JOMBANG, TelusuR.id – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus mematangkan seluruh aspek teknis dan operasional jelang helatan akbar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Kesiapan itu ditandai dengan penetapan pemetaan lokasi (site plan) yang mencakup 26 titik layanan utama di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.
Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran mobilitas puluhan ribu peserta serta tamu undangan selama kegiatan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 mendatang.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH. Abdurrozaq Sholeh, menyampaikan bahwa seluruh zonasi tempat perhelatan kini sudah terkunci secara terintegrasi.
“Alhamdulillah site plan sudah kita matangkan. Semua titik sudah kita petakan mulai dari tempat sidang, komisi, penginapan, posko kesehatan, sampai dapur umum. Tujuannya agar muktamar ini benar-benar tertib, nyaman, gembira, dan membawa berkah,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Rozaq tersebut kepada Telusur.id, Rabu (29/7/2026).
Berdasarkan dokumen site plan resmi, alur kegiatan peserta akan diawali dari proses registrasi yang dipusatkan di MTs Bahrul Ulum dan MA Bahrul Ulum.
Adapun seremoni pembukaan Muktamar ke-35 NU dijadwalkan bakal berlangsung secara megah di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas.
Untuk kebutuhan permusyawaratan, persidangan dipusatkan di Kompleks Gedung Serba Guna (GSG) KH Hasbullah Said, di mana area dalam gedung dipakai untuk Komisi Organisasi, sementara area halaman difungsikan untuk Sidang Pleno.
Panitia juga membagi lokasi sidang komisi lainnya ke sejumlah fasiltas kampus, yakni Komisi Program di Aula Kampus IAIBAFA serta Komisi Rekomendasi di Aula Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang.
Forum krusial Bahtsul Masail (BM) disebar di tiga lokasi terpisah, meliputi BM Waqi’iyah di Aula Ma’had Ali dan Masjid Bahrul Ulum Pondok Induk, BM Qonuniyah di Gedung Madrasah Fatah Hasyim, serta BM Maudhu’iyah di halaman MAN 3 Tambakberas.
Sektor akomodasi peserta mendapatkan perhatian khusus dengan dibentuknya sembilan zona penginapan utama yang dinamai Tower A hingga Tower I.
Penginapan ini memanfaatkan sekitar 314 ruangan di 16 gedung sekolah serta kampus di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU).
Fasilitas tower tersebut tersebar di MA Unggulan (Tower A), MMA Kampus 1 (Tower B), MMA Kampus 2 (Tower C), MI Bahrul Ulum Putri (Tower D), Kampus Unwaha (Tower E), MTsN 3 (Tower F), MAN 3 (Tower G), Kampus IAIBAFA (Tower H), hingga Kampus B Fatah Hasyim (Tower I).
Dukungan teknis informasi dan publikasi disiapkan melalui Media Center di lantai dua Aula YPPBU, lengkap dengan fasilitas penginapan khusus jurnalis di SMKTI Bahrul Ulum.
Layanan darurat dan logistik juga telah dipetakan, mencakup posko kesehatan di Islamic Center MAN dan Stikes Bahrul Ulum, dapur umum di Gedung BLK dan depan Kampus 3 MMA, serta area bazar dan expo.
Aspek keamanan serta kelancaran lalu lintas ditunjang oleh posko pengamanan di SPPT Bahrul Ulum, parkir VIP di SMA Bahrul Ulum, hingga posko Kamtib di Gedung MI Putra.
Gus Rozaq menegaskan, seluruh pemetaan infrastruktur terintegrasi ini dirancang agar perhelatan skala nasional tersebut berjalan harmonis tanpa mengganggu aktivitas belajar harian para santri.
“Dengan pemetaan lokasi yang terintegrasi ini, panitia berharap seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU dapat berjalan tertib, efektif, dan memudahkan mobilitas seluruh peserta di Tambakberas,” pungkasnya.