Songsong Muktamar ke-35 NU, PCNU Jombang Siapkan Posko Pelayanan hingga Ribuan Umbul-Umbul

Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.id — Pengrus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang terus mematangkan berbagai persiapan teknis menjelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Langkah konsolidasi dan koordinasi lintas elemen organisasi gencar dilakukan untuk menjamin seluruh agenda musyawarah tertinggi warga Nahdliyin tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar.

Perwakilan PCNU Jombang, H. Mohamad Haris Munawir, menegaskan bahwa kesiapan daerah kini telah memasuki tahapan krusial. Dalam forum koordinasi yang dihadiri jajaran pengurus harian PCNU, ketua MWC NU se-Kabupaten Jombang, serta koordinator panitia daerah, seluruh pemetaan kebutuhan lapangan mulai disinkronkan secara detail.

Meskipun Surat Keputusan (SK) kepanitiaan tingkat daerah masih dalam proses penerbitan resmi oleh pusat, hal itu tidak menyurutkan ritme kerja di lapangan. Panitia daerah tercatat telah menggelar sedikitnya tiga kali rapat koordinasi intensif untuk menyelaraskan skema kerja lokal dengan instruksi Panitia Nasional.

Sebagai langkah konkret penyambutan para tamu dan muhibbin, PCNU Jombang menyiapkan serangkaian posko pelayanan yang tersebar di titik-titik masjid strategis. Kebutuhan logistik harian seperti konsumsi dan pasokan minuman akan dikelola secara gotong royong dengan melibatkan pengurus MWC NU di masing-masing wilayah.

Dari aspek keamanan dan ketertiban, skema penempatan personel di lokasi-lokasi krusial telah dirancang secara matang. Pemetaan titik rawan dan jalur mobilitas peserta terus diselaraskan bersama jajaran MWC NU setempat guna memastikan situasi wilayah Jombang tetap kondusif selama perhelatan berlangsung.

Tidak hanya fokus pada pelayanan umum, PCNU Jombang juga menyiapkan fasilitas pendukung penyembelihan hewan kurban di beberapa lokasi yang telah ditentukan. Panitia menerjunkan tenaga pelaksana berpengalaman agar proses penyembelihan dapat berjalan sesuai kaidah syariat, higienis, serta tepat waktu.

Dalam arahannya, Haris Munawir menyerukan kepada seluruh tingkatan kepengurusan—mulai dari PCNU, MWC NU, hingga tingkat ranting—untuk menjaga ritme kerja dan terus memperkuat sinergi organisasi sembari menunggu instruksi teknis susulan dari panitia pusat.

“Kami berharap seluruh persiapan Muktamar dapat berjalan optimal. Sinergi seluruh elemen Nahdlatul Ulama menjadi kunci agar pelaksanaan Muktamar berlangsung sukses, tertib, serta memberikan kemaslahatan bagi jam’iyah dan masyarakat,” tegas Gus Haris Munawir dikutip Telusur.id, Senin (27/7/2026).

Optimisme serupa disampaikan Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Rozaq Sholeh. Pihaknya mengimbau seluruh jajaran MWC NU, pengurus ranting, serta badan otonom (banom) se-Kabupaten Jombang untuk memaksimalkan peran sebagai tuan rumah yang ramah bagi delegasi dari seluruh penjuru Tanah Air.

Gus Rozaq menuturkan bahwa penyambutan peserta harus mengedepankan asas khidmah dan pemuliaan tamu. Menurutnya, kesiapan moral serta fisik dari seluruh warga NU di Jombang menjadi cerminan nama baik organisasi di tingkat nasional.

“Seluruh PCNU, MWC NU, hingga ranting diminta memasang bendera NU di wilayah masing-masing serta menyambut tamu Muktamar dengan ramah, tertib, dan penuh kekeluargaan,” ujar KH Rozaq Sholeh.

Guna mempertegas atmosfer semarak perhelatan nasional ini, pintu-pintu masuk utama menuju Kabupaten Jombang akan dihiasi berbagai atribut organisasi. Panitia daerah saat ini sedang memproses pengadaan sekitar 1.000 umbul-umbul dan bendera NU yang siap dipasang di berbagai kawasan strategis.

Selain menjadi pusat koordinasi dan informasi, posko-posko pelayanan yang didirikan di tingkatan PCNU dan titik perbatasan kota diarahkan untuk mempermudah navigasi serta mobilitas para muktamirin. Keberadaan posko ini diproyeksikan mampu mengurai potensi penumpukan peserta di area pusat kegiatan.

Sisi kenyamanan infrastruktur juga mendapat perhatian khusus dari panitia lokal. Untuk mengantisipasi lonjakan suhu dan menjaga kekhusyukan acara, panitia merencanakan pemasangan unit pendingin udara (AC) di seluruh gedung dan lokasi utama rangkaian Muktamar ke-35 NU.

Sementara itu untuk sektor akomodasi, sejumlah lokasi di kawasan Pesantren Tambakberas dan pesantren-pesantren sekitar telah selesai disurvei. Lokasi-lokasi tersebut disiapkan sebagai tempat tinggal sementara maupun area transit, di mana pengelolaan operasionalnya akan melibatkan pengurus MWC NU dan ranting terdekat.

“Melalui sinergi seluruh elemen Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jombang, kami berharap Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung khidmah dan aman, sekaligus menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah serta semangat pelayanan kepada seluruh warga Nahdliyin,” pungkasi Gus Rozaq menandaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *