JOMBANG, TelusuR.id – Panitia lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi meluncurkan 100 unit mobil operasional untuk menunjang kelancaran mobilitas para peserta.
Kendaraan roda empat tersebut secara khusus disiapkan sebagai armada antar-jemput bagi para muktamirin dari berbagai titik kedatangan strategis.
Layanan transportasi ini akan memfasilitasi pergerakan peserta menuju lokasi utama muktamar yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, pada 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
Salah satu rute utama armada operasional ini adalah menjemput para kiai dan peserta muktamar dari Bandara Internasional Juanda menuju area pesantren.
Selain dari bandara, panitia juga secara khusus menyiagakan armada di Stasiun Jombang guna mengakomodasi muktamirin yang memilih menggunakan moda transportasi kereta api.
Secara geografis, jarak tempuh dari Bandara Internasional Juanda menuju lokasi pusat perhelatan muktamar terbentang sejauh 72 kilometer.
Rentang jarak tersebut terbilang aksesibel, karena dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar satu jam perjalanan melalui akses jalan tol.
Sementara itu, bagi muktamirin yang tiba melalui jalur darat bebas hambatan, jarak tempuh dari pintu keluar Tol Jombang menuju kawasan Tambakberas sangatlah dekat, yakni hanya memakan waktu 10 menit perjalanan.
“Sebanyak 100 unit kendaraan roda empat ini untuk antar-jemput muktamirin,” ujar Ketua Panitia Lokal sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abd Rozaq Sholeh atau yang akrab disapa Gus Rozaq, dikutip Telusur.id, Kamis (23/7/2026).
Prosesi peluncuran armada transportasi ini berlangsung khidmat sekaligus meriah di halaman Gedung Serba Guna (GSG) KH Hasbullah Said, PPBU Tambakberas Jombang.
Acara peluncuran tersebut disaksikan oleh sedikitnya 2.000 orang, di mana sebagian besar yang hadir merupakan jajaran panitia lokal yang bersiaga menyukseskan muktamar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Panitia Muktamar ke-35 NU, termasuk Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Hadir pula tokoh-tokoh penting pesantren seperti Ketua Majelis Pengasuh PPBU Tambakberas KH Hasib Wahab, serta keluarga besar pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah.
Momen peluncuran ditandai dengan aksi Gus Ipul mengibarkan bendera start, disusul pengguntingan tali puluhan balon oleh panitia. Begitu balon terbang, deretan mobil putih berlogo resmi Muktamar ke-35 NU bergerak perlahan diiringi tepuk tangan riuh dan kumandang lagu kebangsaan Ya Ahlal Wathon.
Gus Rozaq memaparkan, armada tersebut merupakan hasil kolaborasi panitia lokal (50 unit) dan Ikatan Alumni Pesantren Bahrul Ulum/IKABU (50 unit). “Untuk pengerjaan fisik dan penataan infrastruktur kami targetkan rampung sebelum pembukaan pasar rakyat dan bazar pada 19 Agustus 2026. Hari ini selain apel siaga panitia, kita juga meluncurkan 100 unit mobil operasional muktamar,” pungkasnya.