Sragen,TelusuR.ID – Dalam upaya menyukseskan program swasembada pangan di wilayah Desa Pringanom Koramil 03/Masaran Kodim 0725/Sragen Serda Saeful turun langsung ke sawah untuk membantu petani melakukan pembersihan gulma (tanaman pengganggu) pada tanaman padi, Selasa (26/5).
Aksi yang dikenal warga lokal dengan istilah matun ini dilakukan di lahan persawahan milik salah satu kelompok tani setempat. Serda Saeful tanpa ragu melepas sepatu PDL nya dan masuk ke dalam lumpur sawah untuk mencabuti rumput liar yang tumbuh di sela-sela tanaman padi.
Pembersihan gulma ini krusial dilakukan agar tanaman padi dapat tumbuh optimal tanpa harus berebut serapan pupuk, air, dan sinar matahari dengan tumbuhan liar.
Komandan Kodim 0725/Sragen melalui Danramil 03/Masaran Kapten Inf. Toha menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa kepada para petani merupakan bagian dari tugas ketahanan pangan nasional yang diamanatkan kepada TNI AD.
“Gulma yang dibiarkan bisa menurunkan hasil panen secara drastis. Kehadiran Babinsa di sawah diharapkan dapat memotivasi petani agar lebih giat merawat tanamannya, sehingga produktivitas padi di Sragen tetap terjaga dan bahkan meningkat,” ungkapnya.
Di sela-sela kegiatan matun, Serda Saeful juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog dengan petani mengenai kendala pertanian di lapangan, seperti ketersediaan pupuk, pasokan air irigasi, hingga serangan hama.
Poktan Tani Makmur Bpk. Subiyanto mengapresiasi kepedulian Babinsa yang tidak hanya memberikan arahan di atas kertas, tetapi mau kotor-kotoran langsung di sawah. Menurutnya, bantuan tenaga dari Babinsa ini sangat mempercepat proses perawatan padi di lahannya.
(Agus Kemplu)



