TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 321

PNIB : Jamah Islamiyah Menyatakan Bubar, Tetap Waspada Bahaya Khilafah Wahabi Terorisme yang Justru Lebih Radikal dan Intoleran

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Sebagai kelompok radikal transnasional lintas negara, Jamaah Islamiyah (JI) telah melahirkan banyak pelaku terorisme di berbagai negara. Di Indonesia keberadaannya ada di beberapa kelompok radikal mengatas namakan Islam. Ideologi menegakkan khilafah dan negara Islam menjadi motivasi anggota JI dalam melakukan aksi-aksi terorisme.

Kabar pembubaran JI kembali dan setia kepada NKRI mendapat apresiasi dari ormas Pejuang Nusatara Indonesia Bersatu (PNIB). Melalui Ketua Umumnya, Gus Wal menyampaikan beberapa hal terkait fenomena JI

“Bahwasannya perjuangan menegakkan khilafah di Indonesia selalu gagal ketika berhadapan dengan rasa nasionalis dan kebangsaan yang kita miliki. Segala cara telah ditempuh JI, dengan teror bom, ceramah radikal hingga perekrutan anggota baru yang bertujuan untuk menghancurkan persatuan bangsa. Namun kini mereka menyatakan menyerah dan membubarkan diri” jelas Gus Wal

Kegagalan ideologi Khilafah di Indonesia tidak lepas dari kesadaran masyarakat bahwa meskipun mayoritas penduduknya Muslim, Indonesia bukan negara Islam. Menurut Gus Wal keaneka-ragaman budaya dan tradisi warisan pendahulu bangsa adalah kekayaan nilai yang tidak dimiliki oleh negara manapun.

“Kita seharusnya bersyukur diberikan aneka perbedaan adat budaya dan tradisi namun tetap bersatu. Kelompok anti kebhinekaan semacam JI, HTI, FPI selalu berupaya mengadu domba dengan isu SARA dan Intoleransi. Negara negara di Timur Tengah yang menganut satu Agama dalam faktanya selalu tidak pernah berhenti dengan konflik perang saudara. Mereka beradu keyakinan Agamanya dalam mengelola negara. Ketika mereka mencoba menerapkan di Indonesia selalu gagal karena semangat Sumpah Pemuda yang menjadi cikal bakal Proklamasi kemerdekaan adalah menyatukan perbedaan yang ada” lanjut Gus Wal.

Menurut Gus Wal bubarnya JI menjadi kabar baik namun bukan alasan berhenti waspada pada ancaman ideologi asing yang terus masuk menggempur Indonesia.

“Kelompok sejenis selain JI masih ada dan tumbuh di tengah kehidupan kita. Kunci melawan bahaya laten tersebut adalah memperkuat NASAB (Nasionalisme Kebangsaan, Agama dan Budaya) menjadi satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan. PNIB konsisten dengan aksi-aksi kesetaraan sesama penghuni bangsa, membumikan Pancasila dan merah putih dan selalu mengingatkan kepada semua pihak untuk jaga rumah, jaga kampung desa, jaga rumah ibadah dan satu lagi lingkungan pemerintahan dari kelompok penyusup penyeru ideologi trans nasional wahabi khilafah yang melahirkan intoleransi radikalisme separatisme Terorisme. Tolak ceramah provokator, cek rekam jejak penceramah sebelum menghadiri acaranya. Jika menemukan pendakwah yang berceramah dengan marah-marah dipastikan penganut aliran agama sesat. Karena Agama selalu mengajarkan ramah dan perdamaian bukan pertentangan apalagi saling membenci” pungkas Gus Wal.

KPU Jombang Tetapkan no urut Paslon Pilkada 2024

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pada Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Jombang, KPU telah menetapkan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung. Pasangan pertama adalah Mundjidah Wahab berpasangan dengan Sumrambah. Pasangan kedua adalah Warsubi berpasangan dengan KH. Salmanudin. Penetapan kedua pasangan ini dilakukan setelah semua persyaratan pencalonan dinyatakan lengkap dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, proses pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang untuk Pilkada Serentak 2024 dilaksanakan hari ini, Senin, 23 September 2024. dengan dihadiri oleh perwakilan dari KPU, Bawaslu, serta tim kampanye kedua pasangan calon. Bertempat di Gedung Husni Kamil Manik (HKM) Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang, dua pasangan calon (paslon) yang ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jombang mengikuti pengambilan nomor urut.

Keduanya datang ke KPU Jombang pada Senin, 23 September 2024, pagi diiringi oleh masing-masing massa pendukungnya. Setelah dilakukan pengundian pengambilan nomor urut, paslon Mundjidah-Sumrambah memperoleh nomor urut 1. Sementara itu, paslon Warsubi-Salman mendapatkan nomor urut 2.

“Hasil pengundian nomor urut satu adalah paslon Mundjidah-Sumrambah, diusung partai politik atau gabungan partai politik pengusul, yakni, Partai Demokrat, PDI Perjuangan, dan selanjutnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP),’ kata Ketua KPU Jombang, Ahmad Udi Masjkur.

“Nomor urut dua adalah Haji Warsubi dan M. Salmanudin. Partai politik atau gabungan partai politik pengusul, yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS),” sambungnya.

Usai pengambilan nomor, KPU Jombang akan mengesahkan dan menetapkan nomor urut masing-masing calon. Selain itu, kedua paslon melakukan penandatanganan ikrar damai, yang diikuti oleh jajaran Forkompinda dari Kabupaten Jombang.Ikrar damai ini juga dilakukan pelepasan burung merpati sebagai simbol perdamaian.

Lebih lanjut kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar. Kedua pasangan calon,Mundjidah-Sumrambah dan Warsubi-Salman , menunjukkan sikap saling menghormati satu sama lain selama acara berlangsung. Keduanya mengimbau kepada para pendukung untuk menjaga kedamaian dan sportivitas dalam proses pemilu yang akan datang.

 

Kader Muda NU Jombang Apresiasi Musker I PCNU Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Sejumlah Kader muda NU mengapresiasi digelarnya Musyawarah Kerja (Musker) I PCNU Jombang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang sukses menggelar pelantikan para pengurus lembaga sekaligus Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I di aula Bung Tomo Pemkab Jombang pada Ahad (22/9/2024).

Kader muda NU, Miftahuddin mengatakan, Musker I PCNU Jombang merupakan langkah awal untuk membangun sinergitas antara PCNU dengan Badan Otonom (Banom), lembaga dan MWCNU.  Ia menekankan, semua program yang diagendakan berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturannya.

“Dengan adanya Musker I, kami berharap semua program yang diagendakan berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturannya. Sehingga semua program dapat dirasakan oleh warga Nahdliyyin secara khusus, dan umat Islam pada umumnya, kata Kang Phitil sapaan akrab Miftahuddin, Minggu (22/9).

Sementara itu Sadad Al Mahiri mantan Ketua Lakpesdam NU Jombang menyarankan PCNU Jombang untuk sering mengagendakan forum seperti Musker, agar kehadiran NU benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Sadad Al Mahiri berharap, forum seperti Musker dapat menyamakan persepsi untuk merumuskan program, menumbuhkan harapan, dan mewujudkan impian.

“Semoga forum-forum semacam ini lebih sering diadakan agar terjalin tali silaturahim, tidak hanya sebatas pada para pengurus cabang saja, tapi meluas ke seluruh badan otonom dan lembaga-lembaga, sekaligus ke warga Nahdliyin pada umumnya,” tuturnya.

Lebih jauh Kader muda NU yang berbadan tambun ini menyampaikan, Musker merupakan momen strategis untuk mengevaluasi pencapaian dan merencanakan program-program baru yang lebih inovatif, jangka panjang maupun pendek.

Misalnya, NU Care Lazisnu , NU Care Berdaya (Pengembangan Ekonomi), NU Care Cerdas (Pendidikan), NU Care Sehat (Kesehatan), NU Care Hijau (Peduli Lingkungan), NU Care Damai (Sosial dan Dakwah).

“Kami berharap dengan adanya Muskercab PCNU Jombang ini dapat meningkatkan Kerjasama antar lembaga NU dengan Badan Otonom yang ada di lingkungan PCNU Jombang beserta pihak lain yang terkait dalam rangka meningkatkan kemaslahatan ummat.” ujarnya.

Lebih Lanjut Miftahuddin yang juga angota lesbumi pc nu jombang menuturkan, Musker I menjadi forum penyamaan visi misi dan gerakan bersama dalam berjam’iyyah.

Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk menyatukan antara pengurus Syuriah, Tanfidziah, Lembaga, dan Banom, PCNU Jombang. Kegiatan ini minimal menjadi silaturrohim dan penguatan antar unit agar langkah dan gerak jam’iyyah lebih terukur.

sehingga program yang dihasilkan dalam Musker bisa terlaksana dengan baik untuk merangkul, membangun sinergi dan keselarasan antar lembaga, banom dan MWCNU di Jombang.

“Kami berharap program-program mampu terlaksana dengan baik, dan program program bermanfaat untuk warga Jombang khususnya warga nahdliyin.” tutupnya.

Rakercabsus DPC PDIP Jombang hadirkan Ribuan Kader PDIP Jombang dan Siap Menangkan Paslon di Pilkada 2024

0
JOMBANG, TelusuR.ID – Menjelang kontestasi pemilihan kepala daerah serentak 2024,Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, unjuk gigi dengan mendatangkan ribuan kadernya untuk menggelar rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) di GOR Merdeka, Minggu 22 September 2024.
Rakercabsus diikuti 2500 kader partai, mulai dari ranting, hingga pengurus DPC PDIP Jombang. Para kader partai bergambar kepala banteng nampak sangat antusias dan dengan semangat membara untuk memenangkan pasangan calon yang diusung PDIP di Pilkada Jombang 2024, yakni pasangan Mundjidah Wahab – Sumrambah di Pilbup Jombang dan Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans di Pilgub Jawa Timur.
Ketua DPC PDIP Jombang Sadarestuwati, menegaskan rakercabsus digelar untuk penguatan dan sosialisasi pemenangan pemilihan bupati dan wakil bupati Jombang serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.
“Hari ini kita mengusung kader-kader terbaik PDIP perjuangan, saya berharap untuk tidak menunjukkan pakaiannya saja yang seragam, tapi harus tunjukkan bahwa gerakan untuk memilih kader PDIP juga seragam,” katanya.
Mbak Estu sapaan akrab Sadarestuwati menambahkan, setelah Rakercabsus digelar, dirinya meminta seluruh kader PDIP diwajibkan turun ke bawah melakukan sosialisasi Pasangan Calon (Paslon) yang diusung kepada masyarakat Jombang.
“Sampaikan kepada warga, Calon dari PDI perjuangan harus jadi, agar Jombang bisa membangun terus menerus tanpa jeda untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan warga masyarakat Jombang,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, anggota DPR RI tersebut juga mengapresiasi kekompakan para kader PDI Perjuangan Kabupaten Jombang yang telah mengikuti rakercabsus dengan penuh semangat.
“Di Jombang yang hadir kompak saya yakin ini adalah Rakercabsus yang paling mengguncang seluruh Jawa Timur,” tambahnya sembari membakar semangat para kader partai.

Rakercabsus DPC PDIP Jombang memberikan  arahan kepada kader PDIP Jombang untuk menitikberatkan pada merapatkan barisan di kalangan internal kader PDIP dan merangkul masyarakat melalui pembentukan tim pemenangan untuk kampanye kedua paslon. Sekretaris DPC PDIP Jombang Doni Anggun menjelaskan, tim pemenangan akan dibentuk secara terstruktur.

“Nantinya kami bentuk hingga tingkat kecamatan dan desa. Bahkan di tingkat TPS juga akan kita lakukan,” klaim pria yang akrab disapa Mas Doni tersebut saat ditemui usai rakercabsus.

“PDIP sudah solid satu barisan saat ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan elemen masyarakat lainnya yang mendukung serta satu visi dengan kami, kami pasti berjuang bersama-sama,” lanjutnya.

“Namanya banteng (sesuai logo PDIP) tidak pernah ada kata takut untuk bertempur, kami tetap optimis. Sesuai dengan arahan ibu Mega, kami partai besar di kabupaten Jombang tidak kecil hati dan pantang surut dalam berjuang,” tandasnya

Rakercabsus DPC PDIP Jombang tersebut juga dihadiri langsung Calon Gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini dan Calon Wakil Gubernur Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.
Selain itu tampak hadir Calon Wakil Bupati Jombang Sumrambah, serta pengurus DPC, PAC hingga Ranting PDIP Jombang, termasuk mantan Bupati Jombang, Suyanto.

 

Bawaslu Jombang Peringatkan Paslon Untuk Lakukan Kampanye sesuai Jadwal

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Peringatan Keras di berikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jombang  kepada pasangan calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk melakukan kampanye sesuai jadwal. Jika melanggar, itu akan tercatat sebagai pelanggaran Pilkada.

“Setelah ditetapkan sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada serentak 2024, diharapkan para pasangan calon mengikuti tahapan yang sudah ditentukan, khususnya tahapan kampanye,” terang Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang, David Budianto, pada Minggu, 22 September 2024.

“Jadi tahapan berikutnya setelah penetapan ini kan ada tahapan pengambilan nomor urut. Nah, setelah nomor urut ini, ada masa kampanye. Masa kampanye ini dimulai tanggal 25 September 2024,” lanjut dia

Dengan adanya tahapan itu, pihaknya berharap agar para pasangan calon ini untuk tidak melakukan kampanye terlebih dahulu sebelum jadwal. Jika ada yang melakukan kampanye sebelum masa tahapan kampanye, maka Bawaslu akan menganggap pasangan calon tersebut melakukan pelanggaran.

“Harapan kami kepada pasangan calon yang sudah ditetapkan ini, tidak melakukan kampanye sebelum masa kampanye dimulai,” ujarnya. “

Jadi Kalau ada kampanye yang dilakukan oleh paslon yang sudah ditetapkan tetapi belum pada masa kampanye , itu bisa dimasukkan dalam pelanggaran pilkada,” tegas Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang kepada media.

Perlu diketahui masa kampanye Pilkada 2024 akan resmi dimulai tanggal 25 September 23 November 2024. Setelah itu masa tenang sebelum hari pencoblosan pada 27 November 2024.

Sebagai tambahan informasi dua pasangan yang akan bertarung dalam Pilkada Kabupaten Jombang 2024 adalah pasangan calon Mundjidah Wahab dan Sumrambah diusung oleh partai pengusung Partai PDI-Perjuangan,Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrat. Sedangkan untuk pasangan Warsubi – Salman diusung partai politik Gerindra, PKS, PKB,PAN, Golkar dan Nasdem.

 

Penuhi Syarat untuk Maju Pilkada 2024, KPU Jombang Tetapkan 2 Paslon

0
KPU Kabupaten Jombang saat foto bersama dengan LO partai pengusung Pilkada 2024 saat selesai penetapan Paslon di Pilkada 2024, Minggu (22/09/2024).

Jombang,TelusuR.ID – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jombang Jawa Timur menetapkan pasangan Hj Mundjidah Wahab – Sumrambah dan Warsubi – Salman sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024 di gedung Husni Kamil Manik KPU Jombang, Minggu (22/09/2024).

Dimana dalam rapat pleno penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang ini dihadiri oleh Bawalsu Jombang, Liaison Officer (LO) masing-masing pasangan calon, pemantau pemilihan dan Polres Jombang dalam penetapan Paslon Pilkada 2024.

Keputusan Penetapan Pasangan Paslon Pilkada Jombang ini tertuang di keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jombang nomor 1549 tentang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang dalam pemilihan serentak 2024.

Dikonfirmasi terkait penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024 Nuriadi Komisioner KPU Kabupaten Jombang Devisi Teknis Penyelenggara mengatakan hari ini adalah penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024.

” Kedua Palson di Pilkada Jombang ini dinyatakan oleh KPU Kabupaten Jombang memenuhi syarat,” terangnya kepada media.

Nuriadi mengatakan besok rencananya KPU Jombang akan melakukan pengambilan nomor urut yang dilakukan pada Senin, 23 September 2024 di KPU Jombang.

“Untuk pengundiannya, besok akan dilaksanakan di gedung Husni Kamil Manik Jombang dan juga akan dilakukan deklarasi Pilkada damai di KPU Jombang,” paparnya.

Nuriadi menambahkan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang pasangan calon Mundjidah Wahab dan Sumrambah diusung oleh partai pengusung Partai PDI-Perjuangan,Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrat.

” Sedangkan untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang Warsubi – Salman diusung partai politik Gerindra, PKS, PKB,PAN, Golkar dan Nasdem,” pungkasnya.

Kukuhkan 18 pengurus lembaga PCNU dan Muskercab I PCNU Jombang, ini pesan Gus Fahmi

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Para pengurus lembaga PCNU Kabupaten Jombang masa khidmah 2024-2029 resmi dikukuhkan di aula Bung Tomo Pemkab Jombang pada Ahad (22/9/2024). Pengukuhan ini dikemas sekaligus dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I PCNU Jombang. Total, ada 18 pengurus lembaga yang dilantik secara langsung oleh Rais Suriah PCNU Jombang, KH. Ahmad Hasan.

Secara bersama-sama, pengurus lembaga PCNU mengikuti baiat untuk mengabdikan diri kepada PCNU. Baiat ditekankan untuk berkhidmat pada ajaram Ahlussunnah wal Jamaah serta li i’lai kalimatillah (menegakkan kalimat Allah).

Ketua PCNU Jombang, KH Fahmi Hadzik mengatakan, bahwa PCNU Jombang merupakan ibu kotanya NU. Sehingga PCNU Jombang akan selalu menjadi pusat perhatian dari seluruh warga dan pengurus NU di seluru Indonesia bahkan dunia.

“Jika NU Jombang aman, tentram damai, maka insya Alloh PBNU juga aman. Tapi kalau NU Jombang gonjang-ganjing ganjing, ya PBNU ikut gonjang-ganjing juga,” ungkap Gus Fahmi, sapaan akrab beliau.

Gus Fahmi juga menekankan, agar para pengurs PCNU dan seluruh lembaga, agar mengedepankan persatuan, meski ada perbedaan pendapat.

“Jadi mari kita fokus melaksankan program dengan baik, membuat program yang hisa mengembangkan lembaga di NU. Kita tidak perlu menggubris hal-hal di luar yang membuat perpecahan di dalam tubuh NU,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, pengasuh Pondok Pesantren Putri Tebuireng ini kembali berpesan agar semua pengurus lembaga yang telah dilantik dapat bekerja dan bersinergi dengan baik. “Saya berharap semua lembaga yang telah dilantik dapat bekerja dan bersinergi dengan baik dengan PCNU,” harapnya.

Gus Fahmi juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan memfasilitasi seluruh proses pelantikan dan Muskercab I PCNU Jombang.
“Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memfasilitasi acara, semoga menjadi amal saleh kita semua,” tuturnya.

Sikapi Pilkada Serentak 2024, Gus Sadad : Rakyat Ingin Pemimpin Yang Peduli Pendidikan

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jombang dan Pemilihan Gubernur Jawa Timur, Sadad Al Mahiri, seorang pemerhati pendidikan dari Aktivis penggerak NU , menggaungkan suara mengenai isu pentingnya perhatian terhadap bidang pendidikan. Ia berharap, siapa pun yang terpilih sebagai pemenang dalam Pilkada  dan Pilgub ini akan lebih peduli dan berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan gratis, Jumat (20/09/2024).

Gus Sadad sapaan akrabnya, menegaskan pentingnya penegakan aturan yang tegas terhadap oknum-oknum yang masih melakukan pungutan liar di sekolah dengan berbagai dalih.

“Pendidikan seharusnya menjadi hak setiap anak tanpa ada beban finansial. Kasus pungutan liar harus ditangani serius untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik,” ujar Gus Sadad.

Menurut  informasi yang dihimpun oleh Aktivis tambun dan flamboyan yang memiliki julukan Ki Sunan ini, banyak orang tua siswa yang masih mengeluh tentang biaya-biaya pendidikan yang terus membebani mereka, bahkan ada ijazahnya yang di tahan sekolah karena belum melunasi administrasi sekolah terang Gus Sadad.

“Kami ingin pemimpin yang mendengar dan memperhatikan keluhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan. Ini adalah investasi untuk masa depan,” tambahnya.

Gus Sadad berharap agar para kandidat dalam Pilkada Kabupaten Jombang dan Pilgub Jawa Timur memprioritaskan program andalan mereka dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses pendidikan bagi semua anak. Ia menyerukan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang peduli dan berkomitmen pada pendidikan yang bermutu dan gratis bagi seluruh lapisan masyarakat terutama kalangan kurang mampu.

Ratusan Jamaah Hadiri Pengajian Umum Maulid Nabi Muhammad SAW serta Haul Simbah KH. Moh Irasyadul Anam & Hj. Dewi Zakiya ke-61

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pengajian umum maulid nabi muhammad umum dan haul ke-61 KH. Moh. Irsyadul Anam serta haul Hj. Dewi Zakiya yang diadakan kamis (19/09/24) di Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang tersebut berhasil menarik perhatian ratusan jamaah dari berbagai wilayah. Tidak hanya masyarakat sekitar, tetapi juga alumni dari berbagai kota seperti Ngawi, Madiun, Solo, Yogyakarta, Lamongan, dan daerah lainnya turut menghadiri acara ini.

Mereka datang dari berbagai kalangan, baik anak-anak, dewasa, hingga orang tua, secara bersama sama dan berbondong bondong hadir  mengikuti rangkaian kegiatan tersebut sampai selesai. Pengajian dan haul ini menjadi momentum untuk bersilaturahmi dan mengenang jasa serta keteladanan tokoh agama setempat.

Pada kesempatan tersebut Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Mambaul Ulum
H.Ganis Subintang memberikan sambutannya :

Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat berkumpul dalam acara Pengajian Umum Maulid Nabi Muhammad SAW serta Haul Simbah KH. Moh Irasyadul Anam & Hj. Dewi Zakiya ke-61 yang berlangsung dengan penuh khidmat.

Sholawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, yang menjadi suri teladan dalam setiap aspek kehidupan kita.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi luar biasa, termasuk:

1. Keluarga besar Yayasan Pendidikan dan Sosial Mambaul Ulum Megaluh Jombang, yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk pikiran, materi, maupun finansial.

2. Wali murid dan alumni, yang dengan penuh semangat telah mendukung dan menyukseskan acara ini.

3. Pemdes Megaluh, pengurus ranting NU, serta masyarakat sekitar Pondok Mambaul Ulum, yang senantiasa bekerja sama dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

4. Kepala sekolah dan tenaga pendidik di unit-unit pendidikan Mambaul Ulum Megaluh, yang meliputi:

Pondok Pesantren Mambaul Ulum Megaluh,

MI Mambaul Ulum Megaluh,

MTsN 14 Megaluh,

MA Mambaul Ulum Megaluh.

Kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak inilah yang menjadi kunci suksesnya acara ini. Semoga kekompakan dan kebersamaan kita dalam memajukan yayasan serta memperingati momentum keagamaan dan kebudayaan ini selalu terjaga dan terus berkembang.

” KH. Moh Irasyadul Anam dan Hj. Dewi Zakiya adalah tokoh NU yang sangat dihormati dan dikenal sebagai penyebar agama Islam di Kecamatan Megaluh, Jombang. Mereka dikenang sebagai pribadi yang wira’i, saleh, dermawan, ahli sedekah, dan ahli dalam memberikan nasihat serta doa. Warisan kebaikan mereka masih terus dirasakan oleh masyarakat hingga saat ini” terang H.Ganis Subintang kepada TelusuR.ID.

” Warisan terbesar dari beliau berdua adalah empat lembaga pendidikan yang mencerminkan nilai-nilai Nahdlatul Ulama (NU) dan nasionalisme agamis, yaitu:

1. Pondok Pesantren Mambaul Ulum Megaluh, 2. MI Mambaul Ulum Megaluh, 3. MTsN 14 Megaluh, 4. MA Mambaul Ulum Megaluh ” ujarnya.

” Selain itu, warisan lain yang sangat berharga adalah: 5. Pengajian rutin setiap hari Senin setelah sholat Dzuhur, yang terus memperkuat keimanan jamaah. 6. Toriqoh Jamu Taqwah, yang menjadi jalan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah” tambahnya

” Semoga kita semua dapat terus meneladani akhlak dan perjuangan beliau berdua dalam memperjuangkan pendidikan dan agama, serta menjaga keberlangsungan warisan yang telah ditinggalkan” pungkas H.Ganis Subintang.

Sementara itu pada kesempatan pengajian umum Maulid Nabi Muhammad SAW serta Haul Simbah KH. Moh Irasyadul Anam & Hj. Dewi Zakiya ke-61 Mauidhoh Hasanah di sampaikan oleh KH. Abdullah Faizin dari Lamongan.  Ceramah yang disampaikan dengan penuh hikmah dan nasehat yang menyentuh hati jamaah yang hadir. pada moment ini Beliau mengajak warga Megaluh dan sekitarnya untuk:

1. Memperbanyak sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, karena sholawat adalah salah satu amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah dan Rasul-Nya, serta mendatangkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Istiqomah dalam berjamaah sholat lima waktu, menjaga kebersamaan dalam beribadah, terutama di masjid, sebagai tanda kepatuhan kepada perintah Allah SWT dan meningkatkan ketakwaan.

3. Guyub rukun, yaitu hidup rukun, saling membantu dan menjaga kerukunan antar sesama warga, yang merupakan wujud dari ukhuwah Islamiyah dan membangun persatuan di tengah masyarakat.

4. Mendoakan keluarga dan sanak famili yang telah wafat, serta mendoakan para ulama yang telah mendahului kita. Beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan mereka yang telah tiada melalui doa, karena doa anak sholeh dan sholihah merupakan salah satu amal yang tidak terputus.

KH. Abdullah Faizin juga menjelaskan pentingnya memperingati haul dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Haul sebagai wujud penghormatan dan ingatan kepada para pendahulu yang telah berjasa menyebarkan ilmu dan dakwah Islam, serta Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperbarui cinta dan teladan kepada Rasulullah SAW. Peringatan ini, menurut beliau, bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebagai upaya untuk menjaga tradisi keagamaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
(thil)

Bawa Misi Amanat Presiden PKS, Kang Irwan Siap Menangkan Pilkada di Jawa Timur

0
H. Irwan Setiawan saat konsolidasi pemenangan Khofifah - Emil, belum lama ini. foto: istimewa/FJN

SURABAYA, TelusuR.id – Usai Rapimnas PKS di Jakarta, Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan siap tancap gas menangkan Pilkada serentak 2024 di Jawa Timur. Rapimnas PKS, dihadiri unsur pimpinan DPTP PKS, Ketua Bidang Badan, dan Ketua DPW PKS se Indonesia.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Irwan itu, memenangkan Pilkada merupakan amanat Rapimnas PKS di Kantor DPTP PKS yang diikutinya Kamis, 19 September 2024 lalu.

Kang Irwan mengatakan, rapimnas akan dilanjutkan dengan agenda rakernas mulai tanggal 20 sd 22 September 2024 di Jakarta.

“Saya hadir bersama ketua DPW PKS se-Indonesia dalam rapimnas. Kami mendapatkan amanat dari Presiden PKS,” kata Kang Irwan, dalam keterangannya, Jumat (20/9/2024).

Irwan melanjutkan, salah satu amanatnya yaitu terkait target kemenangan harus mencapai minimal 60 persen di Pilkada 2024 seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Timur.

Selain itu, amanat Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, menekankan pentingnya kerja kolektif dan militansi kader dalam mencapai kemenangan.

“Amanat berikutnya dari Presiden PKS, Seluruh sumber daya yang dimiliki oleh Partai, baik struktur, pengurus, anggota, simpatisan, seluruh pejabat publik PKS, termasuk para Anggota Dewan Pakar PKS baik dari unsur Purnawirawan TNI-POLRI harus bergerak satu komando, berjuang totalitas untuk memenangkan Pilkada 2024,” ujar Kang Irwan.

“Terakhir, amanat presiden PKS, Kemenangan di Pilkada 2024 akan menjadi langkah awal menuju kemenangan di Pemilu 2029. Meraih kepemimpinan daerah menjadi sarana kita untuk dapat memberikan kemaslahatan yang lebih besar kepada masyarakat di tingkat daerah,” pungkas alumnus FISIP Unair tersebut.