksesan acara ini diharapkan dapat menjadi model bagi kegiatan-kegiatan serupa di masa depan dan memperkuat rasa kebersamaan dalam merayakan momen penting.

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan meningkatkan kerjasama serta rasa kebersamaan antara siswa dan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi semua pihak yang terlibat.
Ujar eza ketua panitia acara kepada TelusuR.ID.
Penulis (thil)

Susunan Pengurus PCNU Jombang Masa Khidmah 2024-2029 dikukuhkan, Berikut susunannya

0

Jombang, TelusuR.ID – Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang masa khidmah 2024-2029 dikukuhkan pada Rabu (28/8/2024). Pengukuhan yang berlangsung di Gedung Serbaguna PCNU itu dipimpin Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Anwar Iskandar.

KH Anwar Iskandar berpesan pada kesempatan itu agar para pengurus NU bisa mengelola organisasi dengan sehat dan tertib. Menurutnya, NU memiliki berbagai peraturan yang cukup untuk menjadi pedoman bagi pengurusnya dalam hal menjalankan program, konsolidasi, dan sebagainya. “Maka konsolidasi dalam organisasi itu harus dilakukan berdasarkan AD/ART dan Perkum. Dua hal itulah yang menjadi rujukan untuk menertibkan NU,” tegasnya.


Berikut ini susunan dan nama-nama pengurus di tubuh PCNU Jombang masa khidmah 2024-2029: MUSTASYAR KH. Masduqi Abdurrahman KH. Cholil Dahlan KH. Ahmad Tamim Romly KH. M. Hasib Wahab KH. Moh. Amin Dr. H. Muhajir, S.Pd, M.Ag Dr. KH. Afifuddin Dimyathi Sugiat, S.Sos, M.Psi.T + VIP KH. Abdul Latif Malik KH. Asmu’i Karim KH. Abdurrozaq Sholeh Dr. KH. Muhtadi, S.Ag, M.HI KH. Nur Hadi KH. Ainul Yaqin KH. Hamdi Soleh.

SYURIYAH Rais: Drs. KH Achmad Hasan, M.Pd.I Wakil Rais: KH. Musta’in Hasan Wakil Rais: Dr. KH. Abdul Mujib Adnan Wakil Rais: Dr. KH. Abd. Holiq, M.HI Wakil Rais: KH.M. Zaimuddin Wijaya As’ad, S.U Wakil Rais: KH. Afifuddin Syah Wakil Rais: KH. Muhamadu Wakil Rais: KH. Moh. Muhlish Wakil Rais: KH. Shobich Al Muayyad Wakil Rais: KH. Nur Hannan, Lc Wakil Rais: Prof. Dr. KH. Abd. Kholid Wakil Rais: Dr. KH. M. Shobih Hannan Wakil Rais: Drs. KH. Mastur Baidowi Wakil Rais: Dr. KH. M. Wafiyul Ahdi, M.Pd.I Wakil Rais: Muhammad Mujadid KATIB Katib: Dr. KH. Sholahudin F, SH, M.Si Wakil Katib: Mochammad Afairur Romadhon, S.PdI.I Wakil Katib: H. M. Masrur, S.Pd.I, M.Si Wakil Katib: KH. M. Ali Imron Wakil Katib: Drs. KH. Harly, M. M.Pd Wakil Katib: H. Varis Muhammad Mirza, S.S. Wakil Katib: Dr. H. Mashur, Lc Wakil Katib: H. Siroju Rosidin Wakil Katib: KH. AR. Jauharuddin A’WAN K. Tholut Mughni Dr. KH. Fahruddin Siswopranoto KH. Ahmad Ghozali Fadli, M.Pd.I KH. Khabib Sholeh H. Habib Ghofir, S.IP Drs. KH. Moh. Arwani, M.Pd.I KH. M. Zul Hilmi As’ad H. Agus Purnomo, SH, M.Si + VIP Drs. Arif Hidayatulloh, M.Pd.I Drs. Anwar A. Hamid Hamdah Ahmad Badawi, S.Pd.I H. Irfan Karnadi H. Maghfur Mujtahid

TANFIDZIYAH Ketua: KH. Fahmi Amrulloh Hadziq Wakil Ketua: H. Nurul Fuad Wakil Ketua: H. Ilham Rochim, S.Ag, M.HI Wakil Ketua: KH. Muhammad Musta’in Dzul Azmi Wakil Ketua: KH. Mohammad Haris Wakil Ketua: KH. Azam Choiruman Wakil Ketua: H. Basyaruddin Saleh Wakil Ketua: Drs. H. Hadi, M.Pd.I Wakil Ketua: Muhammad Muhyiddin, S.Pd.I, MH Wakil Ketua: Dr. H.M. Zainut Tamam Wakil Ketua: H. Muchamad Yunus Wakil Ketua: H. Sutrisno, S.E Wakil Ketua: H. Masrukhin, M.Pd.I Wakil Ketua: H. Mohammad Siswoyo, SH, MH Wakil Ketua: Dr. H. Achmad Kemal Reza SEKRETARIS Sekretaris: H. Ubaidillah Wakil Sekretaris: H. Mohammad Zainul Aripin, M.Pd Wakil Sekretaris: H. Mohammad Ainur Rifqi, M.Th.I Wakil Sekretaris: Ahmad Suhaib, SE Wakil Sekretaris: M. Zakki Abd. Shomad, S.Th.I Wakil Sekretaris: Muhammad Miftahus Saidin, S.Pd Wakil Sekretaris: Abdul Malik, S.Ag BENDAHARA Bendahara: KH. Rohmatul Akbar, ST Wakil Bendahara: Ainur Rofiq, M.Pd Wakil Bendahara: H. Umar Hasyim, ST Wakil Bendahara: H. Agung Wicaksono Wakil Bendahara: H. Juliono Wakil Bendahara: Dr. H. Yusup Mu’addin Wakil Bendahara: Mohammad Ridwan. seperti di lansir dari jombang.nu.or.id

MUI Jombang selenggarakan Halaqoh dan Dialog Antar Umat Beragama: Menyemai Kedamaian dalam Keberagaman

0

Jombang, TelusuR.ID – Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kabupaten Jombang menyelenggarakan Halaqoh dan Dialog Antar Umat Beragama di Gedung Islamic Center Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang (Jumat, 30/8). Acara ini berlangsung pukul 13.00 hingga 15.30 WIB, dan dihadiri oleh perwakilan dari semua pemeluk agama di Kabupaten Jombang, yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kegiatan ini bertujuan untuk menyemai kedamaian dan keharmonisan di tengah kemajemukan agama, suku, dan budaya di wilayah Jombang.

Ketua Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama, Zulfikar Dawam Ikhwanto, dalam sambutannya mengungkapkan, “Melalui acara ini, kami bermaksud untuk menyemaikan kedamaian dan keharmonian dalam kemajemukan agama, suku, dan budaya di wilayah Kabupaten Jombang. Terus terang kami ingin terus melestarikan perjuangan KH. Abdurrohman Wahid atau Gus Dur yang bisa diterima oleh semua kalangan yang beragam latar belakang.”

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh para pemuka agama, tetapi juga oleh utusan dari Kantor Kementerian Agama, Polres, Kodim, serta berbagai organisasi kemasyarakatan keislaman yang ada di Kabupaten Jombang. Kehadiran berbagai elemen ini memperkuat komitmen untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh toleransi.

Ketua DP MUI Kabupaten Jombang, KH. Muhammad Afifuddin Dimyathi, dalam pidato sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para peserta halaqoh dan diskusi. Beliau menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan sebagai nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada manusia. “Keamanan dan kenyamanan adalah nikmat dunia terbesar,” ujarnya sambil mengutip sebuah ayat dari Al-Qur’an surat an-Nahl ayat 112. Arti ayat yang dikutip adalah “Allah telah membuat suatu perumpamaan sebuah negeri yang dahulu aman lagi tenteram yang rezekinya datang kepadanya berlimpah ruah dari setiap tempat, tetapi (penduduknya) mengingkari nikmat-nikmat Allah. Oleh karena itu, Allah menimpakan kepada mereka bencana kelaparan dan ketakutan karena apa yang selalu mereka perbuat.”.

Gus Awis, demikian panggilan akrabnya, juga menekankan tiga langkah utama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, yaitu: menjaga kerukunan antar umat seagama, menjaga kerukunan antar umat beragama, dan menjaga kerukunan dengan pemerintah. Pesan ini menjadi landasan penting dalam upaya menciptakan suasana yang damai dan kondusif di Kabupaten Jombang.

KH. Ach. Hasan, yang bertindak sebagai pemateri dan pemantik diskusi, memberikan paparan tentang Islam sebagai agama kasih sayang. Ia mengutip ayat Al-Qur’an yang menekankan bahwa Nabi Muhammad diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Rois Syuriyah PCNU Jombang ini juga mengingatkan bahwa sifat kasih sayang adalah bagian dari rahmat Allah, dan menebar kasih sayang adalah anjuran Nabi Muhammad yang mencakup semua makhluk hidup, baik manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, maupun alam.

Dalam diskusi yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan, setiap elemen yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan ide dan gagasan mereka. Hal ini bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan toleransi dan keharmonisan di Kabupaten Jombang.

Acara diakhiri dengan ikrar komitmen bersama untuk harmoni dalam kemajemukan yang ditandai dengan sesi foto bersama. Komitmen ini menjadi simbol harapan bahwa Kabupaten Jombang akan terus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan harmonis bagi semua pemeluk agama dan kepercayaan yang hidup berdampingan dalam damai.
Acara ini diselenggarakan oleh Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama DP MUI Kabupaten Jombang.

Jalani Tes Kesehatan Fisik dan Mental, Khofifah-Emil: Alhamdulillah Lancar Tanpa Kendala

0
Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak usai menjalani pemeriksaan kesehatan hari kedua di RSUD Dr Soetomo. foto: istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Senyum dan optimisme terpancar dari raut wajah pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak usai menjalani pemeriksaan kesehatan hari kedua di RSUD Dr Soetomo, Jumat (30/8/2024).

Selama hampir enam jam, keduanya rampung menjalankan rangkaian tes kesehatan mental yang menjadi prasyarat pencalonan kepala daerah Jawa Timur tahun 2024 selain tes kesehatan fisik yang telah dilakukan sehari sebelumnya.

Serangkaian pemeriksaan kesehatan mental sesuai Keputusan KPU RI No 1090 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pemeriksaan Kesehatan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 telah mereka lewati.

Seperti wawancara psikiatrik MINI ICD-10 dan DPI MMI. Kemudian psikotes yang meliputi MMPI, tes intelegensi, dan tes kepribadian. Serta juga ada wawancara dengan menggunakan assist dan ASI.

“Alhamdulillah ini hari kedua kami menjalani pemeriksaan kesehatan. Yang hari ini tes kesehatan mental. Semua alhamdulillah telah terlewati dengan lancar tanpa kendala,” kata Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu optimis rangkaian tes kesehatan ini akan membuahkan hasil yang baik dan maksimal untuk dirinya maupun Emil Dardak.

“Bismillah hasilnya semua baik. Kemarin juga sudah pemeriksaan fisik. Insya allah semua hasilnya akan menjadi penguat kami untuk menuju proses selanjutnya,” imbuh Khofifah.

Tim dari RSUD Dr Soetomo sendiri rencananya masih akan melakukan rangkaian tes kesehatan gelombang kedua bagi paslon yang lain. Hasil dari seluruh pemeriksaan kesehatan para paslon akan diplenokan pada Senin (2/9) mendatang. Kemudian hasil pleno tersebut akan dilaporkan pada KPU Jatim sesuai dengan SOP yang berlaku.

Khofifah menegaskan, sembari menunggu hasil tes kesehatan, pihaknya akan memanfaatkan waktunya untuk memaksimalkan proses menyapa masyarakat.

Pasalnya, pasangan calon incumbent yang diusung oleh 15 partai politik ini ingin secara merata melakukan penyapaan pada masyarakat.

Sebab menurutnya dengan aktif turun menyapa masyarakat dan melakukan dialog akan menyatukan semangat serta pemikiran untuk bersama-sama membangun Jawa Timur lebih maju dan lebih beprestasi ke depannya.

“Kita sudah jalan terus untuk menyapa masyarakat tanpa henti. Saya sering tiga hari atau empat hari tidak pulang untuk keliling. Karena kita ingin melakukan penyapaan semaksimal mungkin,” ujar Khofifah.

“Semoga semua berseiring dengan doa dan dukungan dari masyarakat Jawa Timur untuk kami,” imbuhnya.

Di sisi lain, bacawagub Emil Dardak juga menyatakan optimisme yang sama terkait hasil tes kesehatan ke depan. Dengan proses lancar yang telah terlewati, ia optimis hasilnya akan baik dan sesuai dengan harapan bersama.

“Hampir enam jam, dengan dipotong dengan ishoma, ada cukup banyak pertanyaan tadi, bahkan yang tes tulis ada 600-an pertanyaan yang harus dijawab. Tapi alhamdulillah semua berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Emil juga turut menanggapi pertanyaan salah satu jurnalis terkait kontestasi Pilgub Jatim 2024 yang diikuti oleh tiga pasangan calon yang semua calon gubernurnya perempuan.

“Menurut saya, Ibu Khofifah memang telah memberi contoh bagaimana perempuan bisa menjadi pemimpin yang efektif. Sehingga kami mensyukuri bahwa ini membuka ruang bagi lebih banyak lagi perempuan Indonesia untuk berkiprah di jalur politik pemerintahan,” pungkas Emil Dardak.

PKS Serahkan SK B1 KWK dan Ikut Daftar ke KPUD untuk 38 Paslon Kabupaten/Kota se-Jatim

0
H. Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jawa Timur saat penyerahan rekom sejumlah calon kepala daerah di kantor DPW PKS Jatim.

SURABAYA, TelusuR.id – Lengkap sudah, PKS Jatim telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) B KWK kepada pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Selain itu, PKS ikut serta mendaftarkan paslon ke KPUD masing-masing Kabupaten/kota.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan saat dihubungi. Ia menegaskan, bahwa PKS di seluruh Jatim akan totalitas memenangkan Cakada yang diusung.

Paslon terakhir yang mendapatkan SK Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro untuk Kota Blitar, Gatot Sunu dan Ahmad Baharudin untuk Kabupaten Tulungagung, Firhando Gumelar dan Rudi untuk Kota Batu, juga Wahyu HIdayat dan Ali Muthohirin untuk Kota Malang.

“Kami menyerahkan SK untuk 4 paslon ini Selasa malam, tanggal 27 Agustus. Alhamdulillah, tuntas 100 persen,” kata pria yang akrab disapa Kang Irwan itu, Jumat (30/8/2024).

Irwan menjelaskan, atas instruksi Presiden PKS, seluruh pengurus, anggota, dan keluarga besar PKS akan terus merapatkan barisan dan bekerja keras untuk memenangkan calon yang diusung oleh PKS dalam Pilkada serentak 2024 ini.

Pria 48 tahun itu kemudian mengajak seluruh pihak untuk menjaga proses dan tahapan Pilkada 2024 agar berjalan demokratis, aman, damai dan bermartabat.

“InsyaaAllah, akan hadir kemenangan yang berkah dan bermartabat,” harapnya.

Terhadap 38 paslon Cakada yang sudah mendapatkan SK dari DPP PKS, Irwan mengaku percaya dengan komitmen dan kerja keras para paslon yang dapat membawa perubaha positif dan mewujudkan harapan masyarakat.

“PKS akan selalu mendukung dan bekerja bekerja dalam setiap langkah perjuangan ini,” pungkas Irwan.

Berikut ini 38 pasangan bakal calon kepala daerah/ wakil kepala daerah yang diusung PKS dan yang telah menerima dokumen B1 KWK:

1. Kota Surabaya (Eri Cahyadi, ST, MT dan Ir Armudji)
2. Kota Probolinggo (Hadi Zainal Abidin dan Zainal Arifin)
3. Kota Pasuruan (Adi Wibowo dan Mokhamad Nawawi).
4. Kota Mojokerto (Ika Puspitasari, SE dan Rachman Sidharta Arisandi, SIP, MSi).
5. Kota Madiun (Dr. Drs. Maidi, SH, MM, MPd dan F. Bagus Panuntun)
6. Kabupaten Tuban (Aditya Halindra Faridzky dan Joko Sarwono).
7. Kabupaten Trenggalek (Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhammad Nata Negara).
8. Kabupaten Sumenep (Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim, SH, MH).
9. Kabupaten Situbondo (Drs. Karna Suswandi, MM dan Khoirani, SPd, MH)
10. Kabupaten Sampang (Slamet Djunaidi dan Ahmad Mahfudz)
11. Kabupaten Probolinggo (Mohammad Haris dan Fahmi AHZ.)
12. Kabupaten Ponorogo (Sugiri Sancoko, SE, MM dan Lisdyarita, SH)
13. Kabupaten Pasuruan (Mochammad Rusdi Sutejo dan M. Shobih Asrori)
14. Kabupaten Pamekasan (Dr Ir Fattah Jasin, MS dan Drs RP Ahmad Mujahid Ansori)
15. Kabupaten Ngawi (Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko)
16. Kabupaten Nganjuk (Dr. Drs. Marhaen Djumadi, MA, MBA dan Trihady Cahyo Saputro).
17. Kabupaten Mojokerto (Ikfina Fahmawati dan Sa’dulloh Syarofi
18. Madiun (Hari Wuryanto, SH, MAk dan Purnomo Hadi)
19. Kabupaten Lumajang (Ir Indah Amperawati, MSi dan Yudha Adji Kusuma)
20. Kabupaten Kediri (Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa)
21. Kabupaten Jombang (Warsubi, SH, MSi dan Salmanudin, SAg).
22. Kabupaten Jember (Muhammad Fawait, SE, MSc dan Djoko Susanto)
23. Kabupaten Bondowoso (Bambang Soekwanto dan Moh Baqir, Spd)
24. Kabupaten Bojonegoro (Setyo Wahono dan Dra Nurul Azizah, MM
25. Kabupaten Bangkalan (Lukman Hakim dan Moch Fauzan Ja’far, SAg).
26. Kota Kediri (Vinanda Prameswari – Qowimuddin)
27. Kabupaten Banyuwangi (Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Ir Mujiono)
28. Kota Blitar (Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro).
29. Kab Blitar (Rini Syarifah dan Abdul Ghoni)
30. Kab Gresik (Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif)
31. Kab Lamongan (Yuhronur Efendi dan Dirham Akbar Aksara)
32. Kab Magetan (Sujatno dan Ida Yuhana Ulfa)
33. Kab Malang ( Gunawan dan Umar Usman)
34. Kab Pacitan (Ronny Wahyono dan Wahyu Saptono Hadi)
35. Kab Sidoarjo (Achmad Amir Aslichin dan Edy Widodo)
36. Kab Tulungagung (Gatot Sunu dan Ahmad Baharudin)
37. Kota Batu (Firhando Gumelar dan Rudi)
38. Kota Malang (Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin).