SINTANG,TelusuR.ID — Upaya membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah perbatasan tidak selalu dilakukan melalui kegiatan besar. Di Desa Neraci Jaya, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, prajurit TNI memilih hadir melalui kepedulian terhadap kehidupan keagamaan warga.
Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad melalui Pos Enteli menyerahkan bantuan berupa Alkitab dan buku doa kepada Gereja Persekutuan Sidang Kristus Nafiri Kasih Sungai Enteli, Minggu (23/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan setelah personel Pos Enteli mengikuti ibadah bersama jemaat. Alkitab dan buku doa kemudian diberikan kepada pendeta serta pengurus gereja dan disaksikan oleh para jemaat.

Kegiatan itu menjadi bagian dari Pembinaan Teritorial (Binter) bidang keagamaan. Selain membantu memenuhi kebutuhan sarana ibadah, kehadiran prajurit di tengah jemaat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di kawasan perbatasan.
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian prajurit terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjalankan aktivitas keagamaan.
Menurutnya, kehidupan masyarakat perbatasan tidak hanya membutuhkan dukungan dalam aspek keamanan dan pembangunan, tetapi juga ruang untuk menjalankan kehidupan sosial dan keagamaan dengan nyaman.

Ia berharap bantuan tersebut dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi jemaat, sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat Desa Neraci Jaya.
“Kami berharap bantuan sarana ibadah ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan semangat beribadah jemaat, serta mempererat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” ujar Rokib.
Bagi masyarakat setempat, bantuan tersebut bukan semata soal Alkitab dan buku doa. Kehadiran prajurit yang ikut beribadah dan berinteraksi langsung dengan jemaat menjadi bentuk perhatian yang dirasakan secara dekat.
Pendeta, pengurus gereja, dan jemaat Gereja Persekutuan Sidang Kristus Nafiri Kasih Sungai Enteli menyambut hangat bantuan tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian personel Pos Enteli.

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Tidak ada jarak yang terlihat antara prajurit dan warga. Mereka duduk bersama, beribadah, kemudian melanjutkan silaturahmi melalui penyerahan bantuan.
Di wilayah perbatasan, kedekatan semacam itu menjadi penting. Tugas menjaga wilayah negara berjalan beriringan dengan upaya merawat hubungan sosial, menghormati kebebasan beribadah, dan membangun toleransi di tengah masyarakat yang beragam.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, Satgas Yonarmed 13/Nanggala berupaya menunjukkan bahwa menjaga perbatasan bukan hanya tentang garis batas negara, tetapi juga tentang merawat rasa aman, persaudaraan, dan kepercayaan masyarakat yang tinggal di dalamnya.
Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan bantuan sarana ibadah berlangsung aman, lancar, dan penuh rasa kekeluargaan.