Menteri PU Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen, Babinsa Koramil Mondokan Kawal Kelancaran Kunjungan

Bagikan :

SRAGEN,TelusuR.ID – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen di Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Senin (27/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana sekolah siap digunakan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU meninjau sejumlah fasilitas pendidikan sekaligus berdialog dengan pelaksana proyek, tenaga pendidik, dan para siswa. Kegiatan yang dihadiri sekitar 300 peserta itu juga diikuti Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Sarana Strategis PU Jawa Tengah Avi Triyanto, PPK Wilayah Jawa Tengah II Avivah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sragen Mursid Joko Wiranto, jajaran pelaksana proyek, serta unsur TNI dan Polri.

Di tengah rangkaian kegiatan, Babinsa Koramil 14/Mondokan, Serka Jon Malelak, turut melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh agenda berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap pelaksanaan program strategis pemerintah, khususnya di sektor pendidikan.

Selain membantu menciptakan situasi yang kondusif selama kunjungan berlangsung, Babinsa juga berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana. Peran tersebut mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung kelancaran pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Serka Jon Malelak mengatakan, keterlibatan Babinsa merupakan wujud kesiapan TNI Angkatan Darat untuk mengawal berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Sekolah Rakyat merupakan program yang sangat baik untuk meningkatkan akses pendidikan. Kami siap mendukung setiap tahapan pelaksanaannya agar berjalan aman, tertib, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Sragen,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program strategis nasional membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga unsur TNI, Polri, dan masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen dapat segera rampung dan beroperasi secara optimal, sehingga mampu memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sragen.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *