TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 415

Latih Kader Kelola Dana CSR Perusahaan, Karang Taruna Sidorukun Gresik Adakan Upgrading Camp

0

GRESIK, TelusuR.ID – Pemanfaatan dana CSR agar memiliki tata kelola yang terencana dengan baik, Karang Taruna Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik mengadakan kegiatan Upgrading Camp. Minggu, 21/11/2021.

Kegiatan ini ditujukan untuk melatih kader-kader karang taruna yang tersebar di beberapa dusun.

“Didesa Sidorukun, ada 4 dusun dengan jumlah kader karang taruna mencapai ratusan. Setiap tahun kami melaksanakan kegiatan Upgrading Camp dengan tujuan pembelajaran dalam membuat perencanaan kegiatan kalangan pemuda karang taruna yang sumber dananya dari CSR perusahaan,”ujar Dodi, Ketua Karang Taruna Desa Sidorukun.

Selama kegiatan Upgrading Camp ini, lanjut Dodi, para anggota karang taruna diberi sejumlah materi. Selanjutnya mereka akan membentuk kelompok dengan masing-masing pendamping. Dimana dari setiap kelompok akan berdiskusi dan menyusun program kegiatan.

Ia pun memberikan deskripsi tentang Alur Belajar dalam Pelatihan ini. “Pertama penyampaian materi dulu, baru selanjutnya kita buatkan kelompok-kelompok yang akan menyusun program-program kegiatan yang akan dilaksanakan,” terangnya.

Dari Hasil diskusi kelompok itulah akan merekomendasikan program-program yang akan diusulkan melalui Musyawarah Desa.

“Nanti seluruh program-program yang disusun oleh peserta pelatihan akan kita usulkan dalam Musdes agar dianggarkan melalui dana CSR yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan sekitar,” jelasnya.

Selain itu, pada Upgrading Camp Karang Taruna (Kartar) Desa Sidorukun kali ini mengundang Sekretaris GEPAL Abdul Wahab sebagai pemateri tentang kewajiban perusahaan memberikan program dana CSR kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial lingkungan.

Mengawali paparanya, Gus Wahab sapaan akrab Abdul Wahab menjelaskan bahwa kewajiban perusahaan memberikan program dana CSR kepada masyarakat telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Perseroan Terbatas, Penanaman Modal, dan UU Lingkungan Hidup.

“Jika perusahaan tidak melaksanakan tanggung jawab sosial, maka bisa dikenakan sanksi mulai administrasi hingga pencabutan izin usaha,” tegasnya.

Karena itu, CSR sebagai kewajiban industri dan menjadi hak masyarakat yang harus diambil dan dimanfaatkan. Artinya posisi industri dan masyarakat yang berada di sekitarnya harus serasi dan berimbang. Sehingga diperlukan adanya perencanaan yang baik dan terukur.

“Tujuannya adalah meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dengan mengukur sumber daya yang ada, dan disini karang taruna harus berperan dan terlibat aktif dalam rangka menggagas perencanaan program untuk kemajuan masyarakat desanya,” tandasnya.

Gus Wahab menambahkan bahwa perusahaan juga tidak hanya berkewajiban memberikan CSR kepada masyarakat, tetapi juga memberikan informasi serta mengutamakan tenaga kerja lokal yang dibutuhkan oleh industri, sebagai tanggung jawab sosial.

Dapat diketahui bahwa Desa Sidorukun merupakan salah satu desa di Kabupaten Gresik yang diapit oleh beberapa perusahaan. Banyak pabrik berdiri di sekitar desa ini. (yap)

Ternyata Ini Misteri di Balik Bongkahan Batu Bata di Area Punden Pandegong Dusun, Kuwasen Desa Menganto

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Konon kabarnya di beberapa tahun yang silam di area persawahan dusun kuwasen,Desa Menganto , Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang terdapat gundukan bongkahan batu bata kuno .tepatnya sebelah timur makam Mbah Nambi

Setelah dilakukan penelitian dan observasi secara menyeluruh maka pada Hari Jum’at 12/11/2021 Tim Ekskavasi BPCB turun ke lapangan di area persawahan Pandegong, tahap 1 (12-21 November 2021)

Yang semula hanya di anggap tumpukan bongkahan batu bata (linggan boto) yang tertimbun tanah ratusan tahun silam, ternyata ada bangunan Candi dengan tatanan / relief bangunan yang di perkirakan pada era Kerajaan Majapahit ,Konon Candi Pandegong di kenal orang sebagai tempat peribadatan penganut hindu budha

Anam Wartawan TelusuR.ID saat berada di lokasi penggalian situs

Menurut pendapat sesepuh Desa Menganto Imam Sujono, ” Mulai dari kakek buyut saya , sebutan pandegong sampai sekarang masih misteri , belum ada yang bisa menjelaskan secara rinci, tapi yang jelas pandegong menyimpan situs misteri yang luar biasa juga di jadikan punden oleh warga dusun kuwasen , Desa Menganto,, jelasnya

Terbukti , Tim Ekskavasi telah menemukan arca Maha kala dan nandiswara, kedua arca tersebut mempunyai kelebihan yang luar biasa dan berbeda tempat.
Arca Maha kala di posisi barat laut dan arca Nandiswara di posisi barat daya garba candi ,sementara yang di posisi timur laut dan tenggara belum terekskavasi .

Sementara itu Yunus Ardiansyah,Spd Kepala Desa Menganto menambahkan, ” situs candi pandegong di yakini oleh warga masyarakat Desa Menganto sebagai tempat semedi para leluhur ( tempat peribadatan) untuk memanjatkan do’a kepada Tuhan Yang Maha Esa. tuturnya

Yunus Ardiansyah,Spd Kepala Desa Menganto saat berada di situs penggalian

Tak jauh dari area candi ada makam Mbah Nambi dan Mbah Ijo selaku perawat candi pandegong, ( Situs Candi Pandegong) sekaligus di yakini sebagai pembabat alas Desa Menganto. (Leluhur Desa Menganto) ,jelasnya

Menurut pengakuan Mbah Tamin yang biasa lelaku di area tersebut menjelaskan, ” Pandegong adalah tempat suci yang sering di gunakan oleh kebanyakan paranormal bersemedi minta di kabulkan hajatnya, terutama bagi orang yang mau punya hajatan. seringkali membawa tumpeng ayam panggang di tempat batu yoni /punden Alhasil, kebanyakan orang yang ritual di pandegong berhasil dan terkabulkan keinginannya ,.jelas Mbah Tamin.

Yunus Ardiansyah , Spd berharap,” semoga kedepannya situs candi pandegong sebagai desa wisata budaya yang nantinya bisa membawa nama harum Desa Menganto sebagai desa maju dan makmur, tentunya peran serta Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang yang kami nantikan,tegasnya,, ( Anam )

Polres Jombang Segera Limpahkan Berkas Kasus Kecelakaan Yang menewaskan Vanessa Angel

0

JOMBANG, TelusuR.ID –Tubagus Joddy sopir artis Vanessa Angel menjalani penahanan di Rutan Polres Jombang sejak Kamis (11/11/2021) malam, usai ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden kecelakaan di Tol Jombang KM 672.300 yang menewaskan artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Abdriansyah alias Bibi.

“Kondisi Joddy alhamdulillah sehat, sudah dicek semuanya, sudah uji narkotik, miras semua negatif, jadi kondisinya memang sehat dari awal,” kata Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat di Mapolres Jombang, Kamis (18/11/2021).

Dalam kasus tersebut, Tubagus Joddy dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp 12 juta, dan atau Pasal 311 Ayat 5 UU RI Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp 24 juta.

Hingga sejauh ini, Tubagus Joddy belum menunjuk atau menyiapkan pengacara (kuasa hukum) untuk mendampinginya. Nurhidayat menyebut, sopir artis Vanessa itu menyerahkan pendamping hukumnya ke Polres Jombang.

“Pengacaranya ditunjuk oleh Polres. Penyidik menyampaikan bahwa mereka menyerahkan pengacaranya ditunjuk oleh Polres atau disediakan oleh negara,” kata AKBP Nurhidayat.

Kapolres Jombang menjelaskan, berdasarkan penyampaian yang ia terima dari penyidik, bahwa pemberkasan kasus kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Artis Vanessa dan Bibi saat ini sudah tuntas. Pemberkasan itu meliputi pemeriksaan saksi yang berjumlah sekitar 10 orang. Pihaknya juga sudah melakukan langkah formal dan materiil dengan Kejaksaan Negeri Jombang terkait kasus tersebut.

“Langkah-langkah formil, materil sudah kita koordinasikan dengan kejaksaan, tinggal kita melengkapi keterangan beberapa ahli baik dari labfor Polda Jatim dan juga Korlantas olah TKP dan juga dari hasil pemeriksaan dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) terkait kondisi kendaraan yang masih dikoordinasikan dengan negara asalnya di Jepang,” ujar mantan Kasubdit II Ditreskrimum Polda Jatim tersebut.

Sat ini Polres Jombang tinggal menunggu hasil pemeriksaan black box atau kotak hitam kendaraan mobil Pajero Sport yang dikirim ke ATPM di Jepang. Di kotak hitam itulah dapat diketahui kondisi mobil meliputi kecepatan, pengereman, dan airbag kendaraan saat itu. Berdasarkan keterangan pihak dari ATPM, mereka menjanjikan selesai dalam kurun waktu satu minggu.

Diketahui, Artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi meninggal dalam kecelakaan tunggal di Tol Jombang KM 672+300 masuk Desa Pucangsimo, Kecamatan BandarKedungmulyo, Kamis (4/11/2021) siang.

Mobil Pajero nopol B 1264 BJU yang ditumpanginya menabrak beton pembatas jalan tol di sebelah kiri. Sopirnya Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) dan anaknya GL (1,7) dan asisten rumah tangga Siska Lorensa (21) mengalami luka dan selamat.

Paket Swakelola Dinas Perkim dan Cipta Karya Jatim Senilai Rp 850 Juta Disinyalir Menyimpang

0

SURABAYA, TelusuR.ID –  Paket pengadaan barang dan jasa Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (Perkim) dan Cipta Karya Jatim tahun anggaran 2021 diduga bermasalah dengan hukum. 

Ini karena sejumlah paket terutama swakelola tipe 1, diduga melanggar ketentuan Peraturan Presiden (Perpres) dan peraturan turunan tentang pengadaan barang dan jasa Pemerintah.  

Total pagu swakelola tipe 1 yang terindikasi menyimpang itu sedikitnya mencapai Rp 850 juta. Demikian dugaan itu dilontarkan sumber yang berlatarbelakang pegiat LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) kepada Telusur.ID, Kamis (11/11), di kantor LSM kawasan Bagong Surabaya. 

Menurutnya, paket yang terduga bermasalah itu terdapat pada dua kelompok kegiatan. Yakni paket makanan dan minuman (mamin) senilai total pagu Rp 322.390.000, serta paket pengadaan alat/bahan ATK kantor dengan total pagu sekitar Rp 437.905.381. Juga, satu lagi paket pemeliharaan gedung senilai pagu Rp 100 juta. 

Pada paket belanja mamin misalnya, tegas sumber, pengadaan tersebut dipastikan menyimpang karena tidak mungkin sanggup dilaksanakan. 

Ini karena paket dilangsungkan lewat pintu swakelola 1, dan itu artinya Dinas Perkim dan Cipta Karya Jatim bertindak selaku juru masak. “Tidak masuk akal dan tidak mungkin terjadi, “sergahya.  

Jika pada praktiknya paket tersebut tetap dilaksanakan dengan swakelola 1, lanjut sumber, maka potensi menabrak ketentuan hukum sangat terang terjadi. 

Ia lantas menyitir Peraturan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan barang dan jasa Pemerintah) nomor 8/2018 tentang pedoman swakelola, dimana peraturan ini merupakan pengejewantahan dari Perpres perubahan nomor 12/2021. 

Pada bab ketentuan umun pasal 1 ayat 2 Peraturan LKPP 8/2018 disebutkan, tutur sumber, bahwa yang dimaksud dengan swakelola adalah cara memperoleh barang dengan cara dikerjakan sendiri oleh KLDI (Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, dan Instansi). 

Sedang swakelola tipe 1, lanjutnya, adalah swakelola yang direncanakan, dikerjakan, serta diawasi oleh KLDI sebagai penanggungjawab anggaran. 

“Nah, jika paket mamin tetap dipaksakan lewat swakelola tipe 1, maka selain berpotensi mengundang resiko hukum karena terbukti menabrak peraturan LKPP dan Perpres, juga praktik tersebut sangat dekat dengan tindak korupsi karena ada mekanisme pengadaan yang dilanggar. Saya kira ini bukan sekedar soal salah pilih metode, “ujar sumber. 

Ia lantas membeber argumen, bahwa pada swakelola tipe 1, mekanisme sebagaimana berlaku pada Pengadaan Langsung (PL), tidak akan terjadi. 

Yakni belanja paling banyak Rp 10 juta cukup dengan nota, kemudian belanja paling banyak Rp 50 juta harus didukung kwitansi, serta belanja paling banyak Rp 200 juta harus bersifat kontraktual atau menggandeng rekanan.  

“Mekanisme seperti itu tidak berlaku untuk paket swakelola tipe 1. Itu masih ditambah besaran pagu swakelola tipe 1 yang tidak ada batasan. Jadi bayangkan saja, ketika paket yang seharusnya di PL itu akhirnya dibelanjakan sendiri oleh pihak Dinas, maka kemungkinan terjadi mark up harga sangat terbuka lebar. Untuk mematahkan dugaan tersebut ya harus dilakukan validasi pasar, “tegas sumber. 

Tidak hanya mamin, paket belanja bahan/alat ATK Dinas Perkim dan Cipta Karya Jatim juga beroroma serupa. Paket dengan total pagu mencapai kisaran Rp 400 juta lebih itu juga dilangsungkan dengan cara swakelola tipe 1. “Sekali lagi pertanyaannya adalah, apa mungkin pihak Dinas (OPD) memproduksi sendiri bahan/alat ATK? Jika tidak mungkin, kenapa paket disebut swakelola tipe 1? “tanya sumber. 

Satu lagi paket yang diduga janggal, tegas sumber, adalah paket pemeliharaan gedung senilai pagu Rp 100 juta. Paket ini tercatat dilangsungkan lewat swakelola tipe 1. 

Memang tidak ada keterangan rinci terkait obyek yang dilakukan pemeliharaan. Tapi apa pun itu, sergah sumber, jika pemeliharaan dilakukan oleh Dinas, maka tupoksi dan kompetensinya dipastikan tidak nyambung. “Dengan pagu Rp 100 juta, maka kegiatan pemeliharaan cenderung bersifat teknis. Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi yang dilayangkan ke pihak Dinas belum berbuah jawaban. (din/bersambung)

Aroma Tak Sedap Itu Diduga Menyembul Dari Ruang Pimpinan

0

JOMBANG, TelusuR.ID  –  Aroma tak sedap itu seperti enggan pergi. Dia terus berdiam dan tanpa henti menebar bau tak sedap. Ya, bau tak sedap itu terus menyembul dari ruang kerja yang nampak berkelas itu. 

Meski hanya menelan anggaran negara senilai Rp 174.564.500, ruang kerja yang diperuntukkan bagi jajaran pimpinan sebuah lembaga negara itu cukup tampil mentereng dan berkelas. Sayangnya, dibalik tampilan itu tersimpan praktik tak terpuji dan berpotensi merugikan negara. 
 
Berdasarkan data yang masuk di meja redaksi, ruang kerja yang diduga menyimpan praktik jahat itu adalah hasil rehab dari anggaran APBD 2020. Yang jadi masalah, kata sumber, harusnya kualitas bangunan bisa lebih bagus secara kualitas jika tidak diselipi praktik curang. 

Ya, menurut sumber, ruang kerja pimpinan yang sebelumnya merupakan ruang rapat anggota itu nampaknya (diduga) direhab tanpa pemenuhan spesikasi material. Sehingga potensi terjadi kerugian uang negara sangat terbuka lebar. 

Dari sekian item material dan bahan yang mestinya dipenuhi oleh rekanan, diduga kuat ada kesengajaan untuk tidak dipenuhi. Antaralain adalah, sebut sumber, pasangan pintu yang mestinya diganti bahan tipe P1 aluminium, tapi oleh rekanan hanya dipasang kayu triplek.  

Pada pasangan jendela yang mestinya diganti bahan tipe 1 aluminium, oleh rekanan malah tidak dilakukan. Hal serupa juga tetjadi pada obyek platfond. Pasangan rangka platfond hollow dan pasangan langit-langit gipsum board ukuran 120x240x9 itu diduga tidak dikerjakan, tapi hanya dilapisi cat untuk memunculkan kesan bangunan baru. 

Selanjutnya adalah pekerjaan interior. Sumber menyebutkan, sedikitnya terdapat tiga jenis baham material yang diduga tidak dipenuhi. Antaralain adalah pasangan rangka dinding background hollow ukuran 40×40. Kemudian, pasangan lapisan multiplek 12 mm (1200x2400x12mm) backgroud. Dan satu lagi, pasangan finishing wallpaper dinding. 

Sumber menyebutkan, ketiga bahan material itu diduga sama sekali tidak dipenuhi, melainkan masih bangunan lama yang hanya diganti HPK dan wallpaper saja. Dari dugaan praktik jahat tersebut, sumber menyebut, kerugian negara ditaksir mencapai kisaran 40 persen dari nilai kontrak. 

Benarkah demikian itu yang terjadi? Hingga berita ini ditulis, pihak-pihak yang bertanggungjawab seperti KPA dan PPK (dan tentu saja rekananan dan konsultan pengawas) belum bisa dimintai keterangan. Juga, bagaimana Inspektorat sudah melakukan pengawasan? Ikuti beritanya hanya di Telusur.ID. (redaksi/bersambung) 

Tradisi Pedang Pora, Sambut Kapolres Jombang Yang Baru

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Jombang, berganti. Jabatan Kapolres Jombang diserahterimakan dari AKBP Agung Setyo Nugroho kepada pejabat baru AKBP Moh Nurhidayat.

Pisah sambut orang nomor satu di Polres Jombang dilakukan dengan tradisi pedang pora yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni memakai masker dan menjaga jarak, pada Rabu pagi (17/11/2021).

Kapolres baru, AKBP Moh Nurhidayat bersama Ketua Bhayangkari disambut Wakapolres Jombang dan mendapat kalungan Bunga. Selanjutnya memasuki Gerbang Pora dengan formasi pedang yang dihunus di atas kepala seperti gapura dan berbaris memanjang saat memasuki gerbang Mako Polres Jombang.

Formasi pedang yang dihunus di atas kepala dan membentuk barisan gapura itu dimaksudkan agar pimpinan yang baru siap melangkah dalam menghadapi segala rintangan dengan jiwa kesatria.

Sebelum memasuki mapolres, Kapolres dan istri yang baru dicek suhu tubuhnya lau disemprot menggunakan cairan hand sanitizer. Turut menyambut para pejabat utama, Kapolsek Jajaran bersama istri serta para anggota yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB.

Diketahui, serah terima jabatan Kapolres Jombang dari AKBP Agung Setyo Nugroho kepada pejabat baru AKBP Moh Nurhidayat telah dilaksanakan Senin (15/1/2021) lalu bertempat di Mapolda Jawa Timur.

Sebelum menjabat Kapolres Jombang, AKBP Moh Nurhidayat menduduki jabatan sebagai Kasubdit II Ditreskrimum Polda Jatim. AKBP Nurhidayat juga pernah menjabat sebagai Kabagops dan Wakapolres Jombang.

Sedangkan AKBP Agung Setyo Nugroho selanjutnya akan mengemban tugas sebagai Kapolres Kediri. Ia menjabat sebagai Kapolres Jombang kurang lebih selama 18 bulan.

Seusai acara pedang pora, dilanjutkan berbagai rangkaian kegiatan. Seperti lapsat (laporan Kesatuan), apel besar welcome adn Farewel Parade, dan acara lainnya yang bersifat internal kepolisian.

AKBP Agung Setyo N mengucapkan terima kasih kepada anggota yang telah melakukan kerjasama dan memberikan dukungan selama menjalankan tugas di Jombang.

Ia mengatakan, masyarakat Jombang orangnya baik, ramah dan mendukung terciptanya iklim kondusif. Begitu juga dengan pemerintahan dan Forkompimpda kompak. Selain itu media di juga mendukung untuk kinerja polisi dengan turut mempublikasikan kegiatan.

“Saya berharap kerja sama dan dukungan itu dilanjutkan ke Kapolres baru, sehingga Polres Jombang akan lebih baik lagi dan profesional untuk melindungi dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara pejabat baru Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengatakan akan melanjutkan tugas-tugas yang sudah dilaksanakan AKBP Agung. Karena terbukti mampu menjaga kamtibmas di Kabupaten Jombang.

“Saya berharap sinergi dan kerja sama yang baik antara pimpinan dan anggota selama ini dapat dipertahankan. Semoga ke depan Jombang bisa lebih baik lagi,” Pungkas AKBP Nurhidayat.

Empat Penekanan Dalam Operasi Zebra Semeru 2021 Polres Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Polres Jombang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2021 dalam rangka menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas bertempat di Lapangan Mapolres Jombang, Jalan KH. Wakhid Hasyim No. 62 Jombang, Senin (15/11/2021).

Operasi direncanakan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 15 -28 November 2021 dan diawali Gelar Pasukan diikuti Personil gabungan dari P3M, Kodim 0814, Polres Jombang, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan Pemkab Jombang serta Ormas Senkom Mitra Polri dan RAPI.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho yang diwakili Kabagops Kompol Muhammad Puji membacakan sambutan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan bahwa perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, yakni operasional pesa angkutan publik sudah ada dalam genggaman atau cukup menggunakan handphone.

Modernisasi itu perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang ditimbulkan. Polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program prioritas kapolri untuk mentrasformasi menuju polri yang “presisi”.

Pelaksanaan operasi zebra tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Meskipun penyebarannya sudah dapat dikendalikan, namun tetap membutuhkan kewaspadaan bersama karena sudah ada varian terbaru yaitu delta plus a.y.12 yang penularannya lebih cepat dibandingkan dengan varian Covid 19 lainnya.

“Oleh karena kegiatan sosialisasi 5M dan 3T harus tetap dilaksnakan dengan meningkatkan operasi yustisi berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan TNI setempat serta meningkatkan perluasan cakupan vaksinasi,” tuturnya.

Keberhasilan Jawa Timur dalam menekan laju penyebaran Covid-19 berimbas pada penurunan PPKM berlevel sesuai inmedagri nomor 57 tahun 2021. Beberapa kabupaten dan kota telah menjadi level 1 dan 2 sehingga beberapa fasilitas umum seperti sekolah, tempat wisata, bandara, tempat hiburan dan lain-lain kembali dibuka.

“Namun, hal itu harus dikelola dengan baik, bekerja sama dengan stakeholder masing-masing agar tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19 terutama menjelang perayaan natal dan tahun baru 2022,” ujarnya.

Lebih lanjut, ada beberapa penekanan yang disampaikan kepada para peserta apel. Pertama laksanakan kegiatan edukasi kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens, khususnya kepada kaum milineal sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.

Kemudian, kedua melakukan koordinasi secara intens dengan berbagai pihak dalam rangka kegiatan sosialisasi larangan mudik pembatasan mobilitas masyarakat menjelang libur natal dan tahun baru 2022, sehinga masyarakat dapat patuh dan taat terhadap kebijakan pemerintah tersebut

Lalu yang ketiga menjaga kesehatan dan tetap pedomani protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas agar para anggota yang bertugas di lapangan dapat menjalankan tugas secara optimal. Dan keempat agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas guna antisipasi adanya aksi teror dari pihak yang tidak bertanggungjawab

Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2021 tersebut diharapkaan dapat mendorong terciptanya tujuan operasi yaitu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas di jalan raya.

“Selain itu juga meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, menurunnya penyebaran Covid-19, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Dalam Kondisi Sakit, Fery Merawat Sendiri Bapaknya. Ini Kisah Pilu Pemuda Desa Pulogedang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Fery, pemuda asal Desa Pulogedang Tembelang ini biasa dipanggil, adalah seorang pemuda desa yang kini sedang berjuang merawat orang tuanya sendirian. Feri Dwi Saputro nama lengkapnya.

Ibunya telah lama meninggal karena sakit. Sedang bapaknya kini terkena stroke. Kondisi ini membuat Fery harus banting tulang untuk membiayai pengobatan dan merawatnya.

Merawat bapaknya, sekaligus merawat dirinya sendiri.

Kondisi Fery sendiri dalam keadaan sakit. Sakit itu dialaminya sejak kelas 2 SD. Kelas 3 SD ia pun putus sekolah.

Ada gangguan pencernaan yang ia derita. Dimana, saluran pencernaanya tidak dapat berfungsi optimal.

Sehingga harus dibantu dengan kantong yang dipasang di perutnya sebagai saluran pembuangan kotoran.

Sejak kelas 2 SD itu, terhitung sudah 8 kali dilakukan operasi usus besar. Namun upaya itu belum bisa menyembuhkan. Kini melalui kantong yang tergantung di perutnya itulah menjadi satu-satunya penolong.

Kantong kotoran itu maksimal seminggu sekali harus diganti. Satu kantong harganya Rp. 100 Ribu. Itu kalau dipasang sendiri. Kalau lewat dokter tentu bisa lebih mahal. Cerita Fery yang saat ini berusia 22 tahun.

Bisa dibayangkan berapa kebutuhan Ferry “hanya” untuk membeli kantong plastik tiap bulannya. Itu baru urusan kantong. Belum lagi biaya untuk bapaknya.

Melihat kondisi seperti itu, rasa kemanusiaanpun tergerak dan muncul rasa iba.

Tak tega dengan kondisi yang dialami Fery, sekelompok orang yang tergabung dalam Jam’iyah Sholawat Nariyah Sabtu Pahing Jombang mengadakan “patungan’ sesama jama’ah. Merasa peduli untuk membantu Fery.

Dari patungan tersebut, terkumpul uang sejumlah Rp. 3.100. 000. Uang itu lalu diserahkan kepada Fery di kediamannya. Penyerahan dilakukan oleh Moh. Zaenul dan beberapa angota jam’iyah. Sabtu, 13/11/2021.

Tak hanya itu, Jam’iyah Sholawat Nariyah Sabtu Pahing ini juga memberikan bantuan sosial berupa sembako dan seperangkat alat untuk servis AC, kulkas maupun peralatan rumah tangga lainnya.

Ada pertimbangan khusus kenapa alat servis itu diberikan. Karena Fery memiliki keahlian di bidang servis alat-alat rumah tangga. Dari situ ia mendapatkan uang.

Profesi tukang servis ini telah lama di geluti Fery sebagai penopang ekonomi satu-satunya dan kebutuhan biaya pengobatan untuk dirinya dan bapaknya.(yap)

Ditetapkan Tersangka, Sopir Vanessa Angel Tubagus Joddy Ditahan di Rutan Polres Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Polres Jombang telah menahan sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy, tersangka dalam insiden kecelakaan tunggal yang menewaskan artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi di Tol Jombang, KM 672.300, Kamis (4/11/2021) pekan lalu.

Informasi didapat, Tubagus Joddy dimasukkan ke Ruang Tahanan Polres Jombang pada Kamis malam, (11/11/2021) sekitar jam 20.00 WIB, setelah berkas persyaratan administrasi penahanan dia dinyatakan lengkap oleh Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Jombang.

Berkas persyaratan adminstrasi itu seperti surat perintah penahanan, surat keterangan sehat, surat keterangan hasil swab bebas COVID-19 serta keterangan riwayat penyakit dari klinik atau rumah sakit.

“Setelah administrasinya lengkap, tersangka dilakukan penahanan di Polres Jombang,” kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, kepada sejumlah awak Media di Lobby Mapolres Jombang, pada Jumat (12/11/2021)

Agung mengungkapkan, kondisi kesehatan Tubagus Joddy saat ini, sangat bagus atau dalam keadaan sehat. Dia di dalam penjara Polres Jombang membaur dengan tahanan kasus lain, seperti tahanan kasus tindak pidana kriminal umum maupun kasus narkoba. Artinya, tidak ada tempat khusus bagi Tubagus Joddy.

“Saat ini tersangka kondisinya membaik, bagus dan sudah dilakukan pemeriksaan kesehatannnya. Tidak kita beda-bedakan, (Tubagus Joddy) jadi satu dengan tahanan lainnya,” ungkap Agung.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, setelah polisi melakukan penahanan terhadap tersangka, penyidik Satlantas Polres Jombang tengah bekerja melengkapi berkas. Kelengkapan itu di antaranya keterangan dari saksi ahli Polda Jatim dan Tim TAA Korlantas Polri. Diperkirakan hasil dari keterangan para saksi ahli tersebut tidak lama akan diterima, dan setelah lengkap akan langsung dikirim ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Jombang.

“Mungkin 1 sampai 2 hari ini kita sudah menerima hasilnya. Kemungkinan kelengkapan berkas tidak lama, cepat kok, setelah lengkap berkas itu, kita kirim ke Kejaksaan,” ungkap perwira menengah dengan dua melati di pundak ini.

AKBP Agung menambahkan, selama pemeriksaan, tersangka Tubagus Joddy selalu kooperatif. Dia bisa menceritakan semua kejadian kecelakaan maut yang menewaskan dua orang itu. Namun, Kapolres tidak membeberkan hasil pemeriksaan yang ada dalam berkas perkara itu, sebab hasil pemeriksaan itu akan disampaikan dalam persidangan di pengadilan

tubagus-joddy-sopir-mobil-yang-ditumpangi-vanessa-angel-dan-keluarga

“(Tersangka) sangat kooperatif saat dilakukan pemeriksaan dan (Tubagus Joddy) bisa menjelaskan kronologi kejadiannya,” ujar perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002 tersebut.

Dalam kasus itu, Tubagus M Joddy dijerat pasal berlapis. Dia dijerat pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp12 juta, dan atau Pasal 311 Ayat 5 UU RI Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp24 juta.

Diketahui, Artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi meninggal dalam kecelakaan tunggal di Tol Jombang KM 672+300 masuk Desa Pucangsimo, Kecamatan BandarKedungmulyo, Kamis (4/11/2021) siang.

Mobil Pajero nopol B 1264 BJU yang ditumpanginya menabrak beton pembatas jalan tol di sebelah kiri. Sopirnya Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) dan anaknya GL (1,7) dan asisten rumah tangga Siska Lorensa (21) mengalami luka dan selamat.

Panasi Mesin Politik Partai, PPP Jombang Siapkan Kader Militan Brigade Ka’bah

0

JOMBANG, TelusuR.ID- Menjelang Pemilu 2024, PPP Jombang mulai bersiap diri. Persiapan itu menyangkut pula soal pemantapan ideologi kader partai dengan militansi yang tinggi.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Munjidah Wahab atau Bu Mun, Ketua DPW PPP Jawa Timur ketika memberikan sambutan dalam Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) di Gedung BLK Disnaker Jatim, Jalan Anggrek, Candimulyo, Rabu (10/11/2021).

“Segala sesuatu harus dipersiapkan dengan matang, mulai dari pengkaderannya, agar nanti ketika pemilu sayap ini sudah siap jalan dan satu komando dibawah barisan para ulama,” kata Bu Mun

Bupati Jombang ini menambahkan bahwa kader BK dan GPK mempunyai tanggung jawab besar memenangkan pemilu pada 2024 dengan selalu menjunjung akhlakul karimah.

“Tetap santun dan beretika dalam berpolitik, mengedepankan kemaslahatan, menyejukkan, memberi manfaat bagi rakyat,” pungkas putri pendiri NU, KH Wahab Chasbullah tersebut.

Dalam kesempatan itu pula, Ketua GPK Kabupaten Jombang, H Mujtahidur Ridho mengatakan pelaksanaan Diklatsar ini diikuti seluruh kader-kader GPK tingkat PAC (Pimpinan Anak Cabang). Nantinya setiap PAC juga menyelenggarakan hal serupa di tingkat ranting.

Gus Edo, demikian akrab dipanggil menegaskan bahwa PPP merupakan satu-satunya partai yang terlahir dan warisan dari para ulama. Yang berjuang menegakkan islam dan menjaga persatuan di bumi pertiwi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Dirinya pun meminta kader GPK dan Brikade Ka’bah untuk terus berjuang bersama-sama menjadi garda terdepan para Ulama dan siap memenangkan PPP. BK dan GPK bukan hanya milik pribadi organisasi saja. Namun, merupakan kader milik Ulama dan bangsa serta komitmen dengan kebangsaannya.

Masih kata Gus Edo, sebagai kader terdepan, seorang anggota Brikade Ka’bah dan GPK harus memberi manfaat dilingkungannya. Mereka selalu siaga dengan tenaga dan fikirannya untuk selalu memberikan manfaat bagi agama, rakyat dan bangsa.

“Para sahabat harus bangga dengan ini, Artinya Brikade Ka’bah dan GPK merupakan martir dan garda depan partai politik warisan para ulama. Oleh sebab itu, harus tetap konsisten mengikuti instruksi dan patuh kepada pimpinan dan berpihak pada rakyat,” tandasnya.

Gus Edo berharap semua kader berperan aktif dan berpegang teguh, tidak mudah lembek layaknya kerupuk. Brikade Ka’bah dan GPK harus kuat seperti baja, baik iman maupun fisik.

“Semangat yang tertanam tidak terhenti pada kegiatan itu saja, melainkan terus menebar kebaikan kepada sesama dan siap membawa kebesaran PPP, bersedia menjadi garda depan memenangkan pemilu 2024,” tuturnya.(yap)