SUMENEP, TelusuR.id – Saat ini PT Bandar Laut Dunia (Balad) Group memulai proses pemindahan keramba ke-4 ke Teluk ke-4. Perakitan keramba itu dilakukan di Teluk Pulau Bungin Nyarat, Desa Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.
Sedangkan penempatan keramba dilakukan di Teluk Pulau Karanjang, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Menurut Owner Balad Grup, HRM. Khalillur R. Abdullah Sahlawiy, usahanya mampu membawa Indonesia menjadi kiblat baru dunia untuk perikanan budidaya.
“Saat ini sudah proses pemindahan keramba ke-4 ke Teluk ke-4,” ujar Gus Lilur, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis kepada TelusuR.id, Kamis (10/04).
Gus Lilur menjelaskan, perakitan Keramba dilakukan di Teluk Pulau Bungin Nyarat, Desa Saobi Kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep. Keramba tersebut akan ditempatkan di Teluk Pulau Karanjang Desa Torjek Kecamatan Kangayan Kabupatan Sumenep.

“Untuk jarak tempuh pemindahan sekira 5.8 Km,” beber Pria Asal Situbondo itu.
Gus Lilur menambahkan, empat Teluk dari 16 Teluk area budidaya benih bening Lobster Bandar Laut Dunia Grup meliputi Teluk Pangelek, Teluk Sabiteng, Teluk Pulau Malang, dan Teluk Pulau Karanjang.
Ia berharap Bandar Laut Dunia Grup akan menuntaskan pemasangan Keramba di 16 Teluk pada April-Mei 2025. Karena 16 Teluk di Gugusan Pulau Kangean yang akan dijadikan area budidaya benih bening Lobster memiliki luas keseluruhan sebanyak 8.000 hektar.



