Polres Jombang Gerak Cepat Jawab Tuntutan Sopir Truk, Patroli Malam Diperketat hingga Dugaan Pungli Diusut

0
13 views
Bagikan :

Polres Jombang Pastikan Aspirasi Sopir Truk Tak Berhenti di Meja Rapat, Langsung Diwujudkan di Lapangan

JOMBANG, TelusuR.id – Kepolisian Resor Jombang bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan para sopir truk dalam aksi penyampaian pendapat beberapa waktu lalu. Berbagai langkah konkret ditempuh sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan, keselamatan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pengemudi angkutan barang.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan seluruh masukan dari para sopir menjadi perhatian serius. Menurut dia, kepolisian tidak hanya mendengar keluhan, tetapi juga langsung mengambil tindakan di lapangan sebagai solusi atas persoalan yang dihadapi para pengemudi.

Salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan adalah maraknya balap liar serta aksi kriminalitas jalanan, termasuk kejahatan bajing loncat yang dinilai membahayakan keselamatan pengemudi maupun keamanan barang yang diangkut.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Jombang mengintensifkan patroli pada malam hingga dini hari. Personel disiagakan di sejumlah ruas jalan yang selama ini dipetakan sebagai kawasan rawan gangguan keamanan dan tindak kriminal.

Kapolres juga mengajak masyarakat dan para pengemudi untuk berperan aktif menjaga situasi keamanan dengan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat Polri 110 maupun kanal komunikasi “Lapor Pak Kapolres”.

“Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan agar masyarakat memperoleh rasa aman saat beraktivitas,” ujar AKBP Ardi dalam keterangan tertulis yang diterima TelusuR.id, Sabtu (27/6/2026).

Selain memperkuat pengamanan di jalan raya, Polres Jombang juga menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas institusi. Menyikapi adanya laporan dugaan pungutan liar dalam penanganan kecelakaan lalu lintas, Kapolres memastikan pemeriksaan terhadap personel yang diduga terlibat telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menegakkan disiplin internal sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian.

Terkait pengaturan lalu lintas kendaraan angkutan barang di wilayah Mojoagung, Kapolres menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan semata-mata untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Berdasarkan evaluasi kepolisian, kawasan tersebut memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi sehingga diperlukan rekayasa arus kendaraan pada jam-jam tertentu.

Ia menegaskan, kebijakan itu bukan merupakan larangan bagi truk untuk melintas. Kendaraan angkutan barang yang memiliki tujuan ke kawasan industri di Mojoagung dan sekitarnya tetap diperbolehkan melintas sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Jombang juga menyiapkan mekanisme khusus bagi sopir truk yang berdomisili di wilayah sekitar, seperti Wonosalam, Kediri, dan Blitar. Mereka nantinya dapat menggunakan stiker identitas yang disahkan pemerintah desa sebagai bukti domisili. Adapun teknis pelaksanaannya akan disosialisasikan lebih lanjut oleh Satuan Lalu Lintas Polres Jombang.

Sementara itu, terkait usulan penyediaan lokasi istirahat bagi pengemudi truk, Kapolres menilai keberadaan rest area yang aman memang menjadi kebutuhan bersama. Selama ini, kendaraan yang berhenti di bahu jalan tanpa perlengkapan keselamatan kerap menjadi pemicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Karena itu, Polres Jombang membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk menghadirkan fasilitas istirahat yang layak, sehingga kebutuhan para sopir dapat terpenuhi tanpa mengurangi aspek keselamatan pengguna jalan lainnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Polres Jombang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. Respons cepat terhadap aspirasi para sopir truk diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik sekaligus menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan