JAKARTA, TelusuR.ID – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam mengungkapkan pembaruan penyelidikan kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Ir H Joko Widodo (Jokowi), pada Jumat (23/5/2025).
“Nanti hari Senin, penyelidik akan mengambil keterangan dalam rangka klarifikasi terhadap saksi saudara RS yang sebelumnya kemarin minta ditunda,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary.
“Kemudian, penyelidik juga telah berkoordinasi dan meminta keterangan Dewan Pers terkait beberapa video yang diajukan sebagai bukti untuk dilakukan pendalaman. Apakah video tersebut merupakan produk jurnalistik atau bukan,” lanjutnya.
Pernyataan itu disampaikan usai Bareskrim Polri mengungkapkan keaslian ijazah Jokowi melalui uji laboratorium forensik pada Kamis, (22/5/2025)
Ade Ary memastikan penanganan kasus ini terus berlanjut. Laporan Jokowi tersebut ditangani oleh Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg) di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). “Proses penyelidikan terhadap laporan polisi yang ditangani oleh Subdit Kamneg itu masih berjalan,” ujarnya.
Adapun penyelidik telah memeriksa 29 saksi dalam kasus ini. Sebelumnya, Ade Ary mengatakan 24 orang sudah diperiksa hingga 15 Mei 2025.
Pada Rabu, 14 Mei 2025 lalu, polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Mereka berinisial AS, RF, MBS, dan KTR. Adapun yang memenuhi panggilan Polda Metro Jaya adalah Rizal Fadillah, Mikhael Benyamin Sinaga, dan Kurnia Tri Royani. Sedangkan, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad tidak hadir.
Kemudian pada Kamis, 15 Mei 2025, penyelidik memanggil RS, TT, dan ES. Inisial-inisial tersebut diketahui sebagai Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma, dan Eggi Sudjana. Roy dan Tifauzia atau dr. Tifa hadir memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.
Polisi sebelumnya sempat mempertimbangkan apakah akan memanggil ulang Rismon dan Eggi. “Kita lihat nanti apakah masih perlu untuk mengklarifikasi orang-orang tersebut, atau sudah cukup dengan keterangan yang sudah ada,” ucap Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya Reonald Simanjuntak dalam konferensi pers, Jumat, 16 Mei 2025.



