SURABAYA, TelusuR.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, secara terbuka memberikan ucapan selamat kepada Tim Nasional Spanyol yang sukses merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026. Capaian manis skuad La Roja tersebut diraih usai menumbangkan Argentina dalam laga pamungkas yang berlangsung sengit dan penuh drama.
Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menilai bahwa kemenangan Spanyol menjadi bukti shahih atas tingginya kualitas regenerasi pemain muda yang dimiliki negara tersebut. Menurutnya, dominasi pemain muda di lapangan mampu menjadi pembeda sekaligus penentu kemenangan di laga krusial.
Ning Lia mengaku sangat bersyukur karena prediksi yang ia sampaikan sebelum peluit kick-off dibunyikan akhirnya menjadi kenyataan. Sejak awal turnamen, ia memang secara konsisten menjagokan Spanyol lantaran kepikat oleh performa impresif deretan talenta muda mereka, khususnya bintang muda Lamine Yamal.

“Selamat untuk Timnas Spanyol yang berhasil menjadi juara dunia. Mereka tampil sangat disiplin, penuh semangat, dan mampu menunjukkan kualitas mental juara hingga akhir pertandingan,” ujar Lia memberikan apresiasi dikutip Telusur.id, Senin (20/7/2026).
Meski menaruh dukungan penuh kepada Spanyol, politisi asal Jawa Timur ini mengaku tetap memberikan rasa hormat yang tinggi kepada Timnas Argentina. Menurut pengamatannya, Tim Tango memberikan perlawanan yang amat gigih dan tidak mudah menyerah sepanjang 90 menit laga berjalan.
Lia secara khusus melayangkan pujian pada performa penjaga gawang Argentina yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Ia menilai ketangguhan kiper Argentina menjadi alasan utama mengapa laga final tersebut tetap berlangsung ketat dan menegangkan hingga menit-menit akhir.
“Saya sangat kagum dengan penampilan kiper Argentina. Ia bermain luar biasa dan melakukan banyak sekali penyelamatan penting. Kalau tidak ada aksi-aksi penyelamatan itu, mungkin skor pertandingan bisa jauh lebih besar untuk kemenangan Spanyol,” tuturnya.

Di balik alasan teknis lapangan, Lia mengungkapkan adanya ikatan emosional tersendiri mengapa ia begitu mengagumi sosok Lamine Yamal. Selain terpikat oleh kelincahan dan visi bermain sang pemain, nama bintang muda Spanyol itu ternyata memiliki kemiripan bunyi dengan nama putra kandungnya.
“Saya sangat menyukai gaya permainan Lamine Yamal. Selain karena kualitasnya yang menonjol di lapangan, namanya secara tidak langsung mengingatkan saya pada anak saya, Akmal. Itu menjadi alasan personal tersendiri mengapa saya mantap menjagokan Spanyol,” ungkapnya sembari tersenyum.
Di sisi lain, Senator Lia Istifhama juga mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam merespons antusiasme masyarakat. Khofifah diketahui menggelar agenda nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang dipusatkan di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Hal yang membuat Lia sangat terkesan adalah konsep acara nobar tersebut yang secara aktif merangkul dan melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Langkah ini dinilai sebagai terobosan cerdas yang menggabungkan hiburan rakyat dengan penguatan ekonomi akar rumput.
Menurut Lia, kegiatan berskala massal semacam itu tidak sekadar menghadirkan ruang ruang kebersamaan dan rekreasi gratis bagi warga kota. Lebih dari itu, skema tersebut terbukti ampuh menggerakkan roda perekonomian lokal melalui perputaran transaksi dagang di area lokasi acara.
“Konsep nobar yang melibatkan para pedagang kecil dan UMKM ini sangat patut kita apresiasi bersama. Masyarakat bisa menikmati pertandingan final dengan gembira, sementara di sisi lain para pelaku usaha memperoleh dampak ekonomi langsung,” urai Ning Lia.
Ia berharap model kegiatan publik yang memberdayakan ekonomi kerakyatan seperti ini dapat terus dipertahankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Momentum-momentum besar ke depan diharapkan bisa terus diintegrasikan dengan panggung promosi bagi produk-produk lokal.
“Semoga kegiatan kreatif yang memadukan pesta rakyat dan pemberdayaan ekonomi seperti ini bisa terus digelar secara konsisten pada berbagai momentum besar lainnya di Jawa Timur,” pungkas anggota DPD RI tersebut mengakhiri keterangannya.