Jembatan Perintis Garuda di Girimarto Masuki Tahap Finishing, Progres Pembangunan Capai 80 Persen
WONOGIRI,TelusuR.ID — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang melintasi Sungai Blateran di Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, memasuki tahap akhir pengerjaan. Infrastruktur yang akan menghubungkan Desa Nungkulan, Desa Jendi, dan Kelurahan Gemawang itu kini mencapai progres sekitar 80 persen.
Pada Rabu (17/6/2026), pekerjaan difokuskan pada pemasangan pagar jembatan, pengamplasan, serta pengecatan sebagai bagian dari proses penyelesaian konstruksi. Tahapan tersebut menjadi penanda bahwa jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat semakin dekat untuk dapat digunakan.
Di lokasi pembangunan, anggota Koramil 18/Girimarto bersama warga dan para pekerja tampak bergotong royong menyelesaikan sejumlah pekerjaan teknis. Pemasangan pagar dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan pengguna, sementara pengamplasan dan pengecatan bertujuan memperkuat daya tahan material sekaligus memperbaiki tampilan konstruksi.
Bintara Tata Usaha Urusan Dalam (Bati Tuud) Koramil 18/Girimarto, Peltu Panggung, mengatakan setiap tahapan pembangunan dilakukan secara bertahap dan teliti guna memastikan kualitas bangunan sesuai standar yang ditetapkan.
Menurut dia, pagar jembatan bukan sekadar pelengkap konstruksi, melainkan komponen penting yang berfungsi melindungi pengguna saat melintas. Karena itu, proses pemasangan hingga tahap finishing dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan ketahanan material.

“Pekerjaan saat ini memasuki tahap penyempurnaan. Selain pemasangan pagar, kami juga melakukan pengamplasan dan pengecatan agar hasil akhir lebih rapi, kuat, dan tahan terhadap perubahan cuaca,” kata Peltu Panggung.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga antarwilayah yang selama ini bergantung pada akses terbatas, terutama saat musim hujan ketika debit Sungai Blateran meningkat.
Bagi masyarakat setempat, jembatan tersebut bukan hanya infrastruktur penghubung, tetapi juga sarana penting yang akan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan sosial di kawasan Girimarto.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 80 persen, masyarakat kini menantikan penyelesaian proyek tersebut agar segera dapat dimanfaatkan sebagai jalur penghubung yang lebih aman dan efisien.(Agus Kemplu)



