Perkuat Layanan Kesehatan Inklusif, Khofifah Resmikan Gedung ‘Gus Dur’ RSU Muslimat Ponorogo

0
31 views
Bagikan :

PONOROGO, TELUSUR.ID – Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Gedung KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di RSU Muslimat Ponorogo, Minggu lalu. Peresmian ini menjadi tonggak sejarah baru dalam penguatan layanan kesehatan inklusif berbasis keumatan yang modern di daerah.

Kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Rais ‘Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Mensos RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul), serta Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi mempertegas sinergi nasional dalam mengawal transformasi kesehatan. Momentum ini sekaligus menandai perjalanan panjang 40 tahun pengabdian RSU Muslimat Ponorogo bagi masyarakat luas.

Khofifah menegaskan bahwa pembangunan gedung tujuh lantai ini bukan sekadar pencapaian fisik, melainkan simbol modernisasi fasilitas kesehatan yang profesional dan berdaya saing. Meski tampil modern, rumah sakit ini dipastikan tetap memegang teguh nilai-nilai keumatan yang menjadi fondasi dasarnya sejak awal berdiri.

Pemilihan nama KH. Abdurrahman Wahid memiliki makna filosofis yang mendalam sebagai pengingat akan nilai kemanusiaan dan toleransi. Khofifah berharap semangat Gus Dur yang selalu berpihak pada rakyat kecil dapat terinternalisasi dalam setiap denyut pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Layanan di sini harus inklusif, menghormati semua golongan, serta memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat. Semangat Gus Dur harus hadir nyata dalam setiap tindakan medis dan pelayanan pasien,” ujar Khofifah dalam sambutannya dikutip Telusur.id, Sabtu (4/4/2026).

Lebih lanjut, Gubernur Jatim ini menyebut RSU Muslimat Ponorogo memiliki potensi besar untuk menjadi center of excellence, khususnya pada layanan kesehatan ibu dan anak. Ia bahkan memproyeksikan Ponorogo sebagai episentrum layanan infertilitas yang menjadi harapan baru bagi pasangan suami istri.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada berbagai pihak yang telah berkolaborasi, mulai dari tokoh NU hingga lembaga keuangan. Sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan sektor swasta dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan fasilitas kesehatan yang kredibel.

“Empat dekade adalah perjalanan panjang pengabdian. Muslimat NU harus terus menjadi penjalin sinergi melalui dakwah bil hal dan dakwah bil maal, sehingga kehadirannya semakin dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan negara,” tandasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, peresmian ini juga diwarnai dengan penyerahan berbagai bantuan operasional. Bank Mega Syariah Solo dan LAZISNU Ponorogo menyerahkan unit ambulans, sementara Bank Jatim menyumbangkan puluhan kursi tunggu untuk meningkatkan kenyamanan pasien.

Selain fasilitas medis, kepedulian terhadap lingkungan juga ditunjukkan melalui penyerahan 100 bibit tanaman buah dari Dinas Kehutanan Jatim kepada PCNU Ponorogo. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan rumah sakit yang asri dan berkelanjutan.

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menambahkan bahwa kehadiran gedung ini selaras dengan program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Penguatan sumber daya manusia dan kesetaraan gender melalui peran aktif perempuan di sektor kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah.

Di sela acara, Khofifah juga menyelipkan pesan perdamaian global kepada dunia internasional. Ia mengajak perempuan di seluruh dunia, khususnya jajaran Muslimat NU, untuk bersatu menyuarakan penghentian konflik dan membangun kedamaian melalui jalur kemanusiaan.

“Dari Ponorogo, kita serukan kepada dunia dan PBB untuk menghentikan perang. Mari bangun kedamaian global. Ini adalah pesan penting dari perjalanan panjang pengabdian Muslimat NU,” tegas Khofifah yang disambut antusias oleh para hadirin.

Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh PWNU Jatim ini ditutup dengan peresmian Kantor PC Muslimat NU Ponorogo. Dengan fasilitas baru ini, RSU Muslimat Ponorogo diharapkan semakin siap menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan bagi warga Ponorogo dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan