JOMBANG, TelusuR.ID – Di sebuah ruang pertemuan Kantor BPJS Kesehatan Jombang, Selasa (9/12/2025), perbincangan hangat tentang kesehatan tidak hanya berkutat pada pelayanan medis, tetapi juga pada satu hal yang kerap luput dari perhatian: kesehatan informasi.
Hari itu, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Kabupaten Jombang bersua dengan manajemen BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto–Jombang. Audiensi sederhana, namun sarat makna, karena keduanya sepakat bahwa informasi yang benar adalah bagian tak terpisahkan dari pelayanan publik yang berkualitas.
Kepala Bagian SDM dan Humas BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto–Jombang, Budi Setiawati, yang hadir bersama Kepala BPJS Kesehatan Jombang, Suhartina Perwirawati, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif IWOI Jombang yang membuka ruang dialog dan kolaborasi.
“Penyebaran informasi yang optimal tentang program dan layanan BPJS Kesehatan merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan kepuasan kepada peserta,” tuturnya. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi, peran media menjadi semakin strategis, terutama untuk menyosialisasikan program prioritas pemerintah sekaligus meminimalkan penyebaran hoaks yang kerap membingungkan masyarakat.
Dari pihak IWOI Jombang, Agus Pamuji, Ketua DPD, menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan bagian dari agenda organisasi untuk memperkuat hubungan dengan para pemangku kebijakan.
“IWOI Jombang hadir untuk memperkenalkan diri sekaligus menegaskan komitmen kami dalam mendukung program pembangunan pemerintah. Peran kami sederhana namun penting: menyebarkan informasi yang benar dan akurat, sebagaimana amanat Undang-Undang Pers,” ujarnya mantap.
Nada yang sama disampaikan Ronny Brown, Humas IWOI Jombang. Ia menyoroti betapa krusialnya akurasi informasi dalam konteks pelayanan publik saat ini.
“Di era keterbukaan informasi, kredibilitas menjadi kunci. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang baik, dan pada saat yang sama, berhak memperoleh informasi yang akurat tentang layanan tersebut. Di sinilah media harus berdiri tegak, mencegah hoaks dan membangun kepercayaan publik,” kata Ronny.
Pertemuan yang dihadiri jajaran pengurus IWOI Jombang ini pun ditutup dengan kesepahaman bersama: menjaga arus informasi yang transparan, sehat, dan bertanggung jawab. Ke depan, sinergi ini akan ditindaklanjuti melalui berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia wartawan, seperti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Jurnalistik Go To School (GTS), yang menjadi fokus kerja IWOI Jombang.
Sebuah langkah kecil, namun berarti, untuk memastikan bahwa layanan kesehatan tidak hanya hadir di ruang pelayanan, tetapi juga sampai ke tengah masyarakat melalui informasi yang jernih dan dapat dipercaya. (brown)



