TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 325

Buruh Tani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok di 5 kecamatan di utara sungai Brantas terima BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Pemkab Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) bagi buruh tani Tembakau dan buruh pabrik rokok di wilayah 5 kecamatan di utara sungai Brantas yakni, Kecamatan Kudu, Kecamatan Ngusikan, Kecamatan Ploso Kecamatan Kabuh, dan Kecamatan Plandaan.

Kegiatan penyaluran ditempatkan di Pendapa Kantor Desa Bendungan, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Minggu (08/09) yang diserahkan secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Bupati Jombang, Teguh Narutomo kepada penerima manfaat.

Dalam sambutannya Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo menyampaikan, program pemberian ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi buruh tani Tembakau dan buruh pabrik rokok di Kabupaten Jombang.

“Ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat melalui program pembinaan dengan tujuan utama mendukung kesejahteraan sosial dan memberikan keadilan ekonomi kepada para penerima manfaat,” papar Pj Bupati Jombang.

Lebih lanjut Pj Bupati Jombang menyampaikan dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jombang, dengan data yang dihimpun dari Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, terdapat 10.703 orang yang akan menerima manfaat dari program ini.

Sementara, jumlah BLT DBHCHT yang diterima oleh masing-masing penerima manfaat adalah sebesar Rp. 1.200.000,-.

Jumlah tersebut adalah jumlah akumulatif selama 4 bulan, terhitung mulai bulan September 2024 sampai Desember 2024.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat tepat sasaran, dan benar-benar bermanfaat bagi para penerima bantuan DBHCHT,” ujar Pj Bupati Jombang.

“Dan juga diharapkan dapat jadi semacam kail, semacam pancingan yang dapat dimanfaatkan para penerima untuk mencari rezeki atau bahkan memulai usaha baru sekalipun jumlahnya mungkin terbatas, namun manfaatnya akan sangat terasa bila digunakan secara bijak dan tepat,” beber Pj Bupati Jombang.

Bidpropam Polda Jatim Periksa Senpi dan Tes Urine Personel Polres Jombang, Ada Apa ?

0

JOMBANG, TelusuR.id – Petugas gabungan Bidpropam Polda Jatim dan Sipropam Polres Jombang turun langsung memeriksa senjata api (Senpi) personel Polres Jombang. Tidak hanya itu, para personel juga diminta mengikuti tes urine untuk memastikan anggota bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pemeriksaan senpi dan urine dilakukan Tim Bidpropam Polda Jatim yang dipimpin Iptu Marwan Susanto dan Kasipropam Ipda Teguh digelar di Graha Bakti Bhayangkara Polres Jombang, Selasa (10/09/2024).

Kasipropam Ipda Mochamad Teguh mengatakan, Pemeriksaan dilakukan dengan cara, petugas meneliti satu per satu senpi laras pendek jenis revolver yang tertata rapi di meja. Puluhan senjata itu milik anggota yang berdinas di Polres Jombang dan polsek jajaran sebanyak 86 senpi yang diperiksa.

Menurutnya, pengecekan dilakukan secara menyeluruh dari segi fungsi hingga kebersihan senpi. Tak hanya itu, petugas juga mencermati kelengkapan surat tanda kepemilikan serta masa berlakunya.

Apabila senpi dinyatakan tidak layak, senpi akan ditarik. Pun demikian ada sanksi teguran dan perintah pembersihan langsung jika senpi ditemukan dalam kondisi kotor.

Namun demikian, Ipda Teguh menyatakan, hasil pemeriksaan menyatakan semua senpi dalam keadaan layak digunakan serta bersih dan tidak ada yang ditarik,’’ ujarnya.

Selain melakukan pemeriksaan senjata, sidak dari Tim Bidpropam Polda Jatim dengan didampingi Wakapolres Kompol Hari Kurniawan ini juga meliputi tes urine terhadap anggota.

Para personel yang baru saja melakukan pengecekan senpi dipilih secara acak untuk diperiksa kandungan urinenya. Sedikitnya, 32 personil polisi menjalani pemeriksaan bebas narkoba itu.

’’Untuk yang tes urine, hasilnya semua anggota negatif tidak menggunakan narkotika jenis apa pun,’’ jelasnya. Kompol Hari, memastikan pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk mencegah penyalagunaan serta peredaran narkoba oleh anggota Polri.

Terpisah, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi menegaskan, tidak akan mentolerir jika ada anggota yang terlibat dalam peredaran narkoba. Bahkan, ada sanksi tegas dan akan diproses sesuai dengan perundangan yang berlaku, bagi anggota yang kedapatan mengonsumsi atau terlibat peredaran narkoba.

“Sanksi tegas sudah jelas, arahan dari pimpinan untuk menindak tegas oknum yang terlibat dalam peredaran narkoba,” tandasnya.

Sikapi Pilkada Serentak Gerakan Penolak Lupa (GEPAL) Adakan Seminar Memimpin di Era Revolusi Industri 4.0. Tantangan dan Perspektif Baru Kepemimpinan yang Ideal

0

Gresik, TelusuR.ID – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Indonesia bakal digelar pada 27 November 2024 mendatang. Arah pergerakan peta politik pun semakin menarik dan dinamis.

Meski begitu, masyarakat nantinya tetap akan memilih siapa yang bakal menjadi kepala daerah untuk lima tahun mendatang. Nama-nama kandidat pasangan calon (Paslon) sendiri pun telah diumumkan pada publik oleh masing-masing KPU di tingkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Dalam hal ini, masyarakat pemilih pun tak boleh sembarangan atau asal pilih di hari pemilihan nantinya. Apalagi sosok pemimpin yang terpilih nantinya berpengaruh pada pola kepemimpinan atas daerahnya.

Oleh karena itu, diperlukan masyarakat yang cerdas supaya tidak asal pilih pemimpin dalam gelaran Pilkada nantinya.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Penolak Lupa (GEPAL) mengadakan Pertemuan Lintas Generasi (PETAGENI) 2 di Kedai Pinatih, Minggu (8/9). Acara dikemas dalam bentuk seminar kepemimpinan dengan mengangkat tema “Memimpin di Era Revolusi Industri 4.0. Tantangan dan Perspektif Baru Kepemimpinan yang Ideal”.

Hadir sebagai narasumber Prof. DR. Soetanto Soepiandy SH. MH pendiri Rumah Dedikasi, Drs. H. Mohammad Toha S.Sos, M.Si Kepala Balai Diklat Keagamaan, Hari Kurniawan, S.H., MH Komisioner Komnas HAM serta Jemmy Setiawan SH. MH aktivis 98. Sementara sebagai Keynote Speaker adalah anggota DPRD Kabupaten Gresik, Dimas Setio Wicaksono SH. MKn.

Dalam diskusi ini semua pemateri bersepakat untuk meningkatkan kualitas pemimpin dan kepemimpinan dengan mencerdaskan rakyatnya, dimana disanalah muncul kepemimpinan itu.

“Kita cerdaskan rakyat dengan cara kita. Dengan rakyat cerdas, maka mereka tidak akan mudah ikut jadi boneka,” kata Toha yang juga budayawan ini.

Sementara itu Prof. Dr. Soetanto Soepiadhy yang juga merupakan pakar hukum mengajak para aktivis dan rakyat agar bersatu untuk menjadi pemilih yang cerdas.

Ada banyak cerita, pengalaman, konsep, kriteria, hingga nilai-nilai luhur yang ia bagikan, tentang bagaimana untuk memilih pemimpin yang ideal ” jelas Profesor yang biasa dipanggil Daddy ini.

Prof Soetanto menekankan, ada empat kriteria bagaimana seseorang tersebut layak disebut sebagai pemimpin yang ideal. Selain itu, ada dua hal mendasar yang wajib dimiliki oleh pemimpin yakni integritas dan moralitas.

“Empat kriteria pemimpin ideal yakni Creativity, critical thinking, communication, dan collaboration,” ujar pria yang juga sebagai dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya). Dalam hal creativity (kreativitas-red), seorang pemimpin diharuskan punya daya kreatif dalam perumusan kebijakan publik.

“Pemimpin harus kreatif, mau bikin UU harus kreatif. Artinya, kreatif yang berpihak pada rakyat, juga diperlukan inovasi yang bermanfaat bagi rakyat,” jelasnya.

Kedua, kemampuan untuk critical thinking (berpikir kritis-red) juga penting, agar pemimpin mampu menganalisis situasi dengan baik.

“Semua produk yang dibuat oleh pemimpin, mampu untuk dijadikan sebagai panutan. Artinya, di sini itu kemampuan untuk menganalisis,” tutur dia.

Ketiga, kemampuan komunikasi yang baik. Artinya, komunikasi yang baik antara pemimpin dan bawahannya juga tak bisa diabaikan.

Sebab, menurutnya, hubungan yang baik akan mempermudah jalannya kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Keempat adalah kolaborasi. Kolaborasi antar semua pihak juga mutlak diperlukan. Tanpa kolaborasi, kesuksesan dalam mewujudkan program kebijakan yang diharapkan tidak akan tepat sasaran. Prof Soetanto juga berpesan agar tidak mudah tergerus atau terbawa arus dengan perkembangan teknologi.

“Hati-hati dengan teknologi yang bisa melunturkan budaya asli kita. Jangan mudah terbawa arus, dan banyak membaca juga,” pesan dia.

Berbicara teknologi canggih masa kini, ia menyinggung sedikit tentang sejarah dan keberhasilan sosok Syahbandar Nyai Ageng Pinatih di Gresik.

Nyai Ageng Pinatih merupakan salah satu sosok Syahbandar yang mampu menguasai perdagangan, termasuk juga jalur logistik laut di wilayah Indonesia bagian timur.

“Ngomong-ngomong tentang teknologi sekarang itu canggih-canggih. Ingat, kita, khususnya Gresik punya itu yang namanya Nyai Ageng Pinatih,” ungkapnya.

“Di zaman segitu, beliau sudah bisa jadi Syahbandar hebat sebelum ada kecanggihan teknologi saat ini,” pungkas Prof Daddy.

Pada Kesempatan yang sama Hari Kurniawan berpesan bahwa para aktivis dari berbagai generasi yang hadir agar tidak takut dan ragu untuk berjuang, karena Komnas HAM akan selalu membersamai.

“Komnas HAM sudah banyak memberikan perlindungan terhadap aktivis yang dikriminalisasi dan akan terus memberikan perlindungan agar keadilan dan hak asasi manusia tetap terus disuarakan dan diperjuangkan,” kata Wawa sapaan akrab Hari Kurniawan.

Jemmy Setiawan sendiri mengatakan bahwa kepemimpinan harus siap dan mampu menjaga bangsa ini. Karena itu, pilihan pemimpin harus memiliki dasar landasan yang kuat. “Jangan sampai pemimpin yang terpilih bahkan tidak tahu tugas dia sebagai pemimpin. Tidak pernah menjadi Ketua OSIS, apalagi memimpin organisasi tapi justru terpilih sebagai wakil rakyat, pembuat undang-undang. Jangan sampai itu terjadi lagi,” pesannya.

Gus Gendeng Hipnotis Ribuan jamaah di peringatan Maulid Nabi di Desa Megaluh

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid nabi Muhammad SAW yang di selengarakan takmir mushollah baiturahim Desa Megaluh kecamatan Megaluh(6/9/24).

Acara tersebut hadiri jamiin & jamiat ribuan lautan manusia yang datang dari Desa Megaluh dan sekitarnya.

Pada kesempatan itu panitia memberikan sepata kata sebagai pembukaan acara.

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, berkat taufik, hidayah, dan inayah-Nya kita diberikan kesempatan berkumpul dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam keadaan sehat walafiat.

Tak lupa, shalawat serta salam semoga selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya, tabi’at tabiin, dan kepada kita sebagai umatnya. Semoga syafaatnya sampai kepada kita di hari akhir nanti.

Yang terhormat Bapak kiyai(gus gendeng).
Yang saya hormati, segenap panitia kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam kesempatan malam hari ini yang berbahagia ini izinkan saya mengucapkan sepatah dua patah kalimat sambutan sebagai pembuka acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Saya ucapkan terima kasih banyak kepada para panitia peringatan Maulid Nabi yang sudah bekerja keras dan berusaha tanpa lelah mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga lelah kalian digantikan pahala yang besar dari Allah SWT.
Saya ucapkan terima kasih kepada semua donatur acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terima kasih sedekahnya, baik dalam wujud uang ataupun barang, semoga amal kebaikan kalian dibalas pahala yang berlipat oleh Allah SWT.


Hadirin sekalian, kita semua berkumpul dalam majelis ini untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW atau kelahiran Nabi kita semua, sebagai bentuk syukur dari kita semua.
Acara peringatan Maulid Nabi ini sebagai wujud rasa cinta kasih kita kepada junjungan kita yakni Nabi Muhammad SAW.
Semoga acara ini dapat mempererat ukhuwah Islamiah kita, mempererat tali persaudaraan kita sebagai sesama umat Islam.
Semoga acara peringatan Maulid Nabi ini memberi kita hikmah, ilmu, serta manfaat bagi kita semua.


Saya selaku Ketua Panitia acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memohon maaf jika pada saatnya nanti pelaksanaan acara peringatan Maulid Nabi ini ada yang kurang berkenan atau ada kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja.
Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan sebagai Ketua Panitia pelaksana dari acara kegiatan Maulid Nabi ini, semoga segala sesuatunya dilancarkan ujar ustadz miftahul khoir selaku ketua  Panitia.

Tak lupa juga kami haturkan terimakasih kepada bapak ibu yang telah mensuport acara ini antara lain :
dari bpk agung (afco grup).
jagad net.(Bpk.sujad miko ) ibu puspita juragan ban motor / mobil di luar jawa toko baju mama.novi
Toko ud mas arif (toko sembako) dan warga lingkungan mushollah.

Antusias Masyarakat & Istighosah.

Sedikit demi sedikit para jamaah memenuhi tempat yang di sediakan panitia walaupun tempat itu hanya berupa alas terpal yang disiapkan di depan panggung. Namun hal itu tidak menyurutkan antusias jamaah, Mulai dari pria, wanita, dan juga anak-anak berkumpul jadi satu di tengah udara dingin malam.

Empat orang pemimpin istighosah duduk bersila di barisan depan jamaah, membuka acara dengan doa-doa yang diawali dengan pembacaan Al Fatihah. Doa tersebut ditujukan kepada para ulama, warga setempat dan juga seluruh umat islam.
Empat orang pemimpin istighosah duduk bersila di barisan depan jamaah, membuka acara dengan doa-doa yang diawali dengan pembacaan Al Fatihah. Doa tersebut ditujukan kepada para ulama, warga setempat dan juga seluruh umat islam.
Ucapan istighfar berulang-ulang terdengar di tengah kegiatan sakral, dan berlangsung hikmat.

“La haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adziim” begitu lantunan yang terus terdengar di tengah-tengah acara. Dzikir-dzikir tahlil lainnya diucapkan bersama-sama oleh para jamaah.

Grup Jamus Kalimosodo

Kegiatan pengajian ini diramaikan juga dengan grup Jamus Kalimosodo yang biasa mengiringi Gus Gendeng dari Kediri.

“Sholatullah…salamullah…’alaa thohaa rosulillah…” Suara sholawat yang menggelegar langsung menjadikan suasana kian semarak. Sholawat yang ditampilkan dalam kemasan jawa dan islam yang begitu harmonis.

Tidak hanya sholawat, Grup Jamus Kalimosodo juga membawakan lagu-lagu bernuansa nada pembuka Timur Tengah di nomer lagunya berjudul Subhanallah.

Mauidho khasanah gus gendeng.

Pengajian malam itu dihadirkan lengkap dengan group musiknya

dengan cru Gus Gendeng berpakaian adat jawa mengenakan topi/ blangkon.
Gus Gendeng sendiri ,masih terdengar asing bagi warga Dsn.kedung timongo Dsa.megaluh jadi banyak yang penasaran berbondong – bondong malam itu untuk menyaksikan langsung penceramah tersebut karena namanya saja terdengar aneh seperti nama orang gila.

Begitu menyaksikan ceramah dari Gus Gendeng, ribuan pengunjung terlihat terkesima dengan logat dan gaya pengajiannya. bahkan terlihat para jama’ah tetap bertahan dari tempat duduknya.

Sesuai dengan tema Tasyakuran atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, Pengajian tersebut membahas tentang pentingnya sodakoh, beramal dan pentingnya aqiqah bagi orang tua yang mempunyai anak ,dan juga pentingnya mengutamakan perintah Allah dari pada duniawi.jangan melihat sesuatu dari segi pakaian

Terpisah bpk.ahmad
Harapan kami, semoga karang taruna Pemuda Kita desa megaluh Seduluran ini semakin solid dan kompak kedepannya, yang nantinya bisa berkarya untuk negeri” dan menjadi ujung tombak masyarakat “tokoh masyarakat pungkasnya.

Penulis phitil

Gus Sentot : Mak-Mak Menjadi Inspirasi Partai Demokrat Di HUT ke-23 DPC PARTAI DEMOKRAT Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat yang ke-23 tahun, DPC Partai Demokrat Jombang memeriahkan HUT ke 23 dengan berbagai perlombaan.(8/9/2024)

Peringatan HUT Demokrat dihadir ketua DPC Demokrat Gus Sentot dan Sumrambah calon wakil Bupati Jombang serta istri yang juga anggota DPR Jatim dari PDI perjuangan, pengurus Demokrat Jombang, Srikandi dan para relawan.

HUT Demokrat yang dimeriahkan dengan berbagai perlombaan seperti, senam, balon, putar sarung, joget, dan karaoke.Kegiatan yang diselenggarakan di halaman kantor DPC Partai Demokrat Jombang ini, Jl WR Supratman Kepatihan Jombang, Minggu 8 September 2024 pagi

“Hari Lahir Partai Demokrat ini selenggarakan untuk memperingti lahirnya partai yang didirikan oleh mantan presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono, DPC partai Demokrat Jombang bersama PAC/Ranting meramaikan acara harlah dengan mengadakan berbagai lomba yang diikuti emak emak dan srikandi Demokrat, dan relawan AHY” terang Bagus ketua panitia harlah Demokrat

Menurut ketua DPC Demokrat, H Syarif Hidayatullah, S.T., M.MT.,  atau akrab di panggil Gus Sentot  yang juga wakil ketua DPRD Kabupaten Jombang, bahwa kehadiran mak-mak dan Srikandi menjadi inspirasi dari Partai Demokrat. Bagaimana kita mengatur strategi untuk menarik simpati masyarakat dan masuk cantik di daerah lawan dengan sportif, menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024.

Gus Sentot yang juga di dapuk sebagai ketua Tim Pemenangan Mundjidah – Sumrambah (MURAH) pilbup Jombang menambahkan, Partai Demokrat akan tancap gas mengoptimalkan mesin partai mulai PAC sampai tingkat ranting, para relawan, dan berbagai komunitas untuk mendukung pasangan Hj Mundjidah Wahab – Sumrambah di pilkada Jombang 2024 ini, jawab Gus Sentot .

Lebih jauh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Jombang, M. Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot mengatakan, rekom Demokrat diterima Mundjidah – Sumrambah di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jakarta pada pukul 10.00 WIB.

“Jadi langkah pertama kita akan konsolidasi internal,” ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Jombang, M. Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot melalui sambungan telepon seluler (ponsel) nya, mingu pagi(08/september/2024).

Kepada semua jajaran Partai Demokrat Kabupaten Jombang, Gus Sentot menyampaikan jika mereka wajib satu komando untuk memenangkan pasangan Mundjidah – Sumrambah pada Pilbup Jombang 2024.

“Pengurus, kemudian PAC dan ranting wajib satu garis, satu arahan untuk memenangkan Bu Mundjidah dan Mas Sumrambah,” .
“Kita akan berikan sanksi tegas bilamana ada fraksi kami, atau PAC dan ranting yang tidak searah,” tandas Gus Sentot.

“Saya sangat berterima kasih kepada para peserta yang ikut memeriahkan perlombaan harlah partai Demokrat ke 23, dan juga teman-teman partai yang ikut berpartisipasi sehingga acara lomba bisa berjalan lancar dan sukses,” pungkas Gus Sentot.
(Penulis miftahuddin)

Silakan Gabung, IWOI Jombang Resmi Terbentuk

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Satu lagi organisasi kewartawanan terbentuk di Kota Santri Jombang, Jatim, yaitu DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Jombang, Jatim.

Pembentukan kepengurusan baru DPD IWOI di Jombang ini untuk melengkapi sejumlah organisasi profesi wartawan yang sudah lebih dulu terbentuk di kota santri ini. “Kita tahu dinamika profesi wartawan di Indonesia, terutama di Jombang ini tumbuh pesat. Apalagi kemajuan teknologi informasi dan digitalisasi yang tidak bisa lagi terbendung.

Sehingga publik di hadapkan banyak pilihan untuk mendaptkan akses informasi yang valid dan terpercaya. Misalnya di dunia maya atau medsos dan berita-berita online lainnya. Karena itu, kehadiran wartawan online khususnya sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan kemudahan informasi,” tutur Agus Pamuji yang dipercaya sebagai ketua terpilih DPD IWOI Kabupaten Jombang.

Agus pamuji yang didampingi Sekretaris DPD IWOI Kabupaten Jombang Ust Hadi Wong mengatakan, pembentukan pengurus baru ini merupakan persiapan tahap awal berdasarkan surat mandat dari DPP IWOI Jakarta yang sebelumnya sempat vakum. Setelah alat kelengkapan organisasi ini memenuhi syarat formal, seperti akta pendirian, AD/ART organisasi, surat ijin Kementerian Hukum, Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) dan kantor sekretariat, selanjutnya segera didaftarkan ke Kantor Kesbanglinmas Kabupaten Jombang sebagai bahan laporan resmi bahwa di Kota Jombang terdapat wadah baru organiasai kewartawanan yang menaungi wartawan media online di wilayah hukum Kabupaten Jombang.

Disebutkannya, keanggotaan wartawan media online ini sifatnya umum, transparan, mandiri, independen dan akuntabel bagi kalangan yang berprofesi sebagai jurnalis murni. “Artinya rekan-rekan yang profesinya sebagai wartawan murni silakan bergabung di IWOI. Kita terbuka yang belum bergabung di organiasasi kewartawanan Lainnya silakan gabung di IWOI. Tentunya dengan catatan wajib mengikuti aturan main organisasi dan etika profesi,” tandas Agus Pamuji mantan wartawan senior Surat Kabar Harian (SKH) Balikpapan Pos ini.

Ustad Hadi Wong menambahkan, persiapan yang saat ini tengah dilakukan adalah kelengkapan berkas administrasi, kantor sekretariatan, audensi dan deklarasi. Dalam kepengurusan Organisasi IWOI ini, selain pengurus harian juga terdapat sejumlah tokoh public figur yang sudah punya nama di kalangan masyarakat Jombang didapuk di jajaran Dewan Penasehat, Dewan Pembina dan Anggota Kehormatan.
Sementara itu, David Kusuma selaku pemegang SK Mandat pembentukan IWOI di Jombang mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi atas terbentukan DPD IWOI Kabupaten Jombang agar kedepannya organisasi ini dapat bersinergi, bekerjasama, berkolaborasi yang positip terhadap organisasi-organisasi sejenis lainnya. Bahkan tak hanya itu saja, terhadap kalangan pejabat steakholder dan elemen masyarakat lainnya diharapkan mampu bersinergi dalam rangka membangun Kota Santri Jombang agar lebih maju, adil, makmur dan sejahtera.

Rapat pembentukan pengurus baru DPD IWOI Kabupaten Jombang ini berlangsung sederhana di kediaman David Kusuma selaku pemegang surat mandat dari pusat, yang juga pendiri media Online Berita Madani Grup ( BMG) yang memiliki cabang di Malang dan beberapa kota lainnya di Jatim, Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno, Minggu 8/9/2024. (*)

Hadiri Konsolidasi Pemenangan, Khofifah: Komitmen PKS Luar Biasa

0

SURABAYA, TelusuR.id – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak hadir dalam Konsolidasi Pemenangan Khofifah-Emil anggota Pelopor PKS Zona 1 Jatim, yang digelar PKS Jawa Timur pada Ahad (8/9/2024) di Surabaya. Dalam kesempatan itu, Khofifah mengapresiasi PKS.

“Saya dan Mas Emil menyampaikan terima kasih. Apa yang kami dapatkan dari komitmen PKS luar biasa,” kata Khofifah di depan ratusan kader Pelopor PKS Jatim Zona 1 yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, Pantura dan Madura.

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan sudah melihat kekuatan PKS dhohiron dan bathinan.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengungkapkan, perjuangan harus dilakukan tidak hanya seara dhohir atau yang tampak, namun harus juga diiringi dengan perjuangan batin.

“Kami siap mengorkestrasikan pembangunan Jawa Timur dhohiron dan batinan. Bahasa pesantrennta berupaya membuka pintu langit. Agar Jatim dan Indonesia makin berkah,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan meyakini bahwa sinergi yang terjalin, dengan dukungan semua elemen masyarakat, akan membawa hasil yang terbaik bagi Jawa Timur.

Pria 48 tahun itu berpesan pada anggota PKS di seluruh Jawa Timur bahwa setiap kader memiliki tanggung jawab untuk terus menyampaikan pesan-pesan kebaikan, membangun kepercayaan, serta menjelaskan visi dan program-program unggulan yang ditawarkan oleh Calon Gubernur dan Wakil Khofifah dan Emil.

Khususnya program-program yang pro-rakyat, yang berpihak kepada kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi yang merata.

“Sebagai kader pelopor, kita harus menjadi teladan. Mulailah dengan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat di sekitar, mendengar aspirasi mereka, dan memberi solusi yang tepat,” tegasnya.

Ia kemudian meminta agar kader selalu menanamkan semangat optimisme dan kerja keras, karena kemenangan tidak diraih dengan mudah, namun dengan kerja keras, kesungguhan, dan doa.

“Tugas kita saat ini adalah memastikan bahwa seluruh potensi PKS yang ada di Jawa Timur dapat digerakkan dan dimobilisasi untuk meraih kemenangan yang insyaAllah berkah dan bermartabat,” ujarnya.

Dalam kesemptan itu, Irwan kemudian memandu kader pelopor PKS Jatim untuk bersama-sama berikrar untuk berjuang dalam meraih kemenangan Khofifah-Emil di Pilgub 2024 ini.

Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar di zona 2,.3, dan 4 untuk konsolidasi anggota pelopor dewasa. Selain itu untuk konsolidasi anggota pelopor madya PKS akan digelar di 11 titik se-Jawa Timur.

“Kegiatan konsolidasi pemenangan Khofifah – Emil oleh PKS ini akan terus bergulir baik oleh kalangan anggota maupun juga pengurus hingga DPra,” pungkas Kang Irwan.

Raker PWI Jombang, Kualitas SDM Poin Pentingnya di Era Digital

0

BATU, TelusuR.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Kerja (Raker) periode 2024-2027 di Samara Hotel & Resort, Batu berlangsung pada Jumat dan Sabtu (06-07/09) lalu.

Adapun raker tersebut fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pengembangan inovasi dan kolaborasi di dunia jurnalistik. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota PWI Jombang.

Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid mengatakan pihaknya akan berupaya terus meningkatkan kualitas SDM di era digital yang serba cepat.

Menurutnya, wartawan harus mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan menguasai berbagai platform media untuk bisa menyampaikan informasi secara akurat dan tepat waktu.

“Profesionalisme wartawan sangat ditentukan oleh kemampuan mereka dalam berinovasi dan berkolaborasi. Oleh karena itu, PWI Jombang akan memprioritaskan peningkatan kualitas SDM melalui berbagai pelatihan dan workshop agar para anggota bisa semakin kompeten dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya, Senin (09/09) dikutip TelusuR.id

Dalam rapat kerja tersebut, beberapa poin penting yang dibahas antara lain penguatan kompetensi jurnalistik, penguasaan teknologi media baru, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan komunitas masyarakat.

Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya jurnalisme yang inovatif, responsif, dan bermanfaat bagi publik.

“Kolaborasi adalah kunci. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, kita dapat menciptakan ekosistem pers yang sehat, profesional, dan memiliki dampak luas,” tambahnya.

Salah satu agenda penting dalam Raker tersebut adalah rencana pelaksanaan pelatihan jurnalistik berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru kepada anggota PWI Jombang, agar selalu up-to-date dengan perkembangan dunia pers dan teknologi.

Raker PWI Jombang ini diakhiri dengan sesi diskusi terbuka, di mana setiap anggota diberi kesempatan untuk menyampaikan ide dan masukan terkait peningkatan kualitas kerja wartawan di Kabupaten Jombang.

Diskusi tersebut menghasilkan sejumlah rencana konkret yang akan dilaksanakan PWI Jombang dalam tahun mendatang, termasuk penguatan keterampilan jurnalistik berbasis digital dan pembangunan jejaring yang lebih luas.

Mufid berharap dengan Rapat Kerja tersebut PWI Jombang berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas SDM di kalangan jurnalis serta menciptakan inovasi dan kolaborasi.

“Kami akan tingkatkan kualitas SDM dan kolaborasi yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan dunia pers,”pungkasnya.

Jadi Yang Pertama, Senam Kreasi dari Jombang untuk Indonesia Diusulkan ke Kongres Muslimat

0

JOMBANG, TelusuR.id – Di tengah kesibukan dan rutinitas harian, menjaga kesehatan menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan. Terutama bagi perempuan paruh baya, misalnya.

Menyadari pentingnya hal ini, PC Muslimat NU Kabupaten Jombang mempersembahkan sebuah inovasi baru yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia. Adalah Senam Kreasi Muslimat namanya.

Mundjidah Wahab, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jombang, menjelaskan bahwa senam ini dirancang khusus untuk perempuan berusia 45 tahun ke atas. Dengan menggandeng Universitas Negeri Surabaya (Unesa), senam ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan fisik emak-emak yang ingin tetap bugar tanpa merasa kelelahan berlebihan.

“Gerakan senam ini simpel namun efektif, disesuaikan dengan kondisi fisik perempuan berusia 45 tahun ke atas. Kolaborasi dengan Unesa ini memastikan senam tetap bermanfaat tanpa memberatkan para peserta,” ujar Mundjidah saat diwawancarai pada Sabtu (07/09/2024) siang.

Kegiatan Senam Kreasi Muslimat ini pun tidak berhenti hanya pada latihan rutin. Melainkan juga untuk memeriahkan Harlah Muslimat NU Ke-78, yang dikompetisikan di tingkat kabupaten.

Bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang, acara tersebut diikuti oleh 21 PAC Muslimat dari berbagai kecamatan. Tidak hanya keterampilan gerakan yang dinilai, kostum para peserta juga menjadi perhatian khusus dalam penilaian perlombaan.

“Perlombaan ini diikuti oleh pemenang dari masing-masing tingkat ranting. Selain juara 1, 2, dan 3, kami juga memberikan penghargaan kepada para pemenang harapan. Bahkan, yang tidak juara pun tetap akan mendapat apresiasi sebagai bentuk dukungan dan cinta kami terhadap Muslimat NU,” tambah Mundjidah.

Lanjut Mundjidah menyampaikan jika pagelaran tersebut lebih dari sekadar lomba, juga memiliki visi jangka panjang. Mundjidah berharap senam ini dapat menjadi pionir dan diadopsi secara nasional pada Kongres Muslimat NU tahun 2025 mendatang. Ia percaya bahwa inisiatif yang lahir dari Jombang ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan perempuan Muslimat di seluruh Indonesia.

“Senam Kreasi Muslimat dari Jombang ini bisa menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Jika usulan ini diterima di kongres, kita bisa mengembangkan senam ini lebih luas lagi,” pungkas Mundjidah dengan penuh optimisme.

Khofifah Dorong Fatayat NU Bentuk Super Team

0

SURABAYA, TelusuR.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU yang juga Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Puarawansa mendorong para perempuan muda anggota Fatayat NU membentuk super team untuk meraih kesuksesan dalam menggerakkan organisasi ke depan.

Pesan itu disampaikan Khofifah saat hadir sebagai pemateri dalam acara Konferwil XVI PW Fatayat NU di Kota Surabaya, Jumat (6/9/2024).

Khofifah turut hadir di tengah ratusan anggota Fatayat NU Jawa Timur yang juga menggelar diskusi dan dialog tokoh dengan menghadirkan sejumlah nama. Selain Khofifah juga tampak hadir Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah.

“Intermediasi antara IPPNU dengan Muslimat adalah Fatayat. Yang saya pesankan adalah pentingnya mereka mendorong seluruh inovasi dan kreativitas sehingga apa yang menjadi hambatan dan kendala saat berlangsungnya kegiatan dan berorganisasi bisa diatasi bersama,” tegasnya.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mendorong Fatayat NU juga bisa membentuk super team. Terutama untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan, penuh dengan ketidakpastian, maka memiliki tim yang kuat dan solid akan menjadi modal utama untuk keluar sebagai pemenang dan menjadi sukses.

“Superteam ini penting. Karena sukses itu tidak bisa dicapai dengan kerja individual, kerja sendiri-sendiri. Kesuksesan itu bisa dicapai jika ada sinergi ada kolaborasi antara satu dengan yang lain, antara organisasi satu dengan yang lain, dan juga antara satu Lembaga dengan yang lain,” ujarnya.

Lebih lanjut wanita yang juga salah satu Ketua PBNU ini juga menegaskan bahwa dalam diri setiap Fatayat NU harus memiliki jiwa-jiwa pemimpin. Tak cukup hanya pemimpin biasa, melainkan pemimpin pemungkin atau enabler leader. Pemimpin yang selalu memiliki solusi di tengah ketidakmungkinan. Dengan kapasitas enabler leader, maka kendala yang dihadapi akan bisa ditemukan solusinya.

“Saya mendorong juga anggota Fatayat NU untuk menjadi enabler leader. Di tengah hambatan dan tantangan, dengan sosok pemimpin yang enabler leader, mereka akan bertemu dengan opportunity, peluang-peluang, yang memungkinan mereka untuk bergerak dan memberi solusi,” ujar Khofifah.

“Tidak hanya di internal Fatayat saja tapi juga pada layanan-layanan di lingkungan Fatayat NU,” imbuh peraih gelar Doktor Honoris Causa Ilmu Ekonomi dari Universitas Airlangga Surabaya ini.

Dan di akhir, dengan kekuatan super team, karakter enabler leader, Khofifah optimis Fatayat NU Jawa Timur bisa menjadi game changer. Yang menjadi pengubah arah permainan sebagaimana Steve Jobs pendiri Apple, Mark Zuckerberg penemu Facebook dan para tokoh yang lain. Yang mana mereka memberikan inovasi dan kreativitas terbaiknya untuk memberikan solusi untuk permasalahan yang ada di dunia.

“Jadilah game changer yang memberikan inspirasi, inovasi dan selalu membangun kolaborasi dan sinergi. Kami yakin Fatayat NU bisa sukses di tengah perkembangan dan tantangan global,” pungkas Khofifah.