Satgas Yonif 521/DY Dorong Kemandirian Warga Kurima, Ketahanan Pangan Jadi Fokus Pendampingan
YAHUKIMO,TelusuR.ID – Di tengah bentang alam pegunungan Papua yang menantang, upaya membangun ketahanan pangan terus dilakukan. Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 521/DY hadir mendampingi masyarakat Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Melalui kegiatan pembinaan teritorial yang dilaksanakan pada Selasa (16/6/2026), personel Satgas terjun langsung membantu masyarakat mengelola lahan pertanian serta memberikan pendampingan agar potensi sumber daya alam yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
Danpos Kurima, Lettu Inf Dany Rizki Hardiyanto, S.Tr.Han., mengatakan keterlibatan personel Satgas merupakan bagian dari komitmen TNI untuk tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung kebutuhan dasar masyarakat di daerah penugasan.

Menurutnya, pendampingan dilakukan dengan mengajak warga mengembangkan lahan pertanian yang dimiliki sehingga mampu menghasilkan bahan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga secara berkelanjutan.
Kehadiran personel Satgas di tengah masyarakat juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memberikan motivasi kepada warga agar semakin percaya diri dalam mengelola potensi lokal yang mereka miliki.
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

“Kami ingin mendorong masyarakat agar mampu mengelola sumber daya yang dimiliki secara optimal sehingga kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi secara mandiri. Melalui kebersamaan dan gotong royong, kami berharap tercipta ketahanan pangan yang berkelanjutan di Distrik Kurima,” ujarnya.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga, Kalorina Heselo, mengaku terbantu dengan pendampingan yang diberikan personel Satgas. Menurutnya, kehadiran TNI memberikan semangat baru bagi warga untuk terus mengembangkan lahan pertanian dan meningkatkan hasil produksi.

Bagi masyarakat di wilayah pedalaman, sektor pertanian tidak hanya menjadi sumber pangan keluarga, tetapi juga menjadi tumpuan ekonomi yang berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan rumah tangga. Karena itu, pendampingan yang dilakukan dinilai memberikan manfaat nyata dalam mendukung kehidupan warga sehari-hari.
Melalui program pembinaan teritorial tersebut, Satgas Yonif 521/DY menunjukkan bahwa tugas prajurit di wilayah perbatasan dan pedalaman tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dengan sinergi yang terus dibangun antara TNI dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di Distrik Kurima semakin kuat, sekaligus membuka jalan bagi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan warga di pedalaman Papua.
(Prajurit Macan Kumbang Berhasil – Yonif 521/DY)



