Memanasnya Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Jombang Pantau Jamaah Umrah Kordinasi Dengan PPIU

0
86 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Eskalasi konflik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah mulai memicu kekhawatiran mendalam bagi keluarga jemaah umrah di tanah air. Tak terkecuali di Kabupaten Jombang, yang juga terdapat jamaah yang saat ini tengah menjalankan ibadah di Mekkah dan Madinah.

Menyikapi situasi geopolitik yang tidak menentu tersebut, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang bergerak cepat untuk memberikan ketenangan kepada publik. Pemerintah memastikan bahwa pemantauan terhadap kondisi jemaah dilakukan secara intensif melalui koordinasi dengan perwakilan RI di Arab Saudi.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menjamin keselamatan dan kepastian kepulangan jemaah. Pihaknya juga terus menjalin komunikasi untuk memantau situasi tersebut.

Ilham menyatakan berdasarkan laporan terbaru, aktivitas ibadah di Tanah Suci masih terpantau kondusif dan berjalan normal meski tensi regional di negara tetangga meningkat.

Pihak Kemenhaj juga telah berkoordinasi dengan seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memberangkatkan jemaah asal Jombang. Langkah ini diambil untuk sinkronisasi data jadwal kepulangan serta memastikan rute penerbangan tetap dalam koridor aman.

Beberapa biro perjalanan seperti PT Fernando, Annisa, Ahmada, serta Diva dan Salam Mandiri, telah memberikan laporan mengenai posisi jemaah mereka. Seluruh jamaah asal Jombang masih menyelesaikan jadwal waktu ibadah sesuai ketentuan.

“Alhamdulillah, posisi jamaah asal Jombang saat ini aman semua. Mereka tetap fokus menyelesaikan rangkaian ibadah sesuai jadwal yang disusun oleh pihak PPIU,” ujar Ilham dalam keterangannya kepada media, Kamis (5/3/2026).

Ilham menjamin bahwa proses pemulangan jemaah akan tetap berjalan sesuai manifes penerbangan yang ada. Hingga saat ini, belum ada kendala teknis maupun penutupan ruang udara yang berdampak langsung pada maskapai yang membawa jemaah asal Jombang kembali ke tanah air.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa informasi mengenai kepulangan jemaah terus diperbarui secara berkala. Meskipun jaminan kepulangan diberikan, Ilham tetap memberikan catatan khusus bagi warga yang baru berencana berangkat dalam waktu dekat.

Masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam melihat situasi keamanan global sebelum memutuskan untuk tetap berangkat menuju wilayah konflik.

“Kami tetap menghimbau masyarakat Jombang lainnya mungkin menunda perjalanan umrah sampai kondisi benar-benar aman. Hal ini demi menghindari risiko yang tidak diinginkan di tengah situasi yang masih dinamis,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan