UHC Day – BPJS Kesehatan dan Pemerintah Komitmen Perkuat JKN

0
144 views
Bagikan :

JAKARTA, TelusuR.ID — Di tengah upaya memperkuat fondasi kesehatan nasional, pemerintah bersama BPJS Kesehatan kembali menegaskan komitmennya menjaga Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai pilar utama terwujudnya Universal Health Coverage (UHC). Komitmen itu mengemuka dalam Diskusi Publik bertajuk “Memaknai Peringatan Cakupan Kesehatan Semesta: Sehatkan Bangsa melalui Asta Cita” yang digelar pada Jumat (12/12).

Forum tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan JKN yang kini telah menjangkau lebih dari 98 persen penduduk Indonesia—capaian tertinggi sejak program jaminan kesehatan nasional pertama kali dijalankan. Angka ini menandai langkah besar negara dalam memastikan seluruh warganya memiliki akses layanan kesehatan yang adil dan merata.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyebut JKN sebagai ambisi besar negara dalam menghadirkan keadilan sosial di bidang kesehatan. Meski demikian, ia mengingatkan tantangan yang terus membayangi, terutama terkait keberlanjutan pembiayaan di tengah inflasi alat kesehatan dan meningkatnya kasus penyakit katastropik.

Senada, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menilai UHC bukan sekadar program, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga keaktifan peserta JKN, memperluas pemerataan layanan hingga ke daerah terpencil, serta meningkatkan literasi kesehatan di tingkat keluarga.

Dari sisi kebijakan kesehatan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan perlunya penguatan pendekatan promotif dan preventif sebagai langkah strategis menekan beban pembiayaan kesehatan. Menurutnya, Kementerian Kesehatan berfokus pada regulasi dan upaya kesehatan masyarakat, sementara BPJS Kesehatan menjalankan peran utama dalam pembiayaan layanan kuratif.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti memaparkan berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan untuk mendekatkan akses kepada masyarakat. Mulai dari layanan BPJS Keliling, aplikasi digital Mobile JKN, layanan administrasi PANDAWA melalui WhatsApp di 08118165165, hingga Care Center 165, seluruhnya dirancang untuk mempermudah dan memperluas jangkauan pelayanan.

Ghufron juga menegaskan bahwa JKN adalah wujud nyata semangat gotong royong bangsa, di mana peserta yang sehat turut menopang mereka yang membutuhkan layanan kesehatan.

Dengan penguatan kebijakan, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi layanan yang berkelanjutan, pemerintah bersama BPJS Kesehatan menegaskan tekad menjaga keberlangsungan JKN demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, tangguh, dan sejahtera. (Ratno)

Tinggalkan Balasan