TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 323

Kenang jasa-jasa KH.Moh.Irsyad dan Hj.Dewi Zakiyah dalam penyebaran Islam di Megaluh dan sekitarnya, Dzuriyah adakan Pengajian umum memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H serta Haul KH.Moh.Irsyad dan Hj.Dewi Zakiyah ke-61

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pengajian umum memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H serta Haul KH.Moh.Irsyad dan Hj.Dewi Zakiyah ke-61 ( Simbah panggilan akrab dari keluarga besar dan masyarakat Megaluh) diselenggarakan di halaman utama Ponpes Mambaul Ulum, Jl KH.Moh.Irsyad No.16 Megaluh Jombang (16/9/2024).

Ribuan Jamaah hadir Pada acara pengajian umum pada (16/9) malam, pukul 19.30 WIB, Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-61 Simbah KH. Moh Irsyad serta Simbah Hj. Dewi Zakiyah.

Acara ini juga bertujuan untuk mengenang jasa-jasa KH.Moh.Irsyad dan Hj.Dewi Zakiyah sebagai penyebar agama Islam pada masa tahun 1920 an di wilayah Megaluh dan sekitarnya. Adapun rangkaian Kegiatan untuk mengenang beliau adalah :

1. Khotmil Al-Qur’an Akbar
Dilaksanakan di 13 Musholla dan Masjid oleh siswa-siswi MI Mamba’ul Ulum, MTsN 14 Jombang, dan MA Mamba’ul Ulum.
Tanggal: 12 September 2024

2. Khotmil Qur’an, Tahlil, dan Doa Bersama
Dilaksanakan bersama masyarakat setempat. Acara dilanjutkan dengan lantunan sholawat yang diiringi oleh PAC Ishari NU se-Kecamatan Megaluh.
Tanggal: 16 September 2024

3. Ziarah Makam
Dilaksanakan oleh siswa-siswi MI Mamba’ul Ulum, MTsN 14 Jombang, dan MA Mamba’ul Ulum.
Tanggal: 17–18 September 2024
Setelah itu, dilanjutkan dengan kegiatan donor darah untuk kebermanfaatan masyarakat setempat.

4. Puncak Acara:
Pengajian Umum dan Pawai Ta’aruf
Hari/Tanggal: Kamis, 19 September 2024
Waktu: Pukul 19.00 WIB
Tempat: Halaman Utama PP. Mamba’ul Ulum, Megaluh, Jombang
Tema: “Memanfaatkan Potensi dari Dalam”
Pembicara: KH. Abdullah Faizin dari Lamongan.

Keluarga Besar YPDS Mamba’ul Ulum Megaluh dan Putra-Putri KH. Moh Irsyad & Hj. Dewi Zakiyah memberikan apresiasi yang sangat baik kepada seluruh masyarakat dan jamaah yang telah memberikan waktu, tenaga dan sumbangsihnya kepada panitia atas terselenggarannya  rangkaian acara tersebut.

Peringatan Haul KH. Moh. Irsyad dan Hj. Dewi Zakia adalah moment untuk mengenang perjuangan beliau sebagai tokoh penyebar ajaran NU dan agama Islam di Kecamatan Megaluh pada tahun 1920 an. Dalam perjalanan dakwah beliau, beliau telah meninggalkan warisan berupa tempat pendidikan islam, di antaranya adalah :

Mushollah dan PP.Mambaul Ulum (al.irsyad)
Mi.Mambaul Ulum
Mtsn.14 Megaluh
Ma Mambaul Ulum

” Beliau juga dikenal dengan ketekunannya dalam mengasuh pengajian rutin yang diadakan pada hari Senin dan Selasa Kliwon. Pengajian ini merupakan bagian dari usaha beliau dalam mendidik masyarakat dan menyebarkan ajaran Islam di wilayah megaluh dan sekitarnya ”  terang kang Pitil salah satu Dzuriyah KH. Moh. Irsyad dan Hj. Dewi Zakia kepada TelusuR.ID

Menangkan Khofifah Emil di Tapal Kuda, PKS Jatim Solidkan Kader

0
PKS Jawa Timur menggelar Konsolidasi Pemenangan Khofifah Emil wilayah Tapal Kuda. foto : istimewa/fjn.

SURABAYA, TelusuR.id – Setelah beberapa saat lalu PKS Jawa Timur menggelar Konsolidasi Pemenangan Khofifah Emil di Surabaya, kini kader di daerah Tapal Kuda disolidkan pada Ahad (15/9/2024) di Jember. Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan menyebut sebagai upaya agar menang bermartabat.

Dalam sambutannya di depan ratusan kader pelopor dari Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Jember dan Lumajang, Irwan menyampaikan bahwa soliditas untuk memenangan Khofifah-Emil dalam Pilgub 2024 ini adalah kunci kesuksesan atau kemenangan.

“Tidak ada keberhasilan dan kemenangan tanpa soliditas,” pesannya.

Menurutnya, soliditas tidak hanya terkait dengan kesatuan fisik, lebih daripada itu, perlu menguatkan kebersamaan dalam visi-misi dan nilai perjuangan.

Irwan menyampaikan, keberhasilan Khofifah dalam membangun Jawa Timur saat memimpin Jatim membuat elektabilitas pasangan Khofifah-Emil masih sangat tinggi. Hal ini menjadi salah satu alasan PKS mengusung pasangan tersebut.

“Proses komunikasi kita dengan Bu Khofifah dan Mas Emil berjalan sangat baik. Kemudian nama pasangan ini kita sampaikan ke DPP dan disetujui, alhamdulillah,” jelas pria 48 tahun ini.

Politikus yang akrab disapa Kang Irwan itu kemudian menyampaikan bahwa dengan mengusung pasangan Khofifah dan Emil, PKS akan punya kesempatan untuk bisa berkontribusi lebih banyak lagi di Jawa Timur.

Dengan demikian, lanjut Irwan, seluruh elemen PKS di Jawa Timur mempunyai kesempatan untuk meningkatkan pelayanan pembelaan kepada masyarakat sehingga di 2029 kursi PKS di Jawa Timur bisa meningkat.

PKS Jawa Timur menggelar Konsolidasi Pemenangan Khofifah Emil wilayah Tapal Kuda. foto : istimewa/fjn.

“Kita memiliki tanggung jawab untuk terus menyampaikan pesan-pesan kebaikan, membangun kepercayaan, serta menjelaskan visi dan program-program unggulan yang ditawarkan oleh Khofifah dan Emil. Program-program pro-rakyat yang berpihak kepada kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi yang merata,” urai Kang Irwan.

Selanjutnya, sebagai kader pelopor, Irwan minta agar menjadi teladan. Mulailah dengan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat di sekitar, mendengar aspirasi mereka, dan memberi solusi yang tepat. Irwan berpesan kader PKS jangan lupa selalu menanamkan semangat optimisme dan kerja keras, karena kemenangan tidak diraih dengan mudah. Namun dengan kerja keras, kesungguhan dan doa.

“Bismillah, saya yakin dengan kerja keras, kita bisa mengusung kemenangan Khofifah-Emil di tahun 2024, dengan prosentase dukungan yang lebih luas. Tugas kita saat ini adalah memastikan bahwa seluruh potensi PKS yang ada di Jawa Timur dapat digerakkan dan dimobilisasi untuk meraih kemenangan yang insyaAllah berkah dan bermartabat,” pungkas Irwan.

Dipilih Rakyat, Banser Jatim Kawal Gus Irsyad dan Ra Gopong Sampai Dilantik

0
Banser Jawa Timur siap kawal Gus Irsyad dan Ra Gopong sampai dilantik menjadi anggota DPR RI. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Kabar pemecatan dua caleg terpilih PKB, Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) dan Achmad Ghufron Sirodj (Ra Gopong) membuat Banser Jatim meradang. Sebab, dengan pemecatan itu, keduanya terancam batal dilantik sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029. Padahal pelantikan sudah di depan mata.

Kepala Sekretariat Markas (Kasetma) Satkorwil Banser Jawa Timur, Agus Junaidi menyayangkan kalau kedua kader terbaik Ansor-Banser itu gagal dilantik. Sebab, mereka telah diberi mandat rakyat untuk menjadi wakil mereka di parlemen.

“KPU RI pun telah menetapkan keduanya sebagai caleg terpilih. Maka Banser siap kawal Gus Irsyad dan Ra Gopong sampai dilantik sebagai Anggota DPR RI,” kata pria yang akrab disapa Juned itu, dalam keterangannya, Ahad (15/9/2024).

Juned melanjutkan, pemecatan itu tentu melukai hati kader Ansor dan Banser di Jawa Timur. Karena, para sahabat Ansor dan Banser berbulan-bulan bekerja keras tanpa pamrih untuk mensosialisasikan pimpinannya tersebut hingga dipilih rakyat.

Ia menambahkan, sosok Gus Irayad sebagai Kasat Korwil Banser Jatim adalah panutan bagi Banser dan juga masyarakat di dapil 2 yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo. Demikian pula Ra Gopong yang terpilih dari dapil 4 yang meliputi Lumajang-Jember.

“Wajar kalau Banser meradang dan marah bila Gus Irsyad dan Ra Gopong tidak dilantik. Keduanya adalah kebanggaan Ansor-Banser di Jawa Timur,” tegas mantan Ketua GP Ansor Gresik ini.

Juned mengungkapkan, sejatinya kemarahan itu tidak hanya berasal dari anggota Ansor dan Banser di Jawa Timur, tetapi di seluruh Indonesia. Sebab, keduanya adalah pimpinan tingkat nasional.

Ia menjelaskan, Gus Irsyad adalah mantan Wakil Kepala Satkornas Banser. Sementara Ra Gopong adalah Wakil Ketua Umum GP Ansor periode 2024-2029. Keduanya berasal dari Jawa Timur.

“Keduanya adalah panutan di Ansor dan Banser yang telah berbuat konkret untuk kemashalatan rakyat. Karena itu, wajar mereka dipilih rakyat dalam pemilu 2024,” pungkas Juned.

Deep Talks Soal Kepala Daerah Idaman di Pascasarjana Unair, Khofifah : Transformational Leader ?

0
Khofifah menjadi narasumber dalam forum Pascasarjana Unair bertajuk Deep Talks! Menjadi Kepala Daerah Idaman 2024 di Pascasarjana Unair. foto: istimewa

SURABAYA, TelusuR.id – Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa menjadi narasumber dalam forum Pascasarjana Unair bertajuk Deep Talks! Menjadi Kepala Daerah Idaman 2024 di Pascasarjana Unair, Sabtu (14/9/2024).

Dalam kesempatan ini Khofifah yang juga Ketua Umum IKA Unair itu menjabarkan tentang pentingnya menjadi transformational leader atau Pemimpin Transformatif di era yang penuh dengan tantangan dan dinamika seperti saat ini.

Menciptakan transformasi menurutnya bisa dilakukan jika seseorang pemimpin memiliki kemampuan untuk menemukan equilibrium dinamic di tengah dinamika yang ada di lingkungannya. Dengan terwujudnya keseimbangan baru itu, maka akan mampu menciptakan suasana transformatif yang kondusif dan produktif.

“Di setiap rapat bersama kepala OPD, saat bicara bersama kepala ormas-ormas atau forum yang mengundang saya, saya selalu mengajak mereka untuk menjadi transformational leader,” kata Khofifah.

“Karena kita memang hidup dalam era yg begitu dinamis. Maka kondisi mencapai equilibrium dinamic itu penting. Dan itu butuh perspektif dan butuh daya rekat diantara semuanya agar timbul rasa saling memahami, saling percaya dan saling menghormati,” imbuhnya.

Equilibrium dinamic tersebut dikatakan Khofifah sangat dibutuhkan terutama agar tercipta kerjasama yang harmoni dengan semua lini. Hal itu penting dibangun agar terjadi kesepahaman, persamaan persepsi, dan juga kesamaan visi. Dan mewujudkannya tidak bisa hanya dilakukan oleh satu orang saja. Melainkan pemimpin harus membentuk superteam.

“Tidak bisa kerja sendiri-sendiri, harus dibangun superteam. Misalnya di sektor pertanian ada superteam sendiri, kemudian di sektor peternakan ada sendiri. Dan seterusnya. Mereka harus sama-sama membangun kolaborasi yang substantif,” ujarnya.

Pada seluruh mahasiswa pascasarjana, Ketua Umum PP Muslimat NU ini menjelaskan bahwa selama memimpin Jawa Timur ia sering turun ke lapangan, bersama dengan para frontliner di sektor layanan publik.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengaku turun langsung mengecek bagaimana layanan publik dijalankan. Misalnya di layanan pajak kendaraan di Samsat maupun di kantor pelayanan perizinan dan investasi.

“Selalu saya mencoba untuk tanya mereka dan juga melihat data. Kan di sana juga ada indikator kepuasan layanan, apakah masyarakat puas atau tidak puas, tidak puasnya karena apa selalu saya lihat untuk perbaikan ke depan. Dan alhamdulillah di samsat kita indeks kepuasannya sampai 97 persen lebih,” tegas wanita yang juga mantan Menteri Sosial ini.

Tak hanya di bidang pajak kendaraan saja, Khofifah juga menerapkan kontrol yang sama di sektor layanan yang lain. Seperti bidang perhubungan. Pihaknya menegaskan bahwa untuk layanan jalan provinsi yang mengalami kerusakan, harus diselesaikan 1 kali 24 jam. Hal itu menjadikan transformasi layanan publik yang cukup signifikan untuk mewujudkan kelayakan jalan yang berada di bawah kewenangan provinsi. Mengingat ada jalan nasional dan jalan kabupaten.

Di siai lain, Prof Badri Munir Sukoco selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga menegaskan bahwa forum ini sengaja digagas karena di kampus mereka memang ada mata kuliah kepemimpinan strategis.

Secara rutin mereka mengundang tokoh-tokoh pemimpin yang memang memiliki visi yang mereka canangkan yaitu pemimpin transformatif.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa beliau ini sudah anggota DPR RI termuda di tahun 1992. Beliau juga pernah Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan serta Gubernur Jawa Timur yang sukses,” tegas Prof Badri.

“Karena itu kami merasa bahwa mahasiswa pascasarjana perlu untuk mendapatkan insight bagaimana menjadi pemimpin seperti beliau,”imbuhnya.

Tak hanya itu, Prof Badri juga menyampaikan bahwa lima tahun kepemimpinan Khofifah sebagai Gubernur Jawa Timur mencatatkan jejak yang istimewa. Meraih 700 lebih penghargaan dan juga mendapatkan penghargaan dari Presiden.

“Beliau menjadi satu-satunya gubernur yang mendapatkan penghargaan dari Presiden. Dan itu sudah mencerminkan kinerja beliau yang sangat baik,” ujarnya.

Penghargaan yang dimaksud yaitu tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yang diberikan pada Khofifah saat Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII tahun 2024. Khofifah diketahui adalah satu-satunya gubernur di Indonesia yang mendapatkan penghargaan tersebut.

“Pemimpin transformatif adalah visi kami, beliau memberikan referensi bagi kami tentang bagaimana menjadi pemimpin yang memberikan dampak bagi organisasi yang beliau pimpin,” pungkasnya.

Calon Pengurus PW GP Ansor Jawa Timur Ikuti Orientasi dan Tandatangani Pakta Integritas

0

SURABAYA, TelusuR.id – Sebanyak 76 Calon Pengurus PW GP Ansor Provinsi Jawa Timur periode 2024-2028 mengikuti kegiatan orientasi dan penandatanganan Pakta Integritas sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor PW GP Ansor Jawa Timur, Sabtu (14/09/2024).

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Safril ini menyampaikan beberapa hal terkait fokus utama program PW GP Ansor Jawa Timur ke depan.

” Untuk menopang dan menjalankan pilar-pilar program PP GP Ansor maka di level PW nanti akan ada penguatan pada bidang-bidang, ” jelas Safril.

Bidang tersebut lanjut Safril, pertama yaitu Ekonomi dan Bisnis, kemudian yang kedua, Inovasi teknologi & Media, lalu yang ketiga adalah ⁠Pengembangan SDM, dan yang keempat bidang-bidang yang fokus pada pengelolaan anak muda.

Selain itu, Owner dari Sarung Batik Haromain (Esbeha) ini juga menjelaskan bahwa orientasi pengurus serta penandatanganan Pakta Integritas bukan sekedar acara formalitas, tetapi merupakan simbol dari komitmen bersama untuk menjaga integritas, profesionalitas, dan loyalitas dalam menjalankan setiap tugas organisasi ke depan. ” Pakta Integritas ini adalah janji kita kepada Allah SWT, kepada organisasi, dan kepada seluruh kader ansor se-Jawa Timur, bahwa kita akan bekerja dengan ikhlas, penuh tanggung jawab, ” tandas Safril.

Pria asal Sumenep Madura ini menambahkan kalau orientasi juga sekaligus mengukur tingkat keseriusan calon pengurus. ” Bila di tahap awal saja sudah menunjukkan ia tidak sungguh-sungguh tentu akan saya coret,” pungkas Safril.

Militansi Kader dan Satu Komando Tegas Instruksi Ketua PW GP Ansor Jatim

0

MOJOKERTO, TelusuR.id – Ketua PW GP Ansor Provinsi Jawa Timur, H. Musaffa Safril hadir sebagai Inspektur Apel Banser pada pembukaan SUSBALAN ke-50 PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, di Yayasan Syarif Hidayatullah Desa Medali Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, Jumat (13/09/2024).

Dalam acara tersebut, pria yang akrab disapa Safril ini menyampaikan terkait pentingnya militansi kader serta menanamkan kecintaan terhadap Ansor.

“Ansor lahir dari darah para pejuang, Ansor lahir dari darah para Ulama. Kalo ada kader Ansor dan Banser yang tidak sungguh-sungguh mencintai organisasi ini jangan jangan ditubuhnya mengalir darah penghianat, ” ucap Safril.

Aktivis asal Kabupaten Sumenep Madura ini menambahkan bahwa sebagai organisasi kepanduan Nahdlatul Ulama, sebagai kader GP Ansor, maka miqotnya tidak ada lain kecuali PBNU dan PP GP Ansor. ” Bukan Partai politik atau elemen-elemen lain di luar NU dan Ansor, ” tegasnya.

” Maka, hitam kata Ketua Umum, hitam kata Ansor Jatim, putih kata Ketua Umum, putih kata Ansor Jatim. Itulah prinsip dari satu komando, ” tandas Safril.

Hadir pada pembukaan Ketua PC Ansor Mojokerto yg juga Calon Bupati Mojokerto Gus Barra, PCNU dan Banom² NU dan beberapa tokoh Masyarakat Kabupaten Mojokerto.

RHP Sebut Jawa Timur Gudangnya Kiai Muda, Jurnalis Nahdliyin Bisa Endorse

0
Pengurus Forkom Jurnalis Nahdliyin saat menyerahlan apresiasi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 kepada Rahmat Hidayat Pulungan. foto: istimewa/fjn.

SURABAYA, TelusuR.id – Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rahmat Hidayat Pulungan atau RHP meminta Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) meng-endorse para kiai muda NU di Jawa Timur. Alasannya, Jawa Timur adalah gudangnya kiai muda atau Gus yang mempunyai keilmuan mumpuni.

RHP mengatakan sebagai perkumpulan jurnalis berbasis nahdliyin, FJN punya peran strategis untuk meng-endorse para Gus agar lebih dikenal publik. Dengan begitu, ia yakin keilmuan para Gus itu bisa lebih tersebar ke masyarakat luas.

“Saat ini anak muda perlu rujukan tokoh agama untuk pedoman hidup mereka. Saya kira sosok para Gus yang ada di Jawa Timur bisa menjadi inspirasi generasi muda, baik itu figurnya mau pun keilmuannya,” kata kader muda NU yang akrab disapa Ucok itu, Jumat (13/9/2024).

Pengurus Forkom Jurnalis Nahdliyin saat menyerahlan apresiasi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 kepada Rahmat Hidayat Pulungan. foto: istimewa/fjn.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengungkapkan, saat ini masih minim gus maupun dai muda NU yang populer. Sementara generasi milenial adalah generasi gadget.

Karena itu, anak muda sekarang mencari informasi atau pun rujukan melalui media daring dan media sosial. Sebab itu, ruang ini harus diisi oleh konten para kiai muda atau Gus.

“Di sini lah peran jurnalis nahdliyin untuk mengisi ruang dunia maya dan media sosial dengan konten yang meng-endorse para kiai muda NU,” urai eksponen aktivis ’98 itu.

Pelaksana Panitia Nasional Satu Abad NU di Sidoarjo, Jawa Timur itu memaparkan, Jawa Timur adalah kiblat Nahdlatul Ulama. Ia menjelaskan, NU tidak hanya lahir di Jawa Timur tapi tumbuh subur dan sangat kental di provinsi paling Timur Pulau Jawa tersebut.

Ucok menguraikan, pondok pesantren besar dan berpengaruh banyak tersebar di Jawa Timur. Eksistensi pesantren itu bisa terjaga karena sanad keilmuan serta peran pengasuh pondok, diantaranya para gus.

“Cukup FJN fokus menulis 20 gus asal Jawa Timur saja. Saya yakin akan muncul Gus Iqdam dan Gus Baha baru ke permukaan. Mereka ini nantinya bisa menjadi idola dan rujukan generasi milenial,” pungkasnya.

Tim Ngoro Sabet Juara 1 Kejuaraan Bola Voli Antar Kecamatan Kapolres Jombang Cup 2024

0

JOMBANG, TelusuR.id – Kejuaraan bola voli Kapolres Jombang Cup 2024 antar kecamatan se Kabupaten Jombang yang berlangsung mulai tanggal 3 s/d 12 September 2024 secara resmi ditutup. Penutupan kejuaraan di gedung olahraga (GOR) Merdeka usai pertandingan final. Kamis (12/9/2024), malam.

Adapun hasil kejuaraan bola voli Kapolres Jombang Cup 2024 itu, tim putra dari Kecamatan Ngoro berhasil meraih juara I, disusul tim Kecamatan Bareng menempati juara II dan tim Kecamatan Sumobito juara III. Adapun tim putri untuk juara I Kecamatan Jogoroto, juara II Kecamatan Jombang Kota, dan Kecamatan Mojowarno menempati juara III serta Juara IV Kecamatan Diwek.

Kapolres Jombang melalui Wakapolres Kompol Hari Kurniawan Wakapolres Jombang mengungkapkan, kejuaraan itu sebagai motivasi serta melatih mental dan pengalaman atlet-atlet muda di Kabupaten Jombang, sehingga dapat bersaing pada kejuaraan-kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.

“Kejuaraan bola voli Kapolres Jombang Cup 2024 ini juga untuk persiapan Porprov Jatim 2025 di Malang Raya,” kata Kompol Hari setelah penutupan dan penyerahan piala kepada para juara.

Selain meningkatkan prestasi para atlet, kejuaraan itu juga sebagai ajang kreativitas dalam sportifitas serta menjalin silaturahmi para atlet khususnya olahraga bola voli. Peserta kejuaraan bola voli sebanyak 42 tim terdiri 21 tim putra dan 21 tim putri, telah mengeluarkan skill dan bersaing sekuat tenaga pada turnamen bola voli tersebut.

“Pemain dari lokal Jombang dan juga ada pemain nasional. Ini memicu semangat juga meramaikan kejuaraan ini,” ujarnya.

Kompol Hari pun mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam kejuaraan bola Voli Kapolres Jombang Cup 2024 ini.

Ia berpesan agar atlet yang telah meraih prestasi kiranya dapat menjadi pemacu untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi agar dapat menjadi penyemangat dalam latihan sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Kepada atlet yang telah berusaha keras, tetapi belum meraih hasil yang memuaskan, untuk terus semangat berlatih. Masih ada kesempatan tahun depan, tetap jaga sportifitas dan jalin silaturahmi,” pesan Kompol Hari.

Dua Pengedar Pil Koplo di Jombang Ditangkap, Ratusan Butir Pil Dobel L Berhasil Disita

0

Jombang, TelusuR.ID – Unit Reskrim Polsek Jogoroto Polres Jombang berhasil mengamankan pengedar pil koplo di Jombang. Dari penangkapan itu, Polisi juga berhasil menyita 477 butir pil dobel L dari tangan pelaku.

Kapolsek Jogoroto AKP Darul Hudha mengatakan, awalnya petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial RD (34), warga Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito yang kedapatan membawa 1 (satu) plastik klip berisi 10 (sepuluh) pil dobel L di depan warung Dusun Gerih Desa Janti Kecamatan Jogoroto Jombang, pada Selasa (10/9/2024).

Kepada petugas, RD mengaku membeli barang haram itu dari SH (32), warga Dusun Mojolegi, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung. Polisi langsung bergegas meringkus pelaku di tempat tinggalnya di Dusun Wonoayu, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Rabu (11/09/2024).

“Setelah menangkap tersangka SH, polisi lantas menggeledah rumahnya. Dalam penggeledahan ini, petugas menemukan 1 plastik klip berisi 10 pil dobel L, 1 plastik klip berisi 7 pil dobel L dan 1 unit HP Merk OPPO A53,” ujarnya, Kamis (12/09/2024).

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka SH, diperoleh keterangan bahwa barang haram tersebut didapatnya dari AW (23), warga Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno. Petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka AW di rumahnya.

“Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka AW, ditemukan barang bukti, pil dobel L dengan total keseluruhan 460 butir Pil LL, 1 (satu) unit HP, dan Uang tunai Rp 325 ribu,” bebernya.

Atas perbuatannya, tersangka saat ini mendekam di penjara. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 435 UU R.I. No.17 Tahun 2023, tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 5 Milyar.

Terpisah, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi menegaskan pihaknya berkomitmen tidak memberi ruang terhadap para pengedar Narkoba di Kota Santri ini. Sebab, Narkoba dapat merusak generasi bangsa yang harus diperangi.

“Pemberantasan peredaran Narkoba merupakan komitmen dari Polres Jombang. Kami berharap masyarakat juga turut aktif menginformasikan jika mengetahui adanya peredaran Narkoba di lingkungan sekitarnya,” pungkas AKBP Eko Bagus.

Polres Jombang Gerak Cepat Tanggapi Berita Viral Warga Tangkap Sendiri Pelaku Pembobol Rumah..

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Warga Dusun/Desa Bongkot, Peterongan, Jombang mengamankan MG (41), yang dicurigai sebagai pelaku pencurian. Karena tidak terbukti pria tersebut akhirnya dibebaskan oleh polisi.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasihumas Iptu Kasnasin mengungkapkan, awalnya anggota Unit Reskrim Polsek Peterongan menyelidiki kasus pencurian yang dialami Atik di rumahnya, Dusun/Desa Bongkot, Peterongan.

Pencurian yang terjadi pada 2 Agustus 2024 itu diunggah di medsos tanpa dilaporkan ke polisi.

“Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian Rp 700 ribu,” ujarnya, Kamis (12/09/2024).
Di tengah-tengah proses penyelidikan, polisi mendapatkan informasi kalau warga Dusun Bongkot telah menangkap pria yang diduga sebagai pelaku pencurian di rumah Atik. Polisi seketika langsung bergegas ke lokasi mengamankan pelaku yg mengalami main hakim dari warga dan membawanya ke Polsek Peterongan.

“Dan dari hasil pemeriksaan introgasi kepada terduga pelaku. Bahwasanya terduga pelaku tersebut tidak mengakui bahwa dia pelaku pencurinya,” ungkapnya.

Setelah tuntas memeriksa pelaku dan para saksi, termasuk korban, polisi melakukan gelar perkara kasus tersebut termasuk koordinasi dgn jaksa penuntut umum. Hasilnya, belum ditemukan unsur pelanggaran hukum yang dilakukan MG. Terduga pelaku akhirnya dibebaskan.

“Hasil pemeriksaan keseluruhan bahwasanya terduga pelaku tersebut belum memenuhi unsur untuk dinaikan ke penyidikan,” pungkas Iptu Kasnasin.

Penulis phitil