JOMBANG, TelusuR.id – Usai terjadi guncangan, ditubuh perusahaan play merah ini langsung berbenah. Situasi ini membuat gebrakan dan akselerasi proyeksi usaha semakin ditunggu kehadirannya.
Perumda Panglungan atau Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Panglungan dibawah kepemimpinan baru Agus Mulyono, setelah dilantik pada Senin (26/5) lalu, langsung menggelar rapat kerja dengan DPRD Jombang.
PDP Panglungan atau Perumda Perkebunan Panglungan menggelar rapat kerja dengan Komisi B DPRD Jombang terkait Program Kerja dan Rencana Kerja PDP Panglungan tahun anggaran 2025-2026 di ruang Komisi B DPRD Jombang, Senin 02 Juni 2025 kemarin.
“Alhamdulillah, hari ini rapat dengan direktur baru PDP Panglungan, kami melakukan mapping, menginventarisir persoalan yang ada, selanjutnya kita akan mencari solusi bersama-sama,” ujar Muhammad Ishommudin Haidar.
Gus Haidar, demikian kerab dipanggil ini mengaku optimistis dengan kepemimpinan direktur yang baru tersebut. Ia sangat yakin dengan komitmen, penguasaan teknis, hingga visi yang bagus dari paparan yang disampaikan oleh direktur PDP Panglungan, Agus Mujiono.

“Kami memandang pengangkatan direktur baru ini sebagai titik balik strategis bagi perusahaan daerah yang sebelumnya menghadapi tantangan cukup kompleks, baik dari sisi tata kelola maupun kinerja operasional,” ujarnya.
Wakil Ketua Ansor Jombang ini menegaskan jika melihat rekam jejaknya yang kredibel dan visi yang progresif, pihaknya meyakini kepemimpinan baru ini mampu mengakselerasi transformasi institusional secara menyeluruh.
“Sebagai representasi masyarakat, kami mendorong adanya reformasi manajerial yang tidak hanya bersifat formalitas, tetapi menyentuh akar persoalan dari efisiensi birokrasi hingga peningkatan akuntabilitas publik,” terang Politisi Muda PPP Jombang itu.
Mantan Ketua IPNU Jombang ini juga menambahkan momentum ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menjadikan perusahaan daerah sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Kami di DPRD akan terus mengawal proses ini secara konstruktif, agar setiap langkah yang diambil selaras dengan prinsip good governance dan berdampak nyata bagi pendapatan daerah hingga kesejahteraan warga Jombang,” tuturnya.
Sementara, Direktur PDP Panglungan Agus Mulyono menargetkan dalam dua tahun ini akan melakukan perbaikan baik segi kerjasama dengan pihak ketiga yang sudah terjalin dengan perbaikan kontrak maupun pihak lainnya untuk pengembangan usaha.
“Produk utama adalah mengelola kopi dan cengkeh sesuai lokal wisdomnya, karena alam lingkungan sudah memberikannya. Untuk saat ini kita fokus menyehatkan perusahaan dan bagaimana bisa beroperasi dengan baik dan optimal,” pungkasnya.


