LTN NU Jombang Tebar Konten Positif, Santri Melek Digital

0
84 views
Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.id – Menebar kebaikan lewat konten positif menjadi komitmen sekelompok santri dan pemuda di Jombang. Hal itu dipertegas dengan Workshop “Santri Melek Digital” yang digelar Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PCNU Kabupaten Jombang.

Kegiaran itu dimulai hari ini, Sabtu (11/10) hingga Minggu (12/10), di Kantor PCNU Jombang. Melalui kegiatan ini juga menjadi peletup bagian dari rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Jombang.

Lewat pelatihan ini, LTN NU Jombang ingin menyiapkan generasi santri yang cakap digital, kreatif, dan bijak dalam bermedia sosial. Tujuannya sederhana, supaya ruang digital diisi dengan konten mendidik, menyejukkan, dan membawa nilai-nilai keislaman yang ramah.

Wakil Ketua PCNU Jombang, Gus Azmi menyebut santri harus mampu menampilkan wajah pesantren yang sebenarnya. Menurutnya, pemuda dan santri harus mampu menebar kebaikan melalui produksi konten yang positif.

“Ditengah arus informasi digital. Santri bisa mengisi konten yang menenangkan, menghidupkan akun media sosial NU dan banom-banomnya, serta mengisi ruang maya dengan narasi positif,” ujar Gus Azmi, Minggu (12/10).

Dua narasumber dihadirkan dalam pelatihan tersebut, antara lain, Kak Anik Wulansari, lulusan Pascasarjana Media Komunikasi Universitas Airlangga, dan Cak Ukil, komedian asal Jombang yang juga dikenal sebagai kreator konten edukatif.

Dalam paparannya, Kak Anik menekankan bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan memainkan gawai. Karena menurutnya, literasi digital itu kemampuan menemukan, mengevaluasi, menggunakan, dan menciptakan informasi dengan bijak melalui teknologi digital.

“Literasi digital adalah mampu memproduksi keramahan informasi bijak di ruang digital,” tuturnya.

Sementara Cak Ukil membagikan pengalaman dan trik agar santri bisa menghasilkan konten yang kuat dan bernilai. Ia menekankan pentingnya riset dan ketulusan dalam berkarya.

“Tidak perlu bertele-tele. Kuasai dulu isi kontenmu, pahami apa yang ingin kamu sampaikan, dan buat dengan hati,” tuturnya.

Bagi Cak Ukil, konten yang baik bukan hanya menghibur, tapi juga menginspirasi. Banyak kisah kehidupan yang bisa diangkat menjadi pelajaran berharga jika dikemas dengan sudut pandang yang hangat dan autentik.

Suasana workshop berlangsung akrab dan penuh antusiasme. Para santri berdiskusi, berlatih menulis naskah singkat, hingga mencoba membuat video pendek bertema pesan moral.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen NU Jombang dalam menghadirkan dakwah yang adaptif di era digital. Dengan semangat “Santri Melek Digital”, LTN NU Jombang berharap lahir generasi kreator yang cerdas, santun, dan membawa kesejukan di tengah bisingnya dunia maya.

Tinggalkan Balasan