Peringati Pekan ASI Sedunia 2026, Mom Uung dan Bidanku Afita Bekali Ibu dengan Teknik Menyusui yang Tepat
Malang,TelusuR.ID – Menyusui bukan sekadar memberikan makanan terbaik bagi bayi. Di balik proses tersebut, banyak ibu menghadapi tantangan, mulai dari produksi ASI yang belum optimal, pelekatan bayi yang kurang tepat, hingga minimnya dukungan dari lingkungan sekitar. Berangkat dari kondisi itu, Mom Uung berkolaborasi dengan Bidanku Afita menggelar edukasi menyusui dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia 2026 di Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai seminar, tetapi sebagai ruang belajar interaktif yang mempertemukan ibu hamil, ibu menyusui, pasangan, dan keluarga untuk memperoleh pemahaman yang benar mengenai pemberian ASI eksklusif.
Puluhan peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan penyampaian materi berbasis ilmu pengetahuan, praktik langsung, konsultasi personal, hingga pendampingan di rumah. Pendekatan tersebut dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sesi edukasi, Bidan Afita mengulas berbagai persoalan yang paling sering dialami ibu menyusui. Mulai dari produksi ASI yang belum maksimal, bendungan ASI, puting lecet, teknik pelekatan bayi yang kurang tepat, hingga pentingnya menjaga asupan nutrisi selama masa menyusui.
Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan pendekatan praktis sehingga mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang.
Selanjutnya, Founder Mom Uung bersama tim konselor laktasi memandu praktik menyusui secara langsung. Peserta diajak mempelajari posisi menyusui yang nyaman, teknik pelekatan bayi yang benar, cara memerah dan menyimpan ASI, hingga pentingnya keterlibatan suami dan keluarga dalam mendukung keberhasilan ibu menyusui.
Menurut penyelenggara, keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada ibu, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan yang memberikan dukungan emosional maupun praktis selama proses menyusui.
Salah satu sesi yang mendapat perhatian peserta adalah Intimate Consultation, yakni konsultasi secara personal yang memungkinkan setiap ibu berkonsultasi sesuai kondisi dan tantangan yang dihadapinya.
Pendampingan kemudian dilanjutkan melalui home visit kepada salah satu pasien. Kunjungan tersebut memberi kesempatan bagi tim untuk melihat langsung kondisi ibu dan bayi di rumah sehingga solusi yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.

Kolaborasi antara Mom Uung dan Bidanku Afita menjadi bagian dari upaya memperluas akses edukasi kesehatan ibu dan anak di tengah masyarakat. Sinergi antara pelaku usaha dan tenaga kesehatan dinilai penting untuk menghadirkan informasi yang mudah dipahami, berbasis bukti ilmiah, sekaligus dekat dengan kebutuhan keluarga Indonesia.
Melalui kegiatan ini, kedua pihak berharap semakin banyak ibu memperoleh pengetahuan yang benar mengenai proses menyusui sehingga mampu meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif, yang menjadi salah satu fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
Mengenal Bidanku Afita
Bidanku Afita dikenal sebagai praktisi kebidanan sekaligus edukator kesehatan ibu dan anak yang aktif memberikan pendampingan mengenai program hamil, kehamilan, persalinan, menyusui, hingga kesehatan bayi.
Selain memberikan layanan kebidanan, Afita juga memanfaatkan media digital untuk memperluas literasi kesehatan masyarakat. Melalui akun TikTok @bidanku.afita, ia telah diikuti lebih dari 700 ribu pengikut dengan total lebih dari 17 juta tanda suka. Sementara akun Instagram @bidanku_afita memiliki lebih dari 150 ribu pengikut yang rutin mengakses konten edukasi kesehatan ibu dan anak.
Afita juga merupakan penulis buku “Ready Jadi Ibu”, yang berisi panduan bagi perempuan mulai dari masa program hamil, kehamilan, persalinan, hingga menyusui. Buku tersebut disusun berdasarkan pengalaman praktik kebidanan dan pendampingan kepada para ibu selama bertahun-tahun.
Melalui layanan kebidanan, edukasi digital, penulisan buku, dan berbagai program kolaborasi, Bidanku Afita terus mendorong meningkatnya literasi kesehatan ibu dan anak agar semakin banyak keluarga Indonesia memiliki akses terhadap informasi kesehatan yang akurat, mudah dipahami, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.