JOMBANG, TELUSUR.ID – Kepolisian Resor Jombang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, memimpin langsung aksi penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di lahan pertanian Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah di Indonesia. Usai melakukan penanaman fisik, jajaran Polres Jombang bergabung dalam zoom meeting bersama Kapolri untuk melaporkan progres dan koordinasi penguatan sektor pangan di tingkat daerah.
Pantauan di lokasi, acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, mulai dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Jombang, Dansatradar 222 Ploso, hingga Kodim 0814 Jombang. Hadir pula Kepala Bulog Mojokerto, perwakilan Dinas Pertanian, serta para penyuluh dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) setempat.

Dalam sambutannya, AKBP Ardi Kurniawan menyebut momen penanaman yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini sebagai sebuah pertanda baik. Ia berharap aktivitas pertanian yang dilakukan di bulan penuh kemuliaan ini membawa keberkahan dan rahmat bagi seluruh masyarakat Jombang.
“Penanaman jagung serentak pada bulan Ramadan ini merupakan bentuk ikhtiar kita bersama. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar, tidak hanya bagi para petani, tetapi juga bagi ketahanan ekonomi masyarakat luas,” ujar AKBP Ardi Kurniawan, Minggu (8/3/2026) dikutip Telusur.id.

Kapolres menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud sinergitas solid antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Langkah integratif ini menjadi fondasi utama dalam mensukseskan visi pemerintah pusat menjadikan Indonesia mandiri di sektor pangan.
Menurutnya, sektor pertanian saat ini tengah menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Dengan potensi yang ada, Jombang diharapkan mampu berkontribusi besar dalam ambisi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia melalui produksi jagung yang berkualitas dan melimpah.

Optimisme tersebut juga didorong oleh kehadiran Bulog yang memberikan jaminan harga lebih baik bagi para petani. Jaminan pasar ini diharapkan mampu memicu semangat petani untuk meningkatkan produktivitas tanpa perlu khawatir dengan fluktuasi harga yang merugikan saat masa panen tiba.
AKBP Ardi juga menekankan bahwa tantangan dan hambatan yang dihadapi para petani di lapangan adalah tanggung jawab kolektif. Polres Jombang berkomitmen memberikan pengawalan penuh terhadap distribusi benih hingga pemantauan lahan agar program swasembada ini berjalan tanpa kendala.

Di sela kegiatan, Kapolres secara simbolis menyerahkan bantuan benih jagung unggul kepada perwakilan Gapoktan Desa Ngumpul. Selain fokus pada aspek pertanian, acara juga diwarnai dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Aksi ini ditutup dengan penanaman bibit secara simbolis oleh jajaran Forkopimda Jombang di lahan yang telah disiapkan. Langkah nyata di Desa Ngumpul ini diharapkan menjadi pemicu bagi kecamatan lain di Jombang untuk mengakselerasi swasembada jagung guna memperkuat kedaulatan pangan nasional.



