Boyolali,TelusuR.ID – Jembatan Garuda di Dukuh Bolo Wetan RT 11/RW 03, Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, resmi diresmikan pada Kamis (23/7/2026). Peresmian yang dilaksanakan secara daring tersebut merupakan bagian dari program pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV Kodam IV/Diponegoro dengan penanggung jawab Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat FKPD Boyolali dan diikuti sekitar 1000 orang.
Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jembatan ini menjadi sarana penting yang memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

Pangdam menyampaikan bahwa program Jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis pemerintah yang dilaksanakan oleh jajaran Kodam IV/Diponegoro. Hingga saat ini telah dibangun 313 jembatan di wilayah Jawa Tengah, dan pada hari ini sebanyak 53 jembatan diresmikan secara serentak sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah.
Selain pembangunan jembatan, TNI juga terus melaksanakan berbagai program sosial seperti pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta kegiatan lain yang bertujuan membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Bupati Boyolali Agus Irawan, S.H., mengapresiasi terwujudnya Jembatan Garuda yang telah lama diharapkan masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan TNI dalam mendukung berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati, berbagai program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, layanan kesehatan gratis, bantuan bibit dan pupuk bagi petani, serta pemberian seragam sekolah gratis diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Boyolali.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, kegiatan peresmian juga dirangkai dengan penyerahan 100 paket sembako kepada warga Desa Bolo. Diharapkan keberadaan Jembatan Garuda dapat memberikan manfaat nyata, memperlancar akses transportasi, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Agus Kemplu)