Kendalikan Inflasi, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Permukiman Warga Tuban

0
52 views
Bagikan :

TUBAN, TELUSUR.ID – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di kawasan Stasiun Lama, Kabupaten Tuban, Kamis (5/3/2026). Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya konkret Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pengendalian inflasi dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok.

Didampingi Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, Khofifah menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di area permukiman merupakan strategi khusus. Hal ini bertujuan agar intervensi harga bisa langsung menyentuh masyarakat tanpa mengganggu aktivitas ekonomi di pasar tradisional.

“Pasar murah hari ini sengaja kita dekatkan dengan permukiman agar mudah dijangkau. Saya selalu berpesan agar lokasinya jauh dari pasar tradisional supaya tidak terjadi tumpang tindih, namun masyarakat tetap mendapat harga di bawah rata-rata pasar,” ujar Khofifah di lokasi dikutip Telusur.id.

Mantan Menteri Sosial tersebut menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar soal harga yang terjangkau. Lebih dari itu, pasar murah menjadi instrumen penting untuk menjaga keseimbangan pasar, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga selama bulan suci Ramadhan.

Khofifah juga memberikan jaminan terkait stok pangan nasional di wilayah Jawa Timur. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ia memastikan bahwa ketersediaan pasokan bahan pokok dalam kondisi yang sangat aman, sehingga masyarakat diminta untuk tidak melakukan panic buying.

“Menjelang Idul Fitri, permintaan logistik rumah tangga pasti meningkat. Namun, kami ingin masyarakat tidak perlu khawatir. Pengendalian inflasi dan stabilisasi terus kami lakukan dengan mendekatkan barang ke tangan konsumen,” tambahnya dengan optimis.

Adapun komoditas yang disediakan cukup beragam dengan harga kompetitif. Beras premium dijual Rp14.000 per kg, beras medium Rp11.000 per kg, Minyakita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, serta tepung terigu seharga Rp10.000 per kg.

Tak hanya itu, komoditas dapur lainnya juga tersedia mulai dari gula pasir Rp14.000 per kg hingga berbagai jenis cabai dan bawang yang dijual dalam kemasan kecil. Daging ayam pun turut dijajakan dengan harga miring, yakni Rp30.000 per kemasan.

Suasana semakin hangat saat Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan beras kepada ratusan lansia. Ia juga secara simbolis membagikan telur kepada ibu rumah tangga yang membawa anak sebagai bagian dari kampanye pemenuhan gizi keluarga untuk mencegah stunting.

Dukungan terhadap ekonomi lokal pun ditunjukkan Khofifah dengan memborong berbagai produk UMKM setempat. Aksi ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku usaha kecil di Tuban agar tetap produktif di tengah tantangan ekonomi global.

Antusiasme warga terlihat jelas, salah satunya Darmiyah, warga Doromukti yang telah mengantre sejak siang. Ia mengaku sangat terbantu karena bisa mendapatkan beras SPHP dengan harga murah untuk kebutuhan sahur dan buka puasa bersama keluarganya.

Tinggalkan Balasan