BANGKALAN, TELUSUR.ID – Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) sukses menyelenggarakan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) ORADO CUP 2026 Kabupaten Bangkalan. Ajang bergengsi yang berlangsung di Aula TRK Bangkalan ini resmi berakhir pada Minggu (29/3/2026) sore dengan memunculkan juara-juara baru di kelas senior dan junior.
Turnamen yang berlangsung sejak pagi hari ini diikuti oleh 32 tim yang terbagi dalam dua kategori. Kategori Senior diperuntukkan bagi peserta umum usia 18 tahun ke atas, sementara kategori Junior menjadi panggung bagi para pelajar di bawah usia 18 tahun untuk menunjukkan ketangkasannya.
Pada kategori Umum (Senior), persaingan sengit berhasil dimenangkan oleh Tim Morsongai yang keluar sebagai juara pertama. Posisi runner-up ditempati oleh Tim Jual Beli Mobil, disusul Komunitas Wartawan Bangkalan (KWB) di posisi ketiga, dan Tim Kemayoran Barat di peringkat keempat.
Dominasi pelajar juga terlihat di kategori Junior, di mana SMAN 2 Bangkalan sukses mengukuhkan diri sebagai yang terbaik. Menyusul di posisi kedua adalah SMAN 1 Kamal, peringkat ketiga diraih MA Al Hidayah Bangkalan, dan posisi keempat ditempati oleh SMAN 1 Arosbaya.

Selain piala tetap, panitia menyiapkan dana pembinaan total jutaan rupiah bagi para pemenang. Juara pertama berhak membawa pulang Rp2 juta, disusul juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, dan juara keempat mendapatkan Rp500 ribu sebagai apresiasi atas kerja keras mereka.
Ketua Federasi ORADO Kabupaten Bangkalan, Helmi Fuad, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut. Menurutnya, ketertiban selama turnamen membuktikan bahwa domino di Bangkalan kini telah bertransformasi menjadi cabang olahraga yang terstruktur dan berkualitas.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Ini menunjukkan bahwa ORADO Bangkalan semakin siap dalam menyelenggarakan event yang tertib. Tugas kita ke depan adalah terus merapikan dan mendisiplinkan permainan ini agar memiliki nilai prestasi,” ujar Helmi dikutip Telusur.id, Senin (30/3/2026).
Para pemenang dari kedua kategori tersebut tidak bisa bersantai lama. Helmi memastikan mereka akan langsung masuk dalam program persiapan maksimal untuk mewakili Bangkalan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 5 April 2026.
Sebagai langkah keberlanjutan, ORADO Bangkalan berencana memperkuat basis pembinaan melalui pembentukan klub-klub di tingkat kampung hingga komunitas kafe. Setiap klub minimal terdiri dari lima orang untuk memastikan proses pembinaan atlet berjalan secara berjenjang.

Keseriusan organisasi ini juga ditandai dengan langkah progresif berupa pembangunan sekretariat permanen di kawasan Stadion Bangkalan. Lokasi ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas atlet, rapat pengurus, hingga perencanaan program pembinaan yang lebih profesional.
“Pembangunan sekretariat ini murni hasil inisiatif dan semangat kebersamaan kami. Kami ingin punya ‘rumah’ sendiri agar organisasi ini bisa berkembang secara berkelanjutan,” tambah Helmi saat meninjau lokasi pembangunan bersama jajaran pengurus.
Langkah berani ORADO Bangkalan ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Federasi ORADO Jawa Timur, Mahendra Abdillah Kamil. Ia menilai Bangkalan menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang memiliki visi kuat untuk membangun sistem organisasi yang permanen.
“Bangkalan punya energi besar. Inisiatif membangun sekretariat permanen ini adalah terobosan penting yang patut menjadi contoh bagi daerah lain. Ini bukan hal kecil, melainkan langkah besar untuk masa depan olahraga domino,” tegas Mahendra.
Mahendra juga menekankan pentingnya training camp bagi atlet yang lolos ke tingkat provinsi agar mereka benar-benar siap menghadapi persaingan di Kejurprov nanti. Ia berharap kesuksesan Bangkalan dapat memicu semangat daerah lain untuk lebih serius membina atlet domino.



