Atap Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk, Disdagrin Desak Kontraktor Segera Lakukan Perbaikan

0
76 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Insiden ambruknya atap teras di lantai dua sisi utara bangunan baru Pasar Ploso, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada Rabu (18/3/2026) dini hari, memicu respons cepat dari Pemerintah Kabupaten setempat.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang langsung menerjunkan tim untuk meninjau lokasi. Langkah ini diambil guna memastikan penyebab pasti kerusakan pada proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut.

Plt Kepala Disdagrin Jombang, Purwanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berada di lokasi sejak pukul 07.00 WIB. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak), diketahui bahwa bagian yang roboh adalah konstruksi kanopi bangunan.

“Saya bersama tim sudah melihat kondisi di lapangan secara langsung. Memang benar ada semacam kanopi yang roboh atau terlepas hingga jatuh ke bawah,” ujar Purwanto saat memberikan keterangan kepada media.

Meski kerusakan terlihat cukup serius, Purwanto memastikan tidak ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Lokasi yang masih sepi saat kejadian menjadi faktor nihilnya korban terdampak.

“Kami sangat bersyukur karena insiden ini terjadi saat tidak ada aktivitas warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya menekankan aspek keselamatan di area pasar dikutip Telusur.id

Menyikapi hal tersebut, Disdagrin melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perdagangan (Sardag) bergerak cepat dengan memanggil pihak penyedia jasa atau kontraktor pelaksana proyek.

Purwanto menegaskan telah memberikan instruksi keras kepada kontraktor agar segera mengevakuasi material bangunan yang berserakan. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu estetika dan aksesibilitas di area pasar.

“Kami minta penyedia segera merapikan material yang jatuh dan melakukan perbaikan menyeluruh agar konstruksi kembali aman, serta tidak sampai menimbulkan korban di kemudian hari,” jelasnya secara tegas.

Selain fokus pada titik yang ambruk, Disdagrin juga menaruh perhatian pada sisi selatan bangunan. Purwanto menginstruksikan penguatan pada bagian kanopi lain yang memiliki struktur serupa guna mencegah kejadian berulang.

“Kanopi di sebelah selatan juga perlu diantisipasi. Walaupun saat ini terlihat tidak ada masalah, tetap harus dilakukan penguatan, terutama pada titik sambungan ke pilar-pilar utama,” lanjut Purwanto.

Pihak dinas pun memberikan tenggat waktu agar perbaikan segera diselesaikan. Mengingat momentum Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat, kelaikan bangunan menjadi prioritas utama demi kenyamanan pemudik dan pedagang.

Sebagai bentuk transparansi, setiap tahapan perbaikan wajib didokumentasikan secara digital. Laporan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi total terhadap kualitas pengerjaan proyek yang kini tengah menjadi sorotan publik tersebut.

Tinggalkan Balasan