TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 322

Harlah Muslimat, Muatasyar PWNU Jatim Ajak Bersholawat Bersama Habib Syech

0

JOMBANG, TelusuR.id – Mustasyar Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur Mundjidah Wahab mengajak masyarakat untuk mengikuti Sholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir as-Segaf pada Senin (23/9/2024) pukul 18.00 WIB di alun-alun Jombang.

Kegiatan Sholawat tersebut secara khusus digelar dalam rangka puncak kegiatan hari lahir (harlah) Muslimat NU ke – 78 dan peringatan maulid nabi Muhammad SAW 1446 H.

“Saya sampaikan kepada ibu Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum Muslimat NU Jatim) kalau Muslimat akan menghadirkan Habib Syech dari Solo dan meminta waktu untuk muslimat bersholawat,” ujar Mundjidah Wahab, Jumat (20/9/2024).

Kegiatan Sholawat bersama itu sudah disepakati bersama oleh Habib Syech pada tanggal 23 September 2024.

“Habib syech sudah telpon bahwa khusus untuk Jombang diberikan tanggal 23 September 2024,” jelasnya.

Usai penentuan jadwal, pihaknya melakukan koordinasi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jombang.

“Saya langsung koordinasi dengan Bawaslu, tidak apa apa. Nanti juga di hadiri oleh Bu Khofifah sebagai ketua umum Muslimat NU, jadi nanti diisi oleh Muslimat NU Jombang Bersholawat dalam rangka memperingati maulid nabi,” pungkasnya.

Sah 1.012.800 pemilih di tetapkan KPU Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Pleno terbuka untuk Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat kabupaten pada Pemilihan tahun 2024 untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.

Dalam rapat pleno terbuka tersebut, KPU Jombang menetapkan sebanyak 1.012.800 pemilih yang tersebar di 1.942 TPS, Kamis (19/09/2024).

Rapat pleno penetapan DPT itu digelar di aula Husni Kamil Manik, KPU Kabupaten Jombang.

Sebelum ditetapkan, setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) membacakan satu per satu hasil pleno DPT di tingkat kecamatan masing-masing.

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ketua KPU Kabupaten Jombang Ahmad Udi Maskur memberikan sambutan dan membuka kegiatan rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih tetap yang dihadiri Forkopimda Kabupaten Jombang, Bawaslu Jombang, Lapas Kelas IIB Jombang, serta undangan lainnya.

Setelah dibuka, rapat pleno dibacakan bergantian sebanyak 21 PPK. Rapat pleno penetapan DPT pun dilanjutkan di tingkat kabupaten yang dibacakan Komisioner KPU Jombang dan menerima masukan sekaligus tanggapan dari peserta rapat.

Hasil rapat pleno tersebut memutuskan bahwa jumlah pemilih tetap di Kabupaten Jombang untuk Pemilu 2024 adalah 1.012.800 orang, terdiri dari 508.131 pemilih laki-laki dan 504.669 pemilih perempuan, yang tersebar di 1.942 TPS di seluruh Kabupaten Jombang.

Meski demikian, Ketua KPU Jombang menegaskan bahwa hasil rekapitulasi DPT ini masih bisa berubah sesuai dinamika yang terjadi hingga pemilihan berlangsung, melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

Sementara itu komisioner KPU Kabupaten Jombang Divisi Data dan Informasi, Danang Subandono mengatakan, untuk penetapan DPT hari ini di Kabupaten Jombang ada sebanyak 1.012.800 pemilih. Dengan rincian pemilih laki laki 508.131 dan pemilih perempuan 504.669.

“Sedangkan jumlah TPS di Kabupaten Jombang ada 1.942. Itu sudah masuk dengan TPS lokasi khusus yang sebanyak 9 TPS,” terangnya.

Menurutnya, sebelum ditetapkan menjadi DPT telah melalui beberapa tahapan, salah satunya yang sebelumnya yakni Daftar Pemilih Sementara (DPS).

“Jadi terkait di DPS, kemarin kan memang ada setelah DPS itu ada masukan dan tanggapan dari masyarakat, dari panwas di tingkat wilayah masing-masing. Sehingga ditemukan jumlah pemilih aktif kita itu 1.012.800,” ujarnya.

Sementara untuk pemilih aktif dan pemilih baru, ungkap Danang, ada 2.718. Sedangkan pemilih yang tidak memenuhi syarat ada 4.337.

“Terus jumlah perbaikan data pemilih itu ada 5.057. Perbaikan data pemilih ini kan memperbaiki elemen datanya yang bersangkutan ketika ada kesalahan, ketika misalkan ada alamatnya yang kurang tepat itu diperbaiki, itu maksudnya jumlah perbaikan data pemilih,” pungkasnya.

(Thil)

 

Pawai Ta’aruf dalam rangka Peringatan Maulid Nabi dan Haul KH. Moh. Irsyadul Anam yang ke-61, bersama Hj. Dewi Zakiayah, refleksi ajaran KH. Moh. Irsyad

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pawai Ta’aruf dalam rangka Peringatan Maulid Nabi dan Haul KH. Moh. Irsyadul Anam yang ke-61, bersama Hj. Dewi Zakiayah, di Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh,Kamis (19/09/24) menjadi momentum penting dalam memperkuat dakwah serta ajaran-ajaran yang telah diwariskan oleh KH. Moh. Irsyad.

Beliau adalah ulama terkemuka yang dikenal atas kemampuannya menyebarkan ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah di wilayah sekitar megaluh. Ajaran ajaran beliau terpatri sangat dalam pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Melalui acara pawai Ta’aruf ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penghormatan, tetapi juga sarana melestarikan budaya lokal yang dipenuhi nilai-nilai Islam, terang Miftahuddin kepada TelusuR.ID

Lebih Jauh Miftahuddin berpendapat ” Pawai ini merupakan bukti sinergi antara berbagai elemen masyarakat—seperti pesantren, lembaga keagamaan, dan komunitas lainnya—untuk menjaga persatuan dan solidaritas. Generasi muda yang ikut serta diharapkan dapat melanjutkan perjuangan KH. Moh. Irsyad dalam bidang dakwah serta memperkuat peran Nahdlatul Ulama (NU), baik di tingkat lokal maupun nasional” ungkapnya.

“Selain sebagai penghormatan, acara ini juga menjadi refleksi terhadap tantangan dakwah di era modern. Ajaran warisan KH. Moh. Irsyad terus relevan dalam membimbing masyarakat menghadapi problematika zaman dengan tetap menjunjung prinsip Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin” Tandas Miftahuddin.

Sebagai informasi pawai ini diramaikan oleh ratusan santriwan dan santriwati dari Yayasan Pendidikan dan Sosial Mambaul Ulum, dengan jumlah sekitar 800 peserta. Alumni dari berbagai daerah, termasuk luar Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, serta kota-kota sekitar seperti Nganjuk, Ngawi, Madiun, dan Kediri juga ikut serta.

” Hal ini menunjukkan kuatnya ikatan santri dan santriwati dengan nilai-nilai dakwah yang diajarkan KH. Moh. Irsyad selama ini” pungkasnya.

Acara semakin meriah dengan adanya 300 hadiah hiburan yang dibagikan kepada para peserta. Hadiah utama berupa lemari senilai 500 ribu rupiah menjadi daya tarik yang menambah semangat dan antusiasme para peserta, terutama para santri yang turut memeriahkan pawai tersebut.
Penulis (thil)

Warga Nilai Mundjidah Wahab Sukses Entaskan Kawasan Kumuh, Warga Senang ! Jombang Melaju

0

JOMBANG, TelusuR.id – Masa pemerintahan Hj Mundjidah Wahab dan Sumrambah terbilang sukses dalam pengentasan kawasan pemukiman kumuh di perkotaan Kabupaten Jombang.

Hal itu terlihat sejumlah proyek strategis yang di realisasikan oleh kepemimpinannya pada periode 2018-2023. Saat itu, salah satu kawasan pemukiman yang kini bebas kumuh adalah Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Berdasarkan catatan, penanganan di desa tersebut dengan perbaikan drainase lingkungan di RW 01 dan RW 02, jalan paving, jalan aspal serta ruang terbuka hijau atau taman melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Selain itu, pada akhir kepemimpinan Mundjidah juga direalisasikan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di desa tersebut.

Atas keberhasilannya itu, sejumlah warga Desa Candimulyo Jombang berterima kasih atas penanganan bebas kumuh tersebut. Ia menyebut, pembangunan kali bacin yang dulunya kumuh dan berbau sekarang bisa difungsikan sebagai akses jalan.

“Tentunya itu menjadikan lingkungan Candimulyo semakin bersih dan nyaman,”tutur Wawan warga Candimulyo, Kamis (19/09).

Senada juga dilontarkan oleh David yang saat itu mendapatkan bantuan pembangunan RLH. Menurutnya, pengentasan ini merupakan kebijakan yang luar biasa. Terima kasih, kami merasa senang dan merasa terbantu dengan program itu,” ujarnya.

Terpisah, Hj Mundjidah Wahab saat dikonfirmasi atas terobosan kebijakan pengentasan kawasan kumuh mengatakan bahwa pelaksanaan program tersebut terealisasikan di tahun 2023.

“Ya, sudah kami lakukan saat masa jabatan akhir menjadi Bupati Jombang tahun 2023, ada Desa Jombang berada di tengah kota,” ujar Mundjidah saat menghadiri acara pengajian rutin Muslimat NU yang dilaksanakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jombang Kota, di lapangan Desa Denanyar.

Putri Pahlawan Nasional KH Wahab Chasbulloh ini menuturkan, ketika menjabat Bupati Jombang, dirinya mendapatkan laporan adanya kawasan dengan lingkungan kumuh, dimana kawasan itu terdapat fasilitas sanitasi yang butuh penanganan.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan rencana penanganan. Setelah menyelesaikan perencanaan, Pemkab Jombang kemudian mengajukannya kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Untuk menyampaikan hal ini, semua daerah juga mengajukan, kita harus presentasi didepan Kementerian PUPR, termasuk ada dari Lingkungan Hidup, Perkim,” beber Bu Mun, sapaan akrabnya, yang juga merupakan Ketua Muslimat Jombang tersebut.

Presentasi penanganan kawasan kumuh, lanjut dia, harus dilakukan sendiri oleh kepala daerah. Saat itu, Mundjidah melakukan presentasi program secara langsung, didampingi beberapa kepala Dinas.

“Alhamdulillah, setelah diseleksi dapat juara satu dan hadiah anggaran penanganan kota kumuh sebesar Rp25 miliar, sudah dibangun,” ujar dia.

Sebagai informasi, Mundjidah yang menjabat Bupati Jombang periode 2018 – 2023, kembali maju pada Pilkada Jombang 2024. Pada Pilkada Jombang kali ini, dia kembali berpasangan dengan Sumrambah sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Putri pahlawan nasional KH Abdul Wahab Chasbullah itu menyatakan, pasangan Mundjidah – Sumrambah bertekad untuk melanjutkan dan menyempurnakan program pembangunan dengan mengusung tagline “Jombang Melaju”.

Apel Akbar Pasukan Berani Mati Bela Jokowi, PNIB : Jaga Persatuan Dari Provokasi Kelompok Kadrun Pemecah Belah Bangsa Pemuja Individu

0

Jombang, TelusuR.ID – Publik ramai-ramai mengecam kehadiran Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi yang berencana mengadakan apel akbar di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Minggu mendatang (22/9). Acara yang rencananya akan dihadiri oleh sekitar 20.000 pasukan loyalis pendukung Presiden Jokowi tersebut berpotensi menciptakan konflik horizontal.

“Kolompok pasukan berani mati ini ibarat pahlawan kesiangan yang kurang kerjaan dan berpotensi melahirkan masalah baru. Merasa berani mati untuk membela sosok menandakan ketidakpercayaan kepada kemampuan TNI dan Polri menjaga stabilitas bangsa. Seharusnya para relawan itu berani mati-matian membela NKRI bukan Jokowi yang pada akan berakhir masa jabatannya 20 Oktober” kata Gus Wal selaku Ketua Umum organisasi masa lintas agama budaya dan kebhinekaan Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menanggapi polemik yang terjadi.

Menurut Gus Wal, relawan Pasukan berani mati tersebut sudah disusupi agenda pemecah belah bangsa dari kelompok khilafah dan Wahabi yang selama ini gencar melakukan politik adu domba dan sangat identik dengan kelompok Pro Intoleransi, Khilafah Wahabi yang melahirkan Radikalisme Separatisme Terorisme.

“Provokasi yang dibawa oleh Pasukan Berani Mati terlihat seperti skenario politik untuk menciptakan ketegangan dan mengadu domba masyarakat. Ini pola kelompok kadrun Wahabi khilafah yang kali ini menyusup mengatas namakan Jihad untuk bela Jokowi. Mereka membenturkan antara pemuja dan pembenci untuk saling serang. PNIB meyakini gerakan ini harus diwaspadai dan ditindak tegas aparat penegak hukum dari Polri, TNI, BIN dan lainya” lanjut Gus Wal.

Kepemimpinan Presiden Jokowi akan digantikan oleh Pak Prabowo selaku Presiden Republik Indonesia Terpilih yang rencananya akan dilantik oleh MPR DPR pada 20 Oktober mendatang. Gus Wal menduga ada upaya menggagalkan acara pelantikan tersebut dengan menciptakan chaos.

“Ribuan pasukan bayaran pada apel akbar nanti yang diduga memakai nama embel embel pasukan berani mati jokowi menjadi ancaman keamanan jika kemudian mereka bertindak arogan, intoleransi dan menjurus radikal. Jika terjadi situasi chaos yang meluas maka otomastis negara bisa dinyatakan dalam keadaan darurat dan pelantikan Pak Prabowo selaku Presiden Republik Indonesia Terpilih yang baru bisa ditunda. PNIB menghimbau kepada semua pihak untuk jaga persatuan, tidak terprovokasi kelompok kadrun sarapatigenah pemecah belah bangsa pemuja kultus individu. Jangan mau bangsa ini dipecah belah hingga berujung perang saudara seperti di Suriah, Sudan, Bangladesh dan Afghanistan. Jaga NKRI, tanpa syarat, Pasukan Berani Mati itu sepantasnya ditujukan untuk rakyat, bangsa dan negara Indonesia, bukan berani mati untuk memuja individu yang sifatnya personal” pungkas Gus Wal.

Cegah Lakalantas di Perlintasan Sebidang KA, Ini Yang Dilakukan Satlantas Polres Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.id – Satlantas Polres Jombang bersama petugas Kereta Api (KA) menggelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang tepatnya di traffic light jalan raya KH Hasyim As’ary.

Sosialisasi digelar guna mencegah terjadinya kecelakaan diperlintasan kereta api yang terbilang cukup tinggi di wilayah Jawa Timur.

Selain itu, kegiatan serupa juga terlaksana serentak digelar pada Rabu, 18 September 2024, dan berlangsung di seluruh wilayah kerja PT KAI di Jawa dan Sumatera.

Kasatlantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari melalui Kanit Gakkum, Ipda Siswanto menjelaskan bahwa sosialisasi ini dilakukan dengan melibatkan pihak Stasiun KA Jombang.

“Sosialisasi ini guna mencegah terjadinya laka lantas di perlintasan sebidang. Mengingat diwilayah jombang terdapat 22 perlintasan sebidang dan ada 2 yang belum berpalang,” kata Ipda Siswanto, Rabu (18/09).

Ia menegaskan bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor yang melanggar akan dikenakan sanksi berupa tilang sesuai dengan UU lalu lintas nomer 22 tahun 2009.

“Kami akan kenakan sanksi tilang bagi yang melanggar lalu lintas,” ujarnya.

Siswanto juga menghimbau agar masyarakat mentaati peraturan lalu lintas dengan menggunakan kendaraan sesuai standart dan menggunakan pelindung, mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna keselamatan bersama.

Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Khofifah Ajak Gemar Sedekah

0
Khofifah hadir dalam pengajian akbar Maulidurrosul, sekaligus peresmian Pondok Pesantren Nurul Huda Al Azizah Cahyaning Ati di Puger, Jember. foto: istimewa/fjn.

JEMBER, TelusuR.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa hadir dalam pengajian akbar dalam rangka Maulidurrosul. Kegiatan itu sekaligus peresmian Pondok Pesantren Nurul Huda Al Azizah Cahyaning Ati di Puger Kabupaten Jember, pada 17 September 2024.

Dihadiri belasan ribu jamaah khususnya Muslimat NU, Khofifah mengajak seluruh yang hadir untuk banyak mengamalkan sedekah sebagaimana yang gemar dilakukan Nabi Muhammad SAW serta Syech Abdul Qadir Jailani serta para ulama.

Ditegaskannya, ada banyak manfaat dari sedekah. Tak hanya membantu sesama tapi juga akan membantu kita di akhirat nanti. Sedekah juga membantu mengentaskan kemiskinan ekstrim hingga mewujudkan zero kemiskinan esktrem.

“Saya kebetulan berkesempatan ke Baghdad, Irak. Tempat makam Syech Abdul Qodir Al Jailani. Di sana ada dapur umum yang luas luar biasa. Di dapur ini, sejak Syech Abdul Qodir Al Jailani masih hidup, beliau sudah memberi makan pada pada dhuafa dan fuqara pada pagi dan sore hingga sekarang,” kata Khofifah, dalam keterangannya, Rabu (18/9/2024).

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengungkapkan, kebiasaan sedekah dan membantu masyarakat miskin tersebut sudah sudah dilestarikan selama lebih 800 tahun. Ditempat itu tradisi memberi makan masyarakat dhuafa dan fuqara di Baghdad diteruskan.

Khofifah hadir dalam pengajian akbar Maulidurrosul, sekaligus peresmian Pondok Pesantren Nurul Huda Al Azizah Cahyaning Ati di Puger, Jember. foto: istimewa/fjn.

“Ada tiga menu yang satu isinya nasi, satunya sayur, satunya isi lauk. Satu orang dapat jatah tiga, nasi sayur ikan. Itu tradisi Syech Abdul Qadir Al Jailani yang tidak ingin melihat masyarakat kelaparan,” tegasnya.

Untuk itu, di kesempatan ini, Khofifah yang juga Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini meminta seluruh jamaah yang hadir khususnya Muslimat NU yang hadir untuk memulai kebiasaan baik yaitu berbagi dan bersedekah.

Bahkan ia juga memberikan arahan agar Muslimat NU berkordinasi dengan kepala desa. Dimana ada indikasi kemiskinan ekstrim agar saling berbagi makanan. Begitu juga untuk tetangga yang memang kategori miskin agar diberi sedekah.

“Insya Allah shodaqoh kita tidak akan membuat kita miskin. Janjianya gusti Allah, siapa yang shodaqoh dengan menanam satu saja, maka Allah melipat gandakan menjadi 7. Kemudian tujuh dikali 100 menjadi 700. Siapa yang shodaqoh insyaAllah berkahnya rizqinya bisa sampai 700 kebaikan,” tandas Khofifah.

Ia lalu menceritakan ada sebuah sinetron yang menceritakan tentang semangat bersedekah. Suatu saat ada orang yang memberikan woro-woro pada masayarakat bahwa besok akan tiba hari kiamat. Mendengar itu, maka seorang ibu dan anaknya membungkusi seluruh harta yang dimiliki untuk dibagikan.

Khofifah hadir dalam pengajian akbar Maulidurrosul, sekaligus peresmian Pondok Pesantren Nurul Huda Al Azizah Cahyaning Ati di Puger, Jember. foto: istimewa/fjn.

“Tapi ketika keliling membagikan itu, tidak ada yang mau. Alasannya untuk apa terima bantuan karena besok mau kiamat. Inilah sebenarnya diajarkan Syekh Abdul Qadir Al Jailani untuk banyak shodaqoh,” ujarnya.

“Shodaqoh tidak harus nunggu kaya, tapi harus yakin bahwa dengan shodaqoh kita jadi kaya,” kata Khofifah.

Di akhir, Khofifah turut meminta restu seluruh jamaah Muslimat NU untuk mengikuti Pilgub Jatim untuk periode kepemimpinan periode dua. Ia menyampaikan semangatnya untuk melanjutkan nawa bhakti jilid dua. Untuk membawa Jawa Timur lebih maju lebih berprestasi.

“Dalem nyuwun doa, bade nderek nyalon maleh gubernur Jatim. Mudah mudahan diparingi ridlo dan kemenangan oleh Allah SWT. Mudah mudahan jember barokah, Jatim barokah, Indonesia barokah,” pungkas Khofifah.

Ansor Jatim Bahas Peluang Kerja Sama dengan Konjen Australia

0

SURABAYA, TelusuR.id – Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Jawa Timur, Musaffa Safril, melakukan pertemuan dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya, Anthony Clark (Wakil Konsulat-Jenderal), Kate Fletcher (Bidang Politik Kedutaan Besar Australia).

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia, khususnya Jawa Timur, dan Australia, melalui kerja sama di berbagai bidang strategis, termasuk pendidikan, Kepemudaan, kebudayaan, dan ekonomi.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Historica Garden Surabaya, mereka membahas peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi keduanya, khususnya dalam memperkuat hubungan antara masyarakat muda di Jawa Timur dan Australia.

Ketua Ansor Jawa Timur Musaffa Safril menyampaikan pentingnya memperluas cakrawala pemuda Indonesia melalui program-program pertukaran pendidikan dan kebudayaan, serta mengajak Australia untuk turut serta dalam mendukung pembangunan di sektor pendidikan Islam moderat, Pengelolaan komunitas anak muda dan penguatan ekonomi yang sedang giat dikembangkan oleh Ansor.

“Kami memiliki inisiatif bersama Australia melalui Konjen Australia di Surabaya dalam menjalin hubungan baik dengan Ansor Jawa Timur. Sinergi ini merupakan langkah penting dalam membangun generasi muda yang lebih terbuka, inovatif, dan toleran,” ujar Musaffa Safril, Rabu (18/09) kepada TelusuR.id.

Sementara itu, Konsul Jenderal Australia mengaku senang dan menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif GP Ansor Jawa Timur untuk menciptakan peluang kolaborasi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi landasan bagi hubungan yang lebih erat antara Australia dan GP Ansor Jawa Timur, serta membuka pintu bagi proyek kolaborasi lainnya yang bermanfaat bagi pemuda kedua negara. Keduanya sepakat untuk terus menjajaki potensi kerja sama lebih lanjut yang berfokus pada pemberdayaan pemuda, pendidikan, dan pembangunan ekonomi.

Tentang GP Ansor Jawa Timur: Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur adalah organisasi kepemudaan Islam terbesar, banom Nahdlatul Ulama yang fokus pada pengembangan kapasitas pemuda, nilai-nilai toleransi, dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi.

Polsek Kabuh Jombang berhasil gagalkan Pengiriman Ratusan Botol Miras Berbagai Merk Antar Wilayah

0

Jombang,TelusuR.id – Polsek Kabuh Polres Jombang berhasil menggagalkan pengiriman miras antar wilayah. Dari penangkapan itu, sebanyak 696 botol miras berbagai jenis berhasil diamankan.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kapolsek Kabuh AKP Qoyum Mahmudi mengatakan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat terkait pengirimi miras dari Lamongan ke Jombang dan Mojokerto. Tim Gabungan Unit Samapta dan Unit Reskrim Polsek Kabuh langsung bergerak menghadang pengiriman miras tersebut di Jalan Raya Kabuh-Babat, Kecamatan Kabuh, Sabtu (14/09/2024).

Benar saja, tim gabungan berhasil menghentikan mobil pikap bernopol S 9951 JA yang melaju dari arah Lamongan menuju Jombang. Pikap ini dikemudikan Abdul Wahab (48), warga Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Lamongan.

“Petugas menemukan 696 botol minuman keras dari berbagai merk. Ratusan botol miras ini rencananya akan dikirim ke Desa Sukodadi Kecamatan Kabuh,” ujarnya, Selasa (17/09/2024).

Saat ini, pelaku beserta barang bukti miras sebanyak 698 botol telah diamankan di Polres Jombang. Pelaku dijerat pasal 7 ayat 1 Perda Kabupaten Jombang No.16 Tahun 2009 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol.

“Penjual minuman beralkohol kita jerat tipiring,” ucap AKP Qoyum.

AKP Qoyum mengatakan, pemberantasan peredaran miras di Kota Santri merupakan komitmen Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi. Ia menargetkan Jombang ke depan bebas dari peredaran miras.selama ini pemasok miras ke jombang berasal dari mojokerto dan yg terahir dari lamongan.tidak ada ruang untuk penyalahgunaan miras di jombang tegasnya.

“Saya mengimbau masyarakat tidak lagi menjual miras. Kita juga berharap agar bersama-sama ikut memberantas miras di Kota Santri ini. Barang siapa yang mengetahui peredaran miras segera menghubungi polisi,” pungkasnya.(Thil)

Hadiri Festival Jambu, Mundjidah Wahab tawarkan 3M per desa untuk kembangkan potensi desa di Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Mundjidah Wahab, Pengasuh Pondok Pesantren Al Latifiyah Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, sekaligus putri pendiri Nahdlatul Ulama KH Wahab Hasbullah, terus berinovasi dalam menggali potensi desa.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan potensi desa di Kabupaten Jombang, mantan Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menghadiri acara Festival Tumpeng Jambu Gondangmanis di Desa Gondangmanis Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang, Minggu (15/09).

Festival Tumpeng Jambu Gondangmanis ini merupakan bagian dari acara sedekah desa yang dilaksanakan oleh pemerintah desa setempat. Acara ini merupakan puncak perayaan panen buah jambu darsono, komoditas unggulan desa tersebut.

Kepala Desa Gondangmanis, Lukman Hakim, berharap melalui festival ini, jambu Gondangmanis bisa menjadi ikon desa dan meningkatkan pariwisata serta pertumbuhan UMKM berbasis pertanian dan tradisi lokal.

“Kegiatan ini menjadi wujud syukur atas hasil panen melimpah yang diberikan Tuhan kepada kami,” tuturnya.

Lukman Hakim menegaskan, panitia penyelenggara sengaja mengundang beberapa pihak, antara lain anggota DPRD Jombang, anggota DPRD Jatim, serta anggota DPR-RI. Tampak hadir Anggota DPR RI yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Hj. Sadarestuwati.

Selain itu, pihaknya juga mengundang para calon bupati kontestan Pilkada Jombang 2024. Namun, dari 2 calon bupati yang diundang, hanya Mundjidah Wahab yang hadir. Hal itu dilakukan untuk mengenalkan potensi Desa Gondangmanis, ke pihak luar terutama para kandidat yang berkompetisi di Pilkada Jombang.

“Kami ingin mengangkat Jambu Gondangmanis sebagai ikon desa dan memperkenalkannya lebih luas melalui kegiatan semacam ini,” terang Lukman Hakim.

Lukman Hakim menjelaskan, Desa Gondangmanis merupakan desa yang memiliki potensi produksi buah Jambu Darsono yang melimpah dan berkualitas di Kabupaten Jombang.

Pemerintah desa setempat berharap bisa mengembangkan potensi tersebut dengan menjadikan wisata desa berbasis pertanian dan tradisi lokal.

“Melalui acara sedekah desa, Pemdes berharap bisa mengangkat potensi desa hingga menjadikan buah Jambu Gondangmanis sebagai ikon desa,” jelasnya.

Tradisi tumpengan Jambu dalam rangkaian acara sedekah desa, kata dia, diupayakan bakal terlaksana setiap tahun.

Selain dikembangkan sebagai destinasi wisata tahunan, tradisi tersebut juga akan dikembangkan sebagai pemantik tumbuhkembangnya UMKM.

“Harapan kami, ke depan acara ini bisa menjadi destinasi wisata dan merangsang pertumbuhan UMKM di desa kami,” tandas Lukman Hakim.

Mundjidah yang mencalonkan diri kembali sebagai Bupati Jombang untuk Pilkada 2024, mengapresiasi acara ini dan menegaskan pentingnya dukungan terhadap pengembangan potensi desa. Salah satu program strategis yang diusungnya bersama Sumrambah adalah alokasi anggaran Rp 3 miliar per desa setiap tahun untuk pembangunan partisipatif.

“Acara sedekah desa bertajuk Festival Jambu Gondangmanis merupakan kegiatan positif yang perlu didukung dan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi desa,” ujar Mundjidah Wahab.

Menurut Mundjidah Wahab, pengembangan potensi desa merupakan salah satu dari beberapa program strategis yang diusung pasangan Mundjidah – Sumrambah jika nanti terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Jombang pada periode 2025 – 2030.

“Salah satunya adalah mewujudkan anggaran sebesar Rp 3 Miliar per desa setiap tahun untuk penguatan pembangunan desa berdasarkan perencanaan pembangunan partisipatif,” tuturnya

Festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan tradisional dan bazar produk lokal, guna menarik perhatian wisatawan lokal dan mempromosikan kebudayaan serta potensi desa.

Dengan suasana yang meriah dan semangat kebersamaan, Festival Tumpeng Jambu Gondangmanis berhasil menarik ratusan wisatawan lokal dan beberapa daerah wilayah kabupaten Jombang dan sekitarnya yang ingin menyaksikan langsung tradisi unik tersebut.

Acara ini tidak hanya menjadi perayaan syukur atas hasil panen, tetapi juga langkah strategis dalam memperkuat potensi desa dari dalam. Melalui pengenalan produk unggulan seperti jambu Gondangmanis dan pengembangan wisata berbasis tradisi lokal, desa berharap dapat menarik perhatian lebih luas, hingga menjadi viral di kancah nasional.

Upaya ini diharapkan mampu mempromosikan desa sebagai destinasi wisata tahunan yang menarik, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan UMKM lokal, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.