JOMBANG,TelusuR.ID – Di sebuah sore yang tenang pada Senin, 27 April 2026, halaman MI Midanutta’lim 1 Mayangan mulai dipenuhi langkah-langkah penuh harap. Hari itu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting bagi perjalanan kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama di desa tersebut.
Pimpinan Ranting IPNU–IPPNU Desa Mayangan resmi melantik kepengurusan baru masa khidmat 2026–2027. Mengusung tema “Membangun Sinergi, Perkuat Organisasi, Menuju Pelajar NU yang Loyal dan Berkualitas,” kegiatan ini terasa hangat sekaligus sarat makna—seolah menjadi penanda estafet perjuangan yang terus berlanjut dari generasi ke generasi.
Dalam suasana yang khidmat, Ketua IPNU Desa Mayangan, Muhammad Sholahuddin, menyampaikan pesan yang sederhana namun mendalam: pentingnya kebersamaan. Ia menekankan bahwa sinergi antar kader bukan hanya pelengkap, melainkan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kokoh dan berdaya guna.

Kehadiran berbagai elemen menambah semarak acara tersebut. Mulai dari jajaran Nahdlatul Ulama beserta badan otonomnya, pengurus PAC IPNU–IPPNU Jogoroto, hingga tokoh masyarakat dan para undangan yang datang membawa doa dan dukungan. Semua menyatu dalam satu tujuan: menjaga nyala kaderisasi pelajar NU agar tetap hidup dan berkembang di Desa Mayangan.
Ketua Ranting NU Mayangan, M. Agus Salim, turut memberikan harapan besar kepada para pengurus yang baru dilantik. Baginya, amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan ladang pengabdian yang harus dijalani dengan semangat dan tanggung jawab. Ia optimis, dari tangan-tangan muda inilah akan lahir kader-kader NU yang tangguh dan mampu bersaing di masa depan.

Sementara itu, pembina IPNU–IPPNU Desa Mayangan, KH. M. Sholahuddin, mengajak para kader untuk tidak pernah lelah belajar. Ia mengingatkan bahwa kekuatan ilmu harus berjalan seiring dengan kokohnya aqidah Ahlussunnah wal Jamaah. Dalam tuturnya, terselip keyakinan bahwa para kader hari ini adalah pemimpin masa depan yang tengah ditempa.
Pesan serupa juga datang dari H. Yunus, senior IPNU Kabupaten Jombang yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PCNU Jombang. Ia menekankan pentingnya membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, agar sistem kaderisasi semakin kuat dan mampu menjawab tantangan zaman.
Pelantikan itu pun berlangsung dengan penuh khidmat—diiringi doa-doa yang mengalir lirih, seakan menguatkan langkah para pengurus baru. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah, menghadirkan suasana keakraban yang hangat, sekaligus menjadi awal dari perjalanan panjang pengabdian mereka ke depan.



