TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 144

Cegah Dini Kenakalan Remaja, Babinsa Tipes Berikan Pencerahan

0

Surakarta, TelusuR.ID – Untuk mencegah kenakalan remaja di kalangan masyarakat di Wiayah binaan, Babinsa Tipes Koramil 03/ Serengan kodim 0735 Surakarta Serka Sarmin dan Serka Anjasmoro mendatangi dan sambangi para pemuda yang lagi nongkrong istirahat di Lapangan Pringgolayan Rt 05 Rw 15 Tipes Serengan Kota Surakarta, Pukul 09.30 Wib, Kamis 08 Januari 2026.

Dalam rangka mencegah kenakalan remaja sejak dini apalagi saat para remaja sedang nongkrong, maka Babinsa rutin melaksanakan kegiatan Patroli wilayah, sedangkan tujuan Babinsa adalah untuk mengetahui perkembangan dan permasalahan yang terjadi di wilayah binaanya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Serka Anjasmoro sebagai Babinsa Tipes saat Patroli dirinya melaksanakan sambang Warga terutama bersama para remaja/pemuda. Dalam kesempatan tersebut Babinsa memberikan himbauan agar para pemuda dapat ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat guna mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat.

“Kenakalan remaja yang masih banyak terjadi, perlu dilaksanakan pendekatan serta himbauan. Pentingnya peran para pemuda dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, Tegasnya

 

(Agus Kemplu)

Gus Wabup Resmikan Pasar Buah Ploso : Upaya Dukung Ekonomi Rakyat Jombang dan Sejahterahkan Pedagang

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Masyarakat Kecamatan Ploso kini memiliki pusat perbelanjaan buah yang lebih representatif dan nyaman. Mewakili Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., Wakil Bupati Jombang Salmanudin S.Ag., M.Pd menandai dimulai beroperasinya Pasar Buah Ploso pada Rabu (7/1/2026) pagi.

Pembangunan pasar yang berlokasi di kawasan Sub Terminal Ploso (depan Pasar Ploso) ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jombang untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang sekaligus memberikan fasilitas belanja yang sehat bagi konsumen.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Wabup ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban pasar. Beliau mengajak para pedagang untuk aktif dalam paguyuban agar setiap tantangan dapat diselesaikan melalui musyawarah.

“Pasar yang bersih akan menciptakan lingkungan yang sehat dan menarik bagi pembeli. Ini tanggung jawab bersama, terutama pedagang sebagai pengguna utama fasilitas,” ujar Gus Wabup Salmanudin.

Salah satu poin utama dalam revitalisasi ini adalah kebijakan sterilisasi halaman depan. Untuk menghilangkan kesan kumuh dan menjamin kelancaran lalu lintas, seluruh aktivitas perdagangan kini diwajibkan berada di dalam area pasar. Hal ini bertujuan agar

akses jalan tetap lancar bagi pengguna jalan di sekitar terminal. Estetika kawasan terjaga, memberikan kenyamanan ekstra bagi pembeli.Keamanan terjamin melalui koordinasi dengan Forkopimcam Ploso.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Drs. Suwignyo M.Si., menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan pasar ini tepat waktu pada akhir tahun 2025. Ia juga mengapresiasi pendampingan dari tim teknis dan Aparat Penegak Hukum (APH) selama proses pembangunan. “Semoga pasar ini menjadi motor penggerak ekonomi yang membawa barokah bagi pedagang dan manfaat bagi masyarakat Ploso,” tutur Suwignyo.

Selain peresmian fisik, acara ini juga diwarnai dengan Tutorial Pembayaran Retribusi Digital (e-retribusi). Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Jombang dalam melakukan modernisasi pasar agar lebih transparan dan efisien.

Usai prosesi pengguntingan pita, Gus Wabup Salmanudin melakukan peninjauan langsung ke area kios. Dalam kesempatan tersebut, Gus Salman berdialog dengan para pedagang dan membeli sejumlah buah segar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi lokal.

Bagi warga Ploso dan sekitarnya yang ingin mendapatkan buah-buahan segar dengan suasana yang nyaman, kini dapat langsung mengunjungi Pasar Buah Ploso yang terletak di depan Pasar Ploso tepatnya di kawasan Sub Terminal Ploso.

Ansor Jatim: Mayjen TNI Rudy Saladin, Teladan Pengawalan Program Strategis Pangan

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penghargaan yang diberikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendukung serta menyukseskan program swasembada pangan nasional tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden RI dalam rangkaian kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026).

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menilai penghargaan tersebut sangat layak dan pantas diterima oleh Pangdam V/Brawijaya. Menurutnya, Mayjen TNI Rudy Saladin telah menunjukkan kerja keras, kepemimpinan, dan komitmen luar biasa dalam mengawal program strategis ketahanan dan swasembada pangan, khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Kami di PW GP Ansor Jawa Timur memandang Mayjen TNI Rudy Saladin sebagai sosok perwira TNI yang tidak hanya kuat dalam aspek pertahanan, tetapi juga memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu-isu strategis bangsa, terutama ketahanan pangan. Penghargaan dari Presiden RI ini adalah bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian beliau,” ujar H. Musaffa Safril.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pangdam V/Brawijaya berperan aktif dalam mengoordinasikan seluruh jajaran Kodam, mulai dari tingkat komando hingga Babinsa di desa-desa, untuk memastikan program swasembada pangan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Sinergi TNI dengan petani, dan elemen masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan tersebut.

“Keterlibatan langsung Babinsa di lapangan, pendampingan petani, pengamanan distribusi, hingga pengawalan program strategis pemerintah menunjukkan bahwa TNI hadir nyata di tengah rakyat. Ini adalah teladan kepemimpinan yang patut diapresiasi,” tambahnya.

PW GP Ansor Jawa Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat, termasuk ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Menurut Musaffa Safril, keberhasilan swasembada pangan bukan hanya capaian pemerintah dan TNI, tetapi hasil kolaborasi seluruh elemen bangsa.

“Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bersama untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan petani Indonesia,” pungkasnya.

Nahkodai PDIP Jombang, Sumrambah Siap Bermitra dan Tetap Kritis : Pro Kebijakan Rakyat

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Sumrambah, didapuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Jombang masa bakti 2025-2030. Langkah strategis telah disiapkan dalam menargetkan kejayaan partai di Kota Santri.

Untuk mengawali langkah politiknya, sebagai Ketua DPC PDI-Perjuangan ia mengumpulkan seluruh kader kepengurusannya yang baru, dikantor DPC jalan Brigjen Katamso beberapa waktu lalu. Termasuk pengurus 21 PAC dan kader senior partai.

Sumrambah mengatakan bahwa konsolidasi menjadi momentum awal banteng-banteng perjuangan membentuk kekuatan dan semangat. Tujuannya tidak lain untuk memperkuat dan mengembalikan kejayaan partai.

Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023 berharap kepengurusan ke depan mampu membawa kebaikan dan mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Kabupaten Jombang.

Untuk itu, pihaknya telah meracik strategi dalam meraih kejayaan partainya. Yaitu restrukturisasi organisasi dengan melakukan pembenahan pengurus dari tingkat PAC hingga tingkat desa atau Ranting.

Kedua, gerakan ke bawah atau akar rumput. Yakni dengan meminta kader untuk proaktif turun ke desa-desa guna menyerap aspirasi dan mencari solusi atas masalah warga.

“Dengan begitu kami optimis target perolehan kursi kami berada di angka 13-15 kursi di DPRD Jombang pada pileg mendatang,” kata Sumrambah, Rabu (7/1/2026).

Selain itu, Sumrambah menegaskan pihaknya akan mengikuti instruksi DPP untuk menjadi mitra kritis pemerintah. Menurutnya, PDI Perjuangan akan mendukung program Pemkab Jombang yang pro-rakyat, namun tetap memberikan kritik solutif jika kebijakan tidak berpihak pada masyarakat.

Sementara, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang Muhammad Masrur menegaskan pihaknya meyakini mampu memenuhi target Pemilu mendatang.

Alumni Universitas Darul Ulum (Undar) itu pun sangat optimistis PDI-P Jombang mampu meraup 15 kursi legislatif di Kota Santri.

“Masih ada waktu untuk evaluasi dan menambah kursi. Kita siapkan kader terbaik, kita menangkan kursi Pileg, setelah itu Pilkada,” pungkasnya.

Polres Jombang Ungkap Kasus Kekerasan Seksual : Satreskrim Tangkap Oknum Guru Cabul

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Polres Jombang berhasil membekuk pelaku kekerasan seksual di dunia pendidikan. Seorang oknum guru SMP berinisial D ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pencabulan terhadap murid laki-lakinya yang masih berusia 14 tahun.

​Aksi bejat yang dilakukan oknum tenaga pendidik ini terungkap melalui serangkaian penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian, setelah kasusnya mulai tercium di lingkungan sekolah pada akhir tahun lalu.

​Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengungkapkan tersangka D menggunakan modus yang sangat licin. Ia membuat akun media sosial palsu (fiktif) dengan menyamar sebagai seorang perempuan untuk menjalin komunikasi dengan korban.

​Setelah berhasil memanipulasi korban hingga saling berkirim video asusila di dunia maya, tersangka kemudian menggunakan rekaman tersebut untuk memeras dan memaksa korban memenuhi nafsu bejatnya di dunia nyata.

​”Tersangka mengancam akan menyebarkan video tersebut jika korban tidak menuruti keinginannya. Aksi pencabulan ini dilakukan di rumah tersangka dengan dalih mengajak mengerjakan tugas atau bantuan akademik,” jelas AKP Dimas dalam konferensi pers, Rabu (7/1/2026).

​Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku kerap mengonsumsi video porno hingga memunculkan fantasi seksual menyimpang. Tercatat, setidaknya ada lima kali peristiwa serupa yang terjadi sejak korban duduk di kelas 1 SMP pada tahun 2024 hingga Agustus 2025.

​Kasus ini mulai terbongkar pada Desember 2025 setelah tangkapan layar percakapan tidak pantas antara tersangka dan korban beredar luas di lingkungan sekolah. Bahkan, muncul dugaan adanya korban lain dari kalangan siswa laki-laki yang telah diincar sejak masa MPLS.

​Polisi telah menyita barang bukti berupa laptop dan ponsel berisi konten pornografi. Saat ini, fokus utama Polres Jombang adalah memberikan pendampingan psikologis kepada korban yang mengalami dampak serius.

​”Sangat kami sayangkan mengingat usia korban yang belum dewasa. Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pemulihan psikologis, karena ada indikasi dampak perilaku menyimpang pada korban akibat kejadian ini,” tutur Dimas.

​Pihak kepolisian juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi siswa lain yang merasa menjadi korban untuk segera melapor. Atas perbuatannya, tersangka D dijerat dengan UU Perlindungan Anak (Pasal 81 dan 82 UU No. 17 Tahun 2016) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Babinsa Ikut Membangun Talud Jalan Kampung, Utamakan Semangat Gotong Royong

0

Sragen, TelusuR.ID – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat saat Serma Sumartana Babinsa Desa Guworejo Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen turut serta membantu warga membangun talud jalan kampung di Kampung Karang Kelurahan Plumbungan Kecanatan Karangmalang, Rabu (07/01/2026).

Pembangunan talud tersebut dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat. Sumartana tampak bahu-membahu dengan warga, mulai dari mengangkat material, mencampur adukan semen, hingga merapikan susunan batu. Kehadiran Sumartana di tengah warga menambah semangat kebersamaan dalam mempercepat proses pembangunan.

Sumartana menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini bertujuan untuk memperkuat akses jalan kampung agar lebih aman dan nyaman dilalui, sekaligus mencegah terjadinya longsor atau kerusakan jalan saat musim hujan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.

Warga Plumbungan menyambut positif keterlibatan Babinsa. Mereka mengaku terbantu dan merasa semakin dekat dengan aparat TNI yang selalu hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.
“ Dengan kondisi jalan yang lebih aman dan terjaga, aksesibilitas ke daerah sekitarnya juga akan meningkat. Ini dapat mendukung perkembangan ekonomi dan sosial di wilayah Kel. Plumbungan “ Ujar Sumartana.

Melalui kegiatan pembangunan talud jalan kampung ini, diharapkan tercipta infrastruktur desa yang lebih baik serta terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.

(Agus Kemplu)

Perkuat Kebersamaan Warga Desa Binaan, Babinsa Ikut Gotong Royong

0

Boyolali, TelusuR.ID – Kebersamaan dan semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Gumuk Rejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Babinsa Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali, Sertu Hariyanto, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di sela-sela kegiatan gotong royong pembangunan jalan desa, Rabu (07/01/2026).

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga tidak hanya untuk memantau kegiatan, namun juga memberikan motivasi dan pesan-pesan kebangsaan.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Hariyanto mengajak warga untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar tercipta suasana desa yang aman, nyaman, dan kondusif.

Selain itu, ia menekankan pentingnya melestarikan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia, namun kini mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Menurutnya, kegiatan kerja bakti bukan hanya soal membangun fasilitas desa, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

“Melalui gotong royong, rasa tanggung jawab dan kebersamaan akan tumbuh dengan sendirinya. Warga bisa saling bertemu, berbincang, dan berbagi cerita tentang persoalan masing-masing, sehingga hubungan sosial semakin erat,” ungkap Sertu Hariyanto.

Sementara itu, Syamsudin (48), salah satu warga yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengaku bangga dan senang dengan kehadiran Babinsa di desanya. Ia menilai, sosok Babinsa selalu hadir dan tidak segan ikut bekerja bersama warga.

“Pak Babinsa tanpa rasa canggung selalu ikut turun tangan setiap ada kegiatan di desa kami. Hampir setiap hari beliau hadir, sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk ikut aktif melaksanakan kerja bakti,” ujarnya.

Melalui kegiatan Komsos yang dilakukan secara humanis dan penuh kebersamaan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong demi kemajuan desa.

(Agus Kemplu)

Gagasan Pilkada Dipilih DPRD Mendapat Penolakan Masyarakat : Perampok Demokrasi dan Kemunduran

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Adanya gagasan dan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dimunculkan oleh sejumlah partai politik (Parpol) dinilai mencederai demokrasi.

Selain itu, Pilkada dipilih oleh DPRD merupakan sebuah kemunduran dalam berdemokrasi di tanah air yang juga sebuah hal membahayakan bagi keberlangsungan demokrasi.

Dosen Department Humanities and Interdisciplinary Universitas Ciputra Surabaya, Aan Anshari menyebut kontrol terakhir masyarakat terkait demokrasi ada pada momentum pemilihan umum (Pemilu),  ketika masyarakat memilih kepala daerah secara langsung.

“Itulah kontrol satu-satunya masyarakat untuk bisa memastikan aspirasi politiknya memang benar-benar tidak ‘dibajak’,” ujar Gus Aan yang juga Aktifis Link (Lingkar Indonesia Untuk Keadilan), Selasa (6/1/2026).

Penggagas Gusdurian Jombang ini menilai wacana tentang mengembalikan lagi pemilihan menjadi ranah DPRD, itu adalah sebuah kemunduran kembali.

Alumni Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang itu mengatakan, usulan yang disampaikan sejumlah parpol untuk mengembalikan Pilkada pada ‘domain’ DPRD, tidak disertai kajian yang pro rakyat.

Kata dia, usulan itu lebih cenderung kepentingan mereka sendiri. Semisal untuk memangkas biaya politik elektoral yang tinggi.

“Jadi, yang disalahkan harusnya bukan pada sistem yang langsungnya, tetapi bagaimana selama ini politisi selalu membuat masyarakat bergantung dengan uang,” ujarnya.

Dia menegaskan, Pilkada dipilih DPRD membahayakan demokrasi, karena pemilihan langsung adalah akses masyarakat untuk menentukan siapa yang paling berhak untuk memimpin dirinya.

“Sehingga ketika itu dikembalikan ke DPRD, maka sebenarnya perampokan aspirasi atas nama demokrasi,” tandasnya.

Ia menambahkan, beberapa negara maju itu pemilihan bupati, pemilihan gubernur dan presiden, dipilih secara langsung oleh rakyat karena masyarakat bisa langsung mengaksesnya.

“Jelas, kami menolak gagasan atau wacana Pilkada dipilih oleh DPRD. Karena berbahaya terhadap masa depan demokrasi di Indonesia,” pungkasnya.

Tim BAZNAS Jombang Bertolak ke Sumatera dan Aceh Dilepas Bupati Warsubi Salurkan Bantuan Rp 1,1 Miliar

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Bupati Warsubi S.H., M.Si atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang dengan ucapan Bismillah telah melepas keberangkatan tim perwakilan BAZNAS yakni Muhammad Malik Ibrahim dan Muhammad Lutfan Efendi menuju wilayah bencana di Sumatera dan Aceh untuk menyalurkan bantuan dari masyarakat Kabupaten Jombang.

Pelepasan yang berlangsung di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang pada Selasa (6/1/2026) pagi, menandai dimulainya misi penyaluran bantuan hasil donasi masyarakat Jombang. Total bantuan yang terkumpul melalui BAZNAS mencapai Rp964.671.122. Dana tersebut merupakan akumulasi donasi dari berbagai elemen, mulai dari perorangan, komunitas, perusahaan, hingga satuan pendidikan di tingkat SD, SMP, hingga SMA di seluruh Kabupaten Jombang.

Tidak hanya itu, disaat yang sama, perwakilan dari Kecamatan Bandarkedungmulyo yang dipimpin oleh Camat dan perwakilan Kepala Desa setempat juga turut menyerahkan donasi sebesar Rp 144.239.000 yang dihimpun dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga desa untuk digabung dan disalurkan melalui Baznas Jombang. Dengan demikian total donasi masyarakat Jombang melalui Baznas sekitar Rp1,1 miliar lebih untuk membantu pemulihan wilayah terdampak bencana.

 

Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Penyaluran bantuan secara langsung ini dilakukan untuk memastikan bahwa dana yang terkumpul sampai tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi korban bencana.

“Mengingat bantuan ini merupakan amanah dan dana umat, besar harapan saya agar dapat segera disalurkan agar memberikan manfaat ,” tutur Bupati

Hadir dalam acara pelepasan ini Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Purwanto, Kepala OPD terkait, Ketua BAZNAS Jombang, Veri Rifdian Virdani, bersama pengurus lainnya juga mendampingi tim yang akan berangkat.

Dengan keberangkatan tim ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat Jombang dalam aksi kemanusiaan dapat terus terjaga secara transparan dan akuntabel.

Tinjau Tuntas Pembangunan Jalan Plandaan – Kabuh, Pastikan Akses Ekonomi dan Pendidikan Lancar

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Mengawali tahun 2026 dengan semangat produktivitas, Bupati Jombang Warsubi S.H., M. Si (Abah Warsubi) bersama Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd (Gus Salman) melakukan peninjauan langsung terhadap hasil pembangunan infrastruktur jalan tahun anggaran 2025 di wilayah Kecamatan Plandaan dan Kabuh, Selasa (6/1/2026) siang.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kualitas pengerjaan jalan sesuai standar dan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Abah Warsubi didampingi jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menyisir empat ruas jalan utama yang menjadi prioritas pembangunan, yaitu:
Ruas Ploso – Munung
Ruas Mojogulung – Bangsri
Ruas Bangsri – Darurejo
Ruas Bawangan – Tanjungwadung

“Harapan kami, seluruh ruas jalan di Kabupaten Jombang bisa dalam kondisi baik. Jika akses transportasi lancar, maka distribusi barang dan mobilitas warga akan cepat, yang pada akhirnya ekonomi rakyat akan bergerak lebih kencang,” tutur Abah Warsubi.

Suasana hangat menyambut rombongan saat tiba di Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan. Puluhan siswa-siswi dari SMP Negeri 2 Plandaan dan SD setempat tampak antusias menyapa kehadiran Bupati Jombang Warsubi.

Perbaikan jalan di wilayah ini membawa dampak signifikan bagi dunia pendidikan. Para wali murid mengungkapkan rasa syukurnya karena akses menuju sekolah kini jauh lebih aman dan nyaman. Tidak ada lagi kekhawatiran akan jalan yang bergelombang saat mengantar anak-anak mereka menuntut ilmu.

Kabar bahagia juga datang dari warga Desa Tanjung Wadung, Kecamatan Kabuh. Warga menceritakan transformasi jalan desa mereka yang dulunya rusak parah, berlubang, dan becek (atau dalam istilah lokal disebut jembrot). Kini, kondisi tersebut tinggal kenangan. Jalanan yang telah mulus kini mempermudah warga untuk membawa hasil tani ke pasar dan melakukan aktivitas harian tanpa kendala medan yang berat.

Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar soal aspal, melainkan tentang membangun harapan dan keselamatan warga. Dengan akses yang baik, diharapkan
waktu tempuh antar desa semakin singkat, biaya logistik pertanian dan perdagangan menurun, keselamatan berkendara meningkat bagi seluruh masyarakat.